Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Peran Pesantren dalam Pemberdayaan Masyarakat

Peran Pesantren dalam Pemberdayaan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
  • visibility 519
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Pemberdayaan pada dasarnya merupakan proses yang dilakukan untuk mereduksi ketidakberdayaan dan ketergantungan masyarakat pada orang lain. Karena bentuk ketergantungan sosial pada masyarakat akan menyebabkan seseorang menjadi tidak berdaya dan terbelenggu. Oleh karena itu, proses pemberdayaan di masyarakat sangat penting guna membentuk mindset dan kemandirian masyarakat.

Dan biasanya proses pemberdayaan masyarakat biasanya diadvokasi oleh actor-aktor Pembangunan seperti non-government organization. Sedangkan hasil dari proses pemberdayaan tersebut adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sumber daya alam. Proses pemberdayaan masyarakat juga memungkinkan masyarakat untuk mengorganisir dan mempengaruhi perubahan sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Oleh karena itu, implementasi pemberdayaan masyarakat dilaksanakan secara berbeda-beda sesuai dengan kondisi masyarakat. Dan pada dasarnya pemberdayaan berfungsi untuk menyeimbangkan struktur kekuasaan dalam sebuah komunitas dengan cara mengendalikan tujuan dari Pembangunan sosial-kemasyarakatan.

Adapun tujuan dari pemberdayaan masyarakat adalah membantu masyarakat untuk mengembangkan asset dan kapasitas masyarakat miskin untuk berpartisipasi, mempengaruhi, dan menjaga akuntabilitas institusi yang mempengaruhi hidup masyarakat. Sedangkan elemen dasar pemberdayaan adalah hak-hak, sumberdaya dan dukungan kepada informasi, partisipasi, dan akuntabilitas.

Selain itu juga, pemberdayaan masyarakat bukan hanya meliputi padapenguatan individu anggota masyarakat, tetapi juga pada pranata-pranatanya. Menanamkan nilai-nilai budaya modern, seperti kerja keras,hemat, keterbukaan, dan kebertanggungjawaban adalah bagian pokok dari upaya pemberdayaan di masyarakat. Dan esensi dari pemberdayaan bukan hanya meliputi penguatan individu anggota masyarakat,tetapi juga penguatan pada pranata sosial di lingkungan masyarakat.

Pesantren sebagai pusat pemberdayaan masyarakat

Sejak awal pendiriannya, pesantren sesungguhnya telah berperan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Peran ini memang tidak didasari sejak awal oleh pesantren, karena focus utamanya terletak pada pendidikan keagamaan Islam. Namun masyarakat sekitar pesantren maupun para wali santri pada umumnya menjadikan kiai sebagai tempat bertanya dan berkonsultasi dalam pelbagai persoalan, baik itu persoalan agama maupun persoalan sosial yang mereka hadapi dan perlu segera dicarikan jalan kelaur.

Pada titik ini, pesantren telah menjadi rujukan dalam pemecahan persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, pesantren dipandang memiliki potensi untuk melakukan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Namun karena keterbatasan pesantren, potensi tersebut berjalan alamiah tanpa ada pengembangan-pengembangan yang terorganisir dan sistematis untuk menjalankan fungsi tersebut.

Menurut Zubaedi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, pesantren dapat menempatkan diri sebagai dinamisator dan katalisator pembangunan masyarakat bukan hanya di bidang keagamaan, namun juga di bidang-bidang kehidupan sosial lainnya.

Dalam konteks ini, ada dua pendekatan yang dapat dilakukan oleh pesantren. Pertama, membuat program kemasyarakatan yang tumbuh dan dikembangkan sendiri oleh inisiatif pihak pesantren. Kedua, pendekatan program kemasyarakatan yang dikembangkan atas suatu kerja sama dengan pihak luar.

Maka sebagai inisiator pesantren dalam kaitannya dengan proses pengembangan masyarakat bisa memosisikan dirinya sebagai pusat penyuluhan Kesehatan pusat pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat perdesaan dan pusat pemberdayaan bidang masyarakat, di samping tugasnya sebagai lembaga pendidikan keagaamaan.

Dengan demikian,pesantren yang pada awalnya sebagai lembaga pendidikan sosial-kemasyarakatan yang ada di desa, pelan-pelan sudah menggalakkan pelbagai program yang tujuannya adalah untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program yang sudah dijalankan. Misalnya program ekonomi kreatif, peternakan, dan pertanian. Itu semua dilakukan untuk mengentaskan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Globalisasi dalam Timbangan Islam

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Di kehidupan kita telah muncul istilah baru, yaitu “globalisasi”. Karena istilah ini termasuk asing dan belum dikenal maksud dan tujuannya di kalangan kaum Muslimin, Jam’iatul Ishlah Al-ijtima’i di Kuwait, perlu untuk menerbitkan risalah kecil ini, dengan judul Globalisasi dalam Timbangan Islam. Risalah ini ditujukan kepada para pemuda dan tokoh umat, dengan maksud menjelaskan arti dan […]

  • Lestarikan Tradisi Ke-NU-an, INISNU Temanggung Lakukan Ziarah ke Pendiri NU

    Lestarikan Tradisi Ke-NU-an, INISNU Temanggung Lakukan Ziarah ke Pendiri NU

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.478
    • 0Komentar

    ‎ ‎Sidoarjo – Selain agenda akademik, rombongan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung juga melaksanakan ziarah ke makam para tokoh pendiri dan ulama besar Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan penguatan spiritualitas. ‎ ‎Ziarah dilakukan ke makam Makam Sunan Ampel (Raden Rahmat) di Surabaya, Makam Mbah Shonhaji (Mbah Bolong), dan Makam Mbah Soleh […]

  • 100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Temanggung – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 4 terlaksana di Pondok Pesantren Karang Santri Bendosari, Bandunggede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Senin (17/3/2025). Kegiatan ini diikuti 100 santri dalam kegiatan bertema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Dalam pembuka, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU […]

  • Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ratusan Pengurus Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Pati memadati Pendopo Kabupaten, Kamis (26/6) malam. Mereka terdiri dari jajaran PCNU, MWC-NU lengkap dengan Banom-Banomnya. Kehadiran para ulama’ ini dalam rangka memenuhi undangan Setda Pati untuk melaksanakan Istighotsah Ulama’ dan Umaro’. Kegiatan ini diaktifkan kembali oleh Bupati Sudewo setelah beberapa saat vakum. Melalui KH. Yusuf Hasyim, […]

  • PCNU-PATI

    3 Tips Siap Siaga Bencana

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Puluhan desa di Kabupaten Pati hingga saat ini masih tergenang banjir. Bahkan aktivitas warga menjadi tersendat. Sejumlah desa juga mengalami kelumpuhan akses. Sebab jalan utama terendam banjir. Banyak masyarakat yang terdampak banjir menggunakan sampan atau pohon pisang rakitan sebagai sarana transportasi darurat ketika beraktivitas di luar rumah. Rangkaian bencana alam yang […]

  • 500 Vaksin Booster Tersedia di PCNU sampai Besok

    500 Vaksin Booster Tersedia di PCNU sampai Besok

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    PATI – Penyaluran 1 juta vaksin booster oleh PCNU Pati telah di mulai Kamis (21/4) pagi tadi. Program ini merupakan buah kerja sama antar tiga komponen, yaitu PBNU, Kementerian Agama dan Polri. Seperti di rilis pcnupati.or.id sebelumnya, Kabupaten Pati memperoleh kuota sebanyak 5000 paket vaksin booster. Pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19 yang yang dilaksanakan di halaman […]

expand_less