Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
  • visibility 455
  • comment 0 komentar

 Oleh : Sulistiani*


Sejak konferensi perempuan sedunia di Mexico City tahun 1975, gender development, tequality, sudah dicanangkan, bahkan sebelum itu pembangunan dan peran kaum perempuan selalu bermasalah dan tidak terselesaikan. Namun semenjak wawasan gender dipertimbangkan dalam pembangunan bangsa dari hasil penelitian kaum feminis sosialis sejak itu arus pengutamaan gender melanda dunia. Dan tak dipandang sebelah lagi.

Perbedaan jenis kelamin digunakan sebagai dasar pemberian peran sosial yang tak sekadar dijadikan dasar pembagian kerja. Namun lebih dari itu, menjadi instrumen dalam pengakuan dan pengingkaran sosial, ekonomi, politik serta menilai peran dan hak-hak dasar keduanya.

Islam datang mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan yang ditindas pada peradaban sebelumnya. Dalam kaitannya dengan persoalan laki-laki dan perempuan, al-Quran pada dasarnya menunjukkan prinsip dasar egalisir. Buktinya terdapat pada Q.S. Al-Hujurat ayat 13 : Hai manusia, kami telah menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan, dan kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling taqwa. Juga dapat dilihat dalam surat An-Nahl ayat 97 : Siapa saja laki-laki dan perempuan beramal shaleh dan ia beriman, niscaya kami berikan kehidupan yang baik.

Dalam ayat di atas jelas sekali bahwa islam tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan mereka sama dalam kesempatan untuk menjadi yang terbaik. Kesempatan itu dapat diraih oleh laki-laki dan perempuan dalam banyak hal.

Kepemimpian perempuan dalam perspektif islam sudah menjadi masalah semenjak beberapa saat yang lalu. Masalah yang menyebabkan kontroversi yang berkepanjangan. Ada sebagian ulama yang memperbolehkan dan ada sebagian ulama yang tidak memperbolehkan, keduanya sama-sama berlandaskan al-Quran dan Hadist.

Banyaknya kelompok yang tidak memperbolehkan perempuan untuk menjadi pemimpin berbanding lurus dengan minat perempuan untuk menjadi pemimpin di berbagai sektor. Hal ini dibuktikan dengan jumlah perempuan yang menjadi pemimpin baik ditingkat Kabupaten, Provinsi, dan Nasional.

Ulama melarang kepemimpinan perempuan dengan merujuk antara lain kepada firman Allah SWT “lelaki adalah pemimpin perempuan” disebabkan karena keistimewaan yang Allah anugerahkan kepada sebagian yang lain, dan disebabkan karena laki-laki menafkahkan sebagian harta mereka. Alasan lain adalah hadist Nabi Saw. “Tidak akan bahagia suatu kaum yang menyerahkan urusan kepada kaum perempuan” (HR Abu Dawud dan Al-Tirmidzi).

Ayat dan hadis diatas mereka pahami sebagai batasan peranan kepemimpinan hanya kepada jenis kelamin laki-laki. tetapi argumentasi ini tidak didukung oleh ulama lain yang menyatakan bahwa ayat tersebut berbicara dalam konteks keluarga, sedangkan hadist tersebut dikemukakan Nabi saw. dalam konteks tertentu. Yakni, ketika penguasa Romawi mengangkat dan akan digantikan oleh putrinya. Dalam konteks itu, dalam memprediksi kegagalan mereka secara khusus, bukan tentang kepemimpinan kapan dan dimana pun (M. QuraishShihab, 2015).

Al-Quran memuji kepemimpinan Ratu Bilqis dan kebijaksanaannya (Q.S. an-Naml: 27). Pada prinsipnya siapa yang mampu dialah yang wajar menjadi pemimpin. Dalam kehidupan rumah tangga karena secara umum laki-laki memiliki keisrimewaan dalam kestabilan emosi, berbeda dengan perempuan yang setiap bulan mengalami menstruasi yang sedikit banyak mempengaruhi emosinya, di samping fisiknya lebih kuat dan dia pula yang berkewajiban menyiapkan kebutuhan rumah tangga, karena itu semua maka lelakilah pada prisipnya yang memimpin rumah tangga, yakni memimpinnya dengan bermusyawarah dengan istrinya.

Kalau kita berkata bahwa kepemimpinan yang ditegaskan A-Quran adalah dalam kehidupan rumahtangga, maka di luar tentu ukurannya adalah kemampuan, siapapun yang mampu maka dia yang pantas jadi pemimpin.

 

* PW IPPNU Jawa Tengah  Dept Dakwah dan Sosial Kemasyarakatan dan Mahasiswi PGMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah

 

   

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Juara 3 Lomba Madrasah Student Leadrship Award di Bogor

    Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Juara 3 Lomba
    Madrasah Student Leadrship Award di Bogor

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.  Dia adalah Fathul Hidayah. Siswa kelas XII ini berhasil meraih juara III dalam Lomba Madrasah Student Leadrship Award (MSLA) yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama RI.  Adapun finalnya berlangsung di Bogor, Jawa Barat […]

  • Islam Agama Kemanusiaan

    Islam Agama Kemanusiaan

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Di tengah krisis pemahaman keislaman otentik dan komprehensif, umat Islam membutuhkan pemikiran yang mampu menyegarkan dan membangkitkan paham keislaman yang moderat, toleran dan rahmatan lil ‘alamin. Pemahaman keislaman demikian pada gilirannya mampu merealisasikan kerukunan antar umat beragama dan antar aliran di internal Islam sendiri. Melalui bukunya ini, K.H. Husein Muhammad menyampaikan beberapa refleksi pemikirannya dalam […]

  • NU Jangan Hanya Bicara Potensi

    NU Jangan Hanya Bicara Potensi

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    KH Lukman Hakim Syaifuddin, selaku Menteri Agama dalam Silaturrahim NU se-Dunia di Hotel Taisir Mekah (Kamis, 7 Dzulhijjah 1440 H./8 Agustus 2019) menyatakan, membicarakan NU jangan hanya potensi. Semua pihak sudah paham bahwa potensi NU di semua bidang sangat besar. Diamnya NU sudah merupakan potensi. Namun potensi saja tidak cukup. Potensi besar NU harus digerakkan […]

  • Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh […]

  • NU Peduli Siagakan Relawan untuk bencana banjir

    NU Peduli Siagakan Relawan untuk bencana banjir

    • calendar_month Sab, 6 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Pati, 7 Februari 2021 LazisNU, LPBINU, Ansor, Banser, dan Banom Banom NU yang tergabung di NU Peduli mendirikan Posko di tempat yang terdampak banjir, Sabtu 6 Februari 2021. Pendirian Posko tersebut agar sedikit bisa meringankan masyarakat Nahdliyyin yang terdampak banjir.   “Curah hujan tinggi sepekan ini sebabkan banjir yang  melanda tak kurang dari 18 […]

  • ‎Harlah ke-96 LP Ma’arif NU Temanggung: Momentum Tingkatkan Mutu dan Karakter Pendidikan

    ‎Harlah ke-96 LP Ma’arif NU Temanggung: Momentum Tingkatkan Mutu dan Karakter Pendidikan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id ‎Temanggung – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PCNU Kabupaten Temanggung digelar dengan khidmat di Aula KBIHU Babussalam NU Temanggung, Kamis (18/9/2025). Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala madrasah dan sekolah di lingkungan LP Ma’arif NU se-Kabupaten Temanggung. ‎Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung, […]

expand_less