Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » PMII Melek Gender Untuk Mencapai SDGs

PMII Melek Gender Untuk Mencapai SDGs

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 18 Jul 2022
  • visibility 512
  • comment 0 komentar

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan sebuah program pembangunan berkelanjutan dimana didalamnya terdapat 17 tujuan dengan 169 target yang terukur dengan tenggat waktu yang ditentukan. SDGs adalah agenda pembangunan dunia yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan  manusia dan planet bumi. SDGs diresmikan pada tanggal 25 September 2015 menggantikan program sebelumnya yaitu MDGs (Millennium Development Goals), sebagai tujuan pembangunan bersama sampai tahun 2030 yang disepakati oleh banyak negara dalam forum resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) adalah pembangunan yang didalamnya terdapat unsur lingkungan hidup salah satunya. Suatu bentuk pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa sekarang dengan tetap memperhatikan dan mempersiapkan kebutuhan masa yang akan datang. Hal yang hendak dicapai dari pembangunan berkelanjutan ini adalah tentang pemerataan pembangunan yang berdampak pada generasi sekarang dan masa yang akan datang. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) adalah menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang mampu menstabilkan peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Berikut tujuan dari SDGs (Sustainable Development Goals) yang terdiri 17 poin yaitu: (1) Tanpa Kemiskinan,(2) Tanpa Kelaparann(3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera(4) Pendidikan Berkualitas(5) Kesetaraan Gender(6) Air Bersih dan Sanitasi Layak(7) Energi Bersih dan Terjangkau(8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi(9) Industri, Inovasi dan Infrastruktur(10) Berkurangnya Kesenjangan(11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan(12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab(13) Penanganan Perubahan Iklim(14) Ekosistem Lautan(15) Ekosistem Daratan(16) Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh(17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Surabaya pada tanggal 17 april tahun 1960 silam. PMII bermula dari keinginan kuat para mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) untuk mendirikan organisasi kemahasiswaan berideologi ahlussunnah wal jama’ah yang berasaskan pancasila. Mengacu pada tujuannya, PMII mempunyai andil yang besar untuk membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai amanah undang-undang. Selain itu, PMII juga berfungsi sebagai media penyalur aspirasi masyarakat dan pengembangan potensi mahasiswa sebelum nantinya terjun ke masyarakat.

Para kader PMII yang berperan sebagai agent of change (agen perubahan) yang telah dibekali ilmu pengetahuan tentang kesehatan dan pemahaman kesetaraan gender diharapkan mampu meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap kader PMII khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Sebagai organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia, PMII harus mampu berkontribusi dalam mewujudkan pemberdayaan perempuan dan  kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya juga sebagai investasi bagi pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Para kader PMII diharapkan pula untuk ikut serta menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Dalam hal ini PMII berperan mewujudkan pembangunan berkelanjutan atau Sustainble Development Goals (SGDs) dibawah naungan PBB dengan melakukan gerakan sosialisasi secara masif tentang pentingnya kesehatan dan kesetaraan gender dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pepatah mengatakan didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

SDGs dijadikan sebagai terobosan baru pengganti MDGs dalam perencanaan pembangunan selanjutnya. Terutama program berkelanjutan sebagai perubahan global yang adil, damai, dan sejahtera untuk masa depan bangsa. Sebelumnya MGDs sudah menjalankan program dibidang kesehatan, namun belum maksimal dalam memberikan dampak pada permasalahan kesehatan itu sendiri. Terutama dalam mengentaskan kesenjangan terhadap perempuan dan angka kematian ibu. Hal tersebut berarti bahwa kondisi kesehatan ibu di Indonesia masih merupakan tantangan yang perlu mendapat pengawalan serius.

Ibu merupakan madrasah pertama untuk anak-anaknya. Jika seorang ibu adalah sosok yang berkualitas baik secara intelektual maupun spiritual tentu akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas pula. Anak-anak merupakan aset bangsa yang perlu dididik dan ditempa agar menjadi generasi yang dapat membawa perubahan menuju arah lebih baik. Anak-anak yang berkualitas tentunya akan paham pentingnya menjunjung tinggi nilai keadilan dan kesetaraan demi terwujudnya lingkungan hidup damai dan nyaman yang menjadi impian semua orang.

Sebagai kader muda yang melek pengetahuan tentang kesehatan dan kesetaraan gender tersebut, PMII akan selalu mengawal pemerintah pusat maupun daerah agar dapat membuat formulasi-formulasi terkait regulasi maupun lainnya yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan kesehatan masyarakat luas. (Nur Khoiriyah, Ketua KOPRI (Korp PMII Putri) Pati)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.599
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangkaian kegiatan Yudisium, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Karir Mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja, bertempat di Aula KBIHU Babussalam, Selasa (21/10/2025). Kegiatan pembinaan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Sofwan Setiawan, S.Pd.I. dan Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang […]

  • Memahami kembali masyruiyyah-ihtifal

    Memahami kembali masyruiyyah-ihtifal

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.228
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – PAUD Terpadu Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I dalam Lomba Praktik Baik Guru jenjang Kelompok Bermain (KB) yang diselenggarakan oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Margoyoso pada 29 April 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Pati pada Minggu (3/5/2026). Perwakilan dari KB […]

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • PCNU- PATI

    Setelah Punya 2 Unit MLU, NU Winong Targetkan Bangun Klinik

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    WINONG – MWC NU Winong memang sering menjadi sorotan bagi kaum Nahdliyyin di Kabupaten Pati. Hal itu karena preatasi yang ditorehkan oleh para pengurus MWC NU plus lembaga-lembaganya, terutama Lazisnu.  Pada Minggu (21/8) pagi, MWC NU Winong sukses menggelar Apel Kemerdekaan untuk memperingati HUT-RI ke-77. Kegiatan tersebut dihelat di Lapangan Olahraga Desa Pekalongan, Winong.  Sebelumnya, […]

expand_less