Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan.

Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, siapa yang tidak menguasai informasi akan semakin tertinggal jauh dari perkembangan. Inilah salah satu indikasi bahwa kita telah memasuki era masyarakat informasi. 

Masyarakat informasi sebagaimana dijelaskan oleh Martin, masyarakat informasi sebagai suatu masyarakat ketika kualitas hidup dan prospek untuk perubahan sosial dan pembangunan ekonomi tergantung pada peningkatan informasi dan perubahannya. Dalam pengertian lain, masyarakat informasi adalah suatu keadaan masyarakat ketika produksi, distribusi, dan manipulasi suatu informasi menjadi kegiatan utama.

Dari sini dapat dipahami bahwa masyarakat informasi adalah era di mana informasi memegang posisi penting dalam setiap lini kehidupan masyarakat. Sehingga informasi menjadi komoditi utama. Siapa yang menguasai informasi, dialah yang siap menangkap berbagai peluang untuk maju. Dan sebaliknya, bagi yang tidak menguasai informasi akan semakin tertinggal oleh laju perkembangan teknologi yang begitu cepatnya.

Untuk itu, agar masyarakat menjadi lebih maju dan berkembang, ia harus menguasai informasi yang sebanyak-banyaknya yang sesuai dengan kebutuhannya. Hal tersebut dapat diperoleh dengan cara selalu membaca berbagai hal. Dengan membaca, ia akan selalu mengalami update pengetahuan dan wawasan sehingga jauh dari ketertinggalan.

Oleh karena itu, untuk bisa menumbuhkan minat baca masyarakat tinggi. Perlu adanya sebuah lembaga maupun komunitas sebagai tempat dan fasilitas untuk menambah khazanah keilmuan dari membaca dan menulis. sepertihalnya, adanya taman baca, perpustakaan desa, cakruk pintar, maupun komunitas literasinya lainnya, yang tujuannya adalah untuk menumbuh-kembangkan budaya membaca dan menulis. Karena perpustakaan adalah gudangnya ilmu, sedangkan buku adalah jendela dunia.

Berbekal dari situ, kegiatan membaca buku merupakan suatu cara untuk membuka jendela dunia, agar kita bisa mengetahui lebih tentang dunia yang sebelumnya belum kita ketahui.

Kegiatan membaca bisa dilakukan oleh siapa saja tidak memandang jabatan, tokoh, dan status sosial. Sehingga kegiatan membaca bisa dilakukan oleh siapa pun, baik mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, orangtua, maupun dari orang-orang yang sudah lanjut usia. Asalkan masih ada keinginan dan kemauan untuk terus belajar, maka kegiatan literasi akan terus berjalan.

Pemberdayaan Berbasis Literasi

Secara sederhana, pemberdayaan merupakan sebuah ikhtiar menuju proses berdaya. Dari kurang mampu menjadi lebih mampu, dari tidak berdaya menjadi berdaya, dan dari tidak tahu menjadi lebih mengetahui. Oleh karena itu, pemberdayaan berbasis literasi merupakan pemberdayaan yang menekankan pada aspek baca dan tulis.

Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kata literasi dimaknai sebagai: 1) Kemampuan menulis dan membaca; 2) Pengetahuan atau ketrampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu-komputer; 3) kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup.

Dari sini, secara sederhana dapat dipahami bahwa literasi tidak terbatas pada kemampuan membaca dan menulis saja, melainkan juga kemampuan dalam mengolah informasi dan pengetahuan guna meningkatkan kecakapan hidup seseorang.

Karena di era disrupsi yang kita kenal dengan adanya berita hoaks yang begitu mudah menyebar dan diyakini kebenarannya oleh beberapa kalangan masyarakat. Maka, perlu adanya kecakapan dalam menfilter sebuah informasi yang belum kita ketahui kebenarannya. Oleh karena itu, penting sekali dibutuhkan saring sebelum sharing agar kebenaran informasi tetap terjaga dari orisinalitasnya.

Dengan demikian, pemberbadayaan masyarakat berbasis literasi ini merupakan bentuk pemberdayaan yang menekankan pada aspek literasi yang di dalamnya mencakup kemamuan baca tulis, mengolah informasi, dan update pengetahuan agar kita tidak terjebak dalam berita hoaks sekaligus menjaga nalar sehat di tengah-tengah arus informasi yang begitu cepat dan pesat beredarnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Depan PCNU Pati Turba ke Tiap Kawedanan

    Bulan Depan PCNU Pati Turba ke Tiap Kawedanan

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    PATI – Bulan September besok, PCNU Kab. Pati mengagendakan melakukan turba (turun bawah) ke masing-masing MWC NU di Kabupaten Pati. Meski, untuk efektivitas pelaksanaannya, turba tersebut dilakukan per-eks kawedanan. Kepastian pelaksanaan turba pengurus cabang NU Kabupaten Pati ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara PCNU dengan MWC NU se kabupaten Pati, Ahad (25/08) siang kemarin. Wakil […]

  • Rakerdin Zona 9 di Rembang, Ini Pesan Fakhrudin Karmani

    Rakerdin Zona 9 di Rembang, Ini Pesan Fakhrudin Karmani

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Rembang – Bertempat di Gedung Haji Kabupaten Rembang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 9 yang terdiri atas LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pati, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Blora, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang, dan LP. […]

  • LPBI NU Kab. Pati Berikan Bantuan Kursi Roda Diakhir Tahun Islam

    LPBI NU Kab. Pati Berikan Bantuan Kursi Roda Diakhir Tahun Islam

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    PATI – LPBI NU Kabupaten Pati terus berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan meski di tengah pandemi covid-19, salah satunya program bantuan kursi roda. “Ini merupakan program baru kami untuk selalu hadir  ditengah masyarakat. Program bantuan kursi roda bertujuan untuk membantu masyarakat bawah yang benar-benar membutuhkan. Dikarenakan lumpuh ataupun terkena stroke,” ujar sekretaris LPBI NU […]

  • Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Monitoring dan Pembinaan Lazisnu Pati kepada Upzis Kecamatan Gunungwungkal yang dipusatkan di rumah K. Faishol, Ketua MWCNU GUNUNGWUNGKAL – Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Sedekah (Upzis) Nahdlatul Ulama NU-Care Lazisnu Kecamatan Gunungwungkal mendapat giliran safari monitoring dan pembinaan yang dilakukan PC Lazisnu Kabupaten Pati. Selasa (23/11) di kediaman K. Faishol, selaku ketua MWC Kecamatan Gunungwungkal […]

  • Pentingnya Branding bagi Madrasah

    Pentingnya Branding bagi Madrasah

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

      Brebes, 22 November 2023 – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Brebes mengadakan Pelatihan Branding, Publikasi, dan Pengelolaan Website di Kantor PCNU Kabupaten Brebes untuk seluruh lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma’arif NU Brebes bersama Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari masing-masing lembaga […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pilu Kutatap pilu dua matamu merah-tertahan di antara dua muara hati memekik perih : runtuh bersama kisah sedihmu 1 Maret 2023 Sembunyi dalam Luka Banyak luka menyelami hidupmu menempuh jarak panjang menghadapi kisahmu dengan iringan tawa: yang ternyata duka bersembunyi dalam ramainya isi kepala dan bertahan dalam balutan kepura-puraan luar biasa, bahkan aku tak sanggup […]

expand_less