Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menjadi Penulis Yang Seksi

Menjadi Penulis Yang Seksi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

 


Menulis fiksi itu bukan perkara mudah. Karena menulis fiksi tak ubahnya menulis dengan hati, mengombinasikan antara pengalaman dan pikiran menjadi sebuah karya yang enak dibaca dan syarat akan pesan-pesan penuh makna. Namun kesulitan semua itu akan menjadi mudah tatkala sudah membaca buku karya Presiden Cerpen Indonesia Joni Ariadianata.

            Buku yang bertajuk Aku Bisa Nulis Fiksi akan menjawab semua kesulitan-kesulitan yang seringkali dihadapi oleh para penulis pemula dalam menghasilkan karya fiksi. Penulis menjelaskan berbagai pengetahuan istimewa tentang menulis fiksi (terutama cerpen) di dalamnya. Pembahasannya simpel, tidak kebanyakan teori, dan nyata benar ditulis oleh seorang pakar di bidangnya.

Joni Ariadinata mengulas beragam teori sastra langsung dengan menghadirkan contoh-contohnya sehingga membaca buku ini tidak membosankan. Terutama, karena gaya penulisannya seperti sedang mengajak para pembaca (muda) untuk mengobrolkan sehingga membaca buku sangat nyaman sekali. Walau bertindak sebagai guru menulis, sama sekali tidak ada kesan menggurui.

 Dengan lahirnya buku ini, berharap penulis sastra di Negara kita mendapat perhatian lebih dari sebelumnya. Karena hampir selama lima  puluh tahun, kesusastraan dipinggirkan dan dianggap virus yang “tidak penting-penting amat” oleh setiap peletak kebijakan pemerintah. Hasilnya kita nikmati sekarang; sebagai bangsa kita nyaris tak pernah memiliki identitas yang jelas.(hal 275)

Dalam buku ini, hampir disetiap babnya mengulas cerpen dan memberikan penjelasan perihal nilai kurang dan nilai lebih dalam cerpen tersebut. Buku ini dapat juga dikatakan buku non fiksi nonfiksi rasa fiksi. Sebab membacanya tak ubahnya membaca kumpulan  kumpulan cerpen, lengkap dengan ulasan dan analisisnya. Dan melalui ulasan tersebut, pembaca akan mendapatkan banyak sekali pelajaran tentang menulis cerpen (dan juga fiksi, bahkan tentang menulis secara umum).

Maka dari itu, penggunaan kata-kata yang tepat dalam sebuah karya fiksi mutlak diperlukan. Penggunaanya harus bisa dipahami oleh semua orang di setiap tempat dan di setiap situasi. Karena sebuah tulisan bagus memang tidak lahir dari proses yang sederhana. Kadang kala, ia harus melewati sekian banyak kegagalan demi kegagalan.(hlm. 209)

Menulis dan membaca adalah dua mata koin yang saling berkesinambungan, penulis yang tidak membaca tidak akan menghasilkan karya yang berkualitas. Maka dari itu marilah kita bertanggung jawab untuk itu, dengan senantiasa meningkatkan bobot tulisan kita lewat membaca, membaca, membaca. Setelah itu, barulah kita berproses untuk menulis, menulis, dan menulis. (hlm. 15)

            Buku ini layak menjadi konsumsi buat siapa saja yang ingin menjadi penulis atau sedang belajar menulis terutama fiksi. Sebab penulis buku ini memberikan semacam teori lewat pengalaman yang penulis geluti sendiri.


Judul                 : Aku Bisa Nulis Fiksi

Penulis              : Joni Ariadinata

Penerbit           : Diva Pres

Tahun Terbit    : Januari 2016

Tebal               : 456 hlm

ISBN               : 978-602-391-028-1

Peresensi         : Niam At Majha

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU PATI BERBAGI

    LAZISNU PATI BERBAGI

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    LAZISNU.Ahad 12 Juli 2015 di gedung PCNU lt, 3  LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati untuk yang ketiga kalinya di tahun yang ketiga telah kembali sukses melaksanakan Program Santunan Yatama dan Dhuafa’. Sebanyak 100 orang yang terdiri Yatama dan Dhuafa’. Sebagaimana pada Program Santunan Yatama dan Dhuafa’ tahun sebelumnya program […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke-166 kembali mengulik hal-hal yang menarik. Lewat tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”, yang digelar pada Sabtu (18/10) ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban. Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadits “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    SEKITAR PRINSIP DAN SIKAP Istiqomah              Mbah Dullah di kenal dengan sikap istiqomahnya. Apalagi ibadah wajib, untuk ibadah sunahpun ,kalau sudah beliau pilih untuk di kerjakan mak akan beliau kerjakan secara istqomah. Ada saatnya ketika remaja beliau tak ragu memaksa diri tidur di tangga pintu rumah KH.Nawawi. Maksudnya agar ia bisa bangun diri di buka […]

  • PCNU PATI. Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film. Photo by Caroline Hernandez on Unsplash.

    Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

    • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman pergi ke bioskop untuk menonton sebuah film. Awalnya cuma berdua, tapi ternyata pas sampai di lokasi ketemu teman-teman yang lain. Dan tanpa disengaja pula kami menonton film yang sama. Miracle In Cell No. 7. Film yang menceritakan tentang bagaimana perjuangan seorang ayah. Sebelumnya saya […]

  • PCNU - PATI Photo by Anemone123

    (Ber) Adab; (Ber) Tetangga

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Minggu adalah hari bersantai buat saya setelah melewati hari-hari melelahkan untuk bekerja. Hari minggu selalu saya manfaatkan untuk berada di rumah. Adakalanya baca buku, bersih-bersih rumah, dan sesekali menulis perihal apa saja. Selain itu tentu hari minggu adalah hari yang selalu saya nantikan karena dapat beristirahat sepanjang yang saya mau. Kalau dalam bahasa kerennya, mager […]

  • Twibon Harlah Fatayat NU Ke 71

    Twibon Harlah Fatayat NU Ke 71

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

       Meriahkan harlah Fatayat NU Pati Ke 71 dengan Twibons Klik Linik       https://twb.nz/hutfatayatnuke71 Cara Memasang Foto Di Frame Twibons Harlah Fatayat NU Ke 71 1. Klik Link https://twb.nz/hutfatayatnuke71 2. Klik Pilih Foto 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas  4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons 5. Twibons sudah jadi

expand_less