Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menjadi Penulis Yang Seksi

Menjadi Penulis Yang Seksi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

 


Menulis fiksi itu bukan perkara mudah. Karena menulis fiksi tak ubahnya menulis dengan hati, mengombinasikan antara pengalaman dan pikiran menjadi sebuah karya yang enak dibaca dan syarat akan pesan-pesan penuh makna. Namun kesulitan semua itu akan menjadi mudah tatkala sudah membaca buku karya Presiden Cerpen Indonesia Joni Ariadianata.

            Buku yang bertajuk Aku Bisa Nulis Fiksi akan menjawab semua kesulitan-kesulitan yang seringkali dihadapi oleh para penulis pemula dalam menghasilkan karya fiksi. Penulis menjelaskan berbagai pengetahuan istimewa tentang menulis fiksi (terutama cerpen) di dalamnya. Pembahasannya simpel, tidak kebanyakan teori, dan nyata benar ditulis oleh seorang pakar di bidangnya.

Joni Ariadinata mengulas beragam teori sastra langsung dengan menghadirkan contoh-contohnya sehingga membaca buku ini tidak membosankan. Terutama, karena gaya penulisannya seperti sedang mengajak para pembaca (muda) untuk mengobrolkan sehingga membaca buku sangat nyaman sekali. Walau bertindak sebagai guru menulis, sama sekali tidak ada kesan menggurui.

 Dengan lahirnya buku ini, berharap penulis sastra di Negara kita mendapat perhatian lebih dari sebelumnya. Karena hampir selama lima  puluh tahun, kesusastraan dipinggirkan dan dianggap virus yang “tidak penting-penting amat” oleh setiap peletak kebijakan pemerintah. Hasilnya kita nikmati sekarang; sebagai bangsa kita nyaris tak pernah memiliki identitas yang jelas.(hal 275)

Dalam buku ini, hampir disetiap babnya mengulas cerpen dan memberikan penjelasan perihal nilai kurang dan nilai lebih dalam cerpen tersebut. Buku ini dapat juga dikatakan buku non fiksi nonfiksi rasa fiksi. Sebab membacanya tak ubahnya membaca kumpulan  kumpulan cerpen, lengkap dengan ulasan dan analisisnya. Dan melalui ulasan tersebut, pembaca akan mendapatkan banyak sekali pelajaran tentang menulis cerpen (dan juga fiksi, bahkan tentang menulis secara umum).

Maka dari itu, penggunaan kata-kata yang tepat dalam sebuah karya fiksi mutlak diperlukan. Penggunaanya harus bisa dipahami oleh semua orang di setiap tempat dan di setiap situasi. Karena sebuah tulisan bagus memang tidak lahir dari proses yang sederhana. Kadang kala, ia harus melewati sekian banyak kegagalan demi kegagalan.(hlm. 209)

Menulis dan membaca adalah dua mata koin yang saling berkesinambungan, penulis yang tidak membaca tidak akan menghasilkan karya yang berkualitas. Maka dari itu marilah kita bertanggung jawab untuk itu, dengan senantiasa meningkatkan bobot tulisan kita lewat membaca, membaca, membaca. Setelah itu, barulah kita berproses untuk menulis, menulis, dan menulis. (hlm. 15)

            Buku ini layak menjadi konsumsi buat siapa saja yang ingin menjadi penulis atau sedang belajar menulis terutama fiksi. Sebab penulis buku ini memberikan semacam teori lewat pengalaman yang penulis geluti sendiri.


Judul                 : Aku Bisa Nulis Fiksi

Penulis              : Joni Ariadinata

Penerbit           : Diva Pres

Tahun Terbit    : Januari 2016

Tebal               : 456 hlm

ISBN               : 978-602-391-028-1

Peresensi         : Niam At Majha

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, Lazisnu dan Poroz Gelontorkan 4,5 M untuk Warga Palestina

    Jelang Ramadhan, Lazisnu dan Poroz Gelontorkan 4,5 M untuk Warga Palestina

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lazisnu PBNU bersama dengan Perkumpulan Organisasi Zakat (Poroz) berencana bakal menyumbangkan Rp 4,5 M. ke Palestina. Bantuan ini ditujukan guna memenuhi kebutuhan ramadhan warga di negeri tersebut. Pelepasan pengiriman bantuan ini dilaksanakan di kantor Kementerian Agama RI Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Jumat (21/2) dan dipimpin langsung oleh Prof Waryono, Direktur Pemberdayaan […]

  • Melacak Nasionalisme KH Maimun Zubair

    Melacak Nasionalisme KH Maimun Zubair

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani* Foto : Zahir Media Hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2019 – 16 Dzulhijjah 1440 adalah Hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke 74. Usia yang tidak muda lagi untuk ukuran manusia. Diharapkan di usia 74 ini, Indonesia semakin matang demokrasinya, nasionalismenya, Dan mampu menegakkan sila ke 5 Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi […]

  • Rosok, Nilai Tambah Bersedekah

    Rosok, Nilai Tambah Bersedekah

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pati. Gunungwungkal, banyak orang yang beranggapan apabila sampah atau barang rongsokan, tidak ada nilainya sehingga di buang begitu saja. Namun siapa sangka, barang sisa-sisa dari olahan rumah tangga dan pertokoan tersebut dapat dijadikan jalan untuk menambah amal dan ibadah seluruh masyarakat. Hal tersebut dilakukan oleh Pemuda Masjid Besar Darussalam Gunungwungkal Pati.             “ Kami yang […]

  • Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Gus Umar, panggilan akrab KH Abdullah Umar Fayumi, adalah Putra pasangan KH Ahmad Fayumi Munji Dan Nyai Hj. Yuhanidz Fayumi. Kedua orangtuanya adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kajen Tengah, Margoyoso, Pati yang nasabnya tersambung kepada waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin. Bapaknya, KH Ahmad Fayumi Munji, adalah aktivis NU Pati dan Jawa Tengah. Selain pernah menjadi […]

  • PCNU - PATI Photo by allybally4b

    Perjalanan Ke Utara

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Senja adalah waktu paling di tunggu. Selain pulang ke rumah, tentu ada waktu untuk rehat dan menikmati secangkir kopi. Sebelum kembali menjalani rutinitas harian dengan keluarga. Kedai Kopi adalah tempat tenang sekaligus asyik untuk sekadar melepas penat. Di Kedai kadang sendirian, sering pula dengan perempuan yang saya sayangi; Laberre Coffe menjadi langganan saat ini. Di […]

  • Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    WINONG-Rombongan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU terus melakukan sambung silaturrohim. Bukan hanya alumni yang menjadi sasaran, namun juga segenap Pengurus Cabang, Lembaga dan Banom-Banom NU Lainnya. “Kami sengaja datangi rumah-rumah beliau, bukan di kantor. Itu kami lakukan untuk membangun suasana kekeluargaan” tandas Salman, Ketua PC IPNU Pati. Suasana sambung silaturrohim IPNU/IPPNU di rumah Ketua PC-NU Pati Selain […]

expand_less