Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ketika Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

Ketika Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
  • visibility 586
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Gunung es adalah bongkahan besar es air tawar yang berada di tengah lautan. Separuh badan gunung berada di dalam laut, sedang separuhnya lagi berada di permukaan. Tapi, tahukah Anda, yang berada di permukaan hanyalah 10% saja, sedang 90% berada di dalam lautan. Kita hanya melihat puncak gunungnya saja yang tampak kecil, sedang sebagian besar badan gunungnya tidak terlihat.

Kapal Titanic adalah salah satu korban keganasan gunung es ini. Sang Nakhoda tidak sadar bahwa gunung es yang terlihat kecil itu ternyata besar, karena terhalang oleh kedalaman lautan. Titanic menabrak bongkahan gunung es yang ada di bawah permukaan laut. Fenomena gunung es itu menarik untuk kita jadikan ibrah.

Manusia sebenarnya ibarat gunung es, hanya permukaannya saja yang terlihat, sedang sebagian besarnya tak tampak. Ekspresi seseorang yang tampak belum tentu mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Sebaliknya, ekspresi itu juga bisa jadi atas respons dari hal lain. Ketika seseorang marah pada kita boleh jadi hasil dari peristiwa yang dialami sebelumnya, sehingga yang kena imbasnya adalah kita. Atau ketika ada orang yang sedang bergembira di hadapan kita padahal siapa tahu kalau hatinya sedang gundah gulana. Betapa sulitnya memahami kondisi seseorang secara sebenarnya.

Bisakah kita menjamin ketika ada orang terlihat tertawa riang betul-betul sedang bahagia dan senang? Belum tentu, bukan? Barangkali itu hanya kamuflase. Begitu juga sebaliknya, orang pura-pura sedih dan diam, padahal hatinya sedang bahagia dan senang. Tapi sungguh jarang memang yang saya sebutkan yang terakhir itu.

Saya berusaha untuk tidak menilai bahkan mencap buruk pada seseorang tatkala dia melakukan hal negatif, tetapi saya berusaha mengetahui peristiwa apa di balik ekspresi negatifnya itu. Dengan begitu, saya bisa belajar berempati dan menilai secara proporsional.

Selain itu, saya juga berusaha belajar untuk menghindari perilaku negatif yang dihasilkan dari respons saya atas masalah yang menimpa diri saya. Karena itu hanya membuat buruk diri saya. Semua akan kembali kepada diri saya. Kata-kata dan perilaku menjadi cermin diri saya sendiri.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam” (HR. Bukhari & Muslim). Sedang dalam Al-Quran disebutkan, “Perkataan baik dan pemaafan, lebih baik dibanding sedekah dengan cacian. Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Santun” ( QS. Al-Baqarah: 263).

Jika Anda pernah menonton film A Thousand Words ada pesan tersirat dari film tersebut bahwa kata-kata dan perilaku buruk sebenarnya hanya menyakiti kita dan membawa kita kepada kematian yang sia-sia. Sebaliknya, kata-kata dan perilaku baik akan menjadikan kita sehat dan membawa kebahagiaan bagi orang lain. Hidup kita ibarat pohon. Ketika kita melakukan kebaikan sebenarnya kita sedang memupuk “pohon” (baca: diri) kita menjadi subur, sehat, dan indah, serta memberikan kebaikan pula pada alam semesta.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Redaktur LTN NU Didaulat Pimpin Pemuda Lahar

    Redaktur LTN NU Didaulat Pimpin Pemuda Lahar

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Angga Saputra (kiri) menerima mandat sebagai ketua Karang Taruna Desa Lahar TLOGOWUNGU – Pengurus Karang Taruna Manunggaling Pemuda Lahar (Mandala) resmi dilantik. Pelantikan di selenggarakan di Aula Balai Desa Lahar, Sabtu (12/2) malam.   Pelantikan tersebut dihadiri oleh kepala desa setempat beserta perangkat, serta pengurus karang truna Kecamatan Tlogowungu.  Ketua Karang Taruna Manda, Angga Saputra, […]

  • Lagi, IPNU Jadi Vasilitator Kegiatan LDK

    Lagi, IPNU Jadi Vasilitator Kegiatan LDK

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 643
    • 0Komentar

    JUWANA-SMK Diponegoro Juwana melaksanakan program LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan). Kegiatan ini dihelat oleh pengurus Osis SMK yang berada di Jalan Kamboja No. 1 Juwana Tersebut. “Kami menyelenggarakan LDK setiap tahunnya yang diikuti oleh seluruh pengurus Osis di masing-masing perioda” ungkap Aroyan, ketua panitia penyelenggara. Para pengurus Osis SMK Diponegoro berpose bersama dua Pengurus Cabang IPNU […]

  • a living room with a chair and a painting on the wall

    Makna Transformatif Kelahiran NU

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.502
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA Pati, Direktur Lembaga Studi Kitab Kuning Pati Sabtu, 31 Januari 2026 adalah momentum peringatan 1 abad NU versi Masehi karena NU dilahirkan pada 31 Januari 1926. Dalam momentum 1 abad ini, sudah seharusnya seluruh elemen NU mengingat dan merevitalisasi dimensi spiritualitas transformatif berdirinya NU. Napak tilas sejarah berdirinya NU […]

  • Begini Cara MA Salafiyah Perlakukan Siswa Berprestasi

    Begini Cara MA Salafiyah Perlakukan Siswa Berprestasi

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

       Pemyerahan reward secara simbolis kepada peserta didik MA Salafiyah Kajen yang berprestasi PATI- Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati mengawali kegiatan  semester genap tahun pelajaran 2021/2022 dengan memberikan reward kepada para peserta didik yang berprestasi dengan di dampingi orang tuanya masing-masing. Acara diselenggarakan di halaman madrasah pada, Senin (3/01). Dalam acara tersebut, […]

  • Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.458
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) kemarin. Peristiwa tersebut menjadi duka sekaligus pembelajaran bersama tentang pentingnya memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter damai. Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh […]

  • Ganyang FDS

    Ganyang FDS

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Banyak tokoh yang menyatakan bahwa sedekah terbaik adalah meninggalkan generasi dengan kualitas unggul. Anak-anak yang dilahirkan dari rahim ibunya bukanlah hard diskyang hanya dijejali dengan bermacam program (yang dianggap) unggulan. Mereka bukan pula sebuah objek yang digunakan sebagai kelinci percobaan dalam eksperimen regulasi pendidikan. dengan presepsi demikian, maka selain harus mendapatkan nutrisi otak, anak juga […]

expand_less