Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ketika Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

Ketika Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Gunung es adalah bongkahan besar es air tawar yang berada di tengah lautan. Separuh badan gunung berada di dalam laut, sedang separuhnya lagi berada di permukaan. Tapi, tahukah Anda, yang berada di permukaan hanyalah 10% saja, sedang 90% berada di dalam lautan. Kita hanya melihat puncak gunungnya saja yang tampak kecil, sedang sebagian besar badan gunungnya tidak terlihat.

Kapal Titanic adalah salah satu korban keganasan gunung es ini. Sang Nakhoda tidak sadar bahwa gunung es yang terlihat kecil itu ternyata besar, karena terhalang oleh kedalaman lautan. Titanic menabrak bongkahan gunung es yang ada di bawah permukaan laut. Fenomena gunung es itu menarik untuk kita jadikan ibrah.

Manusia sebenarnya ibarat gunung es, hanya permukaannya saja yang terlihat, sedang sebagian besarnya tak tampak. Ekspresi seseorang yang tampak belum tentu mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Sebaliknya, ekspresi itu juga bisa jadi atas respons dari hal lain. Ketika seseorang marah pada kita boleh jadi hasil dari peristiwa yang dialami sebelumnya, sehingga yang kena imbasnya adalah kita. Atau ketika ada orang yang sedang bergembira di hadapan kita padahal siapa tahu kalau hatinya sedang gundah gulana. Betapa sulitnya memahami kondisi seseorang secara sebenarnya.

Bisakah kita menjamin ketika ada orang terlihat tertawa riang betul-betul sedang bahagia dan senang? Belum tentu, bukan? Barangkali itu hanya kamuflase. Begitu juga sebaliknya, orang pura-pura sedih dan diam, padahal hatinya sedang bahagia dan senang. Tapi sungguh jarang memang yang saya sebutkan yang terakhir itu.

Saya berusaha untuk tidak menilai bahkan mencap buruk pada seseorang tatkala dia melakukan hal negatif, tetapi saya berusaha mengetahui peristiwa apa di balik ekspresi negatifnya itu. Dengan begitu, saya bisa belajar berempati dan menilai secara proporsional.

Selain itu, saya juga berusaha belajar untuk menghindari perilaku negatif yang dihasilkan dari respons saya atas masalah yang menimpa diri saya. Karena itu hanya membuat buruk diri saya. Semua akan kembali kepada diri saya. Kata-kata dan perilaku menjadi cermin diri saya sendiri.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam” (HR. Bukhari & Muslim). Sedang dalam Al-Quran disebutkan, “Perkataan baik dan pemaafan, lebih baik dibanding sedekah dengan cacian. Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Santun” ( QS. Al-Baqarah: 263).

Jika Anda pernah menonton film A Thousand Words ada pesan tersirat dari film tersebut bahwa kata-kata dan perilaku buruk sebenarnya hanya menyakiti kita dan membawa kita kepada kematian yang sia-sia. Sebaliknya, kata-kata dan perilaku baik akan menjadikan kita sehat dan membawa kebahagiaan bagi orang lain. Hidup kita ibarat pohon. Ketika kita melakukan kebaikan sebenarnya kita sedang memupuk “pohon” (baca: diri) kita menjadi subur, sehat, dan indah, serta memberikan kebaikan pula pada alam semesta.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nahdlatul Ulama dan Amal Jariyah

    Nahdlatul Ulama dan Amal Jariyah

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial keagamaan memiliki kepedulian khusus pada umat Islam, kegiatan sosial banyak dicanangkan dan berbagai kegiatan yang menyentuh dengan Umat, baik ekonomi keumatan sangat dicanangkan. Hal ini memiliki dampak yang sangat luar biasa kepada kemajuan Nahdlatul Ulama selama ini. Program amal jariyah memang sangat bagus dalam persatuan dan kesatuan yang dibangun Nahdlatul […]

  • Halalbihalal, Ma'arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program

    Halalbihalal, Ma’arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Halalbihalal, Ma’arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program Pcnupati.or.id- Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah menggelar Halalbihalal dan Koordinasi Persimanu dan Bimtek SIMNU versi 2 pada Kamis (18/5/2023) di Hotel Muria Semarang. Hadir Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhammad Muzamil, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, […]

  • PCNU- PATI Photo by image4you

    Recehan

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kemarin saat selesai makan siang dan rehat sejenak saya mendengarkan salah satu teman saya yang beberapa waktu lalu telah mengikuti pendidikan untuk memantapkan keyakinan, keloyalitasan, perjuangan dalam mengahadapi tantangan zaman, yang makin kesini makin membingungkan. Selama sepekan mengikuti pendidikan tersebut naluri perjuangannya makin meningkat, bahkan jika ada panggilan pengabdian dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Kontribusi NU dalam Mengentaskan Moralitas Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pendidikan di Indonesia erat sekali dikaitkan dengan sistem pembelajaran yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik. Dimana dalam proses belajar baik formal maupun non-formal tentunya guru memiliki standar masing-masing dalam memberikan materi kepada peserta didik. Hal ini dimaksud untuk mempermudah transfer pembelajaran antara guru dan murid. Sedangkan dalam pendidikan formal, idealnya penilian […]

  • PCNU-PATI

    Kirab Budaya di Bakaran Wetan Berlangsung  Meriah

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kirab Budaya sebagai acara puncak Festival Batik Bakaran 2022 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, pada Minggu (30/10/2022) siang, berlangsung meriah.  Bahkan, seorang pelawak sekaligus aktor, Fevi Hermawan Hidayat Kelana, yang akrab disapa Kang Peppy bersama salah satu presenter tersohor tanah air Fanny Ghassani, turut memeriahkan kirab budaya […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

expand_less