Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Dakwah Secara Santun dan Damai

Dakwah Secara Santun dan Damai

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
  • visibility 600
  • comment 0 komentar

Dakwah erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar untuk mengajak mad’u (jama’ah) ke jalan yang lebih baik. Dakwah juga bisa diartikan sebagai seruan dan propaganda. Dalam bahasa aslinya, dakwah mempunyai makna mengajak, memanggil, mengundang, meminta, dan memohon. Karena esensi dakwah adalah mengajak ke jalan Allah dengan bijaksana (bil-hikmah), menasihati dengan baik (bil-mau’idzhatil hasanah), dan dilakukan dengan cara yang lebih baik lagi (billatii hiya ahsan).
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Alquran pada surat An-Nahl ayat: 125.
ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ
Artinya: “ Ajaklah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah, tutur kata yang baik, dan berdiskusilah dengan mereka dengan baik.”
Oleh karena itu, dalam berdakwah tidak ada landasannya dilakukan dengan paksaan, intimidasi, kekerasan, kekasaran, hujatan, hinaan, pelecehan, dan apalagi sampai mengkafir-kafirkan. Maka, segala bentuk ungkapan dan tindakan yang mengarah kepada kebencian, permusuhan, dan perpecah belah bangsa yang jelas-jelas adalah keburukan alias kemungkaran tidak bisa dibenarkan dalam kegiatan syiar Islam sekalipun. Karena agama Islam diturunkan Allah Swt, tidak lain adalah untuk memberikan kedamain dan rahmat bagi alam semesta.
Islam adalah agama yang Allah turunkan kepada umat manusia agar manusia selamat di dunia dan akhirat. Nabi Muhammad terpilih menjadi nabi dan rasul untuk membawa risalah Islam di tengah-tengah bangsa Arab yang pada waktu itu menyembah berhala, memiliki sukuisme yang tinggi, perbedaan antar kelas (majikan dan buruh), dan prostitusi di mana-mana.
Sedangkan dakwah yang dibawa oleh Nabi Muhammad bukanlah perkara yang mudah, berapa kali Nabi Muhammad disiksa, dilecehkan, dilempari batu, dan bahkan akan dibunuh karena menyebarkan agama Islam. Akan tetapi, dengan kerendahan hati dan ketulusannya dalam membawa risalah, beliau tidak melawan, justru beliau mendoakan agar mereka diberikan hidayah dan bahkan mendoakan anak cucunya kelak bisa masuk Islam. Inilah contoh dakwah yang dibawakan oleh Nabi Muhammad dengan rasa penuh kasih sayang dan bijaksana (berakhlakul karimah).
Oleh karena itu, sangat jelas bahwa barometer dakwah dalam ragam bentuknya adalah berbingkai akhlak karimah untuk memanusiakan manusia dan menghormati orang lain, sekalipun ia ingkar kepada Allah Swt.
Surat Ali-Imran ayat 159 memberikan peringantan kepada kita: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah, kamu bersikap lemah lembut kepada mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun buat mereka, dan bermusyawaarhlah dengan mereka dalam urusan itu.”
Tentu saja, hanya mereka yang memiliki keilmuan yang mendalam dan luaslah yang akan mampu memahami, menilai, dan lalu menasihatkan tuturan-tuturan yang mengayomi kepada umat yang luas.
Kata Gus Mus “Mereka yang mampu mengemban hal tersebut hanyalah mereka yang memiliki pemahaman yang dalam ilmu agama, dan mampu dalam menjalankan dakwah dengan makruf (akhlak karimah).”
Maka, hanya dengan keilmuan yang mendalam dan luas, kita akan mampu mengeluarkan nasihat-nasihat bijaksana yang seiring waktu amat berpeluang untuk meluruhkan hati yang angkuh dan kotor.
Oleh karena itu, kemampuan berbijaksana di hadapan realitas hidup umat inilah yang dimaksud dengan memahami cara menjalankan dakwah dengan makruf. Bukan dengan cara intimidasi, provokasi, kekerasan, dan paksaan. Melainkan ajaklah dengan rasa satun, kasih sayang, damai, dan bijaksana. Dengan begitu, dakwah yang menggunakan cara yang damai, santun, teduh, dan sejuk akan mengantarkan kita ke jalan yang lurus yang di rahmati oleh Allah Swt. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati secara masif menggalang keaktifan ditingkat bawah. Program utamanya adalah pembentukan pengurus sampai di tingkat ranting. Dari total 21 PAC di Kabupaten Pati, hanya Kecamatan Gembong yang belum memiliki Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU. Koordinasi PC IPNU/IPPNU Pati dengan MWC-NU Gembong Oleh sebab itu, Selasa (23/7) sore, Pengurus Cabang IPNU/IPPNU melakukan silaturrohim di […]

  • Pelatihan Dai Milenial, LDNU : Dakwah Bukan Cuma Lewat Mimbar

    Pelatihan Dai Milenial, LDNU : Dakwah Bukan Cuma Lewat Mimbar

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Para peserta pelatihan dai milenial oleh PC LDNU Pati yang dilangsungkan di Gedung MWCNU Wedarijaksa, Jumat (15/10) lalu. WEDARIJAKSA – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama  (LDNU) Kabupaten Pati mengadakan pelatihan da’i milenial, Jumat (15/10) di Gedung MWC NU Wedarijaksa. Kegiatan ini sudah berjalan selama dua tahun.  “Ini kali ke delapan, dan menjadikan NU Wedarijaksa sebagai tuan […]

  • 2 Tokoh Masuk 50 Besar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

    2 Tokoh NU Masuk 50 Besar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dua nama besar dalam Nahdlatul Ulama masuk dalam 50 besar World’s 500 Most Influential Muslim 2023. Ke dua nama tersebut adalah Habib Luthfi bin Yahyah, Ketua Idaroh Aliyah Jama’ah Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (JATMAN) dan KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua PBNU saat ini. Masing-masing tokoh tersebut menduduki peringkat ke-30 dan 19 dalam […]

  • Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    NU Care- LAZISNU Kabupaten Pati telah melaksanakan pendistribusian bantuan untuk korban kebakaran di desa Pagerharjo, Rabu (30/10). Pada kegiatan tersebut LAZISNU Pati turut serta menggandeng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa beserta banomnya. Diketahui kebakaran terjadi hari selasa sekira pukul 14.00 WIB di desa Pagerharjo dukuh Prapeyan Rt 03 Rw 02 Kecamatan Wedarijaksa. Akibat […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, kata moderation sering digunakan dalam pengertian average (rata-rata), core (inti), standard (baku), atau non-aligned (tidak berpihak). Secara umum, moderat berarti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak, baik ketika memperlakukan orang lain sebagai individu, maupun ketika berhadapan dengan institusi negara. Sedangkan dalam bahasa Arab, moderasi dikenal dengan kata wasath atau wasathiyah, yang memiliki padananmakna dengan kata tawassuth (tengah-tengah), i’tidal (adil), dan tawazun (berimbang). Orang yang menerapkan prinsip wasathiyah bisa disebut wasith.

  • Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

      KH MA Sahal Mahfudh (Mbah Sahal) dikenal berhasil dalam mengembangkan zakat, infaq serta sedekah yang berhasil membangun ekonomi warga Kajen, Pati dan sekitarnya. Hal itu menjadi salah satu alasan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pati, Jawa Tengah untuk menyelenggarakan pelatihan Madrasah Amil pada Ahad (1/11).     “Keberhasilan Mbah […]

expand_less