Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 685
  • comment 0 komentar

 

PCNUPati.or.id, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati resmi membatalkan kebijakan lima hari sekolah, Jumat (8/8/2025). Alasan pembatalan kebijakan yang telah berjalan sebulan ini pun terungkap saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati menyerahkan SK ke PCNU Pati.

Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan (SK) perihal penyesuaian hari sekolah dan penguatan karakter anak melalui kegiatan keagamaan. Dalam surat tertanggal 8 Agustus dengan nomor 400.3.1/303/M itu, tertulis bahwa telah dilakukan evaluasi terkait kebijakan tersebut. Hasilnya Pemkab Pati mengembalikan hari sekolah ke enam hari sekolah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati, Andrik Sulaksono mengungkapkan keputusan ini pihaknya ambil setelah mendengarkan masukan dari berbagai pihak terkait kebijakan hari sekolah tersebut.

”Setelah mendengar beberapa pihak, bahwa tahun ajaran 2025/2026 kembali mengembalikan jam lima hari sekolah. Senin depan tanggal 11 Agustus mulai kami terapkan di bawah dinas pendidikan,” katanya.

Andrik menjelaskan, penyerahan SK ini untuk menyampaikan bahwa ada perubahan kebijakan itu. Sehingga kebijakan yang diambil ini dapat ketahui masyarakat.

”Dari dinas pendidikan menyampaikan pesan dari Pak Bupati di kantor PCNU Pati terkait SK Bupati Pati tentang hari sekolah yang kemudian dikembalikan ke 6 hari sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim mengapresiasi adanya penyesuaian kebijakan hari sekolah tersebut. Menurutnya penyesuaian ini bisa menjadikan pendidikan agama lebih baik.

”Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pati yang telah berkenan untuk memberikan satu keputusan yang terbaik terkait penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Pati agar berjalan dengan baik terutama pendidikan keagamaan, TPQ dan Madin,” katanya.

Ia menyebut setelah lima hari sekolah diberlakukan banyak masukan dari masyarakat. Sehingga menurutnya, evaluasi ini merupakan keputusan tepat.

”Sekolah lima hari yang sudah berjalan beberapa waktu, atas masukan dari para ulama, tokoh masyarakat dan Dinas Pendidikan sendiri sudah melakukan evaluasi. Akhirnya 11 Agustus 2025, mulai besok Senin diberlakukan kembali pelaksanaan pendidikan, mulai PAUD, SD, SMP di kabupaten Pati dengan 6 hari sekolah selama 1 Minggu,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PCNU Pati Gelar Audiensi dengan DPRD, Pertanyakan Soal Raperda Pesantren 

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati gelar audiensi dengan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (3/11/2022) pagi.  Kedatangan mereka ke kantor dewan perihal mempertanyakan kejelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren yang saat ini naskah akademiknya baru selesai dibahas oleh Komisi D. Selain itu, kedatangan mereka juga bermaksud menyampaikan masukan terkait […]

  • Santri Harus Mampu Berdakwah Lewat Tulisan

    Santri Harus Mampu Berdakwah Lewat Tulisan

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Pati. Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Pati menyelenggarakan pelatihan menulis dalam rangka mempersiapkan santri agar mampu berdakwah melalui tulisan, dengan menghadirkan Redaktur Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati M. Iqbal Dawami. Selasa (23/8)             M. Iqbal Dawami selaku pemateri menjelaskan, bahwa santri harus mampu menulis, santri harus siap bertarung lewat tulisan, karena dakwah melalui tulisan akan […]

  • PCNU-PATI Photo by nisfal desmianda

    Petualang Kopi

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek […]

  • Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Camat Dukuhseti, Agus Sunarko memberikan pesan kepada kader Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Dukuhseti, bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Hal ini disampaikainnya saat mengisi Latihan Kader Muda (Lakmud) PAC IPNU IPPNU Dukuhseti, belum lama ini. Ia mengatakan dalam menuntut ilmu para […]

  • Buka Diklat Kamad Ma'arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    Buka Diklat Kamad Ma’arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang* – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. menganalogikan pemimpin sebagai organ jantung dalam tubuh, hal tersebut ia sampaikan saat membuka Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Tahap 1 Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Banyumanik, Senin (10/3/2025). Menurutnya, organ […]

  • PCNU - PATI Photo by 0fjd125gk87

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan. Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, […]

expand_less