Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Des 2024
  • visibility 504
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu yang berlangsung di MTs Miftahul Huda, Jumat (27/12) kemarin diwarnai dengan aksi tarik ulur kesanggupan. Hal ini lantaran Kiai Ahmad Sarwo, petahana Ketua MWC NU Tayu 2019-2024 yang merasa sudah saatnya undur dari jabatannya itu, terpilih kembali via jalur aklamasi.

Sebelumnya, dalam konferensi bertajuk ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah untuk Ummat’ tersebut, Kiai Sarwo memenangkan suara dalam pemilihan ketua MWCNU Tayu masa khidmat 2025-2030. Pemilihan tersebut dilakukan secara aklamasi, yang artinya hampir semua peserta konferensi memilih kembali Kiai Sarwo.

Namun, Kiai Sarwo yang merasa dirinya sudah cukup mengemban amanah sebagai Ketua MWC NU Tayu, enggan untuk melanjutkan kepemimpinannya.

“Saya minta maaf kepada semua peserta undangan konferensi yang memilih saya. Masih banyak sosok lain yang berkompeten untuk memimpin NU di Kecamatan Tayu,” ungkapnya saat dimintai kesediaan.

Sontak, tangis pun pecah. Dirinya beralasan bahwa, ia telah membuat kesepakatan dengan istri (baca: keluarga) untuk tidak lagi menjabat sebagai Ketua MWC NU Tayu meski dipilih kembali. Hanya saja, situasi di ruangan konferensi memaksa Kiai Sarwo untuk berkenan melanjutkan kepemimpinannya sendiri.

Karena banyaknya permintaan, dia memohon waktu tiga hari untuk mengambil sikap. Namun permohonan ini ditolak oleh KH. Saeroji yang menjabat sebagai Ro’is.

“Demi ummat, apa njenengan rela kalau peserta konferensi yang telah percaya penuh ini, mereka harus pulang dengan kecewa karena njenengan tolak?,” tutur KH. Saeroji kepada Kiai Sarwo.

Sontak, Sidang yang dipimpin oleh dua punggawa PCNU Pati, H. Maskan dan K. Kasmuri tersebut hening. Tak berselang lama, Kiai Sarwo pun mengiyakan permintaan peserta musyawarah. Akhirnya, konferensi penuh drama inipun berakhir dengan kesanggupan kembali Kiai Sarwo menjadi Ketua MWC NU Tayu 2025-2030.

 

Pelajaran Berharga

Kiai Kasmuri, Wakil Ketua PCNU Pati yang menyertai jalannya Konferensi MWC NU Tayu menuturkan kepada pcnupati.or.id tentang kekagumannya terhadap Kiai Sarwo.

“Meski beliau mampu, tapi beliau tidak langsung menerima. Beliau memberi kesempatan barangkali ada sosok yang lebih mampu dari beliau,” ungkapnya.

Selain itu, Kiai Kasmuri, berkaca dari konferensi tersebut, dia menegaskan bahwa Kiai Sarwo adalah sosok NU sejati, yang rela menomorduakan kepentingan keluarga demi kepentingan ummat. Menurutnya, kader-kader muda NU perlu meneladani sikap Ketua MWC NU Tayu tersebut.

“Teladanilah. Kalau ummat sudah memanggil, kiai sudah dawuh, kita wajib sami’na wa atho’na, saya siap,” tegas Kiai Kasmuri.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi Abdul Majid, menyampaikan bahwa suksesnya acara ini menjadi tolok ukur keberhasilan MWCNU Tayu lima tahun ke depan, “Dengan tema Meneguhkan Khidmat Jam’iyyah Untuk Umat, kami berharap seluruh program kerja yang lahir dari konferensi ini mampu memberikan dampak nyata bagi umat,” ujarnya.(kan/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Martin Marek

    Tonjolisasi

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi […]

  • Kali ini Suluk Maleman Membahas Fenomena Masyarakat Autoimun

    Kali ini Suluk Maleman Membahas Fenomena Masyarakat Autoimun

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Secara medis, sistem imun dikenal sebagai mekanisme pertahanan untuk menangkal masuknya virus atau bakteri ke dalam tubuh. Sistem imun akan mendeteksi zat asing yang masuk ke dalam tubuh, dan memproduksi antibodi untuk melawannya. Persoalan muncul bilamana yang terjadi adalah autoimun, yakni kondisi ketika sistem kekebalan justru menjadi senjata makan tuan. Antibodi yang diproduksi […]

  • PCNU-PATI Photo by Ferhat Deniz Fors

    Kecerdikan Penyair Qaba’sara Melawan Hajjaj bin Yusuf

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Oleh :  Muhammad Rofiq Siapa yang tak kenal dengan Hajjaj bin Yusuf. Seorang gubernur Irak yang terkenal tegas dan kejam dimasa pemerintah Khalifah Abdul Malik bin marwan, apapun yang menjadi rintangan bagi Hajjaj bin yusuf akan dilibas olehnya tanpa pandang bulu. Namun dibalik kisahnya itu, ia pernah kalah cerdik oleh seorang penyair bernama Qaba’sara. Qaba’sara […]

  • Pasca Rapat Anggota PR IPNU IPPNU  Desa Jontro Gencar Bangun Komunikasi

    Pasca Rapat Anggota PR IPNU IPPNU Desa Jontro Gencar Bangun Komunikasi

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Pati, 12 Maret 2021 Setelah terpilihanya ketua baru Rekan Ali mustain (IPNU) dan Rekanita Maulin ni’mah (IPPNU) hasil  Konfrensi Pimpinan Ranting desa Jontro Kec Wedarijaksa. Kini langkah pertma yang di lakukan yaitu membangun komunikasi ke beberapa  tokoh-tokoh NU yang berada di desa tersebut. Kegiatan ini di laksanakan pertamakali pada 12 maret 2021 yang berlokasi di […]

  • Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

     Si Amelakukan perjalanan Pati-Surabaya, perjalanan tersebut sengaja ditempuh Apada malam hari, padahal dia sudah tahu setelah sampai tujuan nanti dia tidak akan bisa melakukan sholat subuh pada waktunya karena waktunya sudah habis.  Pertanyaan :  Bagaimana  caranya Amelakukan sholat subuh pada waktu dia masih dalam perjalanan ?   Jawaban : Tafsil, ü  Apabila A bisa turun, […]

  • PCNU-PATI Photo by Kat Kelley

    Suami yang Menulis untuk Kesembuhan Sang Istri

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Ini memang hanya sebuah film. Tapi, film ini mampu meresap ke dalam jiwa dan pikiranku. Ia mampu mengaduk-aduk emosiku dengan sedemikian kuat. Mungkin karena film tersebut dekat dengan duniaku: suami, istri, buku, dan tulis-menulis. Otak bawah sadarku menuntun ke dalam film tersebut bahwa lelaki yang ada dalam film itu adalah […]

expand_less