Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Selamat Jalan Perpisahan

Selamat Jalan Perpisahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
  • visibility 465
  • comment 0 komentar

Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan pahala. (hal 12)
Karena cinta adalah bahasan yang tidak akan kering untuk dibicarakan. Berbagai cita rasa cinta menghiasi kehidupan kita. Beragam warna dan cerita menyertainya. Cinta memiliki arti luas tidak terbatas pada perasaan antara laki-laki dan perempuan. Kasih sayang terhadap orang tua, kepedulian terhadap sesame, semua itu adalah implementasi cinta.
Padahal setiap kita yang saling mencintai pasti ingin selalu bersama kekasih tercinta, selamanya. Tak ada seorang pun menginginkan perpisahan, karena cinta itu menyakitkan. Rasanya, cinta terasa indah saat dua insane telah saling memiliki. Jika terpisah, masihkah cinta adalah indah, atau cinta bersulih menjadi masyakah?
Penulis buku ini bukan mengajari perpisahan; yang memilukan, menyedihkan dan menyisakan kenangan. Buku ini menyajikan kisah-kisah nyata nan indah tentang mereka yang tetap senyum kala rindu tak tertepikan kepada kekasih, saat cinta tak berlabuh pada muaranya, saat hati tak menemukan tempat kembalinya, sebab perpisahan yang selalu menepikan keindahan. Siapa yang tak bersedih dan menderita kehilangan kekasih tercinta. Karena terkadang kita menemukan cinta yang sebenarnya saat kita berpisah.
Buku yang memuat 26 kisah tentang kekuatan cinta, kesabaran saat menjalani perpisahan dengan orang yang dicintai. Banyak memberikan inspirasi bagi yang membaca bahwa cinta itu bukan harus bersanding terus-menerus, terkadang pula dalam menjalani cinta harus ada jeda untuk menikmati bahagianya cinta yang sebenarnya. Namun cinta kepada yang Esa tidak boleh ada jeda melainkan kita harus terus menerus, setiap waktu untuk mencintai-Nya.
Dalam hidup pasti ada suka dan duka. Sejak awal, setiap hal mempunyai pasangan. Siang dan malam. Manis dan asin. Begitu pun manusia ada lelaki dan perempuan. Kesedihan tidak boleh menjajah karena dibalik kesedihan akan ada kegembiraan yang menyertai. Di balik kesusahan Allah akan member kemudahan. (hal 74)
Buku ini berisi kumpulan kisah kita saudara-saudara kita yang tetap berdiri tegak meskipun mengalami kegagalan ta’aruf, bahkan kegagalan menjelang bersanding dipelaminan. Sakit tak dapat dihindarkan. Namun, bagaimana mereka berusaha keras untuk survive, patut kita teladani. Mereka sadar bahwa kegagalan adalah pelecut untuk intropeksi diri dan momentum tepat untuk mendekatkan diri kepada ilahi. Dengan harapan kegagalan itu tak terulang kembali.
Melalui buku ini kita bisa mendapatkan banyak kisah, banyak pelajaran jika putus cinta bukan harga mati untuk mengetahui. Karena sejatinya cinta adalah untuk  mendekatkan kepada ilahi robbi, bukan sebaliknya. 

            Judul                 : Selamat Berpisah Calon Imamku
Penerjemah      : Ririn Astutiningrum
Penerbit           : Mizania
Tahun terbit     : Cetakan I, 2016
Tebal               : 162 hlm
ISBN               : 9786029-1337-99-8
Peresensi         : Pujianto
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Oleh: Faiz Aminuddin*                                                                                 Warga di kawasan Asia Tenggara sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan dimulai pada tanggal […]

  • Masjid Besar Gembong Santuni 110 Yatim-Dhuafa

    Masjid Besar Gembong Santuni 110 Yatim-Dhuafa

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    GEMBONG – Pengurus Takmir Masjid Besar Baitul Muttaqin Gembong baru saja menyelenggarakan peringatan nuzulul qur’an, Kamis (23/4) malam tadi. Bukan hanya itu, panitia kegiatan yang digawangi oleh K. Sholikhin menegaskan dalam acara tersebut juga dilaksanakan santunan yatama, janda, lansia dan dhuafa. Berdasarkan laporan panitia, sedikitnya ada 9 yatim dan 101 lansia, janda dan dhuafa yang […]

  • Direktur GTK Madrasah Apresiasi 97 Tahun Kiprah LP Ma’arif NU dalam Pendidikan Islam

    Direktur GTK Madrasah Apresiasi 97 Tahun Kiprah LP Ma’arif NU dalam Pendidikan Islam

    • calendar_month Sab, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.054
    • 0Komentar

    Semarang, 26 September 2026 — Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama, Dr. H. Fesal Musaad, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjalanan 97 tahun LP Ma’arif NU yang dinilai telah memberikan kontribusi penting dalam membangun dan mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Fesal saat menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan Harlah ke-97 LP […]

  • Menghadiri Undangan

    Menghadiri Undangan

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikium warohmatullohi wabarokatuh, Pak kiai,karena kebiasaan setiap bakda isya’ sudah bersiap-siap untuk tidur,maka saya tidak pernah mendatangi undangan ba’da isya’ yang ada jamuan makan,yang ini bisa membuat begadang yang tidak perlu yang sangat saya hindari,karena menurut saya undangan bakda isya’ adalah undangan yang hukumnya makruh yang kita hukumnya sunnah tidak menghadirinya,karena kanjeng nabi sendiri tidak […]

  • PCNU-PATI

    Membaca Nurcholis Majid

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Namun, Cak Nur juga memberikan pertanyaan tentang sampai manakah mahasiswa di dalam mempertahankan idealisme nya tersebut? Apakah hanya sampai pada saat menjadi mahasiswa aktif? Atau bahkan sampai pada saat mereka sudah menjadi bagian daripada pemerintah itu sendiri? Cak Nur mulai mengkhawatirkan pertanyaan tersebut akan terjawab dengan kenyataan bahwa mahasiswa akan berhenti idealis apabila sudah menjadi bagian daripada pemimpin […]

  • SMP Islam Juwana Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

    SMP Islam Juwana Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    JUWANA – SMP Islam Juwana melalui program “Peduli Bencana” menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak musibah banjir pada Rabu (4/1/2023). Guru SMP Islam Juwana bersama siswa menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah desa di Kecamatan Juwana. Di antaranya, ke Desa Desa Doropayung, Bumirejo, Tluwah, Kedungpancing dan Desa Gadingrejo. “Mudah-mudahan melalui program ini dapat bermanfaat untuk […]

expand_less