Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Selamat Jalan Perpisahan

Selamat Jalan Perpisahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan pahala. (hal 12)
Karena cinta adalah bahasan yang tidak akan kering untuk dibicarakan. Berbagai cita rasa cinta menghiasi kehidupan kita. Beragam warna dan cerita menyertainya. Cinta memiliki arti luas tidak terbatas pada perasaan antara laki-laki dan perempuan. Kasih sayang terhadap orang tua, kepedulian terhadap sesame, semua itu adalah implementasi cinta.
Padahal setiap kita yang saling mencintai pasti ingin selalu bersama kekasih tercinta, selamanya. Tak ada seorang pun menginginkan perpisahan, karena cinta itu menyakitkan. Rasanya, cinta terasa indah saat dua insane telah saling memiliki. Jika terpisah, masihkah cinta adalah indah, atau cinta bersulih menjadi masyakah?
Penulis buku ini bukan mengajari perpisahan; yang memilukan, menyedihkan dan menyisakan kenangan. Buku ini menyajikan kisah-kisah nyata nan indah tentang mereka yang tetap senyum kala rindu tak tertepikan kepada kekasih, saat cinta tak berlabuh pada muaranya, saat hati tak menemukan tempat kembalinya, sebab perpisahan yang selalu menepikan keindahan. Siapa yang tak bersedih dan menderita kehilangan kekasih tercinta. Karena terkadang kita menemukan cinta yang sebenarnya saat kita berpisah.
Buku yang memuat 26 kisah tentang kekuatan cinta, kesabaran saat menjalani perpisahan dengan orang yang dicintai. Banyak memberikan inspirasi bagi yang membaca bahwa cinta itu bukan harus bersanding terus-menerus, terkadang pula dalam menjalani cinta harus ada jeda untuk menikmati bahagianya cinta yang sebenarnya. Namun cinta kepada yang Esa tidak boleh ada jeda melainkan kita harus terus menerus, setiap waktu untuk mencintai-Nya.
Dalam hidup pasti ada suka dan duka. Sejak awal, setiap hal mempunyai pasangan. Siang dan malam. Manis dan asin. Begitu pun manusia ada lelaki dan perempuan. Kesedihan tidak boleh menjajah karena dibalik kesedihan akan ada kegembiraan yang menyertai. Di balik kesusahan Allah akan member kemudahan. (hal 74)
Buku ini berisi kumpulan kisah kita saudara-saudara kita yang tetap berdiri tegak meskipun mengalami kegagalan ta’aruf, bahkan kegagalan menjelang bersanding dipelaminan. Sakit tak dapat dihindarkan. Namun, bagaimana mereka berusaha keras untuk survive, patut kita teladani. Mereka sadar bahwa kegagalan adalah pelecut untuk intropeksi diri dan momentum tepat untuk mendekatkan diri kepada ilahi. Dengan harapan kegagalan itu tak terulang kembali.
Melalui buku ini kita bisa mendapatkan banyak kisah, banyak pelajaran jika putus cinta bukan harga mati untuk mengetahui. Karena sejatinya cinta adalah untuk  mendekatkan kepada ilahi robbi, bukan sebaliknya. 

            Judul                 : Selamat Berpisah Calon Imamku
Penerjemah      : Ririn Astutiningrum
Penerbit           : Mizania
Tahun terbit     : Cetakan I, 2016
Tebal               : 162 hlm
ISBN               : 9786029-1337-99-8
Peresensi         : Pujianto
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI 99 Untuk Tuhanku

    99 Untuk Tuhanku

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini ^hanya^ suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut […]

  • Intelektual dan Karir Sosial KH. Ahmad Nafi’ Abdillah

    Intelektual dan Karir Sosial KH. Ahmad Nafi’ Abdillah

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Kedalaman ilmu, kebeningan hati, keagungan moral, dan kearifan hidup tidak lahir tiba-tiba. Ia membutuhkan asupan ilmu, bimbingan rohani, dan pancaran cahaya Ilahi dari orang-orang di sekitarnya. Peran keluarga dan lingkungan sangat vital untuk membentuk pribadi agung di atas. Salah pribadi agung tersebut adalah KH. Ahmad Nafi’ Abdillah. Beliau lahir dari lingkungan keluarga yang sangat religius, […]

  • PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    WINONG – PR IPPU IPPNU Desa Godo Kecamatan Winong Kemarin (Minggu, 09/08/2020) mengadakan masa kesetian anggota (MAKESTA) yang dilaksanakan di Yayasan Miftahul Huda desa Godo. Acara dilaksanakan selama 2 hari kemarin (8-9/08/2020) ini di ikuti oleh anggota IPNU IPPNU Desa Godo dan anggota IPNU IPPNU dari sekitar dan dihadiri oleh pengurus PAC IPNU IPPNU Winong dan […]

  • PCNU - PATI Photo by Markus Spiske

    Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Saya berusaha menuntut diri untuk menulis tentang anak-anak secara rutin. Lambat laun menjadi sebuah kesukaan. Bagi saya anak-anak adalah makhluk kecil yang istimewa. Namun seringkali keberadaannya seringkali disepelekan dan dianggap sebagai pelengkap keluarga saja. Bahkan dengan kehadirannya tersebut terkadang membuat kita bertindak sangat dominan atas dirinya dan pilihannya. Meski saat ia belum […]

  • Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabar. NU. Pati Sabtu 31 Januari. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memperingati hari lahir (Harlah) NU yang ke-89 di gedung PCNU setempat, Acara tersebut dimulai dengan launcing Jurnal “Khittah” yang diterbitkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  dan peluncuran Majalah “Nuansa” yang diterbitkan Lajnah Ta’lif wan-Nasyr (LTN). Dalam kedua acara tersebut, […]

  • PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- Bisnis prostitusi menjadi ladang basah yang sangat menggiurkan. Hal ini disampaikan salah satu mantan pelaku bisnis esek-esek tersebut kepada pcnupati.or.id.  Maka tak heran, usai diratakannya komplek prostitusi oleh Pemda Pati beberapa waktu lalu, kini, bisnis terlarang tersebut kembali menjamur dengan warung remang-remang.  Menyadari hal tersebut, PCNU Pati yang selalu aktif terlibat dalam pemberantasan prostitusi di […]

expand_less