Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Memaknai Santri di Hari Santri

Memaknai Santri di Hari Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
  • visibility 702
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Santri sebagaimana kita pahami merupakan seorang individu yang mempelajari ilmu agama di pesantren. Namun, makna santri juga tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan, melainkan meliputi identitas, nilai-nilai, dan sikap hidup yang tercermin dalam kehidupan keseharian mereka.

Sedangkan memaknai santri di hari santri adalah momen penting untuk mengenang peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa serta kontribusinya terhadap perkembangan keislaman di Indonesia.

Peringatan ini pada umumnya jatuh pada tanggal 22 Oktober setiap tahunnya, yang diresmikan oleh pemerintah Indonesia untuk mengenang Resolusi Jihad yang digagas oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Resolusi ini bertujuan untuk memobilisasi santri dan masyarakat untuk berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kolonial yang terus membombardir di Nusantara. Oleh karena itu, resolusi jihad ini tersebar secara luas baik kepada santri maupun masyarakat untuk jihad dan memukul mundur Belanda.

Makna santri sendiri di Hari Santri juga melampaui sejarah dan perjuangan fisik. Hari ini menjadi pengingat akan peran santri sebagai penjaga moralitas dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Santri adalah simbol kesederhanaan, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi, baik dalam ilmu agama maupun pengetahuan umum.

Kalau kita telisik lebih detail kata “Santri” memiliki makna yang lebih luas. Karena kata santri dalam bahasa Arab terdiri dari lima huruf yakni, Sin, Nun, Ta’, Ra’ dan Ya’.

Pertama, Sin yang memiliki arti Saafiqul Khoir pelapor kebaikan. Seorang santri harus memiliki kebaikan dimanapun ia berada. Karena kebaikan ini akan terus melekat kepada diri santri dimanapun ia berada. Istilah ini berasal dari bahasa Arab, di mana saafiqul berarti “yang bergegas” atau “yang bersegera,” dan khoir berarti “kebaikan.” Sehingga, saafiqul khoir dapat diterjemahkan sebagai “orang yang bergegas dalam kebaikan.”

Kedua, Nun yang berarti Naasibul Ulama dalam diri santri mengandung konsep yang mendalam tentang hubungan antara santri dan para ulama. Istilah ini berasal dari bahasa Arab, di mana naasib berarti “penerus” atau “pewaris,” dan ulama berarti “para cendekiawan atau ahli agama.” Dengan demikian, Naasibul Ulama dapat diartikan sebagai “pewaris para ulama.”

Ketiga, Ta’ yang berarti Taarikul Ma’ashi dalam diri santri adalah tentang kesadaran dan komitmen untuk meninggalkan segala bentuk kemaksiatan atau perbuatan dosa. Istilah ini berasal dari bahasa Arab, di mana Taarik berarti “yang meninggalkan” dan Ma’ashi berarti “kemaksiatan” atau “perbuatan dosa.” Jadi, Taarikul Ma’ashi secara harfiah bermakna “orang yang meninggalkan kemaksiatan.” Dalam kehidupan santri, konsep ini menjadi bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter mereka.

Keempat, Ra’ yang berarti Raghibun fil khairat mencerminkan semangat yang tinggi dalam diri santri untuk selalu berbuat baik dan mencari peluang untuk melakukan kebaikan, baik dalam bentuk ibadah maupun dalam amal sosial. Santri yang memiliki sifat ini selalu termotivasi untuk melakukan hal-hal yang positif, seperti memperbanyak ibadah, membantu sesama, dan berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat.

Kelima, Ya’ yang berarti Yarjus salamah fid-dunya wal-akhirah menggambarkan keinginan santri untuk selalu berada dalam perlindungan dan kasih sayang Allah, baik dalam kehidupan di dunia ini maupun setelah kehidupan dunia berakhir, yaitu di akhirat. Keselamatan yang dimaksud mencakup kesehatan, kedamaian, dan perlindungan dari berbagai marabahaya dan kemaksiatan.

Dengan demikian, berbekal dari lima makna di atas, Hari Santri tidak hanya menjadi momen peringatan secara seremonial saja, tetapi juga refleksi untuk terus menguatkan peran santri sebagai (agen of change) atau agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan dalam masyarakat.

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolom Ramadan Tanpa Honor

    Kolom Ramadan Tanpa Honor

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan 1445 H lalu, saya berkomitmen menulis artikel sebulan penuh di pcnupati.or.id. Terlaksakanah? Ya, terlaksana. Anda bisa cek sendiri di Kolom Ramadan. Pada Ramadan 1446 H tahun 2025 ini, saya kembali lagi berkomitmen menulis artikel di rubrik Kolom Ramadan. Tanpa honor. Tanpa gaji. La kok iso piye kuwi leh? Ya iso lah. […]

  • Pelatihan Safety Driving Sopir MLU dan Ambulans NU Pati

    Pelatihan Safety Driving Sopir MLU dan Ambulans NU Pati

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pati mengadakan pelatihan Safety Driving atau teknik berkendara yang berstandar pada aspek keselamatan, kepada para sopir ambulans dan Mobil Layanan Umat (MLU). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Pada […]

  • LP Ma’arif Jawa Tengah Inisiasi Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers

    LP Ma’arif Jawa Tengah Inisiasi Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.046
    • 0Komentar

      Wuhan – Upaya peningkatan kualitas pendidikan sains di Indonesia terus diperkuat melalui kerja sama internasional. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah bersama Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah menginisiasi kegiatan Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers yang diselenggarakan di Central China Normal University (CCNU), Wuhan, Tiongkok. Program pelatihan ini […]

  • PCNU-PATI

    Hasil Keputusan Kombes 2012

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Buku hasil Munas Alim Ulama dan Mubes NU memiliki dua nilai penting, Pertama dari sisi konten, buku ini memberikan banyak informasi penting tentang hasil Bahtsul Masail yang berhubungan dengan masalah-masalah terkini mengenai hukum pajak, hukum koruptor, dan juga review beberapa Undang-undang. Hal ini sangat penting bagi masyarakat Nahdliyyin yang terbiasa menjawab segala persoalan berdasar pada […]

  • PCNU - PATI

    Panduan Lengkap Fiqh Kurban

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Majlis bahtsul masail dengan tema tunggal ibadah kurban dilaksanakan 2 kali. Pertama, dalam 1 komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah pada saat Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) 9-10 Rajab 1433 H/10-11 Pebruari 2022 M. di Semarang. Kedua, dalam kegiatan bahtsul masa’il rutin LBM PWNU Jawa Tengah, 7 Dzulqa’dah 1443 H./6 Juni 2022, di Kota Tegal. Dalam kegiatan terakhir […]

  • NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kantor MWC NU Gembong  GEMBONG – Tahun 2021 menjadi tahun duka bagi MWC NU Kecamatan Gembong. Pasalnya dalam paruh pertama tahun ini, NU Gembong telah kehilangan beberapa orang penting dalam organisasi sosial keagamaan ini.  Menurut keterangan K. Sholikhin, sedikitnya ada enam orang pengurus MWC dan Banom NU Gembong yang meninggal dunia selama 2021. Mulai dari […]

expand_less