Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » TPA (Tempat Penitipan Anak)

TPA (Tempat Penitipan Anak)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak.

Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) banyaknya sekolah PAUD se-Indonesia per hari ini sejumlah 208.774 unit, dan untuk Kabupaten Pati sendiri ada KB sebanyak 481, sedangkan TPA sebanyak 28 unit. Sementara untuk jumlah siswa KB dan TPA se-Kabupaten Pati sejumlah 13.732 anak.

Pada dasarnya para orang tua yang memilih menitipkan anaknya di TPA, sebagian besar adalah para pekerja ranah publik. Saya pernah bertanya kepada tetangga dimana anaknya dimasukkan pada TPA, yang letaknya tak jauh dari desa. Alasannya sederhana. Ia hanya ingin anaknya ada yang menjaga sekaligus mengajarkan beberapa hal selama ia bekerja.

Menitipkan anak di TPA sebenarnya tak masalah dan sah-sah saja. Namun jika hal ini malah membuat relasi antara anak dan orang tua semakin renggang, itu patut diwaspadai. Kok bisa? Pagi hari si anak berada di tempat penitipan, saat malam hari orang tua telah lelah akibat seharian bekerja. Lalu kapan anak akan mendapat waktu bersama orang tuanya?

Contoh misalkan jika saat si anak ingin berbagi cerita pasal kegiatan di TPA bersama teman-temannya, namun orang tua malah acuh entah sedang bermain handphone atau masih sibuk melanjutkan pekerjaannya di rumah atau malah tidur duluan. Maka hal ini akan menimbulkan tingkat kepercayaan anak kepada orang tua perlahan akan menurun. Dan mereka secara tak langsung akan menganggap bahwa orang tuanya tak menyayanginya.

Lebih buruknya lagi jika ketika diposisi seperti itu, orang tua malah dengan lantangnya berbicara kepada si anak bahwa ia harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan menghidupi mereka. Bukankah hal ini sangat disayangkan? Tapi bagaimana lagi realitanya masih banyak yang melakukan hal itu.

Anak kecil dunianya ya bermain. Mereka hanya tahu bermain dan bermain. Mereka belum saatnya disodorkan dengan berbagai masalah dan realita kehidupan yang begitu keras semacam itu. Anak kecil itu hanya ingin orang tuanya selalu ada didekatnya. Selalu sigap saat ia butuhkan. Saya pernah menjadi kecil, jadi saya tahu bagaimana rasanya saat ditinggal disiang hari lalu malamnya tak ada waktu untuk sekadar cerita tentang kegiatan hari ini.

Saya bukan merasa sok tahu atau apa. Hanya saja ingin anak-anak sekarang tak merasakan apa yang saya rasakan. Semoga ini hanya asumsi saya. Nyatanya pun saya masih banyak menjumpai para orang tua yang ikhlas membagi waktunya untuk anak-anaknya. Meski dipagi hari mereka dititipkan, namun malam hari mereka selalu bercengkerama, bermain bersama, dan tertawa bersama.

Memutuskan untuk menempatkan anak di TPA perlu diskusi panjang antara kedua orang tua. Kerena bagaimana pun tumbuh kembang sang anak salah satu faktornya adalah karena lingkungannya. Pun sebagai orang tua masih perlu untuk tetap mengawasi dan mengontrol anak-anak, dengan cara bertanya perihal kegiatannya selama di TPA, atau dengan siapa ia hari ini bertemu. Dengan begitu, relasi antara orang tua dan anak akan tetap terjaga. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd A. Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada menjadi […]

  • Pentingnya Kemasan Produk Dalam Pemasaran

    Pentingnya Kemasan Produk Dalam Pemasaran

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Oleh : Aditiya Tri Utami* Branding adalah cara untuk mengenalkan kepada seseorang mengenai identitas terhadap sebuah obyek tertentu. Sehingga saat ini kita berbicara mengenai produk maka branding adalah cara untuk mengenalkan produk kepada konsumen.  Kemasan produk atau packaging produk sangatlah berkaitan erat dengan branding itu sendiri. Jika saat ini anda telah memiliki produk namun belum […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Puisi Ahmad Amiruddin

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Hijrah Burung Burung [kutilang] yang dulu hanya ada didesa ini, sempat menjadi makanan pelor-pelor anak desa ini, kini mulai bertelur diperbatasan desa, anak-anak itu tak sadar bahwa burung yang biasa melompat menerobos cahaya melewati carang-carang daun tiba-tiba hilang. Burung itu merajut sarangnya diantara carang-carang yang belukar, agar kelak anak yang ada dalam telur ini bisa […]

  • Mathali’ul Falah Raih 5 Mendali di MQK Nasional

    Mathali’ul Falah Raih 5 Mendali di MQK Nasional

    • calendar_month Jum, 8 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pati. Musabaqah Ditjen Pendis Kemenag RI di Balekambang Jepara, 1-5/12 kemarin. Qiraatil Kutub (MQK) tingkat nasional ke-VI 2017 yang diselenggarakan oleh Perguruan Islam Mathaliul Falah Kajen-Margoyoso-Pati ikut berpartisipasi pada event tersebut dengan menyumbangkan lima mendali yang diraih oleh Juara 1 Balaghah Wustha ( Nadilla),Juara 2 Balaghah ‘Ulya ( Basmah Nafisah),Juara 2 Tarikh ‘Ulya ( Moh. […]

  • Kemah Wisata Gedong Songo Perkuat Edukasi Lingkungan Peserta

    Kemah Wisata Gedong Songo Perkuat Edukasi Lingkungan Peserta

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.290
    • 0Komentar

      Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah juga diisi dengan kegiatan kemah wisata ke kawasan Candi Gedong Songo, Bandungan, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) sebagai bagian dari pembelajaran luar ruang bagi para peserta. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti jelajah kawasan wisata sejarah tersebut. Selain mengenal situs cagar budaya, […]

  • Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

    Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

      PATI – Profesi guru menyimpan banyak kisah dan refleksi mendalam yang kerap menginspirasi. Melalui buku antologi esai berjudul “Kata Guru”, sebanyak 13 guru MA Salafiyah Kajen Pati mencoba merekam dan membagikan pengalaman serta pemikiran mereka seputar dunia pendidikan dalam 15 esai bernas dan menyentuh. Buku ini diterbitkan oleh Iniibubudi Publishing dengan nomor ISBN 978-602-70232-8-4, […]

expand_less