Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » TPA (Tempat Penitipan Anak)

TPA (Tempat Penitipan Anak)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
  • visibility 295
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak.

Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) banyaknya sekolah PAUD se-Indonesia per hari ini sejumlah 208.774 unit, dan untuk Kabupaten Pati sendiri ada KB sebanyak 481, sedangkan TPA sebanyak 28 unit. Sementara untuk jumlah siswa KB dan TPA se-Kabupaten Pati sejumlah 13.732 anak.

Pada dasarnya para orang tua yang memilih menitipkan anaknya di TPA, sebagian besar adalah para pekerja ranah publik. Saya pernah bertanya kepada tetangga dimana anaknya dimasukkan pada TPA, yang letaknya tak jauh dari desa. Alasannya sederhana. Ia hanya ingin anaknya ada yang menjaga sekaligus mengajarkan beberapa hal selama ia bekerja.

Menitipkan anak di TPA sebenarnya tak masalah dan sah-sah saja. Namun jika hal ini malah membuat relasi antara anak dan orang tua semakin renggang, itu patut diwaspadai. Kok bisa? Pagi hari si anak berada di tempat penitipan, saat malam hari orang tua telah lelah akibat seharian bekerja. Lalu kapan anak akan mendapat waktu bersama orang tuanya?

Contoh misalkan jika saat si anak ingin berbagi cerita pasal kegiatan di TPA bersama teman-temannya, namun orang tua malah acuh entah sedang bermain handphone atau masih sibuk melanjutkan pekerjaannya di rumah atau malah tidur duluan. Maka hal ini akan menimbulkan tingkat kepercayaan anak kepada orang tua perlahan akan menurun. Dan mereka secara tak langsung akan menganggap bahwa orang tuanya tak menyayanginya.

Lebih buruknya lagi jika ketika diposisi seperti itu, orang tua malah dengan lantangnya berbicara kepada si anak bahwa ia harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan menghidupi mereka. Bukankah hal ini sangat disayangkan? Tapi bagaimana lagi realitanya masih banyak yang melakukan hal itu.

Anak kecil dunianya ya bermain. Mereka hanya tahu bermain dan bermain. Mereka belum saatnya disodorkan dengan berbagai masalah dan realita kehidupan yang begitu keras semacam itu. Anak kecil itu hanya ingin orang tuanya selalu ada didekatnya. Selalu sigap saat ia butuhkan. Saya pernah menjadi kecil, jadi saya tahu bagaimana rasanya saat ditinggal disiang hari lalu malamnya tak ada waktu untuk sekadar cerita tentang kegiatan hari ini.

Saya bukan merasa sok tahu atau apa. Hanya saja ingin anak-anak sekarang tak merasakan apa yang saya rasakan. Semoga ini hanya asumsi saya. Nyatanya pun saya masih banyak menjumpai para orang tua yang ikhlas membagi waktunya untuk anak-anaknya. Meski dipagi hari mereka dititipkan, namun malam hari mereka selalu bercengkerama, bermain bersama, dan tertawa bersama.

Memutuskan untuk menempatkan anak di TPA perlu diskusi panjang antara kedua orang tua. Kerena bagaimana pun tumbuh kembang sang anak salah satu faktornya adalah karena lingkungannya. Pun sebagai orang tua masih perlu untuk tetap mengawasi dan mengontrol anak-anak, dengan cara bertanya perihal kegiatannya selama di TPA, atau dengan siapa ia hari ini bertemu. Dengan begitu, relasi antara orang tua dan anak akan tetap terjaga. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Program 1 Juta Vaksin, Ini Tanggapan PCNU

    Terkait Program 1 Juta Vaksin, Ini Tanggapan PCNU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PATI – PWNU Jawa Tengah baru saja melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi rapat, zoom meeting, Senin (18/4) lalu. Agenda rapat di antaranya membahas tentang follow up kerja sama PBNU, Kemenag dan Polri terkait mendistribusian 1 juta vaksin Covid-19. Rencananya, penyebaran vaksin ini […]

  • Tiga Kabupaten Ikuti Rakerdin Ma’arif Jateng Zona 5

    Tiga Kabupaten Ikuti Rakerdin Ma’arif Jateng Zona 5

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Purwokerto – Bertempat di Aula Kampus UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 5 yaitu dengan peserta LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banyumas, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purbalingga, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten […]

  • Rodhiyah Mantab Pimpin Fatayat NU Pucakwangi Hingga 2025

    Rodhiyah Mantab Pimpin Fatayat NU Pucakwangi Hingga 2025

    • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Suasana pembukaan Konferensi PAC Fatayat NU Pucakwangi PUCAKWANGI – Kepemimpinan PAC Fatayat NU Pucakwangi periode 2016-2021 resmi usai. Melalui forum tertinggi, Konferensi Fatayat NU tingkat PAC, Umi Kalsum sah demisioner pada Minggu (31/10) di Gedung Serbaguna Pucakwangi.  Acara yang pembukaannya dihadiri seluruh elemen NU tersebut menandai fase baru PAC Fatayat NU Pucakwangi. Sebagai kalimat pamungkas, […]

  • Istighoutsah  Pertama di Tahun 2016

    Istighoutsah Pertama di Tahun 2016

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

                Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan MWCNU Se Kabupaten Pati mengadakan Istighoutsah ulama dan umaro di Pendopo Kabupaten Pati sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah.” Kamis 4/2/2016 kemarin. Sebelum acara inti dimulai yaitu mauidloh khasanah dari KH Syarofudin dari Rembang, maka terlebih […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

  • Muslimat NU Dukuhseti Semangat Bagikan Takjil

    Muslimat NU Dukuhseti Semangat Bagikan Takjil

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Ada banyak cara untuk mengisi Bulan Ramadhan. Salah satunya adalah dengan memperbanyak sedekah dan ibadah. Kaum ibu-ibu PAC Muslimat NU Dukuhseti pun memiliki cara tersendiri untuk memeriahkan agungnya Bulan Ramadhan. Pada Senin (18/4) kemarin, emak-emak tersebut berkumpul di depan Gedung MWC NU Dukuhseti untuk membagi-bagikan takjil. Hal ini dituturkan oleh Ketua PAC Muslimat […]

expand_less