Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » TPA (Tempat Penitipan Anak)

TPA (Tempat Penitipan Anak)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak.

Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) banyaknya sekolah PAUD se-Indonesia per hari ini sejumlah 208.774 unit, dan untuk Kabupaten Pati sendiri ada KB sebanyak 481, sedangkan TPA sebanyak 28 unit. Sementara untuk jumlah siswa KB dan TPA se-Kabupaten Pati sejumlah 13.732 anak.

Pada dasarnya para orang tua yang memilih menitipkan anaknya di TPA, sebagian besar adalah para pekerja ranah publik. Saya pernah bertanya kepada tetangga dimana anaknya dimasukkan pada TPA, yang letaknya tak jauh dari desa. Alasannya sederhana. Ia hanya ingin anaknya ada yang menjaga sekaligus mengajarkan beberapa hal selama ia bekerja.

Menitipkan anak di TPA sebenarnya tak masalah dan sah-sah saja. Namun jika hal ini malah membuat relasi antara anak dan orang tua semakin renggang, itu patut diwaspadai. Kok bisa? Pagi hari si anak berada di tempat penitipan, saat malam hari orang tua telah lelah akibat seharian bekerja. Lalu kapan anak akan mendapat waktu bersama orang tuanya?

Contoh misalkan jika saat si anak ingin berbagi cerita pasal kegiatan di TPA bersama teman-temannya, namun orang tua malah acuh entah sedang bermain handphone atau masih sibuk melanjutkan pekerjaannya di rumah atau malah tidur duluan. Maka hal ini akan menimbulkan tingkat kepercayaan anak kepada orang tua perlahan akan menurun. Dan mereka secara tak langsung akan menganggap bahwa orang tuanya tak menyayanginya.

Lebih buruknya lagi jika ketika diposisi seperti itu, orang tua malah dengan lantangnya berbicara kepada si anak bahwa ia harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan menghidupi mereka. Bukankah hal ini sangat disayangkan? Tapi bagaimana lagi realitanya masih banyak yang melakukan hal itu.

Anak kecil dunianya ya bermain. Mereka hanya tahu bermain dan bermain. Mereka belum saatnya disodorkan dengan berbagai masalah dan realita kehidupan yang begitu keras semacam itu. Anak kecil itu hanya ingin orang tuanya selalu ada didekatnya. Selalu sigap saat ia butuhkan. Saya pernah menjadi kecil, jadi saya tahu bagaimana rasanya saat ditinggal disiang hari lalu malamnya tak ada waktu untuk sekadar cerita tentang kegiatan hari ini.

Saya bukan merasa sok tahu atau apa. Hanya saja ingin anak-anak sekarang tak merasakan apa yang saya rasakan. Semoga ini hanya asumsi saya. Nyatanya pun saya masih banyak menjumpai para orang tua yang ikhlas membagi waktunya untuk anak-anaknya. Meski dipagi hari mereka dititipkan, namun malam hari mereka selalu bercengkerama, bermain bersama, dan tertawa bersama.

Memutuskan untuk menempatkan anak di TPA perlu diskusi panjang antara kedua orang tua. Kerena bagaimana pun tumbuh kembang sang anak salah satu faktornya adalah karena lingkungannya. Pun sebagai orang tua masih perlu untuk tetap mengawasi dan mengontrol anak-anak, dengan cara bertanya perihal kegiatannya selama di TPA, atau dengan siapa ia hari ini bertemu. Dengan begitu, relasi antara orang tua dan anak akan tetap terjaga. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI Photo by Yoyo Hins

    Lahir untuk Sepakbola

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami “Saya dilahirkan untuk sepakbola, seperti Beethoven yang dilahirkan untuk musik atau Michelangelo yang dilahirkan untuk seni rupa,”kata Pele melalui situs resmi FIFA. “Kalau begitu, saya adalah paduan Ron Wood, Keith Richards, dan Bono (ketiganya adalah musisi dunia). Sayalah wujud dari gairah sepak bola,” kata Maradona tak mau kalah. Dua orang […]

  • IPNU/IPPNU Kawedanan Tayu Kedatangan Tamu dari LTN-NU

    IPNU/IPPNU Kawedanan Tayu Kedatangan Tamu dari LTN-NU

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Rumat Literasi yang digagas oleh PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Kawedanan Tayu. Berlokasi di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti, IPNU dan IPPNU menggandeng LTN NU Pati demi melancarkan agenda ini. “Kami mengundang LTN-NU Pati sebagai fasilitator. Ini adalah salah satu bentuk kerjasama IPNU/IPPNU dengan Lembaga-lembaga NU.” Tutur Mukhoyyaroh, Dorektur Lembaga Pers dan Jurnalistik IPPNU Pati. […]

  • PCNU-PATI

    Catur Dharma Aswaja Annahdliyah Keunggulan INISNU Punya

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam Studium Generale bertajuk “Mandiri Bersama Melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi” pada Sabtu (16/9/2023), Kasubdit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI Muhammad Aziz Hakim mengatakan bahwa apa yang telah ditetapkan dan dilaksanakan oleh sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi telah […]

  • LP Ma'arif NU Pati Targetkan Juara Umum di Porsema XIII Jawa Tengah

    LP Ma’arif NU Pati Targetkan Juara Umum di Porsema XIII Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pati menargetkan Juara Umum dalam perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Wonosobo pada tanggal 10-13 September 2025. ketua LP Ma’arif NU Pati, H Muhsin Moh. Sholeh, mengatakan bahwa kontingen dari Bumi Mina Tani sudah siap berangkat ke […]

  • Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

    Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan […]

  • Dari Upacara sampai Khataman, Geliat Banser Peringati HUT-RI

    Dari Upacara sampai Khataman, Geliat Banser Peringati HUT-RI

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Upacara bendera oleh anggota banser di halaman MTs al Khalifah, Ngepung, Kecamatan Pati. Dalam rangka memperingati HUT ke-76 kemerdekaan RI anggota Banser Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pati mengadakan upacara Hari Kemerdekaan RI Selasa (17/08). Upacara tersebut digelar di halaman MTs Al Khalifah Desa Ngepung, Kecamatan Pati Widodo, ketua PAC periode […]

expand_less