Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sirah Mulia Ummul Mukminin

Sirah Mulia Ummul Mukminin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 310
  • comment 0 komentar

Syaikh Mahmud Al-Mishri, penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Lulus Sarjana dari Fakultas  Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar Ushuluddin dan Dakwah Islamiyyah secara talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih Ijazah Ilmiah di bidang kajian  kitab-kitab hadits  Al-Kutub Sittah dan semua disiplin ilmu syar’i dari Dr. Muhammad Al-Muqaddim (Alexandria). Puluhan judul karyanya telah diterbitkan di Timur Tengah dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Salah satu karya beliau yang sangat monumental adalah buku yang hadir ditengah-tengah para pembaca ini, diterbitkan oleh penerbit kenamaan Indonesia Penerbit Aqwam dalam versi bahasa Indonesia. Buku yang membahas tentang Sayyidah Aisyah dan Khadijah ini dikemas dengan unik dan menarik, berbeda dengan buku-buku terbitan yang lainnya, buku ini dikemas secara 2 in 1 (dua cover dalam satu buku) uniknya buku ini mempunyai varian warna yang menarik sekali, merah muda (cover depan dari sirah Sayyidah Aisyah) dan ungu muda (cover belakang dari sirah Sayyidah Khadijah) dengan gradasi warna putih yang semakin membuat komunikasi dua arah antara buku dan pembaca semakin komunikatif. Tidak kalah dengan tampilan novel, buku tersebut semakin kekinian. Sehingga para pembaca larut dan tenggelam dalam sirah beliau yang sangat luar biasa, seakan-akan dibawa pada ratusan abad yang lalu, dimasa beliau hidup.

Selain itu, buku ini indah bahasanya, sangat ringan dan menyentuh dihati. Berdasarkan riwayat shahih dan sumber terpercaya, buku ini mendedikasikan luasnya wawasan intelektual penulisnya. Hal tersebut terbukti dengan puluhan judul karyanya yang tersebar luas dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sehingga tidak heran, jika karya-karyanya menjadi rujukan utama di dalam mengarungi samudera ilmu-ilmu keislaman. Bukunya telah hadir ketangan para pembaca, baik dikalangan remaja, dewasa, bahkan anak-anak. Membumi di berbagai lini masa dari generasi ke generasi.

Bagian Pertama, buku ini membahas tentang Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta). Terdiri dari 184 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kecerdasan Sayyidah Aisyah istri yang sangat dicinta Rasulullah. Juga tentang nilai dan kedudukannya, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda dalam sebuah hadis yang artinya: “Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita seperti keutamaan tasarid atas segala makanan.” (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431)). Bahkan tentang seluk beluk rumah tangganya dengan Nabi pun tidak luput dari pembahasan di dalam buku ini hingga sifat dan akhlaknya patut dicontoh oleh para kaum Muslimin, baik tutur sapanya dan budi pekertinya, dan masih banyak di dalam buku ini bahasan-bahasan yang lainnya.

Bagian Kedua, buku ini membahas tentang Sayyidah Khadijah (Jantung Pertama yang mendetakkan Islam). Terdiri dari 104 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kebijaksanaan dan kekuatan akal Sayyidah Khadijah, yang memiliki hati penuh kasih, dermawan dan bijaksana: “Dia beriman kepadaku saat orang-orang mengingkariku, dia membenarkan aku selagi orang-orang mendustakan aku, dia mendukung aku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberikan sesuatu kepadaku, dan Allah menganugerahiku anak darinya, berbeda dengan istri-istriku yang lain.” Kata Nabi Muhammad tentang sosok Sayyidah Khadijah, sebagaimana diriwayatkan Ahmad dalam Musnad-nya. Tidak hanya itu, Allah pernah menitipkan salam kepada Sayyidah Khadijah, sebagaimana pembahasan yang ada di dalam buku ini tentang hal tersebut. Itu membuktikan bahwa Sayyidah Khadijah merupakan wanita yang mulia, baik disisi manusia dan disisi Rabb-nya. Dan masih banyak lagi pembahasan-pembahasan yang lain yang patut diteladani dari sirah hidupnya di dalam buku yang sangat luar biasa.

Maka, komplitlah pembahasan di dalam buku ini menjadi 288 halaman, yang mengungkap sisi kemulian istri Rasulullah ibunda kaum Muslimin, yakni Sayyidah Aisyah dan Khadijah. Jika kita bandingkan dengan dunia dan seisinya, tiadalah yang dapat menandingi kemuliaannya. Sungguh wanita yang sangat luar biasa, mutiara padang pasir yang bersinar di antara tandusnya kehidupan. Sehingga dengan cahayanya, dunia kembali tersenyum dan ceria.

Demikianlah sepenggal resensi dari buku Sayyidah Aisyah dan Sayyidah Khadijah, yang seandainya pohon-pohon menjadi pena dan lautan menjadi tintanya, maka tidak akan ada habisnya mendefinisakan tentang perjalanan, keteladanan dan kemuliannya hidupnya. Beliau memang telah tiada diantara kita, namun akhlak dan budi pekertinya tetap melekat sepanjang masa. Semoga resensi ini bermanfaat dan semakin membuat para pembaca semakin mencintai, dan mengikuti jejak perjalanan hidupnya, dibalik dunia yang kering akan akhlak dan dahaga akan ilmu. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta) & Sayyidah                                  Khadijah (Jantung Pertama yang Mendetakkan Islam)

Penulis             : Syaikh Mahmud Al-Mishri

Penerbit           : Aqwam

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2020

Tebal Halaman: 288

ISBN               : 978-979-039-760-6

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

      Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu. Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya. Seni […]

  • Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JAKENAN – Bahtsul Masail al Diniyah yang digelar MWC NU Kecamatan Jakenan akan membahas status anak hasil dari perkawinan berbeda agama. Bagaimana status anak hasil perkawinan seorang lelaki beragama Kristen yang menikah dengan perempuan Islam? Dimana dalam prosesi perkawinan keduanya memakai tata cara Islam tetapi dalam kenyataannya yang kristen tetap kristen dan yang islam tetap […]

  • PCNU-PATI Photo by klimkin

    Selalu Ada Cara Bermain Sambil Belajar

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Kesibukan saya akhir-akhir ini selain belajar dan bermain bersama Tsania, juga dengan kedua keponakan  saya yang kembar, Hakam dan Hakim. Kembar identik layaknya Upin dan Ipin. Sudah dipastikan jika tak sering bersama mereka, akan salah menyebutkan nama. Ibu saya saja masih sering salah memanggil. Beberapa hari ini, setiap sore sudah dipastikan […]

  • MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat. Pasalnya, air sebagai salah kebutuhan vital sulit di dapat. Akhirnya, kegiatan-kegiatan seperti bercocok tanam hingga makan dan minum menuai kendala. Diatribusi air bersih di RW 1 Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, Pati oleh MA Miftahul Ulum, Ngerang, Mingu (22/9) Menyikapi hal ini, banyak organisasi […]

  • Terkait Program 1 Juta Vaksin, Ini Tanggapan PCNU

    Terkait Program 1 Juta Vaksin, Ini Tanggapan PCNU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – PWNU Jawa Tengah baru saja melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi rapat, zoom meeting, Senin (18/4) lalu. Agenda rapat di antaranya membahas tentang follow up kerja sama PBNU, Kemenag dan Polri terkait mendistribusian 1 juta vaksin Covid-19. Rencananya, penyebaran vaksin ini […]

  • Hasil Survei Ipmafa: Mayoritas Masyarakat Pati Tolak 5 Hari Sekolah

    Hasil Survei Ipmafa: Mayoritas Masyarakat Pati Tolak 5 Hari Sekolah

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

      Pati – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) menggelar survei publik menyikapi kebijakan lima hari sekolah di Kabupaten Pati. Hasilnya, mayoritas masyarakat Kabupaten Pati menolak lima hari sekolah. ”Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi pemangku kebijakan dalam meninjau ulang dan menyempurnakan program pendidikan,” ujar Dekan Fakultas Tarbiyah, M Sofyan AlNashr. Survei ini […]

expand_less