Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sirah Mulia Ummul Mukminin

Sirah Mulia Ummul Mukminin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 226
  • comment 0 komentar

Syaikh Mahmud Al-Mishri, penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Lulus Sarjana dari Fakultas  Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar Ushuluddin dan Dakwah Islamiyyah secara talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih Ijazah Ilmiah di bidang kajian  kitab-kitab hadits  Al-Kutub Sittah dan semua disiplin ilmu syar’i dari Dr. Muhammad Al-Muqaddim (Alexandria). Puluhan judul karyanya telah diterbitkan di Timur Tengah dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Salah satu karya beliau yang sangat monumental adalah buku yang hadir ditengah-tengah para pembaca ini, diterbitkan oleh penerbit kenamaan Indonesia Penerbit Aqwam dalam versi bahasa Indonesia. Buku yang membahas tentang Sayyidah Aisyah dan Khadijah ini dikemas dengan unik dan menarik, berbeda dengan buku-buku terbitan yang lainnya, buku ini dikemas secara 2 in 1 (dua cover dalam satu buku) uniknya buku ini mempunyai varian warna yang menarik sekali, merah muda (cover depan dari sirah Sayyidah Aisyah) dan ungu muda (cover belakang dari sirah Sayyidah Khadijah) dengan gradasi warna putih yang semakin membuat komunikasi dua arah antara buku dan pembaca semakin komunikatif. Tidak kalah dengan tampilan novel, buku tersebut semakin kekinian. Sehingga para pembaca larut dan tenggelam dalam sirah beliau yang sangat luar biasa, seakan-akan dibawa pada ratusan abad yang lalu, dimasa beliau hidup.

Selain itu, buku ini indah bahasanya, sangat ringan dan menyentuh dihati. Berdasarkan riwayat shahih dan sumber terpercaya, buku ini mendedikasikan luasnya wawasan intelektual penulisnya. Hal tersebut terbukti dengan puluhan judul karyanya yang tersebar luas dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sehingga tidak heran, jika karya-karyanya menjadi rujukan utama di dalam mengarungi samudera ilmu-ilmu keislaman. Bukunya telah hadir ketangan para pembaca, baik dikalangan remaja, dewasa, bahkan anak-anak. Membumi di berbagai lini masa dari generasi ke generasi.

Bagian Pertama, buku ini membahas tentang Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta). Terdiri dari 184 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kecerdasan Sayyidah Aisyah istri yang sangat dicinta Rasulullah. Juga tentang nilai dan kedudukannya, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda dalam sebuah hadis yang artinya: “Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita seperti keutamaan tasarid atas segala makanan.” (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431)). Bahkan tentang seluk beluk rumah tangganya dengan Nabi pun tidak luput dari pembahasan di dalam buku ini hingga sifat dan akhlaknya patut dicontoh oleh para kaum Muslimin, baik tutur sapanya dan budi pekertinya, dan masih banyak di dalam buku ini bahasan-bahasan yang lainnya.

Bagian Kedua, buku ini membahas tentang Sayyidah Khadijah (Jantung Pertama yang mendetakkan Islam). Terdiri dari 104 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kebijaksanaan dan kekuatan akal Sayyidah Khadijah, yang memiliki hati penuh kasih, dermawan dan bijaksana: “Dia beriman kepadaku saat orang-orang mengingkariku, dia membenarkan aku selagi orang-orang mendustakan aku, dia mendukung aku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberikan sesuatu kepadaku, dan Allah menganugerahiku anak darinya, berbeda dengan istri-istriku yang lain.” Kata Nabi Muhammad tentang sosok Sayyidah Khadijah, sebagaimana diriwayatkan Ahmad dalam Musnad-nya. Tidak hanya itu, Allah pernah menitipkan salam kepada Sayyidah Khadijah, sebagaimana pembahasan yang ada di dalam buku ini tentang hal tersebut. Itu membuktikan bahwa Sayyidah Khadijah merupakan wanita yang mulia, baik disisi manusia dan disisi Rabb-nya. Dan masih banyak lagi pembahasan-pembahasan yang lain yang patut diteladani dari sirah hidupnya di dalam buku yang sangat luar biasa.

Maka, komplitlah pembahasan di dalam buku ini menjadi 288 halaman, yang mengungkap sisi kemulian istri Rasulullah ibunda kaum Muslimin, yakni Sayyidah Aisyah dan Khadijah. Jika kita bandingkan dengan dunia dan seisinya, tiadalah yang dapat menandingi kemuliaannya. Sungguh wanita yang sangat luar biasa, mutiara padang pasir yang bersinar di antara tandusnya kehidupan. Sehingga dengan cahayanya, dunia kembali tersenyum dan ceria.

Demikianlah sepenggal resensi dari buku Sayyidah Aisyah dan Sayyidah Khadijah, yang seandainya pohon-pohon menjadi pena dan lautan menjadi tintanya, maka tidak akan ada habisnya mendefinisakan tentang perjalanan, keteladanan dan kemuliannya hidupnya. Beliau memang telah tiada diantara kita, namun akhlak dan budi pekertinya tetap melekat sepanjang masa. Semoga resensi ini bermanfaat dan semakin membuat para pembaca semakin mencintai, dan mengikuti jejak perjalanan hidupnya, dibalik dunia yang kering akan akhlak dan dahaga akan ilmu. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta) & Sayyidah                                  Khadijah (Jantung Pertama yang Mendetakkan Islam)

Penulis             : Syaikh Mahmud Al-Mishri

Penerbit           : Aqwam

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2020

Tebal Halaman: 288

ISBN               : 978-979-039-760-6

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pati. Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasanya, akan tetapi ada sesuatu berbeda  di MTs dan MA NU Miftahul Huda  di desa Sugihrejo Kec. Gabus karena mendapatkan tamu istimewa yaitu Syaikh Fadi Alamuddin dari Global University Lebanon,13/8 kemarin, bertempat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Dukuh Pasinggahan, acara berlangsung mulai pukul 07.00 – 09.00 wib. Maka dari […]

  • Photo by Madrosah Sunnah

    Sehelai Daun di Musim Gugur

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Akhir pekan pagi, harinya dia dengan daun-daun yang gugur. Semangatnya memunguti daun-daun kering seperti melihat harta karun. Seringkali sambil berolahraga pagi, jalan mengitari kota sambil membawa karung sak. Dikumpulkannya hingga penuh. Tak terasa bisa mengumpulkan sampai beberapa karung. Bila sudah mendapatkan satu sak penuh, ditaruhlah karungnya di perempatan dekat rumah. Kemudian […]

  • Perwakilan Garda Fatayat NU Pati Ikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional

    Perwakilan Garda Fatayat NU Pati Ikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.943
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dua kader Garda Fatayat (Garfa) Nahdlatul Ulama Pati, mengikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional, sebuah ajang panahan tradisional bergaya Mataram. Mereka adalah Kasatkorcab Garfa NU Pati, Munfarihah dan Biro Kerjasama Garfa NU Pati, Diyah Ayu Purwanti. Untuk diketahui, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-74 Kulon Progo, dan berlangsung di Alun-Alun Wates, […]

  • Sakomanu Jateng Masa Bhakti 2024-2029 Dilantik

    Sakomanu Jateng Masa Bhakti 2024-2029 Dilantik

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Pengurus Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik pada Sabtu (10/5/2025) oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah bertempat di Aula PT Penerbit Erlangga Cabang Semarang. Dalam sambutannya, Ketua Sakomanu Jawa Tengah Kak H. Shobirin mengatakan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil Musda II […]

  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • PCNU-PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan tempat pendidikan tradisional Islam tertua di Indonesia. Bahkan menurut Nurcholis Madjid dalam bukunya ‘Bilik-Bilik Pesantren’ dijelaskan bahwa pesantren adalah wujud proses perkembangan sistem pendidikan nasional. Ditinjau dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dari makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous). Sebab, Lembaga yang […]

expand_less