Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sirah Mulia Ummul Mukminin

Sirah Mulia Ummul Mukminin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 403
  • comment 0 komentar

Syaikh Mahmud Al-Mishri, penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Lulus Sarjana dari Fakultas  Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar Ushuluddin dan Dakwah Islamiyyah secara talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih Ijazah Ilmiah di bidang kajian  kitab-kitab hadits  Al-Kutub Sittah dan semua disiplin ilmu syar’i dari Dr. Muhammad Al-Muqaddim (Alexandria). Puluhan judul karyanya telah diterbitkan di Timur Tengah dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Salah satu karya beliau yang sangat monumental adalah buku yang hadir ditengah-tengah para pembaca ini, diterbitkan oleh penerbit kenamaan Indonesia Penerbit Aqwam dalam versi bahasa Indonesia. Buku yang membahas tentang Sayyidah Aisyah dan Khadijah ini dikemas dengan unik dan menarik, berbeda dengan buku-buku terbitan yang lainnya, buku ini dikemas secara 2 in 1 (dua cover dalam satu buku) uniknya buku ini mempunyai varian warna yang menarik sekali, merah muda (cover depan dari sirah Sayyidah Aisyah) dan ungu muda (cover belakang dari sirah Sayyidah Khadijah) dengan gradasi warna putih yang semakin membuat komunikasi dua arah antara buku dan pembaca semakin komunikatif. Tidak kalah dengan tampilan novel, buku tersebut semakin kekinian. Sehingga para pembaca larut dan tenggelam dalam sirah beliau yang sangat luar biasa, seakan-akan dibawa pada ratusan abad yang lalu, dimasa beliau hidup.

Selain itu, buku ini indah bahasanya, sangat ringan dan menyentuh dihati. Berdasarkan riwayat shahih dan sumber terpercaya, buku ini mendedikasikan luasnya wawasan intelektual penulisnya. Hal tersebut terbukti dengan puluhan judul karyanya yang tersebar luas dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sehingga tidak heran, jika karya-karyanya menjadi rujukan utama di dalam mengarungi samudera ilmu-ilmu keislaman. Bukunya telah hadir ketangan para pembaca, baik dikalangan remaja, dewasa, bahkan anak-anak. Membumi di berbagai lini masa dari generasi ke generasi.

Bagian Pertama, buku ini membahas tentang Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta). Terdiri dari 184 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kecerdasan Sayyidah Aisyah istri yang sangat dicinta Rasulullah. Juga tentang nilai dan kedudukannya, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda dalam sebuah hadis yang artinya: “Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita seperti keutamaan tasarid atas segala makanan.” (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431)). Bahkan tentang seluk beluk rumah tangganya dengan Nabi pun tidak luput dari pembahasan di dalam buku ini hingga sifat dan akhlaknya patut dicontoh oleh para kaum Muslimin, baik tutur sapanya dan budi pekertinya, dan masih banyak di dalam buku ini bahasan-bahasan yang lainnya.

Bagian Kedua, buku ini membahas tentang Sayyidah Khadijah (Jantung Pertama yang mendetakkan Islam). Terdiri dari 104 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kebijaksanaan dan kekuatan akal Sayyidah Khadijah, yang memiliki hati penuh kasih, dermawan dan bijaksana: “Dia beriman kepadaku saat orang-orang mengingkariku, dia membenarkan aku selagi orang-orang mendustakan aku, dia mendukung aku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberikan sesuatu kepadaku, dan Allah menganugerahiku anak darinya, berbeda dengan istri-istriku yang lain.” Kata Nabi Muhammad tentang sosok Sayyidah Khadijah, sebagaimana diriwayatkan Ahmad dalam Musnad-nya. Tidak hanya itu, Allah pernah menitipkan salam kepada Sayyidah Khadijah, sebagaimana pembahasan yang ada di dalam buku ini tentang hal tersebut. Itu membuktikan bahwa Sayyidah Khadijah merupakan wanita yang mulia, baik disisi manusia dan disisi Rabb-nya. Dan masih banyak lagi pembahasan-pembahasan yang lain yang patut diteladani dari sirah hidupnya di dalam buku yang sangat luar biasa.

Maka, komplitlah pembahasan di dalam buku ini menjadi 288 halaman, yang mengungkap sisi kemulian istri Rasulullah ibunda kaum Muslimin, yakni Sayyidah Aisyah dan Khadijah. Jika kita bandingkan dengan dunia dan seisinya, tiadalah yang dapat menandingi kemuliaannya. Sungguh wanita yang sangat luar biasa, mutiara padang pasir yang bersinar di antara tandusnya kehidupan. Sehingga dengan cahayanya, dunia kembali tersenyum dan ceria.

Demikianlah sepenggal resensi dari buku Sayyidah Aisyah dan Sayyidah Khadijah, yang seandainya pohon-pohon menjadi pena dan lautan menjadi tintanya, maka tidak akan ada habisnya mendefinisakan tentang perjalanan, keteladanan dan kemuliannya hidupnya. Beliau memang telah tiada diantara kita, namun akhlak dan budi pekertinya tetap melekat sepanjang masa. Semoga resensi ini bermanfaat dan semakin membuat para pembaca semakin mencintai, dan mengikuti jejak perjalanan hidupnya, dibalik dunia yang kering akan akhlak dan dahaga akan ilmu. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta) & Sayyidah                                  Khadijah (Jantung Pertama yang Mendetakkan Islam)

Penulis             : Syaikh Mahmud Al-Mishri

Penerbit           : Aqwam

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2020

Tebal Halaman: 288

ISBN               : 978-979-039-760-6

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pelaksanaan lailatul ijtima’ MWC NU Wedarijaksa PATI – Senin (30/8) kemarin, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ pertama setelah masa PPKM, walaupun masa darurat tetap mengadakan pertemuan. Ketua Tanfidziyah NU Wedarijaksa, Kiai Nabhan Ulinnuha mengatakan lailatul ijtima digelar untuk konsolidasi antar pengurus dan antar Banom NU.  “Ini lailatul ijtima kembali digelar setelah […]

  • PCNU-PATI Photo by Alexandros Giannakakis

    3 Langkah Mengenali Diri Sendiri

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Mengenali diri sendiri itu sangat penting. Namun kadang kala hal itu justru diabaikan. Kita justru lebih sering memahami sifat orang lain ketimbang diri kita sendiri. Lalu bagaimana cara memahami dan mengenali diri sendiri? Ada beberapa cara mengenal diri sendiri yang bisa kalian coba. 1. Tulis di buku catatan harian Kalian bisa […]

  • PCNU-PATI

    Ratusan Rumah di Sinomwidodo Tambakromo Rusak Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ratusan rumah di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati alami kerusakan karena diterjang banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat menyebut, sebanyak 632 rumah terdampak banjir bandang di desa tersebut.  ”Tiga rumah roboh, total 212 rumah rusak sedang, 417 rumah rusak ringan, masih utuh tetapi didalamnya kocar-kacir,” sebut dia, Kamis […]

  • Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.372
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati mempunyai cara unik dalam membantu korban banjir Pati. Mereka membagikan ratusan porsi nasi ayam geprek sambil memberikan sosialisasi bahaya hoaks atau berita bohong, Minggu (18/1/2026). Banjir sudah sepekan lebih menerjang Kabupaten Pati atau sejak Jumat (9/1/2026). Berbagai informasi pun tersebar luas di media sosial. […]

  • Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Dari pak Siswoyo Bulumanis Pati Assalamualaikum Saya mau tanya pak, mengenai praktek solat istisqo kok tidak dilakukan di masjid saja, malah dilakukan di tempat terbuka seperti alun-alun atau lapangan, apa memang sunnahnya seperti itu? Mohon penjelasannya. Terima kasih Waalaikumsalam Terima kasih atas pertanyaannya. Sholat istisqo` adalah sholat yang  kita lakukan untuk meminta siraman kepada allah […]

  • Isro’ Mi’roj Ala Fatayat NU Gembong, MWC : Jaga Kerukunan Umat Beragama

    Isro’ Mi’roj Ala Fatayat NU Gembong, MWC : Jaga Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Peringatan Isro’ Mi’roj dan Raker PAC Fatayat NU Gembong berlangsung sederhana . GEMBONG – PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong gelar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad sekaligus rapat kerja pada Senin (28/2) pagi.  Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung NU Gembong, Jalan Raya Gembong Colo km. 1, Gembong. Di lokasi tersebut, hadir pula ketua MWC NU Gembong, […]

expand_less