Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sirah Mulia Ummul Mukminin

Sirah Mulia Ummul Mukminin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Syaikh Mahmud Al-Mishri, penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Lulus Sarjana dari Fakultas  Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar Ushuluddin dan Dakwah Islamiyyah secara talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih Ijazah Ilmiah di bidang kajian  kitab-kitab hadits  Al-Kutub Sittah dan semua disiplin ilmu syar’i dari Dr. Muhammad Al-Muqaddim (Alexandria). Puluhan judul karyanya telah diterbitkan di Timur Tengah dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Salah satu karya beliau yang sangat monumental adalah buku yang hadir ditengah-tengah para pembaca ini, diterbitkan oleh penerbit kenamaan Indonesia Penerbit Aqwam dalam versi bahasa Indonesia. Buku yang membahas tentang Sayyidah Aisyah dan Khadijah ini dikemas dengan unik dan menarik, berbeda dengan buku-buku terbitan yang lainnya, buku ini dikemas secara 2 in 1 (dua cover dalam satu buku) uniknya buku ini mempunyai varian warna yang menarik sekali, merah muda (cover depan dari sirah Sayyidah Aisyah) dan ungu muda (cover belakang dari sirah Sayyidah Khadijah) dengan gradasi warna putih yang semakin membuat komunikasi dua arah antara buku dan pembaca semakin komunikatif. Tidak kalah dengan tampilan novel, buku tersebut semakin kekinian. Sehingga para pembaca larut dan tenggelam dalam sirah beliau yang sangat luar biasa, seakan-akan dibawa pada ratusan abad yang lalu, dimasa beliau hidup.

Selain itu, buku ini indah bahasanya, sangat ringan dan menyentuh dihati. Berdasarkan riwayat shahih dan sumber terpercaya, buku ini mendedikasikan luasnya wawasan intelektual penulisnya. Hal tersebut terbukti dengan puluhan judul karyanya yang tersebar luas dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sehingga tidak heran, jika karya-karyanya menjadi rujukan utama di dalam mengarungi samudera ilmu-ilmu keislaman. Bukunya telah hadir ketangan para pembaca, baik dikalangan remaja, dewasa, bahkan anak-anak. Membumi di berbagai lini masa dari generasi ke generasi.

Bagian Pertama, buku ini membahas tentang Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta). Terdiri dari 184 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kecerdasan Sayyidah Aisyah istri yang sangat dicinta Rasulullah. Juga tentang nilai dan kedudukannya, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda dalam sebuah hadis yang artinya: “Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita seperti keutamaan tasarid atas segala makanan.” (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431)). Bahkan tentang seluk beluk rumah tangganya dengan Nabi pun tidak luput dari pembahasan di dalam buku ini hingga sifat dan akhlaknya patut dicontoh oleh para kaum Muslimin, baik tutur sapanya dan budi pekertinya, dan masih banyak di dalam buku ini bahasan-bahasan yang lainnya.

Bagian Kedua, buku ini membahas tentang Sayyidah Khadijah (Jantung Pertama yang mendetakkan Islam). Terdiri dari 104 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kebijaksanaan dan kekuatan akal Sayyidah Khadijah, yang memiliki hati penuh kasih, dermawan dan bijaksana: “Dia beriman kepadaku saat orang-orang mengingkariku, dia membenarkan aku selagi orang-orang mendustakan aku, dia mendukung aku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberikan sesuatu kepadaku, dan Allah menganugerahiku anak darinya, berbeda dengan istri-istriku yang lain.” Kata Nabi Muhammad tentang sosok Sayyidah Khadijah, sebagaimana diriwayatkan Ahmad dalam Musnad-nya. Tidak hanya itu, Allah pernah menitipkan salam kepada Sayyidah Khadijah, sebagaimana pembahasan yang ada di dalam buku ini tentang hal tersebut. Itu membuktikan bahwa Sayyidah Khadijah merupakan wanita yang mulia, baik disisi manusia dan disisi Rabb-nya. Dan masih banyak lagi pembahasan-pembahasan yang lain yang patut diteladani dari sirah hidupnya di dalam buku yang sangat luar biasa.

Maka, komplitlah pembahasan di dalam buku ini menjadi 288 halaman, yang mengungkap sisi kemulian istri Rasulullah ibunda kaum Muslimin, yakni Sayyidah Aisyah dan Khadijah. Jika kita bandingkan dengan dunia dan seisinya, tiadalah yang dapat menandingi kemuliaannya. Sungguh wanita yang sangat luar biasa, mutiara padang pasir yang bersinar di antara tandusnya kehidupan. Sehingga dengan cahayanya, dunia kembali tersenyum dan ceria.

Demikianlah sepenggal resensi dari buku Sayyidah Aisyah dan Sayyidah Khadijah, yang seandainya pohon-pohon menjadi pena dan lautan menjadi tintanya, maka tidak akan ada habisnya mendefinisakan tentang perjalanan, keteladanan dan kemuliannya hidupnya. Beliau memang telah tiada diantara kita, namun akhlak dan budi pekertinya tetap melekat sepanjang masa. Semoga resensi ini bermanfaat dan semakin membuat para pembaca semakin mencintai, dan mengikuti jejak perjalanan hidupnya, dibalik dunia yang kering akan akhlak dan dahaga akan ilmu. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta) & Sayyidah                                  Khadijah (Jantung Pertama yang Mendetakkan Islam)

Penulis             : Syaikh Mahmud Al-Mishri

Penerbit           : Aqwam

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2020

Tebal Halaman: 288

ISBN               : 978-979-039-760-6

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19. Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan […]

  • A calculator sitting on top of a pile of money

    Menaikkan Pajak, Adilkah?

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Pemimpin adalah sosok yang mempunyai peran dominan-determinan dalam perjalanan bangsa. Oleh sebab itu, seorang pemimpin menurut KH. MA. Sahal Mahfudh, harus mempunyai keunggulan di bidang intelektualitas (nadhari) dan aktivitas (ekonomi) (KH. Sahal Mahfudh, 2003:487). Keunggulan ini digunakan pemimpin untuk mengambil kebijakan yang harus berorientasi kepada kemaslahatan rakyat yang dipimpinnya dengan mendatangkan […]

  • PCNU-PATI Photo by Chi Lok TSANG

    Urgensi Pendidikan di Pesantren

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pondok pesantren pada umumnya dikenal sebagai lembaga Pendidikan tertua di Pulau Jawa-Madura, dan Nusantara. Pondok pesantren berkemampuan tinggi dalam berswakarya dan berswakarsa dalam menyelenggarakan Pendidikan. Misi yang mulia selama ini lebih bercorak pada Pendidikan agama yang berorientasi pada pembentukan budi pikerti atau karakter santri, baik pada ranah agama maupun akhlak. Sehingga pesantren […]

  • PCNU-PATI

    PAC Muslimat NU Dukuhseti Dilantik, Ketua Bersyukur

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Hajat rutin Pelantikan PAC Dukuhseti dan PR Muslimat Se-Kecamatan Dukuhseti sukses diselenggarakan. Kegiatan sakral tersebut dihelat pada Ahad (4/12) lalu di Gedung Haji Dukuhseti.  Dalam agenda tersebut, hadir secara langsung untuk melantik, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati, Hj. Ummu Hanik. Selain melantik punggawa Muslimat NU Dukuhseti, dia juga menitip wejangan.  “Organisasi bisa […]

  • Menangkap Cahaya Rayyan

    Menangkap Cahaya Rayyan

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya di syurga ada satu pintu bernama Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya…. Maka jika orang-orang yang berpuasa telah memasukinya, maka (Pintu Rayyan) akan ditutup dan taka da seorangpun lagi yang memasukinya.” Begitu spesialnya ibadah puasa, hingga diabadikan dalam banyak hadits. Salah […]

  • Kenang Mbah Moen, Santri PAATQ Gelar Shalat Ghaib

    Kenang Mbah Moen, Santri PAATQ Gelar Shalat Ghaib

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    GEMBONG-Ribuan Santri Ponpes Anak-Anak Tahfidhul Qur’an (PPATQ) Raudlatul Falah Bermi Gembong menggelar shalat ghaib. Shalat ghaib kali ini ditujukan untuk KH. Maimun Zubair yang tutup usia di Makkah Selasa (6/8) pagi waktu setempat. Sholat ghaib bersama di PPATQ Raudlatul Falah Bermi yang diikuti oleh santri PPATQ Shola ghoib yang diikuti oleh segenap santru dan asatidz […]

expand_less