Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sirah Mulia Ummul Mukminin

Sirah Mulia Ummul Mukminin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

Syaikh Mahmud Al-Mishri, penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Lulus Sarjana dari Fakultas  Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar Ushuluddin dan Dakwah Islamiyyah secara talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih Ijazah Ilmiah di bidang kajian  kitab-kitab hadits  Al-Kutub Sittah dan semua disiplin ilmu syar’i dari Dr. Muhammad Al-Muqaddim (Alexandria). Puluhan judul karyanya telah diterbitkan di Timur Tengah dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Salah satu karya beliau yang sangat monumental adalah buku yang hadir ditengah-tengah para pembaca ini, diterbitkan oleh penerbit kenamaan Indonesia Penerbit Aqwam dalam versi bahasa Indonesia. Buku yang membahas tentang Sayyidah Aisyah dan Khadijah ini dikemas dengan unik dan menarik, berbeda dengan buku-buku terbitan yang lainnya, buku ini dikemas secara 2 in 1 (dua cover dalam satu buku) uniknya buku ini mempunyai varian warna yang menarik sekali, merah muda (cover depan dari sirah Sayyidah Aisyah) dan ungu muda (cover belakang dari sirah Sayyidah Khadijah) dengan gradasi warna putih yang semakin membuat komunikasi dua arah antara buku dan pembaca semakin komunikatif. Tidak kalah dengan tampilan novel, buku tersebut semakin kekinian. Sehingga para pembaca larut dan tenggelam dalam sirah beliau yang sangat luar biasa, seakan-akan dibawa pada ratusan abad yang lalu, dimasa beliau hidup.

Selain itu, buku ini indah bahasanya, sangat ringan dan menyentuh dihati. Berdasarkan riwayat shahih dan sumber terpercaya, buku ini mendedikasikan luasnya wawasan intelektual penulisnya. Hal tersebut terbukti dengan puluhan judul karyanya yang tersebar luas dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sehingga tidak heran, jika karya-karyanya menjadi rujukan utama di dalam mengarungi samudera ilmu-ilmu keislaman. Bukunya telah hadir ketangan para pembaca, baik dikalangan remaja, dewasa, bahkan anak-anak. Membumi di berbagai lini masa dari generasi ke generasi.

Bagian Pertama, buku ini membahas tentang Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta). Terdiri dari 184 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kecerdasan Sayyidah Aisyah istri yang sangat dicinta Rasulullah. Juga tentang nilai dan kedudukannya, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda dalam sebuah hadis yang artinya: “Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita seperti keutamaan tasarid atas segala makanan.” (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431)). Bahkan tentang seluk beluk rumah tangganya dengan Nabi pun tidak luput dari pembahasan di dalam buku ini hingga sifat dan akhlaknya patut dicontoh oleh para kaum Muslimin, baik tutur sapanya dan budi pekertinya, dan masih banyak di dalam buku ini bahasan-bahasan yang lainnya.

Bagian Kedua, buku ini membahas tentang Sayyidah Khadijah (Jantung Pertama yang mendetakkan Islam). Terdiri dari 104 halaman dengan beberapa pembahasan, seperti tentang kebijaksanaan dan kekuatan akal Sayyidah Khadijah, yang memiliki hati penuh kasih, dermawan dan bijaksana: “Dia beriman kepadaku saat orang-orang mengingkariku, dia membenarkan aku selagi orang-orang mendustakan aku, dia mendukung aku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberikan sesuatu kepadaku, dan Allah menganugerahiku anak darinya, berbeda dengan istri-istriku yang lain.” Kata Nabi Muhammad tentang sosok Sayyidah Khadijah, sebagaimana diriwayatkan Ahmad dalam Musnad-nya. Tidak hanya itu, Allah pernah menitipkan salam kepada Sayyidah Khadijah, sebagaimana pembahasan yang ada di dalam buku ini tentang hal tersebut. Itu membuktikan bahwa Sayyidah Khadijah merupakan wanita yang mulia, baik disisi manusia dan disisi Rabb-nya. Dan masih banyak lagi pembahasan-pembahasan yang lain yang patut diteladani dari sirah hidupnya di dalam buku yang sangat luar biasa.

Maka, komplitlah pembahasan di dalam buku ini menjadi 288 halaman, yang mengungkap sisi kemulian istri Rasulullah ibunda kaum Muslimin, yakni Sayyidah Aisyah dan Khadijah. Jika kita bandingkan dengan dunia dan seisinya, tiadalah yang dapat menandingi kemuliaannya. Sungguh wanita yang sangat luar biasa, mutiara padang pasir yang bersinar di antara tandusnya kehidupan. Sehingga dengan cahayanya, dunia kembali tersenyum dan ceria.

Demikianlah sepenggal resensi dari buku Sayyidah Aisyah dan Sayyidah Khadijah, yang seandainya pohon-pohon menjadi pena dan lautan menjadi tintanya, maka tidak akan ada habisnya mendefinisakan tentang perjalanan, keteladanan dan kemuliannya hidupnya. Beliau memang telah tiada diantara kita, namun akhlak dan budi pekertinya tetap melekat sepanjang masa. Semoga resensi ini bermanfaat dan semakin membuat para pembaca semakin mencintai, dan mengikuti jejak perjalanan hidupnya, dibalik dunia yang kering akan akhlak dan dahaga akan ilmu. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Sayyidah Aisyah (Wanita Cerdas yang Dicinta) & Sayyidah                                  Khadijah (Jantung Pertama yang Mendetakkan Islam)

Penulis             : Syaikh Mahmud Al-Mishri

Penerbit           : Aqwam

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2020

Tebal Halaman: 288

ISBN               : 978-979-039-760-6

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

    Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Sejak konferensi perempuan sedunia di Mexico City tahun 1975, gender development, tequality, sudah dicanangkan, bahkan sebelum itu pembangunan dan peran kaum perempuan selalu bermasalah dan tidak terselesaikan. Namun semenjak wawasan gender dipertimbangkan dalam pembangunan bangsa dari hasil penelitian kaum feminis sosialis sejak itu arus pengutamaan gender melanda dunia. Dan tak dipandang sebelah […]

  • Mantan Ketua LP Ma’arif Jateng Berpulang

    Mantan Ketua LP Ma’arif Jateng Berpulang

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    SEMARANG-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendididikan Jawa Tengah. H. Agus Sofwan Hadi, mantan Ketua Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU Jawa dikabarkan tutup usia, Selasa (27/8) pukul 22.30 WIB malam tadi. Informasi ini dilansir dari salah seorang staf di LP Ma’arif Jateng. H. Agus Sofwan Hadi bersama Menteri Agama RI […]

  • Sholatnya Orang Pikun

    Sholatnya Orang Pikun

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

      Ilustrasi : Pixabay Pertanyaan : Seperti kita ketahui pada orang yang sudah lanjut usia, bahwa kadang-kadang dia lupa pada pekerjaan-pekerjaan yang setiap harinya dia lakukan. Seperti makan, sholat, dan lain-lainnya bahkan sampai lupa masalah istinja`. Masihkah orang tersebut berkewajiban sholat dan kewajiban lainnya ? Jawaban :Sholat merupakan rukun islam yang kedua setelah membaca syahadat, […]

  • Presiden Pecinta Sholawat Berikan Sembako ke Dapur Umum NU Peduli Pati

    Presiden Pecinta Sholawat Berikan Sembako ke Dapur Umum NU Peduli Pati

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Presiden Pecinta Sholawat, Muh Zen, berikan sembako ke dapur umum NU Peduli Pati, yang berada di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Sabtu (3/12/2022) siang. Muh Zen memberikan sembako berupa beras, minyak goreng dan lainnya. Sembako itu ia salurkan untuk membantu para relawan NU Peduli Pati dalam menyupali makanan untuk korban banjir.  […]

  • Ramadhan Berbagi, MAN 1 Pati Bagikan 300 Takjil dan Berikan Santunan Puluhan Anak Yatim

    Ramadhan Berbagi, MAN 1 Pati Bagikan 300 Takjil dan Berikan Santunan Puluhan Anak Yatim

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id- Dalam momen bulan Ramadhan 1446 Hijriyah MAN 1 Pati kembali melaksanakan kegiatan sosial pada Jumat, (14/3/2025). Kegiatan diisi dengan pembagian 300 takjil dan dilanjutkan pemberian santunan bagi anak yatim/piatu. Kegiatan dimulai dengan membagikan sekitar 300 takjil bagi pengguna jalan yang melintasi jalan Alun-alun Pati. Terlihat masyarakat sangat antusias untuk dapat menerima takjil. Tak […]

  • PCNU-PATI Photo by Marcel Strauß

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai […]

expand_less