Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Semestiya……

Semestiya……

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
  • visibility 359
  • comment 0 komentar

Pada sebuah group privat; group tersebut bergerak di bidang pelayanan, kemanusiaan, keadilan bagi sebagian rakyat Indonesia. Dengan mengemban visi misi melayani umat menjadi tugas utama. Membantu sesama manusia adalah jalan ninja yang ditempuh; sungguh mulia visi misi tersebut. Hingga sampai saat ini saya mau sekadar meniru misi dan visinya saja dalam diri saya sendiri masih aras arasan, banyak halangan rintangan yang menghadang. Dan perlu mengarungi lembah, menyebrangi lautan, seperti halnya ninja Hatori.


Saya sungguh tertarik dengan salah satu ungkapan, semestinya kita melayani dengan khidmat, penuh pengabdian dan perjuangan. Karena melayani umat manusia adalah tugas manusia. Toh manusia di ciptakan sebagai hamba, yang meng-Hamba pada Tuhan dan meng-Hamba pada ciptaan Tuhan, (manusia). Jalan ninja yang amat teramat berat.


Dari kalimat tersebut, sampai saya berfikir berhari hari, kadang siang tak jarang malam juga berfikir, menganalisis, mengamati, kok ada ya manusia yang tulusnya begitu, padahal menurut hemat saya namanya melayani sama juga dengan pelayan harus mampu menurunkan ego, tak meminta imbalan, penuh dengan ketulusan. Hanya mengharap gaji atau pahala dari Tuhan semesta alam bukan dari manusia.


Saya positif saja jika jargon yang diungkapkan salah satu anggota group privat tersebut adalah serius, penuh dengan keyakinan dan bisa dipertanggung jawabkan. Dan akan dibuktikan dalam bentuk kenyataan.


Tetapi yang sangat penting adalah sebelum melakukan sebuah pelayanan, semestinya apa pun itu harus tertib dengan administrasi, tak serta merta dengan se enaknya menggunakan fasilitas sosial untuk kepentingan pribadi, atau kepentingan pribadi yang di sosialkan. Sebab group privat ini dijalankan dengan gotong royong dan saling menyongsong; atas pembiayaan banyak umat. Maka semestinya dana dari umat untuk umat. Bukan dana umat untuk memfasilitasi perorangan, dengan mengembangbiakan orderan. Sehingga menabrak semua aturan hasil kesepakatan.


Artinya dengan jargon yang sering di dengungkan tersebut dan berbicara dengan jargon itu, pada setiap orang yang di temui, terhadap siapa pun, tentu harus bisa memberikan suritauladan, memberikan contoh yang baik, sehingga tanpa nasihat, tanpa ajak mengajak tentu orang lain akan melihat yang sudah berjalan. Dan dijalankan. Kepercayaan datang dengan sendirinya setelah ada pembuktian.


“Orang itu lho…tanpa berteori tentang sosial, kebaikan dan kebaikan, tanpa bercerita pengabdian dan berkisah surga dan neraka. Jika akhlaknya sudah baik, perilakunya mencerminkan kebaikan. Maka orang lain dengan sendirinya akan mempercayai semua perkataan orang tersebut, ibaratnya mengajak tanpa harus berorasi dan berteori berhari hari. Sebab dengan bukti yang sudah terjalani maka banyak yang berempati”


Kemudian di suatu sore, saat saya sedang santai di kucingan pinggir jalan, sebelum pulang kerumah. Tanpa janjian, saya di pertemukan dengan salah satu anggota group privat tersebut, orang itu bercerita selayaknya radio RRI tanpa jeda, bahkan saya tak bisa menyela hanya mendengarkan dengan seksama dalam tempo sesingkat singkatnya.


“Mas tahu ndak, orang yang sering bilang perjuangan, pengabdian, pelayanan, teryata dibalik itu semua ada udang dibalik tepung terigu. Setiap ada tugas sosial dia selalu meminta anggaran. Padahal orang tersebut sudah bergaji bulanan. Itu pengabdian atau malah menambah pemasukan ? Bahkan jika tak ada dia akan mencari cari sekiranya ada orderan yang berbau sosial,” ujarnya


Nah, realitas sebenarnya akhirnya berbicara. Hukum alam yang membuktikan. Sebab sampai saat ini manusia masih tunduk dengan Tuhan kedua yaitu Uang. Hari ini kita bisa bicara tentang pelayanan, pengabdian, akan tetapi di satu sisi sifat asli manusia akan keinginan dan keinginan akan selalu mengintai, jadi jangan salahkan setan ketika kita lalai, sebab tugasnya setan adalah menggoda manusia. Lha wong sejak nabi Adam turun di dunia tugas setan akan selalu menggoda manusia, sampai hari kiamat.


Semestinya dalam kerja sosial kita harus bisa membedakan mana bekerja untuk umat yaitu pengabdian, bukan dalam sebuah pengabdian mencari keuntungan, ironis.


Jadi kata semestinya yang diungkapkan teman saya tersebut tampak memiliki makna apabila jangan mudah mengungkapkan sesuatu apabila belum mampu menjalaninya. Karena hal itu akan menjadi catatan sampai kapan pun.


Maka kemudian saya bertanya kembali, setelah mengetahui itu semua, semestinya group privat bertindak bagaimana? Belajar legowo dengan kelakuan satu orang saja, atau membiarkan saja, sak karepe dewe, yang suatu ketika akan menjadi bom waktu, trust akan berkurang, bahkan hilang. Jangan sampai nilai sejentik rusak susu se jerigen. Harus berani mengambil langkah, perang ninja harus di segerakan. Karena setiap perubahan pasti ada yang namanya pengorbanan.


Semestinya saya juga belajar dari orang tersebut dengan kata katanya, yang sebanding dengan Mario Teguh motivator segala masalah tapi tak bisa menyelesaikan masalah keluarganya sendiri.
Padahal yang berada dalam group privat tersebut adalah orang orang kenamaan, terdidik, tentu paham intrik. Kok bisa ya hingga kecolongan. Ah namanya juga lalai. Terbengkalai.


Dari kisah tersebut saya jadi sadar untuk menjadi baik itu berat, apalagi bisa memanusiakan manusia, teramat sangat berat, sebelum saya berpamitan dengan penjual angkringan saya teringat dengan nasihat dari guru saya, kalau ingin dilayani Tuhan maka jadilah pelayan mahkluknya.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    JAKARTA – PBNU merilis twibbon dalam rangka menyambut resepsi 1 abad NU, Senin (7/2) mendatang. Twibbon berbentuk persegi tersebut memperlihatkan kesiapan pemakai twib untuk menjadi bagian sejarah 1 abad NU. “SAYA SIAP MENJADI BAGIAN SEJARAH 1 ABAD NU,” begitu isi twibbon tersebut. Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim menilai desain twibbon 1 Abad NU yang […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Harlah ke-49, MTs Walisongo Gelar Lomba Antar SD/MI Se-Jepara

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Dalam rangka memperingati hari lahir ke 49 MTs Walisongo Pecangaan Jepara menggelar lomba antar SD/MI se Jepara yang berlangsung di kompleks madrasah pada Kamis (4/1/2024). Kegiatan diikuti 25 SD/MI se Jepara dengan jumlah 150 peserta. Adapun cabang yang dilombakan Tilawah, Tahfidh, Tartil, Badminton, Tenis Meja, Khitabah, Lagu Religi, Poster, Kaligrafi, dan Catur. […]

  • PCNU-PATI

    Jelang Konfercab, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rapimcab

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Pcnu.pati.or.id-MARGOYOSO – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati mengadakan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di MA Darunnajah Ngemplak Kidul, Margoyoso, Pati, Jumat (16/6/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati. Dengan mengangkat tema “Eling Kancane, Eling Organisasine, Barokah Uripe”, kegiatan ini sebagai persiapan pelaksanaan Konferinsi Cabang (Konfercab) IPNU IPPNU Pati ke-XIV. […]

  • PCNU-PATI

    Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Masuk Final Madrasah Young Researchers Super Camp 2023

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, menjadi salah satu Finalis Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2023 bidang Ilmu Keagamaan Islam. Perlombaan itu diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian RI yang diumumkan beberapa waktu lalu.  Tim MA Salafiyah Kajen beranggotakan dua […]

  • PCNU-PATI

    Menag: Pramuka PTKN Harus Adaptif Rawat Keberagaman dan Perdamaian

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuka gelaran Pramuka Wirakarya Nasional (PWN) ke-16 tahun 2023. Kegiatan yang diikuti 1.200 Pramuka dari Perguruan Tinggi Keagaman Negeri (PTKN) ini digelar di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Adapun tema besar yang diusung pada PWN kali ini bertajuk “Merawat Keberagaman dan Perdamaian dalam […]

  • PAC IPNU – IPPNU Trangkil 2019-2021 Resmi Dilantik

    PAC IPNU – IPPNU Trangkil 2019-2021 Resmi Dilantik

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU – IPPNU Kecamatan Trangkil, masa khidmat 2019-2021 resmi dilantik, Jumat (06/09) siang tadi. Acara pelantikan yang dilangsungkan di aula Kantor Camat Trangkil tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PC IPNU Kab. Pati, Muhammad Salman dan Ketua PC IPPNU Kab. Pati, Sulistiani. Ketua PC IPNU Kab. Pati, Muhammad Salman memimpin pelantikan Pengurus […]

expand_less