Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Semestiya……

Semestiya……

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Pada sebuah group privat; group tersebut bergerak di bidang pelayanan, kemanusiaan, keadilan bagi sebagian rakyat Indonesia. Dengan mengemban visi misi melayani umat menjadi tugas utama. Membantu sesama manusia adalah jalan ninja yang ditempuh; sungguh mulia visi misi tersebut. Hingga sampai saat ini saya mau sekadar meniru misi dan visinya saja dalam diri saya sendiri masih aras arasan, banyak halangan rintangan yang menghadang. Dan perlu mengarungi lembah, menyebrangi lautan, seperti halnya ninja Hatori.


Saya sungguh tertarik dengan salah satu ungkapan, semestinya kita melayani dengan khidmat, penuh pengabdian dan perjuangan. Karena melayani umat manusia adalah tugas manusia. Toh manusia di ciptakan sebagai hamba, yang meng-Hamba pada Tuhan dan meng-Hamba pada ciptaan Tuhan, (manusia). Jalan ninja yang amat teramat berat.


Dari kalimat tersebut, sampai saya berfikir berhari hari, kadang siang tak jarang malam juga berfikir, menganalisis, mengamati, kok ada ya manusia yang tulusnya begitu, padahal menurut hemat saya namanya melayani sama juga dengan pelayan harus mampu menurunkan ego, tak meminta imbalan, penuh dengan ketulusan. Hanya mengharap gaji atau pahala dari Tuhan semesta alam bukan dari manusia.


Saya positif saja jika jargon yang diungkapkan salah satu anggota group privat tersebut adalah serius, penuh dengan keyakinan dan bisa dipertanggung jawabkan. Dan akan dibuktikan dalam bentuk kenyataan.


Tetapi yang sangat penting adalah sebelum melakukan sebuah pelayanan, semestinya apa pun itu harus tertib dengan administrasi, tak serta merta dengan se enaknya menggunakan fasilitas sosial untuk kepentingan pribadi, atau kepentingan pribadi yang di sosialkan. Sebab group privat ini dijalankan dengan gotong royong dan saling menyongsong; atas pembiayaan banyak umat. Maka semestinya dana dari umat untuk umat. Bukan dana umat untuk memfasilitasi perorangan, dengan mengembangbiakan orderan. Sehingga menabrak semua aturan hasil kesepakatan.


Artinya dengan jargon yang sering di dengungkan tersebut dan berbicara dengan jargon itu, pada setiap orang yang di temui, terhadap siapa pun, tentu harus bisa memberikan suritauladan, memberikan contoh yang baik, sehingga tanpa nasihat, tanpa ajak mengajak tentu orang lain akan melihat yang sudah berjalan. Dan dijalankan. Kepercayaan datang dengan sendirinya setelah ada pembuktian.


“Orang itu lho…tanpa berteori tentang sosial, kebaikan dan kebaikan, tanpa bercerita pengabdian dan berkisah surga dan neraka. Jika akhlaknya sudah baik, perilakunya mencerminkan kebaikan. Maka orang lain dengan sendirinya akan mempercayai semua perkataan orang tersebut, ibaratnya mengajak tanpa harus berorasi dan berteori berhari hari. Sebab dengan bukti yang sudah terjalani maka banyak yang berempati”


Kemudian di suatu sore, saat saya sedang santai di kucingan pinggir jalan, sebelum pulang kerumah. Tanpa janjian, saya di pertemukan dengan salah satu anggota group privat tersebut, orang itu bercerita selayaknya radio RRI tanpa jeda, bahkan saya tak bisa menyela hanya mendengarkan dengan seksama dalam tempo sesingkat singkatnya.


“Mas tahu ndak, orang yang sering bilang perjuangan, pengabdian, pelayanan, teryata dibalik itu semua ada udang dibalik tepung terigu. Setiap ada tugas sosial dia selalu meminta anggaran. Padahal orang tersebut sudah bergaji bulanan. Itu pengabdian atau malah menambah pemasukan ? Bahkan jika tak ada dia akan mencari cari sekiranya ada orderan yang berbau sosial,” ujarnya


Nah, realitas sebenarnya akhirnya berbicara. Hukum alam yang membuktikan. Sebab sampai saat ini manusia masih tunduk dengan Tuhan kedua yaitu Uang. Hari ini kita bisa bicara tentang pelayanan, pengabdian, akan tetapi di satu sisi sifat asli manusia akan keinginan dan keinginan akan selalu mengintai, jadi jangan salahkan setan ketika kita lalai, sebab tugasnya setan adalah menggoda manusia. Lha wong sejak nabi Adam turun di dunia tugas setan akan selalu menggoda manusia, sampai hari kiamat.


Semestinya dalam kerja sosial kita harus bisa membedakan mana bekerja untuk umat yaitu pengabdian, bukan dalam sebuah pengabdian mencari keuntungan, ironis.


Jadi kata semestinya yang diungkapkan teman saya tersebut tampak memiliki makna apabila jangan mudah mengungkapkan sesuatu apabila belum mampu menjalaninya. Karena hal itu akan menjadi catatan sampai kapan pun.


Maka kemudian saya bertanya kembali, setelah mengetahui itu semua, semestinya group privat bertindak bagaimana? Belajar legowo dengan kelakuan satu orang saja, atau membiarkan saja, sak karepe dewe, yang suatu ketika akan menjadi bom waktu, trust akan berkurang, bahkan hilang. Jangan sampai nilai sejentik rusak susu se jerigen. Harus berani mengambil langkah, perang ninja harus di segerakan. Karena setiap perubahan pasti ada yang namanya pengorbanan.


Semestinya saya juga belajar dari orang tersebut dengan kata katanya, yang sebanding dengan Mario Teguh motivator segala masalah tapi tak bisa menyelesaikan masalah keluarganya sendiri.
Padahal yang berada dalam group privat tersebut adalah orang orang kenamaan, terdidik, tentu paham intrik. Kok bisa ya hingga kecolongan. Ah namanya juga lalai. Terbengkalai.


Dari kisah tersebut saya jadi sadar untuk menjadi baik itu berat, apalagi bisa memanusiakan manusia, teramat sangat berat, sebelum saya berpamitan dengan penjual angkringan saya teringat dengan nasihat dari guru saya, kalau ingin dilayani Tuhan maka jadilah pelayan mahkluknya.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

    Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim (di podium), ketua PCNU Pati sedang memberikan amanah kepada para pelajar NU Pati dalam acara pembukaan Konfercab IPNU-IPPNU Pati tahun 2021 PATI – Dalam sambutannya di pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati, Ketua PC NU Pati, K. Yusuf Hasyim menitipkan tiga amanah kepada seluruh kader. Amanah pertama, K. Yusuf berharap […]

  • Semarak Hari Santri, MA Manahijul Huda Ngagel Adakan Lomba Baca Kitab Kuning

    Semarak Hari Santri, MA Manahijul Huda Ngagel Adakan Lomba Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.307
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, MA Manahijul Huda Ngagel, Dukuhseti, Pati, menggelar berbagai lomba, salah satunya Lomba Baca Kitab Kuning yang berlangsung pada Rabu (22/10/2025). Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ah. Nasyith, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud karakteristik madrasah sebagai lembaga pendidikan yang menanamkan ilmu agama dan melestarikan tradisi intelektual para […]

  • Tips Sukses Samsung

    Tips Sukses Samsung

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

      Perusahaan Samsung didirikan oleh Lee Byung-Chul pada 1948. Pada masa awal pendiriannya, Samsung hanyalah perusahaan kelas teri dan produk-produknya kurang laku di pasaran. Bahkan, Samsung pernah terancam bangkrut karena manajemen yang buruk. Kejayaan Samsung menjadi perusahaan global terkemuka baru tercapai pada masa kepemimpinan Lee Kun Hee, putra dari Lee Byung-Chul. Sebagai anak bungsu di […]

  • Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Hadist dari Sayyidah ‘Aisyah RA, Sesungguhnya Rasulullah bersabda kepada Ummu Salamah: “Janganlah engkau sakiti aku tentang ‘Aisyah. Karena sesungguhnya wahyu itu tidak pernah datang kepadaku ketika aku berada dalam satu selimut bersama dengan salah seorang dari kalian selain Aisyah. (HR.Bukhori) Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa seorang perempuan itu tidak menghalangi atau bahkan menjauhkan laki-laki […]

  • bgunn-jpeg-3

    Buruh Pembangunan Gereja

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

      1.       Ada orang bekerja membangun tempat ibadah orang kristen (gereja) dan yang melakukan pekerjaan itu orang Islam.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukumnya melakukan pekerjaan itu ?   Jawaban :Hukumnya diharamkan,karena termasuk muharromah.   Referensi : &  Qulyûbi, vol. 3 hal. 70  

  • PCNU-PATI

    Filantropi Ramadan

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Ramadan, bulan suci bagi umat Islam di seluruh dunia, bukan hanya tentang ibadah dan puasa semata. Ramadan menjadi momentum untuk introspeksi, berbagi, dan berbuat kebaikan sebanyak mungkin. Salah satu bentuk kebaikan yang sangat dianjurkan selama Ramadan adalah filantropi, kedermawanan, cinta kasih, atau amal kebajikan kepada sesama. Mengapa? Ya, karena manusia tidak sekadar […]

expand_less