Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 7 Agenda Strategis

7 Agenda Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Des 2021
  • visibility 324
  • comment 0 komentar

Oleh : Jamal Makmur Asmani*

Duet KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah duet fakih-intelektual. KH. Miftachul Akhyar adalah sosok ulama yang berpetualang dari pesantren ke pesantren. Beliau berkarir dari bawah. Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, Wakil Rais Am, Pejabat Sementara Rais Am, dan akhirnya menjadi Rais ‘Am PBNU.

KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah kader penerus ayahnya, KH. Chalil Bisri dan pamannya, KH. A. Mustafa Bisri. Gus Yahya, panggilan akrabnya, digembleng ayahnya, meneruskan studi di Krapyak, mendalami ilmu agama di Makkah, dan bergumul dengan dunia pergerakan kebangsaan.

KH. Miftachul Akhyar dikenal dengan penguasaan mendalam terhadap turast (khazanah keilmuan yang menjadi peninggalan ulama terdahulu, kitab kuning), khususnya fiqh, tasawuf, dan sejarah Islam. Banyak sumber yang menyatakan bahwa KH. Miftachul Akhyar sangat teliti dalam mengkaji dan menelaah hasil bahtsul masail yang diadakan LBM-NU (Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama).

Gus Yahya dikenal sebagai intelektual yang produktif melahirkan karya yang memberikan kontribusi besar dalam membangun peradaban dunia yang berbasis humanitas substansial. Bukunya PBNU (Pekerjaan Besar Nahdlatul Ulama) menggambarkan peran yang seharusnya dimainkan Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban dunia. Misalnya dalam konteks perdamaian, persaudaraan, dan kesejahteraan umat manusia.

7 Agenda Strategis 

Prestasi yang sudah ditorehkan KH. Said Aqil Siradj selama dua periode kepemimpinannya harus dilanjutkan dan dikembangkan Gus Yahya. Ada 7 agenda strategis yang layak menjadi prioritas.

1. Mengembangkan UNU 

Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) sebagai lumbung kaderisasi harus dikembangkan, baik kualitas maupun kuantitasnya. 

2. Meningkatkan Lazisnu 

Kemajuan Lazisnu harus ditingkatkan supaya kehadiran NU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat secara keseluruhan. 

3. Memberdayakan LP Ma’arif 

Lembaga pendidikan ma’arif harus diberdayakan sumber daya guru, sarana prasarana, kekuatan finansial, dan networking relationship supaya mampu bersaing di level nasional dan global.

4. Optimalisasi Aswaja Center 

Aswaja center yang diinisiasi PWNU Jatim sudah saatnya dioptimalkan di seluruh cabang se-Indonesia. Aswaja center menjadi pusat edukasi, training, dan dinamisasi doktrin Aswaja supaya mampu merespons masalah-masalah kontemporer.

5. Dakwah Digital 

Fenomena Gus Baha’ yang punya pengaruh luas tidak lepas dari keberhasilan teknologi informasi, baik facebook, twitter, youtube, dan lain-lain. Para kiai dan kader-kader NU yang berkualitas harus disupport dengan teknologi modern supaya dakwah digital NU mampu mencerahkan dan menggugah kesadaran publik secara luas menuju nilai yang diajarkan Nabi Muhammad dan ulama salafus shalih. 

6. Menggali Manuskrip Ulama Nusantara 

NU adalah jangkar Islam Nusantara. Salah satu kekayaan Islam Nusantara adalah karya-karya ulama nusantara, baik yang bermukim di nusantara atau di luar negeri, seperti Makkah, Madinah, Mesir, dan lain-lain. Masih banyak karya ulama nusantara yang belum diterbitkan dan dikonsumsi publik. Saatnya NU menjadi pioner dalam menggali khazanah keilmuan ulama nusantara.

7. Fungsionalisasi Program Kaderisasi 

Kaderisasi mutlak dalam organisasi sebagai sarana efektif dalam melanjutkan dan mengembangkan potensi organisasi. PKPNU (Pendidikan Kader Nahdlatul Ulama) dan MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama) harus disempurnakan kurikulum dan metodenya supaya menghasilkan kader penerus handal, militan, dan produktif dalam memajukan organisasi. 

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kekuatan, pertolongan, dan  kesuksesan kepada pengurus PBNU Masa Khidmat 2021-2026 di bawah duet kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Pelabuhan Bakauni-Merak,

Jum’at, 24 Desember 2021

*Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Philip Oroni

    Demi Waktu

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh M. Iqbal Dawami Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum […]

  • Menangkap Cahaya Rayyan

    Menangkap Cahaya Rayyan

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya di syurga ada satu pintu bernama Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya…. Maka jika orang-orang yang berpuasa telah memasukinya, maka (Pintu Rayyan) akan ditutup dan taka da seorangpun lagi yang memasukinya.” Begitu spesialnya ibadah puasa, hingga diabadikan dalam banyak hadits. Salah […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.849
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • Personalitas dan Identitas Indonesia

    Personalitas dan Identitas Indonesia

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Luthfi Karim* Cinta tanah air adalah sunnatullah. Demikianlah mukaddimah singkat yang penulis sampaikan untuk membuka tulisan ini.  Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa nabi Muhammad SAW benar-benar cinta mati kepada Makkah dan Madinah. Bukti pertama, beliau pernah berbisik kepada sobat karibnya, Abu Bakar bahwa Makkah adalah tempat yang paling dicintainya seandainya para penduduk […]

  • Innalillah, KH. Abdullah Fauzan, Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Berpulang

    Innalillah, KH. Abdullah Fauzan, Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Berpulang

    • calendar_month Rab, 26 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 612
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Fauzan (peci putih) dalam kenangan bersama para santrinya GEMBONG – MWC NU Kecamatan Gembong berduka. Salah seorang tokohnya berpulang ke rahmatullah.  Pada Selasa (5/1) kemarin, KH. Abdullah Fauzan, Mustasyar MWC NU Gembong menfgembuskan nafas terakhir di rumah duka, Dukuh Posono, Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong.  Jenazah al maghfurlah dikebumikan Rabu (26/1) pagi tadi. Ratusan […]

  • PCNU-PATI

    Rekontruksi Sejarah Al -Quran

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Buku ini berupaya merekonstruksi perjalanan historis Al-Qur’an yang diharapkan dapat bertahan terhadap kritik sejarah sekaligus bisa berhadapan dengan berbagai prasangka “ilmiah” Barat. Masalah-masalah utama dalam pewahyuan Al-Qur’an serta pengumpulan dan stabilisasi teksnya menjadi fokus kajian dalam buku ini. Dengan demikian, objek studi ini mencakup keseluruhan etape perjalanan kesejarahan Al-Qur’an, dan hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan […]

expand_less