Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
  • visibility 430
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha
Sepekan saya dan Anda menjalani ibadah puasa. Pun telah banyak permintaan berbuka bersama dari teman kerja, kolega bisnis atau pun dari lainnya. Dan hanya untuk makan saja saya dan Anda harus bersama-sama. Jadi teringat pepatah Jawa makan tak makan yang penting kumpul. Bisa jadi ini yang dimaksud dengan pepatah itu.

Kemarin karena ajakan kolega bisnis untuk berbuka bersama pada restoran ternama di kota Bumi Mina, pelayan restoran menyodorkan buku menu dengan berbagai macam olahan makanan dan minuman.

“Silahkan dipilih menunya sesuai dengan selera bapak bapak, restoran kami sudah terjamin dengan kelezatan menu yang telah disajikan, jadi tak usah ragu, atas pilihan bapak berbuka di restoran kami”

Pelayan restoran dengan lihainya untuk meyakinkan apabila berbuka disini adalah pilihan yang tepat.

“Nasi dua porsi, ayam goreng, sup iga, es kelapa muda, air putih hangat, kerupuk, mendoan, salat buah,” jelas teman saya pada pelayan restoran tersebut.

Pasti saya dan Anda tercekat atas menu pesanan teman saya tersebut. Satu orang saja pesen makannya begitu banyak sekali apa muat perutnya. Dalam hati kecil saya bergumam ini orang berbuka atau balas dendam sebab seharian tak makan, atau sebaliknya karena terbiasa apabila makan dengan menu serba ada. Namanya juga orang tentu taraf dan standar dalam berpuasa yang notabene adalah menahan lapar dan dahaga. Karena sudah tertahan dari subuh hingga beduk magrib makan yang tertahan tadi harus dikeluarkan sekuat kuatnya.

Kalau saya dan Anda bisa sedikit berfikir jernih atau meraba raba perihal apa itu puasa dan lain sebagainya seperti yang pernah di ajarkan guru agama saat berada di sekolah dasar. Tentu saya dan Anda saat berbuka pun maka ala kadarnya, bukan mengupayakan beli ini dan itu, menyiapkan segalanya, seperti yang dilakukan oleh teman saya tadi.

Bukankah puasa itu menahan keinginan, baik nafsu makan dan lainnya. Jadi saat akan berbuka sebisa mungkin saya dan Anda sedikit menahan memakan ini, menimum itu, toh perut manusia itu ada batasannya. Ibaratnya sebuah mesin penggiling seharian istrahat dan sorenya harus di pompa dengan beraneka macam gilingan berbarengan tentu tak baik bagi mesin tersebut. Begitu pula sebaliknya dengan lambung manusia seharian beristirahat, sorenya menerima berbagai jenis makanan tanpa ada jeda.

Saya tak menyalahkan atau nyinyir dengan tingkah teman saya tersebut. Akan tetapi sebagai manusia tentu cara makan lupa harus sebagai manusia seutuhnya.

“Halah mas mas koyok sampean mboten” celetuk teman saya sambil berlalu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.216
    • 0Komentar

      Semarang โ€“ Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil โ€˜Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

  • PCNU-PATI

    Dosen Inisnu Beri 9 Tips Putus Mata Rantai Politik Uang dalam Pilkada

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Dalam rangka pelaksanaan pengawasan tahapan penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Temanggung tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Serentak Tahun 2024 dengan tema “Sosialisasi dan Deklarasi Tokoh Masyarakat Tolak Politik Uang, Ujaran Kebencian, Berita Bohong, dan Politisasi SARA” pada Kamis (10/10/2024) di Aliyana Hotel & Resorts […]

  • KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

    JUWANA – Warga NU Kabupaten Pati kembali berduka. KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam tadi. Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) merupakan kyai sekaligus tokoh NU. Dalam dua periode terakhir beliau menjadi Musytasyar PCNU Pati. Dan sebelumnya, pada periode 2008-2013 beliau menjabat sebai Rois Syuriah PCNU Kab. Pati. Sebelumnya, salah […]

  • PCNU-PATI

    Lazisnu – Artha Mas Abadi Tasyarufkan Zakat Produktif

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – PC Lazisnu Pati menghadiri kerjasama dengan BPRS Artha Mas Abadi dalam hal pentasyarufan zakat produktif, kamis (15/12). Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh dewan pakar BPRS Artha Mas Abadi Ahmad Dimyati dan Ghufron Halim serta perwakilan PC Lazisnu Pati. Selain petinggi kedua instansi, kegiatan yang dilaksanakan di kantor BPRS Artha Mas Abadi tersebut turut […]

  • Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Perpustakaan siswi Mathali’ul Falah mengadakan bedah novel karya Elin Khanin yang bertajuk Cinta Sang Abdi Ndalem( (CSAN) Jumat(18/10). Ada satu hal yang melatarbelakangi acara ini, yaitu atar belakang penulisan CSAN. Motivasi Elin dalam menulis novel CSAN yaitu akhlak kang/mbak yang mengabdikan dirinya kepada kiainya. Selain itu, keikhlasaan dalam mengabdi juga membuat Elin menyelesaikan novel bergenre […]

  • 9 Wasiat Dari Mbah Liem

    9 Wasiat Dari Mbah Liem

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Pelajaran-pelajaran KH Muslim Rifaโ€™i Imampuro atau Mbah Liem (alm) yang disampaikan di sini saya kutip dari tulisan yang ada di kalender Yayasan Pondok Pesantren Al muttaqien Pancasila Sakti yang menurut saya sangat-sangat penting dan saya anggap sebuah pelajaran penting dari Mbah Liem. Saya berharap dan berdoโ€™a semoga saya dan saudara semua pun bisa meneladani pelajaran-pelajaran […]

expand_less