Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
  • visibility 68
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha
Sepekan saya dan Anda menjalani ibadah puasa. Pun telah banyak permintaan berbuka bersama dari teman kerja, kolega bisnis atau pun dari lainnya. Dan hanya untuk makan saja saya dan Anda harus bersama-sama. Jadi teringat pepatah Jawa makan tak makan yang penting kumpul. Bisa jadi ini yang dimaksud dengan pepatah itu.

Kemarin karena ajakan kolega bisnis untuk berbuka bersama pada restoran ternama di kota Bumi Mina, pelayan restoran menyodorkan buku menu dengan berbagai macam olahan makanan dan minuman.

“Silahkan dipilih menunya sesuai dengan selera bapak bapak, restoran kami sudah terjamin dengan kelezatan menu yang telah disajikan, jadi tak usah ragu, atas pilihan bapak berbuka di restoran kami”

Pelayan restoran dengan lihainya untuk meyakinkan apabila berbuka disini adalah pilihan yang tepat.

“Nasi dua porsi, ayam goreng, sup iga, es kelapa muda, air putih hangat, kerupuk, mendoan, salat buah,” jelas teman saya pada pelayan restoran tersebut.

Pasti saya dan Anda tercekat atas menu pesanan teman saya tersebut. Satu orang saja pesen makannya begitu banyak sekali apa muat perutnya. Dalam hati kecil saya bergumam ini orang berbuka atau balas dendam sebab seharian tak makan, atau sebaliknya karena terbiasa apabila makan dengan menu serba ada. Namanya juga orang tentu taraf dan standar dalam berpuasa yang notabene adalah menahan lapar dan dahaga. Karena sudah tertahan dari subuh hingga beduk magrib makan yang tertahan tadi harus dikeluarkan sekuat kuatnya.

Kalau saya dan Anda bisa sedikit berfikir jernih atau meraba raba perihal apa itu puasa dan lain sebagainya seperti yang pernah di ajarkan guru agama saat berada di sekolah dasar. Tentu saya dan Anda saat berbuka pun maka ala kadarnya, bukan mengupayakan beli ini dan itu, menyiapkan segalanya, seperti yang dilakukan oleh teman saya tadi.

Bukankah puasa itu menahan keinginan, baik nafsu makan dan lainnya. Jadi saat akan berbuka sebisa mungkin saya dan Anda sedikit menahan memakan ini, menimum itu, toh perut manusia itu ada batasannya. Ibaratnya sebuah mesin penggiling seharian istrahat dan sorenya harus di pompa dengan beraneka macam gilingan berbarengan tentu tak baik bagi mesin tersebut. Begitu pula sebaliknya dengan lambung manusia seharian beristirahat, sorenya menerima berbagai jenis makanan tanpa ada jeda.

Saya tak menyalahkan atau nyinyir dengan tingkah teman saya tersebut. Akan tetapi sebagai manusia tentu cara makan lupa harus sebagai manusia seutuhnya.

“Halah mas mas koyok sampean mboten” celetuk teman saya sambil berlalu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Camat Dukuhseti, Agus Sunarko memberikan pesan kepada kader Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Dukuhseti, bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Hal ini disampaikainnya saat mengisi Latihan Kader Muda (Lakmud) PAC IPNU IPPNU Dukuhseti, belum lama ini. Ia mengatakan dalam menuntut ilmu para […]

  • LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

    LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, adakan temu penulis dan sastrawan terpilih, serta memberikan penghargaan kepada sejumlah media massa. Kegiatan bertema “Bahagia dalam berliterasi” itu digelar selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 September 2023 di Hotel Muria, Kota Semarang. Panitia kegiatan, Hamidulloh Ibda, mengatakan, terdapat empat […]

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kontingen Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menempati urutan keempat dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo. Adapun urutan juara diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu (13/9/2025) pagi. […]

  • Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud. Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) […]

  • Photo by Richard Stachmann

    Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebagaimana kita ketahui pesantren merupkan tempat untuk menimba ilmu baik agama maupun umum, sehingga pesantren dapat diartikan sebagai pusat pendidikan bagi santri maupun masyarakat. Mengingat pesantren sekarang ini sudah banyak mengalami perubahan baik dari segi pendidikan, gedung, dan trasformasi sosial terhadap lingkungan sekitar. Sehingga pesantren di era sekarang ini bisa disebut […]

expand_less