Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanggapi Warung Remang-Remang, PCNU : Kami Minta Segera Ditindak

Tanggapi Warung Remang-Remang, PCNU : Kami Minta Segera Ditindak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
  • visibility 398
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. – Sikap tegas kembali ditunjukkan oleh Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim terkait penertiban warung remang-remang di sepanjang Jalan Pantura Pati.

Ketua organisasi sosial keagamaan dengan anggota terbanyak se-Kabupaten Pati tersebut menyampaikan uneg-unegnya kepada pcnupati.or.id pada Jumat (2/1) pagi. Pihaknya meminta Satpol-PP Kabupaten Pati untuk mengambil langkah segera dalam penertiban warung remang-remang di Kabupaten Pati.

“Saya beserta teman-teman PCNU Pati meminta Satpol-PP untuk mempercepat penertiban warung remang-remang yang ada di Kabupaten Pati,” tandasnya.

Jumlah Perceraian Meningkat

Menurut Kiai Yusuf, persoalan prostitusi di Kabupaten Pati sudah selayaknya menjadi perhatian banyak pihak. NU menilai, dampak sosial dilonggarkannya prostitusi sangat berimplikasi negatif.

Ia menyebut, grafik despensasi menikah pada tahun 2022 di Kabupaten Pati meningkat tajam, yakni sebanyak 543. Sementara pada tahun 2021 sebanyak 333 dan sekitar 200-an kasus di 2020.

Angka perceraian di Bumi Mina Tani ini juga semakin banyak. Menurut data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati, lanjut Kiai Yusuf, ada 2.711 kasus perceraian diputuskan oleh PA.

Ia menganalisa, sumber utama dua permasalahan teraebut adalah tingginya perselingkuhan. Hal ini linier dengan merebaknya jumlah lokasi prostitusi di Kabupaten Pati.

“Apapun kedoknya, pihak berwajib harus sesegera mungkin mengambil tindakan. Sebab jika dibiarkan berlarut-larut, dampaknya bisa sangat fatal,” tegas dia.

Dirinya menambahkan, bahwa dengan berlarutnya kasus pembongkaran warung remang-remang yang tidak segera dieksekusi bisa menciptakan stigma negatif masyarakat luar Pati terhadap kabupaten penghasil bandeng ini. Bukan hanya itu, keseriusan pemerintah dalam memberantas prostitusi sebagai sumber bencana sosial juga patut dipertanyakan.

“Akhirnya kita bertanya-tanya bahkan bisa jadi timbul su’udzon terhadap aparat berwenang. Hal ini tentu tidak kita inginkan, sehingga kami meminta Satpol-PP untuk segera mengambil langkah tegas,” pungkasnya.(lut-LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Lazisnu Pati, Mr. X Berikan Donasi untuk Pengobatan Sugiati

    Lewat Lazisnu Pati, Mr. X Berikan Donasi untuk Pengobatan Sugiati

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Agus Arif Mustofa (kiri), Manajer Penyaluran Lazisnu Pati memberikan donasi dari Mr. X kepada keluarga Sugiati, korban kecelakan lalu lintas yang membituhkan penanganan medis.  PATI – PC Lazisnu Pati kembali memberikan bantuan kesehatan kepada Sugiati, warga desa Bleber kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Sabtu (01/01). Sebelumnya pada Minggu (12/12/21) PC Lazisnu Pati dengan berkoordinasi dengan pengurus […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

  • Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual di IPMAFA dalam Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

    Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual di IPMAFA dalam Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) IPMAFA bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Islam (HMPS PMI) IPMAFA menggelar program sosialisasi bertajuk Bimbingan Remaja untuk Pencegahan Kekerasan Seksual. (Jumat, 20/12/24). Program ini merupakan salah satu inisiatif dari tim PKM dosen IPMAFA yang terdiri dari Ibu Umdah […]

  • PCNU PATI - Iluistrasi NU dan Wirausaha Masyarakat. Photo by Álvaro Serrano on Unsplash.

    Wirausaha di Masyarakat NU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sejak didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan beberapa Kiai karismatis di Surabaya pada tahun 1926, Nahdlatul Ulama telah menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pangkalan

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pangkalan

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id -Sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, para siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, melakukan aksi nyata dengan menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, pada Rabu (14/3/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Hidup Berkelanjutan”. Dalam pelaksanaannya, […]

  • Tarekat vs Syariat. Photo by Fereshteh Ghazisaeedi on Unsplash.

    Tarekat vs Syariat

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Sering kita temukan, perdebatan sengit antara pengikut tarekat versus pengikut fikih sentris. Forum apapun bisa jadi medan laga siapa yang terbaik di antara mereka berdua. Follower tarekat terbiasa kultus akan amalan-amalan wirid yang mereka lakukan, tanpa mau didikte oleh syariat atau fikih (dalam batas tertentu). Sementara kubu sebelah bangga dengan fikih […]

expand_less