Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Karena Anak-anak, Saya Bahagia

Karena Anak-anak, Saya Bahagia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya jalani. Ingin bertanya mengapa, tetapi malu pada diri sendiri karena pilihan ini saya sendiri yang memilih.

Saya kira kesedihan ini akan berlarut hingga beberapa hari kedepan. Ternyata saya salah. Saat sampai dirumah dan bertemu dengan anak-anak yang hendak belajar bersama, hati saya menjadi damai dan tenang. Mengapa bisa begitu, padahal sedari pagi perasaan saya tengah kacau dan ketika bertemu mereka ajaibnya langsung merasa tenang.

Beberapa hari terakhir ini selepas maghrib, rumah saya menjadi persinggahan untuk anak-anak yang ingin belajar. Sebelumnya saya tak pernah berfikir akan kesibukan lainnya di rumah selain bersih-bersih di pagi dan sore hari. Awal cerita, saya memang awalnya didatangi anak tetangga yang bertanya soal pertanyaan yang dia sendiri merasa kesulitan. Itupun tak rutin. Hanya saat ia ataupun neneknya kesulitan menjawabnya.

Hingga suatu ketika saat ia datang kerumah untuk bertanya soal matematika, saya nyeletuk ke ibu ingin membuka tempat les untuk anak-anak. Ibu dan neneknya anak ini mengiyakan ucapan spontanitas saya itu. Malah katanya, biar nanti cucunya memberi tahukan ke seluruh anak-anak sekolah bahwa saya tengah membuka les. Wah kok seantusias itu rupanya. Padahal celetukan saya itu hanya bercanda. Saya kemudian mengelak dengan alasan di desa ini sudah ada yang membuka tempat les, dan juga atas dasar kesibukan bekerja yang terkadang saya pulang malam.

Tapi tiba-tiba esoknya, pada saat saya baru selesai sholat maghrib, ada dua orang anak sedang mengucapkan salam dari depan rumah. Rupanya mereka datang untuk belajar. Saat saya tanya siapa yang merekomendasikan untuk kesini, mereka menjawab dari temannya yang ternyata itu adalah anak tetangga saya yang sering kerumah untuk menanyakan jawaban atas pertanyaan yang sulit tersebut. Tanpa pikir panjang mereka saya suruh masuk dan kita belajar bersama.

Saya bukan kategori anak yang pintar, namun saya membaca bacaan terlebih dahulu sebelum menjawab soal-soal mereka. Bisa disebut kelemahan atau sebuah kemalasan untuk anak-anak ini yang tak mau membaca terlebih dahulu, padahal soal-soal yang ditanyakan, jawabannya sudah tertera pada bacaan sebelumnya. Oleh karena itu metode yang saya pilih adalah tak langsung memberikan mereka jawaban, akan tetapi mereka sendiri yang menjawab. Saya hanya bantu mencarikan di halaman berapa jawaban itu bersembunyi.

Saat saya menuliskan ini batin saya berkata, ternyata bertemu dan bercengkrama bahkan bercanda bareng anak-anak dapat menstimulus energi positif ke dalam diri kita. Barangkali tak semua orang bisa begitu. Karena pada dasarnya sifat dan sikap manusia telah dibuat berbeda oleh Tuhan. Jadi, bertemu anak-anak kadang kala ada yang malah tambah uring-uringan dan ada pula yang merasa damai seperti saya. Apapun itu, bagi saya anak-anak ini telah membantu saya keluar dari rasa sedih yang telah membuat perasaan saya kacau seharian itu. Terimakasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

     ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ sedang memamerkan hasil panen padi organik SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengajak Nahdliyin untuk merubah sikap dalam menghadapi ancaman Covid-19. Dari yang semula acuh terhadap keberadaan wabah ini menjadi peduli dan mengembangkan pola hidup sehat. Selain itu, PWNU juga mengajak warganya untuk berperan aktif dalam memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dengan […]

  • FKPT Jateng dan Duta Damai Jateng Siap Bersinergi Lawan Radikalisme

    FKPT Jateng dan Duta Damai Jateng Siap Bersinergi Lawan Radikalisme

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.474
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang — Upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di Jawa Tengah semakin diperkuat melalui rencana kolaborasi antara Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Duta Damai Dunia Maya Jawa Tengah. Hal itu terungkap di sela-sela kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang melalui FKPT Jawa Tengah Tahun […]

  • PCNU-PATI

    Kemandirian Ekonomi Pesantren

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama. Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka […]

  • Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Pati Perbolehkan Mengikuti Pendapat Wakaf Uang Sah

    Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Pati Perbolehkan Mengikuti Pendapat Wakaf Uang Sah

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

          Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati pada hari Rabu, 7 Dzulqa’dah 1445 H atau 15 Mei 2024 lalu menyelenggarakan Bahtsul Masail dengan tema Wakaf Uang. Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Pakis Tayu Pati, asuhan KH M. Aniq Muhammadun ini  dilaksanakan oleh Lembaga Bahtsul Masail PCNU dengan melibatkan beberapa pihak. […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Literasi Digital Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.737
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Masih pentingkah literasi digital saat bulan Ramadan? Ya, penting lah. Jawaban singkat ini saya jawab sendiri dari pertanyaan yang saya buat sendiri. Meski bulan suci Ramadan selalu datang membawa jeda, koma, waktu rehat sejenak, atau sebutan lain. Apa maksudnya? Jeda dari tradisi makan dan tradisi minum, dari marah, dari kesibukan dunia, […]

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

expand_less