Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
  • visibility 459
  • comment 0 komentar

 ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ sedang memamerkan hasil panen padi organik

SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengajak Nahdliyin untuk merubah sikap dalam menghadapi ancaman Covid-19. Dari yang semula acuh terhadap keberadaan wabah ini menjadi peduli dan mengembangkan pola hidup sehat. Selain itu, PWNU juga mengajak warganya untuk berperan aktif dalam memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dengan taat  protokol kesehatan.

Sekretaris PWNU Jateng H. Hudallah Ridwan Naim mengatakan, membangun pola hidup sehat dalam arti luas dimulai dengan menjalani pola hidup, pola makan, dan pola jiwa sehat yang dimulai dengan mengkonsumsi produk-produk makanan yang diproses secara organik.

“PWNU Jateng melalui perangkatnya Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) sudah memulai aktivitas produk organik melalui gerakan penanaman padi organik di berbagai daerah di bawah pembinaan ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ PW LPPNU Jateng.

 ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ PW LPPNU Jateng.

Dikatakan, saat ini sudah memasuki masa panen raya. Di antaranya di Kabupaten Blora hasilnya sangat bagus. Secara empiris gerakan tanam padi organik ini membawa dampak positif di antaranya hasil panen berlipat, lingkungan terpelihara, menekan angka kemiskinan masyarakat tani, dan kesehatan masyarakat terpelihara.

“Secara otomatis ini akan meningkatkan imunitas diri yang dapat dikapitalisasi untuk membangun kekuatan dalam menghadapi covid secara mandiri,” tuturnya  di Semarang, Ahad (1/8).
Menurutnya, Nahdliyin perlu  merevolusi diri dengan menghentikan tiupan terompet dan genderang perang melawan covid yang nyaris melumpuhkan aktivitas manusia di muka bumi ini. Dirinya mengajak kepada masyarakat petani Nahdliyin untu mengembangkan produk pertanian organik, karena hasilnya nyata bukan’angin surga’

Disampaikan, sebagai catatan evaluasi penggunaan diksi perang melawan covid-19 yang selama ini didengung-dengungkan sangat menyedot energi diri yang pada ujungnya membangun sikap permusuhan dan kebencian tanpa akhir.

“Karena itulah diksi perang diganti diksi bersahabat dengan covid yang diikuti dengan penguatan gerakan spiritual, membuang rasa permusuhan, dan kebencian, serta menjalani hidup sehat,” ucapnya.

Sekretaris PCNU Blora Yunus mengatakan, di bawah pembinaan Kelompok Kadang Tani Sarowotulus LPPNU Kabupaten Blora, para petani berhasil mengembangkan pola tanam padi organik, produktivitas meningkat tanpa menimbulkan efek negatif lingkungan maupun yang mengkonsumsinya.

“Alhamdulillah, saat ini kami sedang panen raya di 10 titik yang tersebar di lima wilayah kecamatan. Dipastikan pada musim tanam berikutnya jumlah petani yang mengikuti program penanaman padi organik akan bertambah,” pungkasnya.(smsulhuda)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI Photo by Sergiu Jurca

    Puisi-Puisi Ngadi Nugroho

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Tak Pernah Kembali Tak terpikir waktu hanyalah benar-benar sekejap Kita sekumpulan sunyi yang numpang lewat Kemarin ada yang datang Tiba-tiba ada yang pamit untuk segera pulang Belum terlalu genaplah kecupan ini mendingin Di dahimu yang menyimpan kerutan hari-hari kemarin Di bawah temaram, batu-batu murung Mencari jejak sirip-sirip kehidupan Ingin ditanamnya sekali lagi ingatan itu Di […]

  • PCNU-PATI

    Berbuka dengan Teman Karib; Lupa Hal Wajib

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Lusa kemarin, saya dapat pesan whatsapp dari teman karib yang inti dari isi pesan tersebut adalah mengajak saya untuk berbuka bersama sekaligus bercuap-cuap. Membahas hal-hal tak terlalu penting atau pun sedikit gerundel perihal parodi yang ada di Senayan akhir bulan lalu; yaitu satu orang melawan segerombolan. Namanya teman karib tentu […]

  • Duet K. Alwan – H. Dhofir Pimpin MWC NU Winong

    Duet K. Alwan – H. Dhofir Pimpin MWC NU Winong

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    WINONG – Duet K. Alwan dan H. Dhofir Maqoshid, S.Ag. M.Pd.I akhirnya terpilih memimpin MWC NU Kecamatan Winong untuk masa khidmat 2019-2024. Keduanya terpilih menjadi Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Kec. Winong melalui Konferensi yang digelar pada Ahad, 8 September 2019. Seperti diberitakan NU Pati sebelumnya, MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan […]

  • Membaca Peluang Usaha Ditengah Pandemi, PAC GP Ansor Winong Gelar Pelatihan Ternak Bebek

    Membaca Peluang Usaha Ditengah Pandemi, PAC GP Ansor Winong Gelar Pelatihan Ternak Bebek

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    WINONG – PAC GP Ansor Kecamatan Winong semalam (Sabtu, 15/08/2020) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya Bebek Hibrida, Peking dan Lokal di ikuti 35 orang dari Kader Ansor Banser Kecamatan Winong dan Masyarakat Umum. Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dalam bidang peternakan Mohammad Sholahuddin yang merupakan Peternak bebek, Pelaku Usaha mulai dari pengadaan bibit, pemeliharaan, hingga pemasaran […]

  • Lebih dari 100 Guru dan Pimpinan Sekolah Ma’arif Jawa Tengah Mengikuti Forum Penguatan Pembelajaran Bahasa Inggris Berstandar Global

    Lebih dari 100 Guru dan Pimpinan Sekolah Ma’arif Jawa Tengah Mengikuti Forum Penguatan Pembelajaran Bahasa Inggris Berstandar Global

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.357
    • 0Komentar

    Semarang, 30 Mei 2026 — Lebih dari 100 guru dan Kepala sekolah/madrasah dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti kegiatan workshop yang diselenggarakan di hotel Novotel Semarang. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 12.30 WIB ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah […]

  • Ngabuburit: Religiusitas dan Budaya Mbadog

    Ngabuburit: Religiusitas dan Budaya Mbadog

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Saya tidak tahu, sejak kapan ada tradisi ngabuburit. Namun, sebenarnya tradisi ini makin populer ketika sejumlah televisi menjadikannya sebagai acara tiap menjelang berbuka puasa saat Ramadan. Akhirnya, tradisi ini membudaya di kalangan remaja muslim dengan beragam ekspresi.   Ngabuburit merupakan istilah khas dalam budaya Sunda yang bermakna “ngalantung ngadagoan burit,” […]

expand_less