Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Hobinya adalah Masa Depannya

Hobinya adalah Masa Depannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
  • visibility 481
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya.

Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga saat ini ia telah mengeluarkan banyak karya fiksi. Karya-karyanya beberapa sudah tercetak dan sebagian lainnya bisa dibaca melalui platform media, salah satunya  APP KBM.

Ia menceritakan bagaimana hobinya yang sejak kecil itu didukung penuh oleh keluarganya. Keluarga adalah lingkungan terkecil dalam lingkup kehidupan ini. Maka bagaimana tumbuh kembang anak, tergantung lingkungan yang ia tempati tersebut. Jika dari lingkungan keluarganya sudah mendukung, saling terbuka, dan sering melakukan dialog, maka kelak hingga dewasa anak ini akan tumbuh menjadi pribadi yang punya pemikiran terbuka juga.

Berbeda jika lingkungan keluarganya toxic. Salah satu tanda toxic adalah jika seluruh anggota keluarga harus patuh dan memenuhi keinginan dari satu pihak saja. Maka jika hal ini dibiarkan, bisa jadi lambat laun anak akan menjadi pribadi yang demikian juga. Karena seringkali kita tak mau mengajak anak untuk mengobrol atau berdiskusi perihal apa yang mereka suka dan perihal cita-citanya.

Saat anak menyebutkan cita-citanya ingin menjadi apa, kebanyakan kita hanya menganggapnya sebelah mata. Kita mengabaikan keinginannya tersebut. Karena menurut kita mereka masih kecil masih suka gonta ganti cita-cita. Dan yang kita lakukan adalah memaksa mereka untuk mengikuti kemauan kita. Alasannya agar tak dianggap berbeda dengan anak-anak yang lainnya.

Meski sebetulnya kita juga tahu bahwa dunia pendidikan dasar tak melulu SD, SMP, dan SMA. Ada pendidikan lain semacam sekolah khusus atau sekolah kejuruan. Mengapa saat anak kita menyebutkan hobi atau kegemarannya kita tak mendukung dengan memasukkannya pada sekolah khusus tersebut? Justru terkadang kita malah mengabaikan hobinya dengan memberikan pilihan tanpa ajakan diskusi untuk mengambil sekolah umum seperti anak-anak yang lain.

Mengapa kita tak berfikir, sebagai orang tua kita harus mendukung penuh hobi anak dengan cara mengarahkan dan menemani prosesnya agar hobinya tersebut suatu saat menjadi kenyataan. Sama seperti kisah perempuan yang dikenalkan kawan saya waktu itu. Hobinya sejak kecil mendapat dukungan penuh dari lingkungan keluarganya. Sehingga saat ini ia telah sukses menjadi penulis novel dan jurnalis di salah satu media.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Bumi Cinta

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Bumi Cinta – Habiburahman El Shirazy atau biasa dipanggil dengan nama Kang Abik, merupakan salah satu penulis atau novelis asal Indonesia yang berhasil merilis buku-buku best seller, seperti novel berjudul Bumi Cinta. Beberapa karya lain milik Habiburahman El Shirazy bahkan tidak hanya dikenal di Indonesia, melainkan hingga Malaysia, Amerika Serikat, dan Australia. Salah satu karya best seller dari Kang […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran Harlah ke-101 NU

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, adakan tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke 101 NU, di aula kantor setempat, Ahad (28/1/2024) siang. Tasyakuran ini dihadiri oleh para ketua dan sekretaris Lembaga, Badan Otonom (Banom), hingga Majelis Wakil Cabang (MWC). Adapun Harlah NU tahun ini mengusung tema Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia. Ketua Tanfidziyah PCNU […]

  • Peluncuran Koin Muktamar NU

    Peluncuran Koin Muktamar NU

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menegaskan dukungannya atas pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU).   Itu ditandai dengan peluncuran Koin Muktamar saat acara Tasyakuran Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama di gedung PCNU Pati, Minggu (2/2/2020).   “Kemandirian NU menjadi harapan semua nahdliyin. Koin Mukmatar menjadi bagian gerakan kemandirian itu,” ujar Ketua Tanfidziyah PCNU Pati Kiai […]

  • PCNU-PATI

    Pagar Nusa Akan Gelar HUT-nya Januari 2023, Ini Bocorannya

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa (PN), secara resmi memutuskan kegiatan HUT PN ke-37, pada Januari mendatang.  Rencananya, kegiatan HUT ini akan berlangsung meriah. Menurut Suwarto, Ketua PC Pagar Nusa Pati, agenda tahunan ini akan dihelat selama tiga hari berturut-turut.  “Rencananya mulai (tanggal) 27 sampai 29 Januari dan kami pusatkan di Kecamatan […]

  • PCNU-PATI

    Menumbuhkan Ghirah Akademik Mahasiswa Melalui Diskusi

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Dalam rangka menumbuhkan iklim akademik mahasiswa yang dirasa mengalami kemunduruan, para mahasiswa Program Studi Pengembengan Masyarakat Islam (PMI) Isntitut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati mengadakan diskusi bertempat di kantin IPMAFA, Rabu (15/030/23). Diskusi ini dilakukan tidak lain untuk menumbuhkan ghirah mahasiswa agar tidak pudar dan kembali pada jalur yang benar, yakni mahasiswa […]

  • Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.211
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Muh Zen […]

expand_less