Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah


Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman pergi ke bioskop untuk menonton sebuah film. Awalnya cuma berdua, tapi ternyata pas sampai di lokasi ketemu teman-teman yang lain. Dan tanpa disengaja pula kami menonton film yang sama. Miracle In Cell No. 7. Film yang menceritakan tentang bagaimana perjuangan seorang ayah.

Sebelumnya saya sempat melihat trailer film tersebut di youtube. Rasa penasaran saya akan bagaimana alur ceritanya, membawa saya ingin menonton filmnya versi lengkap. Awal pemutaran film sudah dibuat haru dengan acting aktor utamanya. Seorang ayah yang memiliki kebutuhan khusus berjuang untuk anak gadisnya yang masih kecil.

Seakan dunianya sedang terbalik. Si ayah memiliki sifat dan perilaku seperti anak-anak. Sedangkan putri kecilnya seakan menjadi orang dewasa yang senantiasa sabar merawat dan menjaga ayahnya. Mengapa bisa begitu?

Seorang anak yang dididik dengan penuh keikhlasan dan kesabaran maka lambat laun semakin ia tumbuh, akan menjadi seseorang yang baik budi pekertinya. Mendidik dengan penuh kasih sayang dan senantiasa mengajarkan hal-hal yang baik.

Memori anak kecil memang tak sekuat orang dewasa, namun mereka akan mampu merekam hal-hal pertama yang diajarkan kedua orang tuanya hingga mereka tumbuh menjadi dewasa. Oleh karena itu, hal pertama yang kita ajarkan kepada anak-anak itu apa. Hal-hal yang baik atau sebaliknya.

Begitu halnya dengan kartika, tokoh anak kecil di film Miracle In Cell No. 7 ini. Biarpun usianya baru sekitar 8 tahun, ia sudah memiliki perangai yang baik. Kartika sabar menemani ayahnya bermain dengan penuh keceriaan. Ia juga tak sungkan membantu ayahnya melakukan pekerjaan rumah dan turut serta membantu ayahnya berjualan balon keliling naik sepeda. Begitu sederhana. Namun kesederhanaan itulah yang membuat keluarga kecil ini begitu bahagia.

Kita sebagai orang tua terkadang lupa. Saat anak-anak menginjak remaja bahkan dewasa, apabila memiliki sifat dan perilaku yang tak baik, pasti kita akan membentak dan memarahi mereka. Padahal itu sebab kesalahan dari didikan kita. Kita lupa untuk melihat kembali bagaimana kita mendidiknya sewaktu mereka masih kecil. Oleh sebab itu, mari jadi orang tua yang baik dan peduli terhadap anak-anak. Terlebih anak-anak kita sendiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Mahasiswa Inggris, IPNU-IPPNU Pati Gelar Seminar Online

    Gandeng Mahasiswa Inggris, IPNU-IPPNU Pati Gelar Seminar Online

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Pelaksanaan webinar IPNU-IPPNU Pati Sabtu (6/6) kemarin PATI-Pengurus Cabang IPNU-IPPNU Pati menggelar webinar (seminar online-red) Sabtu (6/6) kemarin. Pihak IPNU dan IPPNU menggandeng Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Cambridge, UK. Webinar kali ini mengusung tema ‘Tips Lolos Beasiswa S1 dan S2 Cambridge University, United Kingdom’. Melisa Yustina, sekretaris PC-IPPNU Pati yang bertanggungjawab mengatur jalannya webinar memaparkan […]

  • Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

    Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu. Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir […]

  • Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

     Ketua PCNU Pati memberikan imbauan kepada warga NU untuk  PATI-Di tengah pandemi covid 19 yang sedang melanda Indonesia, kaum muslimin dihadapkan dengan Bulan Ramadhan 1441 H. Momentum ini bisa menjadi media muhasabah diri dan merapat kepada Allah. Namun demikian, puasa tahun ini diakui oleh PCNU Pati, merupakan puasa terberat. “Kita nanti berpuasa dalam keadaan pandemi […]

  • PCNU - PATI Photo by 0fjd125gk87

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan. Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, […]

  • Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

    Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu yang berlangsung di MTs Miftahul Huda, Jumat (27/12) kemarin diwarnai dengan aksi tarik ulur kesanggupan. Hal ini lantaran Kiai Ahmad Sarwo, petahana Ketua MWC NU Tayu 2019-2024 yang merasa sudah saatnya undur dari jabatannya itu, terpilih kembali via jalur aklamasi. Sebelumnya, dalam konferensi bertajuk ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah untuk Ummat’ […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

expand_less