Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 8.749
  • comment 0 komentar

 

Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah turut berperan aktif dalam pembahasan penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak dalam Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme melalui Bendahara FKPT Jateng Siti Maemunah dan Sekretaris FKPT Jateng Rahmad Winarto. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Bakesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa yang diwakili Ketua Kelompok Kerja, Widi Nugroho, S.STP. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari koordinasi bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT RI), khususnya dalam penguatan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pencegahan berbasis deteksi dini.
Sejumlah unsur strategis hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Detasemen Khusus 88 Antiteror Jawa Tengah, DP3AKB Provinsi Jawa Tengah, Forum Anak Jawa Tengah, serta Bendahara FKPT Jawa Tengah.
Dalam pembahasan, peserta rapat menegaskan bahwa pencegahan melalui deteksi dini terhadap anak dan remaja menjadi langkah penting untuk menjaga lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan terbebas dari pengaruh paham ekstrem berbasis kekerasan. Pemahaman terhadap persepsi anak dan pelajar di Jawa Tengah mengenai masa depan bangsa dan Negara Indonesia dinilai krusial untuk memetakan pandangan, harapan, dan tingkat kepedulian generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Instrumen yang dirancang akan memanfaatkan pendekatan kuesioner, wawancara, diskusi, hingga tahap lanjutan berupa deradikalisasi untuk memetakan kondisi, pola pikir, serta tingkat pemahaman anak terhadap Ideologi Pancasila. Sasaran instrumen tidak hanya peserta didik, tetapi juga warga sekolah yang memiliki peran strategis dan berisiko tinggi dalam pembinaan karakter siswa, seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru Bimbingan Konseling, guru agama, pembina organisasi kesiswaan, serta ketua organisasi kesiswaan.
Selain itu, komponen pendukung kegiatan belajar mengajar seperti komite sekolah, ketua paguyuban orang tua, serta pengelola tempat ibadah di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari sasaran instrumen. Bahkan, dalam pembahasan disepakati bahwa cakupan tidak hanya terbatas pada SMA/SMK dan pendidikan khusus, tetapi juga akan diperluas hingga pondok pesantren.
FKPT Jawa Tengah dalam forum tersebut memberikan sejumlah masukan strategis terkait konstruksi instrumen, aspek psikososial anak, serta pentingnya pendekatan edukatif dan preventif agar tidak menimbulkan stigma di lingkungan pendidikan.
Sebagai tindak lanjut, peserta rapat menyepakati akan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) lanjutan guna mematangkan penyusunan instrumen asesmen deteksi dini. Instrumen tersebut ditargetkan sudah dapat digunakan pada momentum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027.
Melalui langkah ini, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan FKPT diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan radikalisme dan terorisme sejak dini, sekaligus meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda Jawa Tengah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beda Puasa Nabi Dungan Ummat Masa Kini. Photo by Rauf Alvi On Unsplash.

    Beda Puasa Nabi dengan Ummat Masa Kini

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Tahun ke-6 Hijriyah, terjadi kesepakatan antara Nabi Muhammad SAW. (Kaum Muslimin) dengan Kaum Kafir Quraisy di daerah Hudaibiyah, tepian Makkah. Dalam ar Rahiq wal Makhtum milik Syaikh Shafiyyur Rahman al Muarakfuri, berkisah tentang ‘puasanya’ Nabi dalam perjanjian tersebut. Mulanya, Nabi memandatkan Ali bin Abi Thalib untuk menulis kesepakatan. Ali membuka perjanjian […]

  • Tausyiyah PBNU soal Pemilu 2014

    Tausyiyah PBNU soal Pemilu 2014

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    بسم الله الرحمن الرحيم Alhamdulillah, berkat taufiq, hidayah, i’anahdan ‘inayah-Nya, bangsa Indonesia telah selesai melaksanakan agenda kenegaraan yang sangat penting, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif pada tanggal 9 April 2014. Kendati di sana-sini masih terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan yang perlu dibenahi di masa-masa mendatang, namun secara umum Pemilu telah berlangsung dengan aman dan damai. Tiga bulan setelah selesainya […]

  • Gus Rozin Sampaikan Pesan Penting di Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III IPMAFA Pati

    Gus Rozin Sampaikan Pesan Penting di Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III IPMAFA Pati

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

      Pati– Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PWNU Jawa Tengah menggelar Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati pada Sabtu (13/09/2025). Acara dikemas dalam forum diskusi, pelatihan jurnal ilmiah, serta pelatihan esai khusus bagi para pelajar NU. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh KH. Abdul Ghaffar […]

  • Suluk Maleman Pekan Ini Membahas Masyarat Paria

    Suluk Maleman Pekan Ini Membahas Masyarat Paria

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.818
    • 0Komentar

    Sebuah pertanyaan satir menyeruak saat Budayawan Anis Sholeh Ba’asyin membuka NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (18/7) malam. Dia melempar pertanyaan tentang apa sebenarnya yang dicari manusia di dunia ini. Meski terasa sederhana, namun pertanyaan ini merupakan upaya eksplorasi filosofis mengenai sifat manusia, keberadaan, dan kondisi manusia di era modern. Anis Sholeh Ba’asyin menantang para hadirin […]

  • SAATNYA WARGA NU BERGABUNG  DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    SAATNYA WARGA NU BERGABUNG DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Warta NU, Pengurus Cabang Nahdlatul  Ulama Kab. Pati pada hari Ahad, 4 Oktober 2015 bertempat di Aula PCNU Kab. Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi tentang Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama. Undangan yang hadir dalam acara  tersebut antara lain dari unsur Ketua-Ketua Yayasan, Kepala-Kepala Madrasah atau Sekolah yang didirikan oleh warga NU. ada sekitar 100 […]

  • 2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    PUCAKWANGI-Minggu (28/7) pagi Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi tiba-tiba menghijau. Ini bukan dikarenakan fenomena alam, namun karena sedikitnya 2000 anggota Fatayat-Muslimat hadir dalam acara rutin pertemuan triwulanan. Para pemgurus PAC Fatayat Pucakwangi sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fatayat sebagai pembuka acara Ketua PAC Fatayat Pucakwangi, Umi Kalsun, S.Pd.I. menyatakan kegiatan triwulan ini merupakan agenda […]

expand_less