Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 8.822
  • comment 0 komentar

 

YOGYAKARTA – Program Studi S3 Studi Islam Konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar sidang promosi doktor pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Sidang yang berlangsung di lantai 1 Gedung Pascasarjana tersebut menghadirkan promovenda dosen sekaligus Kaprodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, Yuni Setya Hartati, dengan disertasi berjudul “Analisis Penyelenggaraan PAUD Inklusif di Jawa Tengah: Tinjauan pada Dimensi Budaya, Kebijakan, dan Praktik.”

Sidang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Dalam ujian terbuka ini, Yuni menghadapi dewan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A. (Ketua Sidang), Ahmad Rafiq, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. (Sekretaris Sidang), Prof. Dr. H. Suyadi, S.Ag., M.A. dan Rof’ah, M.A., Ph.D. (Promotor/Penguji) serta Dr. Asep Jahidin, S.Ag., M.Si., Dr. Maya Fitria, S.Psi., M.A., Prof. Zulkifli Lessy, S.Ag., S.Pd., M.Ag., M.S.W., dan Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. (Penguji).

Dalam penelitiannya, Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung tersebut menekankan bahwa pendidikan inklusif pada jenjang anak usia dini merupakan fondasi pembentukan sikap penerimaan terhadap keberagaman. Namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kultur sekolah yang homogen, regulasi yang belum sepenuhnya adaptif, hingga keterbatasan praktik pembelajaran yang ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi kasus.

Dalam presentasinya, Yuni memaparkan kebaruan risetnya berupa perumusan Teori Inklusivitas Kontekstual Berbasis Nilai (Contextual Value-Based Inclusivity Theory/CVBIT). Teori ini menegaskan bahwa inklusivitas PAUD dibangun melalui internalisasi nilai lokal dan spiritualitas yang hidup dalam budaya sekolah sebagai mediator antara kebijakan adaptif dan praktik pedagogis humanistik. Dengan demikian, model inklusi yang dihasilkan bersifat kontekstual, dinamis, dan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa homogenitas di TK Universal Temanggung memperkuat keseragaman nilai religius, sedangkan heterogenitas di TK Agape Kids Wonosobo memperkaya kesadaran relasional dan toleransi. Temuan tersebut sejalan dengan teori Urie Bronfenbrenner dan prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang menekankan pentingnya lingkungan dalam membentuk pengalaman belajar anak.

Dalam praktik pembelajaran, TK Universal Temanggung unggul dalam asesmen awal dan kolaborasi dengan orang tua, sementara TK Agape Kids Wonosobo lebih fleksibel dalam metode pembelajaran. Keduanya mencerminkan prinsip inclusive pedagogy dari Lani Florian dan Kristine Black-Hawkins, bahwa setiap anak perlu difasilitasi sesuai kebutuhan dan potensinya.
Yuni menegaskan bahwa inklusi merupakan proses pemanusiaan pendidikan yang berbasis nilai dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya. “Pendidikan inklusif menjadi bermakna ketika anak diposisikan sebagai subjek kemanusiaan yang utuh, bukan sekadar objek kebijakan atau standar pembelajaran,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., secara terpisah menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Yuni Setya Hartati bukan hanya prestasi personal, tetapi juga menjadi penguat tradisi akademik kampus.

“Disertasi ini menunjukkan bahwa dosen INISNU Temanggung mampu melahirkan teori yang relevan dan kontekstual bagi kebutuhan pendidikan Indonesia. CVBIT bukan sekadar konsep akademik, tetapi tawaran paradigma yang berpijak pada nilai, budaya, dan spiritualitas. Ini menjadi kontribusi penting bagi pengembangan PAUD inklusif di tingkat nasional,” ungkapnya.

Rektor INISNU berharap capaian ini memotivasi dosen lain untuk terus melakukan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Sidang promosi doktor ini menjadi momentum strategis, tidak hanya bagi promovendanya, tetapi juga bagi penguatan kajian pendidikan anak usia dini dan komitmen terhadap pendidikan inklusif di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Menjadi Guru untuk Diri Sendiri, Syukur-syukur Orang Lain

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dulu, saya sering resah saat memberi ceramah, entah itu bentuknya khutbah jumat, idul fitri, idul adha, maupun kultum. Resah karena merasa tidak pantas menceramahi orang, sedang diri sendiri masih belangsakan. Tapi setelah mendapat nasihat dari dua orang guru, perasaan itu menjadi hilang. Guru pertama mengatakan bahwa penceramah sama halnya profesi […]

  • ‎IGI Sleman Tegaskan Komitmen Transformasi Pendidikan sebagai KOP Kolaborator di Belajaraya 2026

    ‎IGI Sleman Tegaskan Komitmen Transformasi Pendidikan sebagai KOP Kolaborator di Belajaraya 2026

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.150
    • 0Komentar

    ‎ ‎ ‎Jakarta — Festival pendidikan terbesar di Indonesia, Belajaraya 2026, kembali menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik bagi para pendidik di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Sabtu (2/5/2026). Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sleman turut mengambil peran strategis sebagai salah satu Komunitas Organisasi Pendidikan) (KOP) Kolaborator. […]

  • Yayasan Al Ma’arif Gembong Gelar Shalat Istisqo’

    Yayasan Al Ma’arif Gembong Gelar Shalat Istisqo’

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    GEMBONG-Musim kemarau panjang yang menerjang wilayah Indonesia membuat banyak elemen masyarakat prihatin. Keprihatinan ini karena banyak daerah yang mengalami kesulitan air bahkan hingga ke level kekeringan. Belum lagi kasus kebakaran hutan yang sangat membutuhkan air hujan untuk memadamkannya. Ratusan orang yang terdiri peserta didik, guru, karyawan dan pengurus Yayasan Al Ma’arif Gembong melakukan shalat Istisqo’ […]

  • PCNU-PATI

    Lama Vakum, Kiai Jalil Jadi Harapan Baru NU Jimbaran

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    MARGOREJO – Setelah sekian lama nonaktif, sekarang, Desa Jimbaran Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati memiliki Pengurus Ranting NU baru. Pengaktifan kembali ini sebagai bagian dari program kerja ketua MWC NU Margorejo, Mahfudz.  Dalam konferensi yang digelar pada Rabu (19/10) tersebut, Kiai Wagiman dan Kiai Abdul Jalil didapuk sebagai Ro’is Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Ranting NU Jimbaran.  […]

  • PCNU-PATI Photo by Dmitry Kropachev

    Singgah

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Setelah sekian pekan saya rehat atas tulisan tulisan parodi pada hari rabu. Ketika sekian hari tanpa sesuatu tanpa tulisan satir dan lain sebagainya. Dan ternyata ada yang kurang bahkan ada yang menanyain perihal parodi sepekan sekali tersebut. “Kok tak nulis lagi, tak punya ide ya? “ Ketika ada pertanyaan seperti […]

  • PCNU-PATI

    Mengakhiri Ramadan dengan Husnul Khatimah

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan tahun ini sebentar lagi berakhir. Tinggal menunggu beberapa jam saja. Pertanyaannya, apakah kita tahun ini mengakhiri Ramadan dengan husnul khatimah? Ini bukan istilah untuk orang meninggal saja lo ya. Khusnul khotimah atau khusnul khatimah ini terdiri atas dua kata, yaitu “khusnul” dan “khatimah” yang berarti secara bahasa, meninggal dalam keadaan baik. […]

expand_less