Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 8.916
  • comment 0 komentar

 

YOGYAKARTA – Program Studi S3 Studi Islam Konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar sidang promosi doktor pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Sidang yang berlangsung di lantai 1 Gedung Pascasarjana tersebut menghadirkan promovenda dosen sekaligus Kaprodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, Yuni Setya Hartati, dengan disertasi berjudul “Analisis Penyelenggaraan PAUD Inklusif di Jawa Tengah: Tinjauan pada Dimensi Budaya, Kebijakan, dan Praktik.”

Sidang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Dalam ujian terbuka ini, Yuni menghadapi dewan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A. (Ketua Sidang), Ahmad Rafiq, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. (Sekretaris Sidang), Prof. Dr. H. Suyadi, S.Ag., M.A. dan Rof’ah, M.A., Ph.D. (Promotor/Penguji) serta Dr. Asep Jahidin, S.Ag., M.Si., Dr. Maya Fitria, S.Psi., M.A., Prof. Zulkifli Lessy, S.Ag., S.Pd., M.Ag., M.S.W., dan Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. (Penguji).

Dalam penelitiannya, Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung tersebut menekankan bahwa pendidikan inklusif pada jenjang anak usia dini merupakan fondasi pembentukan sikap penerimaan terhadap keberagaman. Namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kultur sekolah yang homogen, regulasi yang belum sepenuhnya adaptif, hingga keterbatasan praktik pembelajaran yang ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi kasus.

Dalam presentasinya, Yuni memaparkan kebaruan risetnya berupa perumusan Teori Inklusivitas Kontekstual Berbasis Nilai (Contextual Value-Based Inclusivity Theory/CVBIT). Teori ini menegaskan bahwa inklusivitas PAUD dibangun melalui internalisasi nilai lokal dan spiritualitas yang hidup dalam budaya sekolah sebagai mediator antara kebijakan adaptif dan praktik pedagogis humanistik. Dengan demikian, model inklusi yang dihasilkan bersifat kontekstual, dinamis, dan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa homogenitas di TK Universal Temanggung memperkuat keseragaman nilai religius, sedangkan heterogenitas di TK Agape Kids Wonosobo memperkaya kesadaran relasional dan toleransi. Temuan tersebut sejalan dengan teori Urie Bronfenbrenner dan prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang menekankan pentingnya lingkungan dalam membentuk pengalaman belajar anak.

Dalam praktik pembelajaran, TK Universal Temanggung unggul dalam asesmen awal dan kolaborasi dengan orang tua, sementara TK Agape Kids Wonosobo lebih fleksibel dalam metode pembelajaran. Keduanya mencerminkan prinsip inclusive pedagogy dari Lani Florian dan Kristine Black-Hawkins, bahwa setiap anak perlu difasilitasi sesuai kebutuhan dan potensinya.
Yuni menegaskan bahwa inklusi merupakan proses pemanusiaan pendidikan yang berbasis nilai dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya. “Pendidikan inklusif menjadi bermakna ketika anak diposisikan sebagai subjek kemanusiaan yang utuh, bukan sekadar objek kebijakan atau standar pembelajaran,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., secara terpisah menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Yuni Setya Hartati bukan hanya prestasi personal, tetapi juga menjadi penguat tradisi akademik kampus.

“Disertasi ini menunjukkan bahwa dosen INISNU Temanggung mampu melahirkan teori yang relevan dan kontekstual bagi kebutuhan pendidikan Indonesia. CVBIT bukan sekadar konsep akademik, tetapi tawaran paradigma yang berpijak pada nilai, budaya, dan spiritualitas. Ini menjadi kontribusi penting bagi pengembangan PAUD inklusif di tingkat nasional,” ungkapnya.

Rektor INISNU berharap capaian ini memotivasi dosen lain untuk terus melakukan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Sidang promosi doktor ini menjadi momentum strategis, tidak hanya bagi promovendanya, tetapi juga bagi penguatan kajian pendidikan anak usia dini dan komitmen terhadap pendidikan inklusif di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menulis Kegiatan Menyenangkan.. Photo by lilartsy on Unsplash.

    Menulis, Kegiatan mengasyikkan

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Saya sedang menjajaki dunia tulis menulis. Menulis kisah dan cerita yang  familiar terjadi disekitar kita. Meski terlihat lucu dan aneh. Namun tak apa, saya berusaha menuangkan apa yang terlintas dipikiran. Apa yang terdengar dan terlihat; supaya tak mengganjal dalam akal. Meskipun sederhana dan alakadarnya. Saya sangat menyadari karena memang tak ada basic disitu awalnya. Bisa […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr Wb. Saya mau Tanya, HP saya android dan didalamnya ada aplikasi alqur’annya, apakah saya boleh membawanya dalam keadaan tidak memiliki wudlu’, dan bagaimana hukum membawanya ke toilet, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb. Hukum membawanya dalam keadaan tidak memiliki wudlu` (hadats) adalah haram jika aplikasi tersebut dibuka dan menampilkan tulisan alqura’an […]

  • Menyemai Generasi Berkarakter

    Menyemai Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai krisis multidimensi yang melanda, bangsa Indonesia wajib bersyukur, sebab pada periode 2005-2035 telah dikaruniai Allah populasi usia produktif yang luar biasa besar dan belum pernah dialaminya sejak Indonesia merdeka. Jumlah populasi produktif tersebut akan menjadi nikmat berupa bonus demografi (demographic dividend), dan dapat menjadi momentum serta peluang untuk menyongsong 100 tahun Indonesia […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 1)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pemilihan pengurus baru PCNU Pati telah dilangsungkan melalui Konfercab, Ahad (23/6) lalu. Hasilnya, KH. Yusuf Hasyim kembali memimpin NU lima tahun ke depan. Dalam wawancara dengan pcnupati.or.id, Selasa (25/6), Ketua PCNU tiga periode ini menjelaskan program-programnya ke depan. “Tentunya ada penyegaran, tapi kita tetap berpegang pada kaidah fikih, menjaga tradisi lama yang […]

  • PCNU-PATI

    Kado Kemerdekaan Untuk Marbot

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Dalam sepekan PC Lazisnu Pati telah melaksanakan kegiatan pendistribusian kado kemerdekaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada aksinya kali ini, PC Lazisnu Pati menyasar para marbot masjid dan mushola di wilayah kecamatan Pati.  Diketahui pendistribusian bantuan tersebut dimaksudkan dalam rangka turut memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 tahun. Sehingga jumlah penerimanya pun sejumlah […]

  • 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser. KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan […]

expand_less