Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selalu Ada Cara Bermain Sambil Belajar

Selalu Ada Cara Bermain Sambil Belajar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
  • visibility 460
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Kesibukan saya akhir-akhir ini selain belajar dan bermain bersama Tsania, juga dengan kedua keponakan  saya yang kembar, Hakam dan Hakim. Kembar identik layaknya Upin dan Ipin. Sudah dipastikan jika tak sering bersama mereka, akan salah menyebutkan nama. Ibu saya saja masih sering salah memanggil.

Beberapa hari ini, setiap sore sudah dipastikan mereka akan datang kerumah. Entah sebab ingin mengajak bermain atau sekadar untuk menginap. Saya masih teringat. Dulu saat mereka menginap sebab ketiduran, pukul 02.00 dini hari bangun dan langsung menangis meminta saya untuk mengantar mereka pulang. Untung saja adik saya belum berangkat ke penjara suci. Alhasil dia yang mengantar si kembar pulang. Dan pada malam itu, saat mereka bilang ingin menginap, trauma akan kejadian mereka merengek meminta pulang secara langsung muncul dibayangan.

Saya tak tau mengapa akhir-akhir ini kembar selalu berkunjung kerumah. Pagi hari saat hendak berangkat sekolah saya antar pulang, sore hari saat mereka selesai mengaji datang kerumah tanpa diundang. Selalu begitu. Nampaknya rumah saya telah menjadi candu bagi mereka untuk senantiasa datang.

Saat datang kerumah, mereka tak jauh berbeda dengan Tsania. Ingin bermain handphone dan lebih asyik menonton televisi. Bedanya kalau Tsania saya kasih sepatah kata tentang meminimalisir waktu bermain gadget akan langsung menurut, kembar memerlukan banyak kata terlebih dahulu baru akan patuh. Mental dan jiwa kesabarannya harus lebih ekstra.

Saya merasakan perbedaan pengalaman mendampingi Tsania dan kembar dalam bermain dan belajar. Barangkali terlihat subjektif jika saya mengatakan bahwa mendidik anak laki-laki dibutuhkan kekuatan super besar dibanding mendidik anak perempuan. Namun fakta yang saya alami memang demikian adanya. Saya lebih ekstra sabar dalam mengarahkan kembar untuk mau lebih banyak belajar daripada bermain.

Untuk menyiasati hal itu, beberapa kali saya selipkan pelajaran saat mereka tengah asyik menonton serial Upin dan Ipin. Seperti saat Upin dan Ipin tengah mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya saat mereka dibantu untuk mencari kain merah Ipin yang hilang. Maka saya akan bertanya pada mereka. Kurang lebih demikian percakapannya.

“Mengapa Ipin mengucapkan terimakasih kepada teman-temannya?”

Mereka menjawab,

“Itu karena teman-temannya mau membantu Ipin mencari kain.” Namun, kembali lagi setiap orang tua pasti mempunyai cara dalam mendidik dan mengasuh buah hatinya secara sempurna menurut persepsinya masing-masing. Bahwa memang tak ada bedanya cara mendidik anak perempuan dan anak laki-laki. Mereka berhak mendapat perlakuan yang sama. Mereka juga berhak mendapat pendidikan yang baik dengan harapan kelak akan menjadi manusia yang dapat memanusiakan manusia lainnya. Tak memandang apapun jenis kelamin atau hal lainnya

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Syahid Kemadu,  Kiai Alhamdulillah

    Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 946
    • 0Komentar

      Kiai pada umumnya dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan pengetahuan di bidang agama. Persepsi ini tak ayal diberikan masyarakat, karena sumbangsih dan kontribusinya di lingkungan masyarakat dalam berdakwah maupun saat membimbing masyarakat dalam kajian sosial-keagamaan. Sehingga labeling kiai secara tidak langsung disematkan kepada seseorang yang unggul dalam ilmu keagamaan.  Sebagai orang yang dipersepsikan demikian, […]

  • Komitmen Sinergi dengan LP Ma’arif dalam TOT dan Diklat Pembina Komisariat IPNU-IPPNU

    Komitmen Sinergi dengan LP Ma’arif dalam TOT dan Diklat Pembina Komisariat IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang, 27 April 2025 — Ketua PW IPNU Jawa Tengah, Rekan Muhammad Irfan Khamid, menyampaikan sambutan yang sarat makna dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) dan Diklat Pembina Komisariat yang diselenggarakan oleh PW IPNU dan IPPNU Jawa Tengah, Jumat–Minggu, 25–27 April 2025, di Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang. Acara yang mengusung tema “Bergerak Bersama […]

  • Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

    Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Dahlan Iskan saat menyampaikan materinya dalam acara Studium General di Ipmafa MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar Studium General (SG) dengan narasumber Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014. Acara dengan tema ‘Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0’ teraebut diselenggarakan pada Sabtu (20/11) pagi di Aula Ipmafa lantai 2 […]

  • Pelatihan Tilawah Dakom IPNU/IPPNU, Peserta dari Seluruh Indonesia

    Pelatihan Tilawah Dakom IPNU/IPPNU, Peserta dari Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Ruang Google Meeting Pelatihan Tilawah Dakom IPNU IPPNU Pati yabg diikuti oleh 70 peserta dari seluruh Indonesia. PATI – Di masa serba daring ini, tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti pelatihan Tilawatil Qur’an. Sekitar 70 peserta yang berasal dari penjuru Indonesia antusias hadir secara online melalui aplikasi Google Meeting pada Sabtu Sore (04/12). Ini merupakan […]

  • Dua Rumah Terbakar, Satsus Bagana Satkoryon Banser Gercep Padamkan Api

    Dua Rumah Terbakar, Satsus Bagana Satkoryon Banser Gercep Padamkan Api

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Bagana Banser bersama-sama dengan Damkar Pati dan SatpolPP memadamkan api dari dua rumah yang mengalami kebakaran di Pucakwangi PUCAKWANGI – Dua rumah warga Dukuh Jatilawang, Desa/Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati alami kebakaran, Selasa (15/2) siang. Rumah tersebut adalah milik Jono dan Kasbi, warga RT 5 RW 2 desa setempat. Kasatsus Bagana Satkoryon  Pucakwangi, Syaiful Maarif menjelaskan, […]

  • PCNU - PATI

    Guruku Orang Orang Dari Pesantren

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Guruku Orang-orang dari Pesantren menceritakan perjalanan hidup KH. Saifuddin Zuhri, mulai periode awal pendidikannya di sekitar akhir dekade 1920-an, sampai sekitar tahun 1955, ketika ia telah menjadi salah satu tokoh NU.  Buku ini dibagi menjadi 10 bab, yakni: “Di Ambang Pintu Pesantren”, “Madrasahku cuma Langgar”, “Tokoh-tokoh Pengabdi tanpa Pamrih”, Apresiasi terhadap Rasa Seni”, “Memasuki Persiapan […]

expand_less