Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 27 Des 2022
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

 “Mati Spektakuler” memuat kisah dan serpihan refleksi hidup. Efek yang dirasakan ketika membaca buku tersebut adalah merinding, takut dan sedih. Bukan karena takut akan kematian, melainkan takut akan amal ibadah yang belum mencukupi untuk terhindar dari api neraka dan belum pantas menjadi penghuni surga. Buku ini menjelaskan dengan detail, gamblang dan mampu menggetarkan perasaan “membuka” tabir keduniaan yang terlalu menipu yang hanya sementara ini, menyadarkan bahwa kehidupan yang sesungguhnya adalah setelah menghadapi kematian, kehidupan yang kekal adalah di akhirat.

Penjelasan mengenai keadaan ketika maut menjemput, kondisi alam barzah, hari kebangkitan, siksaan neraka dan indahnya surga, serta tanda-tanda kiamat terangkum dengan lengkap dan jelas, sehingga mampu mengembalikan keimanan yang rapuh dan rendah menjadi lebih istikamah dalam menjalani perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya. Buku ini bagus sekali dan pantas dijadikan pedoman ketika dunia terlalu melalaikan dan keimanan kita terasa semakin rendah. Karena orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengingat akan kematian.

Pesan yang tumbuh di dalam buku ini begitu menyayat hati, memberi kesan bahwa hidup ini ibarat kopi, penuh getir dan gelap kelabu. Agar hidup berarti sebelum mati, maka perlu dicampurkan gula ke dalam kopi. Sehingga kalut yang menimpa dalam hidup akan terobati dengan sentuhan manis di akhir hayat, sebelum malaikat bertanya tentang lika-liku luka hidup seorang hamba.

Selain itu, sajian khas penulis dan penerjemah buku ini sangatlah padu, layaknya harta karun yang pernah hilang ketika menyentuhnya otak langsung merespon dan jari-jemari seakan terbuai untuk membuka lembar demi lembarnya tanpa henti dan mata seolah berkaca-kaca oleh pilihan diksi yang memikat hati. Siapa pun yang membaca buku ini akan hanyut dalam dua dimensi yang berbeda–dunia dan akhirat.

 Sebelum membaca isi buku ini, pembaca akan dibuat takjub oleh covernya, dengan balutan font warna kuning pada judul buku seolah mengibarkan bendera “kematian” yang berarti jiwa sudah terbebas dan bercerai dengan dunia, kini saatnya kembali kepada-Nya. Hal tersebut melambangkan tanda keluhuran dan kedekatan pada Sang Pencipta. Sedangkan warna putih adalah jalan dan petunjuk menuju cahaya keselamatan–surgawi. Dan warna cokelat yang tampak gelap berarti hidup tidak selamanya nyaman dan aman, di sinilah pentingnya sabar dan ikhlas dalam menerima setiap keadaan, muhasabah adalah kunci kebahagiaan.

Adapun kerlipan warna yang tampak berhamburan dengan munculnya angka-angka dari jam waktu, menunjukkan bahwa hidup ini sangatlah singkat seperti jarak antara pagi dan sore. Jika waktu tersebut tidak digunakan dengan baik, maka kehancuran akan merenggut layaknya debu yang diembus oleh terpaan badai yang memilukan.

Buku ini terasa ringan, meskipun lumayan tebal, desainnya yang fleksibel memudahkan untuk dibawa kemana-mana. Layoutnya yang apik membuat tidak gampang bosan ketika membaca buku ini dan harganya pun terbilang ekonomis. Nilai plus di buku ini terletak pada tiga pilar utama, yaitu teori–praktik–informatif. Secara teori, penulis buku ini berpijak pada referensi dan sumber-sumber terpercaya, melalui riset yang mendalam, keotentikan serta kredibilitasnya tidak diragukan lagi. Buku ini juga terintegrasi dengan praktik kehidupan di masa lalu yang memuat kisah sebagai bahan perenungan dan refleksi hidup. Dan informatif terhadap karya terbitan Indonesia bahkan dunia.

Hal di atas adalah bukti keluasan ilmu dan dedikasi penulisnya dalam memperkaya khazanah ajaran Islam, sehingga patut diapresiasi dan layak disebut sebagai karya monumental. Siapa pun bisa mempelajarinya, baik tua maupun muda dan tidak lengkap rasanya kalau tidak menjadi koleksi pribadi atau perpustakaan. Sungguh karya yang sangat relevan dengan perkembangan zaman, tetap eksis di balik arus yang penuh intrik. Buku ini menjadi pedoman dan pengingat di saat keringnya iman dan takwa. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Mati Spektakuler

Penulis             : Khawaja Muhammad

Penerjemah      : Abdullah Ali & Satrio Wahono

Penerbit           : Zaman

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2021

Tebal Halaman: 468

ISBN               : 978-602-6273-21-5

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturrahim dan Koordinasi PCNU ke Eks Kawedanan Jakenan

    Silaturrahim dan Koordinasi PCNU ke Eks Kawedanan Jakenan

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    JAKENAN – Roashow Turba Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Pati kembali berlanjut. Ahad (22/9/2019) pagi, giliran MWCNU dan Ranting se-eks Kawedanan Jakenan yang dikunjungi menyusul dua gelaran serupa di eks-Kawedanan Tayu dan Pati Kota. Bertempat di Aula Kantor Camat Jakenan, PCNU Pati bertemu dengan jajaran pengurus MWCNU dan Ranting dari empat kecamatan sekaligus, Jakenan, Jaken, […]

  • 15 Mahasiswa Ipmafa Terima Pembekalan Fundraising  and Networking  dari Lazisnu

    15 Mahasiswa Ipmafa Terima Pembekalan Fundraising and Networking dari Lazisnu

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Ketua MWC NU Margoyoso KH. Muslich AR  bersama Lazisnu Cabang Pati mengadakan pembekalan kepada relawan Fundraising and Networking Lazisnu dari Ipmafa, Sabtu (16/11). Bertempat di kediamannya, acara ini diikuti oleh 15 mahasiswa-mahasiswi jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Mereka akan bertugas melakukan sosialisasi program Beberkah door to door di kalangan aghniya di wilayah Margoyoso. KH. Muslich AR, […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, bagaimanat pandangan syara’ tentang kepercayaan makna-makna tertentu dalam setiap prosesi adat seperti adat-adat dalam pernikahan dan sebagainya jika dikaitkan dengan hukum sebab-akibat ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Pandangan fiqih dalam masalah ini  adalah : Ø  Kepercayaan dihukumi tidak boleh dan menyebabkan seseorang menjadi kafir menurut ijma’, jika dia dengan […]

  • 63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Badan Pengawas Pemilu baru saja melaksanakan Pelantikan dan Pembekalan Anggota Panwaslu Kecamatan Pemilu Serentak 2024. Kegiatan ini dilangsungkan pada Jum’at (28/10) pukul 08.00 s.d 17.00 di Hotel New Merdeka Pati. Total, ada 63 Panwascam yang dilantik pada hari itu. Proses seleksi untuk menyaring ke enam puluh tiga nama tersebut berlangsung cukup ketat. Sedikitnya, […]

  • Peran Enterprenuer Bagi Stabilitas Roda Organisasi

    Peran Enterprenuer Bagi Stabilitas Roda Organisasi

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jika melihat berdirinya NU dari segi sisi ekonomi yaitu bisa dilihat dari lahirnya Nahdatut tujjar (Kebangkitan Para Pedagang) pada tahun 1918. Gagasan ini berawal dari kecerdasan seorang KH. Wahab Chasbulah karena melihat NU akan bisa maju dan mempunyai kemandirian Embrio berdirinya NU berasal dari tiga organisasi. Masing-masing bergerak dalam bidang yang berbeda, Nahdlatut Tujjar pada […]

  • Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto Kesadaran merupakan sifat positif seseorang dalam menerima suatu hal yang bersifat positif. Bila dikaitkan dengan lingkungan hidup, kesadaran berarti kepedulian seseorang terhadap lingkungan hidup, serta kesediaan melakukan berbagai konsekuensi kegiatan yang disyaratkan dalam pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup tersebut. Kesediaan yang dilakukan atas kesadaran bukan atas dasar paksaan, tetapi dilaksanakan atas dasar kesukarelaan. […]

expand_less