Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Bersyukur Ketika Gagal

Bersyukur Ketika Gagal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
  • visibility 442
  • comment 0 komentar

 

Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus menjadi perubahan untuk diri sendiri terlebih dahulu.

            Sebelum menjadi yang “ter..” kita perlu menyadari bahwa dunia ini bagaikan arena pertarungan. Siapa yang kuat akan hidup, siapa yang lemah akan binasa. Mereka yang kaya makin kuat karena menikmati jerih payahnya, sedangkan yang miskin harus menjerit  dalam menghadapi badai dan arus kehidupan. Dunia begitu cepat berubah dan berkembang. Oleh sebab itu, kita harus menyesuaikan diri dengan perubahan atau hanyut dengan penderitaan.

            Sampai kapan pun perubahan akan tetap berjalan. Maka dari itu kita harus mampu berubah terlebih dahulu sebelum perubahan mengalahkan diri kita. Lantas, apa yang harus kita kerjakan agar tidak menderita dan bisa menjadi yang terbaik dan menjadi pelopor perubahan untuk yang pertama? Untuk menjawab hal ini, pahami kisah inspiratif berikut ini.

            Semua orang tahu siapa Thomas Alfa Edison, dia adalah seorang penemu bolham lampu. Dengan temuannya ini, orang tentu mengangapnya sebagai orang yang cerdas. Padahal, Thomas Alfa Edison bukan bagian orang yang “ter..” bahkan ia hidup dalam tekanan. Akan tetapi dengan kesungguhannya dan mampu melewati masa-masa sulit akhirnya namanya di kenal sepanjang sejarah peradaban manusia(hlm 11).

            Saat kita menginginkan yang terhebat. Alangkah baiknya jika kita terlebih dahulu mengubah cara pandang terhadap sesuatu, dan tidak menyalahkan keadaan ketika sedang mengalami kegagalan. Padahal tidak ada kesuksesan tanpa kegagalan terlebih dahulu. Tidak ada salahnya kita menyalahkan keadaan. Sebab di dunia yang kompleks ini, ada  kemungkinan dirugikan orang lain. namun tidak menuntut kemungkinan, kegagalan terjadi karena kekurangan yang kita miliki.

            Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, kita harus membuka mata lebar-lebar untuk intropeksi diri atas kegagalan yang kita alami serta bersikap obyektif dalam menyikapi berbagai masalah yang muncul.(hlm 22). Bukankah Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang, tanpa seseorang itu mau merubahnya sendiri.

            Seperti halnya sekeping mata uang yang memiliki dua sisi, jika ingin memiliki uang tersebut maka kita harus menerima kedua belah sisinya. Begitu pula jika ingin meraih sukses maka kita harus berani menerima kegagalan sebagai konsekuensi dari keberhasilan. Dalam hidup, kesulitan adalah bagian dari ujian manusia. Apakah ia siap untuk diangkat  ke derajat yang lebih tinggi? Kesulitan hidup ibarat ujian naik kelas yang menguji apakah seorang siswa layak naik kelas atau tidak.

            Dari sini bisa dikatakan bahwa kesulitan adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan. Tidak ada manusia  di dunia ini yang tidak pernah merasakan kesulitan. Hal yang membedakan satu orang dengan yang lain adalah bagaimana orang tersebut menyikapi kesulitan yang ada. Orang yang tidak pernah gagal adalah orang-orang yang tidak pernah mencoba melakukan sesuatu yang baru.

            Buku ini memberikan motivasi bagi siapa saja yang pernah mengalami kegagalan. Karena kegagalan bukanlah harga mati untuk mengetahui dan intropeksi. Kegagalan harus dipahami sebagai hal wajar yang harus kita jalani sebagai proses menuju kesuksesan. Takut pada kegagalan maka seumur hidup, kita juga akan takut mencoba sesuatu dan tidak pernah tahu cara mencapai kesuksesan.

             Pada akhirnya orang  berani gagal dan bersyukur atas kegagalan yang dialaminya maka orang tersebut akan meraih kesuksesan. Keberanian adalah kunci utama dalam meraih segala “ter..” selain itu pola pikir dan cara pandang kita terhadap segala ujian harus dirubah. Sebab cara pandang akan mempengaruhi tindakan yang akan kita lakukan, diri kita sendirilah yang mampu mengubah kegagalan menjadi kesuksesan.

 

Judul                 : Create A Different Mindset

Penulis             : Kang Rozi

Penerbit           : Saufa

Tahun terbit     : Pertama, 2015

Tebal               : 192 hlm

ISBN               : 978-602-255-786-9

Peresensi         : Khoirun Niam, Pecinta Buku

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Saya Bandingkan dengan Negara Lain (1)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    WINONG – Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim baru saja menunaikan ibadah haji tahun ini. Sepulang dari tananh suci, dirinya membeberkan banyak pengalaman menarik selama beribadah di sana.  Kepada pcnupati.or.id, ketua PCNU Pati dua periode tersebut, banyak berkisah seputar pelaksanaan haji 2022 ini. Memang cukup banyak yang diceritakan.  Apalagi, setelah Indonesia absen mengirim jama’ah haji selama […]

  • Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    • calendar_month Ming, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Padepokan Pencak Silat Songgo Buono Gasmi mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Kegiatan ini digelar Sabtu (28/12) malam. Sedikitnya 75 pendekar mengikuti UKT. Semuanya merupakan pendekar Pencak Silat NU Pagar Nusa.  Para peserta UKT Padepokan Songgo Buono Gasmi berpose usai pengambilan sabuk. Joko Buwono, pimpinan padepokan menegaskan bahwa kegiatan tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kualitas […]

  • IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Proses pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU Margoyoso PATI – Jum’at (17/9) pagi Pelajar NU Kecamatan Margoyoso menggelar pelantikan dan Rakerancab. Kegiatan yang bertempat di Gedung TPQ Baitur Rahman ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB.  Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, para peserta dan tamu undangan yang datang diwajibkan memakai masker. Bukan […]

  • Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    GRMBONG-Malam perayaan hari lahir Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) ke-65 di Kecamatan Gembong berlamgsung semarak, Minggu (1/3) malam tadi. Pasalnya, PAC IPNU-IPPNU Gembong menghelat sholawatan bersama. Ketua IPPNU Gembong, diwakili oleh Ketua IPNU, Ahmad Saifuddin (ke dua dari kiri) mengecup tangan Gus Faiz (baju putih) dan K. Ro’fat Hilmy (paling kiri) sebagai simbol ketaatan kepada […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, 3/9 kemarin. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, MM kepala […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Pribadi Telaten KH. Muhammad Asmu’i Hasan

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Oleh: Yumna Ulayya Ainun Nafidz KH. Muhammad Asmu’i Hasan merupakan salah satu ulama yang dikenal pandai dalam bidang kajian kitab kuning di desa Kajen Pati, menjadi sosok pemimpin setiap kali bahtsul masail diadakan. Garis nasab Kiai Asmu’i jika ditarik ke atas, segaris lurus akan bertemu dengan nasab Kiai Khumaidi, Pundenrejo Pule Tayu, Pati. KH. Muhammad […]

expand_less