Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • visibility 725
  • comment 0 komentar

 

Kendati manusia sudah sangat lama menghuni bumi, tetapi masih banyak misteri di dunia ini yang belum terkuak. Sebut saja beberapa misteri seperti; adakah Alien? Peri, fakta atau mitos? Berbagai misteri fenomena alam yang menakjubkan, dan sebagainya. Buku ini mencoba memaparkan 50 misteri dunia menurut Al-Quran.

            Buku ini secara garis besar terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama membahas berbagai fenomena misterius alam. Ada berbagai macam artefak alam yang mengagumkan seperti; The Great Blue Hole, Balancing Rock, Salar de Uyuni, The Eye of Sahara, dan Chocolate Hills. Semua misteri fenomena alam tersebut dijelaskan dalam buku ini. Pada setiap pembahasan misteri alam, penulis juga mengajak pembaca merenung. Misal mengenai misteri fenomena alam, adanya kreasi alam menunjukkan adanya pengkreasi. Demikian sunnatullah yang bisa dipahami, baik secara akal sehat maupun hati nurani (hal. 25).

            Adakah kehidupan di luar bumi? Bila ada, siapakah dan seperti apakah makhluk tersebut? Adakah alien? Sampai saat ini pertanyaan-pertanyaan tersebut belum menemukan titik terangnya (hal. 26). Lantas, bagaimana Islam memandang fenomena alien? Hal yang patut dikritisi oleh kaum Muslim adalah jangan langsung percaya dengan berita-berita tentang penampakan UFO dan alien karena banyak diantaranya yang berkategori hoax (hal. 33). Masih banyak lagi fenomena misteri alam yang dibahas pada bagian pertama buku ini, seperti tentang batu bergerak, banjir darah di antartika, Yeti, Jin Makkah, dan sebagainya.

            Pada bagian kedua buku ini membahas situs, artefak, dan fosil misterius. Beberapa misteri yang sudah populer adalah misteri segitiga bermuda, kain kafan Yesus Kristus, misteri sinterklas, misteri valentine, dan rahasia di balik simbol 666. Salah satu teori yang paling masuk akal menjelaskan misteri segitiga bermuda adalah teori gas methana. Menurut teori ini, gas methana yang keluar dari dasar laut akan menyembul ke luar dan mengakibatkan tenggelamnya benda-benda yang melintas di atasnya. Para ahli sudah membuktikan dengan beberapa riset bahwa kemungkinan teori tersebut memang dapat terjadi (hal. 182-183). Banyak fenomena alam di sekitar kita yang sampai saat ini masih menjadi misteri. Meski sudah banyak upaya yang dilakukan oleh manusia, tetapi banyak pula misteri yang belum terjawab. Itulah bukti kelemahan manusia jika dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta. Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui segalanya.

            Pada bagian ketiga buku ini memaparkan tentang berbagai kejadian spektakuler dalam Kitab Suci dan bukti ilmiah kebenaran Al-Quran. Beberapa kejadian spektakuler adalah banjir zaman Nuh a.s., Danau Qarun, kiamat dalam berbagai perspektif agama, dan sebagainya. Salah satu kisah spektakuler di kalangan penganut agama samawi adalah kisah banjir zaman Nabi Nuh a.s. Kisah ini dalam kitab suci agama Yahudi dan Nasrani merupakan awal kembali lagi bagi kehidupan di muka bumi setelah zaman Nabi Adam a.s. (hal. 275). Berdasarkan bukti-bukti arkeologis, peristiwa bahtera Nabi Nuh dan banjir yang mengiringnya memang benar ada. Hal ini sekaligus membantah pendapat orang-orang ateis bahwa kisah-kisah yang dibawa oleh para nabi dan rasul yang telah diutus oleh Allah Swt adalah dongeng belaka (hal. 279). Peristiwa banjir pada zaman Nabi Nuh seharusnya menjadi pelajaran bagi kita, bahwa mudah sekali bagi Allah Swt untuk mendatangkan azab bagi hamba-Nya yang kufur kepada-Nya.

            Buku ini selain memberikan wawasan kepada pembaca mengenai misteri-misteri yang ada di dunia dan membuat penasaran, tetapi juga mengarahkan pembaca untuk lebih mengenal kebesaran Allah Swt. Karena itu, buku ini sangat penting dibaca terutama oleh orang-orang yang ingin meningkatkan imannya kepada Allah Swt.            Salah satu keistimewaan dari buku ini adalah menguak berbagai fenomena misteri di dunia lewat penjelasan secara ilmiah serta bagaimana ayat-ayat Al-Quran memandangnya.

 

Judul               
: 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran

Penulis             :  Andrie Mesapati, Luki Andriansyah, Gemma A.

Penerbit           : Mizania

Tahun terbit     : Cetakan I, Juni 2014

Tebal               : 379 hlm

ISBN               : 978-602-1337-10-3

Peresensi         :Niam At-Majha, Pecinta Buku dan Petani kopi

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Globalisasi dalam Timbangan Islam

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Di kehidupan kita telah muncul istilah baru, yaitu “globalisasi”. Karena istilah ini termasuk asing dan belum dikenal maksud dan tujuannya di kalangan kaum Muslimin, Jam’iatul Ishlah Al-ijtima’i di Kuwait, perlu untuk menerbitkan risalah kecil ini, dengan judul Globalisasi dalam Timbangan Islam. Risalah ini ditujukan kepada para pemuda dan tokoh umat, dengan maksud menjelaskan arti dan […]

  • Maskan; Ketua PAC Ansor Gembong Terpilih

    Maskan; Ketua PAC Ansor Gembong Terpilih

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Beberapa waktu yang lalu, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gembong mengadakan konferensi masa khidmat 2015-2018, bertempat di Madrasah Maโ€™arif  desa Gembong.             โ€œDengan terpilihnya Maskan sebagai ketua Pimpinan Anak Cabang, kami berharap dia mampu mengabdi kepada masyarakat Gembong khususnya dalam kegiatan-kegiatan sosial atau keagamaan, yang bermanfaat untuk masyarakat,โ€ujar Imam Rifaโ€™I  ketua PC GP […]

  • Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.144
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Muh Zen […]

  • PCNU-PATI

    MA Walisongo Pecangaan Bekali Siswa Wawasan Studi Lanjut

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara membekali peserta didik kelas XII dengan wawasan studi lanjut dan jenjang karir yang berlangsung di Laboratorium Multimedia, Ahad (21/1). Hadir dalam kegiatan Kepala MA Walisongo Ainun Najib, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo Adib Khoiruz Zaman, dan narasumber alumnus UGM Achmad Widiatmoko. Juga 37 peserta didik jurusan IPA […]

  • PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    TRANGKIL โ€“ Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Trangkil sukses membentuk Pimpinan Komisariat (PK) Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum Tegalharjo pada Sabtu (3/9/2022) yang bertempat di MA Khoiriyatul Ulum Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan siswi Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum […]

  • water droplets on glass window

    Rangkaian Hujan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Aku sangat menyukai momen ini, saat kecil.  Hujan. Adalah momen bahagiaku untuk bermain di setiap rintik-rintiknya. Entah sambil berlari-lari atau hanya sekadar berguyur di bawah deraiannya. Lain halnya dengan sekarang, paling tidak suka dengan hujan. Bukan, lebih tepatnya kehujanan,. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang menurunkan hujan. Hanya saja aku tak menyukai kehujanan. Itu saja. […]

expand_less