Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 511
  • comment 0 komentar

 

PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, meluncurkan program Koin 5.000. Program ini dijalankan guna mendukung layanan kesehatan.

Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa program Koin 5.000 adalah wujud nyata gerakan kepedulian warga Nahdliyyin dalam membantu sesama. Melalui program ini, infak bulanan dari warga Nahdliyyin dapat dihimpun dan disalurkan untuk memberikan manfaat besar bagi umat. Utamanya, diarahkan untuk mendukung bidang kesehatan.

“Fokusnya untuk biaya operasional mobil layanan umat (MLU) dan MOBISNU (mobil sehat NU), serta ke depan untuk pembelian unit mobil baru. Tujuan utama adalah memastikan bahwa layanan sosial UPZISNU, terutama di bidang kesehatan dapat terus berjalan tanpa terhambat keterbatasan dana operasional, sehingga masyarakat dapat terus merasakan manfaatnya,” ucap dia, saat dihubungi Selasa (21/10/2025).

Ia menjelaskan, MLU dan MOBISNU selama ini telah membantu masyarakat dalam banyak hal, seperti mengantarkan warga yang sakit ke rumah sakit, memberikan layanan kesehatan gratis, hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat dan tanggap bencana, serta mendukung kegiatan Banom dan Lembaga NU.

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

“Namun, semua kegiatan tersebut memerlukan biaya, misal untuk BBM, perawatan kendaraan, servis berkala, gaji sopir, hingga pengembangan fasilitas.
Inilah mengapa gerakan Koin 5000 menjadi sangat penting. Dengan infak kecil, namun berkelanjutan kita membantu agar roda layanan umat terus berputar,” ungkap dia.

Moh Fatchurrohman menjelaskan, Koin 5000 bukan sekadar kotak amal, tapi simbol gotong royong umat, bagaimana kepedulian kecil bisa menjadi kekuatan besar.

“Mari kita dukung bersama, dan kita sosialisasikan ke lingkungan masing-masing, ke tingkat ranting, jemaah, dan masyarakat luas serta kita buktikan bahwa warga NU khususnya di Tayu bisa mandiri dan menebar manfaat bagi sesama,” tutur dia.

Adapun mekanisme pelaksanaan program ini berjalan dengan sistem sederhana dan transparan, yakni:
1. Setiap pengurus dan anggota Banom baik di ranting maupun MWC, serta pengurus dan jemaah NU akan mendapatkan formulir kesediaan menjadi donatur Koin 5000.

2. Mengisi data diri, meliputi: nama Lengkap, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, RT, RW, desa, kecamatan, kabupaten, nomor telepon, pekerjaan dan besaran donasi.

3. Besaran donasi wajib Rp 5000,- atau berlaku kelipatan. Apabila besaran di atas Rp 5.000, maka dapat di atasnamakan orang lain, misal suami/istri, ayah, ibu, anak, anggota keluarga yang lain.

4. Teknis penyerahan, bisa diserahkan langsung ke kantor UPZISNU Tayu, atau diambil petugas, bisa juga lewat transfer untuk setiap bulannya, dengan menuliskan rutinitas tanggal penyerahan.

5. Petugas dari UPZISNU akan melakukan pengambilan dan pendataan secara berkala, dengan pencatatan terbuka.

6. Dana yang terkumpul akan digunakan sementara khusus untuk program NU-Care SEHAT.

“Semua pengelolaan akan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan profesional,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Aliaksei Lepik

    Zakat sebagai Metode Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, maka kemiskinan perlu didefinisikan terlebih dahulu kemudian dicari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat diminimalisir. Boleh jadi kemiskinan itu terjadi karena kebodohan sehingga mayarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah […]

  • Pelantikan Pengurus Majlis Wakil Cabang NU Kec Sukolilo

    Pelantikan Pengurus Majlis Wakil Cabang NU Kec Sukolilo

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Bertempat di gedung IPHI Sukolilo Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama melaksanakan pelantikan terhadap Pengurus MWC NU masa khitmad 2015-2020,Jumat  8 Januari 2015 kemarin.             “Saya mengharapkan dengan pergantian kepengurusan yang baru ini, mampu membawa dan mengamalkan ajaran ahlussunah waljama’ah di Kecamatan Sukolilo secara khusus dan kab Pati secara umum. Bukan hanya itu saja berjuang di Nahdlatul […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Adab Bertamu

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Hari itu ketika anak-anak datang kerumah untuk belajar, saya mendapati hal yang tak seperti biasanya. Saya yang baru saja tiba dirumah setelah bekerja, memutuskan untuk mandi dan sholat terlebih dahulu sebelum diserbu oleh kedatangan mereka. Saat itu saya tengah selesai melakukan ibadah sholat maghrib tiba-tiba ada yang memanggil dari depan. Dalam batin […]

  • Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.914
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai. Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju […]

  • PCNU-PATI

    Radikus Makankakus

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Dika Angkasaputra Moerwani atau lebih dikenal dengan Raditya Dika (lahir di jakarta, 28 Desember 198. Umur 31 tahun) adalah seorang penulis, pelawak, aktor, pemeran, model dan sutradara asal Indonesia. Di indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadiny yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. […]

  • Perwakilan Garda Fatayat NU Pati Ikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional

    Perwakilan Garda Fatayat NU Pati Ikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.959
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dua kader Garda Fatayat (Garfa) Nahdlatul Ulama Pati, mengikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional, sebuah ajang panahan tradisional bergaya Mataram. Mereka adalah Kasatkorcab Garfa NU Pati, Munfarihah dan Biro Kerjasama Garfa NU Pati, Diyah Ayu Purwanti. Untuk diketahui, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-74 Kulon Progo, dan berlangsung di Alun-Alun Wates, […]

expand_less