Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 795
  • comment 0 komentar

 

PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, meluncurkan program Koin 5.000. Program ini dijalankan guna mendukung layanan kesehatan.

Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa program Koin 5.000 adalah wujud nyata gerakan kepedulian warga Nahdliyyin dalam membantu sesama. Melalui program ini, infak bulanan dari warga Nahdliyyin dapat dihimpun dan disalurkan untuk memberikan manfaat besar bagi umat. Utamanya, diarahkan untuk mendukung bidang kesehatan.

“Fokusnya untuk biaya operasional mobil layanan umat (MLU) dan MOBISNU (mobil sehat NU), serta ke depan untuk pembelian unit mobil baru. Tujuan utama adalah memastikan bahwa layanan sosial UPZISNU, terutama di bidang kesehatan dapat terus berjalan tanpa terhambat keterbatasan dana operasional, sehingga masyarakat dapat terus merasakan manfaatnya,” ucap dia, saat dihubungi Selasa (21/10/2025).

Ia menjelaskan, MLU dan MOBISNU selama ini telah membantu masyarakat dalam banyak hal, seperti mengantarkan warga yang sakit ke rumah sakit, memberikan layanan kesehatan gratis, hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat dan tanggap bencana, serta mendukung kegiatan Banom dan Lembaga NU.

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

“Namun, semua kegiatan tersebut memerlukan biaya, misal untuk BBM, perawatan kendaraan, servis berkala, gaji sopir, hingga pengembangan fasilitas.
Inilah mengapa gerakan Koin 5000 menjadi sangat penting. Dengan infak kecil, namun berkelanjutan kita membantu agar roda layanan umat terus berputar,” ungkap dia.

Moh Fatchurrohman menjelaskan, Koin 5000 bukan sekadar kotak amal, tapi simbol gotong royong umat, bagaimana kepedulian kecil bisa menjadi kekuatan besar.

“Mari kita dukung bersama, dan kita sosialisasikan ke lingkungan masing-masing, ke tingkat ranting, jemaah, dan masyarakat luas serta kita buktikan bahwa warga NU khususnya di Tayu bisa mandiri dan menebar manfaat bagi sesama,” tutur dia.

Adapun mekanisme pelaksanaan program ini berjalan dengan sistem sederhana dan transparan, yakni:
1. Setiap pengurus dan anggota Banom baik di ranting maupun MWC, serta pengurus dan jemaah NU akan mendapatkan formulir kesediaan menjadi donatur Koin 5000.

2. Mengisi data diri, meliputi: nama Lengkap, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, RT, RW, desa, kecamatan, kabupaten, nomor telepon, pekerjaan dan besaran donasi.

3. Besaran donasi wajib Rp 5000,- atau berlaku kelipatan. Apabila besaran di atas Rp 5.000, maka dapat di atasnamakan orang lain, misal suami/istri, ayah, ibu, anak, anggota keluarga yang lain.

4. Teknis penyerahan, bisa diserahkan langsung ke kantor UPZISNU Tayu, atau diambil petugas, bisa juga lewat transfer untuk setiap bulannya, dengan menuliskan rutinitas tanggal penyerahan.

5. Petugas dari UPZISNU akan melakukan pengambilan dan pendataan secara berkala, dengan pencatatan terbuka.

6. Dana yang terkumpul akan digunakan sementara khusus untuk program NU-Care SEHAT.

“Semua pengelolaan akan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan profesional,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

      Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin (di atas podium) sedang menebar inspirasi lewat orasi ilmiahnya dalam acara wisuda X Ipmafa Pati. MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar wisuda X pada Minggu (12/12) di aula kampus. Sebanyak 163 wisudawan dari tujuh Program Studi yang ada di Ipmafa hadir dan mengikuti prosesi […]

  • MTs Joyo Kusumo Bersinar di Ajang Pramuka: Dua Siswa Lolos Seleksi Jamnas XII Tahun 2026

    MTs Joyo Kusumo Bersinar di Ajang Pramuka: Dua Siswa Lolos Seleksi Jamnas XII Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.524
    • 0Komentar

    Pati, Jawa Tengah – Memasuki agenda nasional Gerakan Pramuka, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pati melalui tim pelatihnya menggelar Pelatihan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” ini dilaksanakan di Sanggar Kwarcab Pati, Jawa Tengah, pada Jumat-Sabtu, 22-23 mendatang. Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.092
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

  • Islam dan Modernitas

    Islam dan Modernitas

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

     Oleh : Miftahus Salam* Modernitas (kemodernenan) adalah salah satu masalah paling krusial yang dihadapi oleh umat Islam abad ini. Pasalnya sampai saat ini umat Islam selalu diidentikkan dengan kelompok yang berseberangan dengan modernitas. Bahkan ada yang membuat kesan bahwa Islam tidak cocok dengan modernitas. Isu-isu terkait modernitas menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam, terutama dalam […]

  • PCNU PATI - 4 Hari Digembleng Lomba, Santri PPSA Tutup 17-an dengan Maulid

    4 Hari Digembleng Lomba, Santri PPSA Tutup 17-an dengan Maulid

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    GEMBONG – Beragam acara digelar untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 tahun ini. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh santri-santri di Pondok Pesantren Shofa Az Zahro’ (PPSA) Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Usai digembleng dengan beragam lomba khas tujuhbelasan mulai Hari Minggu (14/8) lalu, malam ini, mereka menutup rangkaian tersebut dengan pembacaan maulid Al […]

  • PCNU-PATI

    Mbah Reban

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Oleh: Annisa Barokatus Mbah Reban adalah seorang ulama yang lahir di Desa Tambahmulyo Dukuh Tambak Kapas sekitar tahun 1944 M pada hari Rabu dan meninggal pada hari Rabu pula di rumah beliau Desa Tambahmulyo, pada tanggal 15 Jumadil Ula 1431 H pada usia 65 tahun. Nama Mbah Reban diambil dari hari lahirnya yaitu Rabu. Mbah […]

expand_less