Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanggapi Perpres Nomor 82 Tahun 2021, PCNU : Memang Sudah Kewajiban Pemerintah

Tanggapi Perpres Nomor 82 Tahun 2021, PCNU : Memang Sudah Kewajiban Pemerintah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
  • visibility 484
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim saat diwawancarai oleh rekan-rekan wartawan terkait Perpres Nomor 82 Tahun 2021 usai trasyakuran atas disahkannya Perpres tersebut

PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Kiai Yusuf Hasyim mengatakan bahwa terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2021 menjadi angin segar bagi Pesantren.

Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri tasyakuran atas terbitnya Perpes tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, di kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati, Sabtu (18/9) siang.

Kiai Yusuf Hasyim menjelaskan, lahirnya Perpres ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pesantren. Apalagi, pesantren punya kontribusi besar sejak jaman dahulu.

“Dan menurut saya itu memang kewajiban pemerintah untuk memberi bantuan. Karena pesantren tidak bisa dipungkiri kontribusinya sejak sebelum kemerdakaan sampai saat ini,” jelas dia.

Kiai Hasyim megatakan, adanya Perpes tersebut menjadi angin segar baru. “Satu langkah maju penerjemahan terhadap Undang-Undang Pesantren. Tapi kita juga masih membutuhkan peraturan menteri yang secara teknis tidak membebani pesantren,” sebut dia.

Ia berharap, nantinya kalangan pesantren tidak perlu diributkan dengan persoalan administrasi yang berbelit.

“Mumpung belum ada peraturan menteri, pemerintah bisa menyerap aspirasi dari kalangan pesantren, bagaimana agar perpres dan permen ini mudah dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kemajuan pesantren,” sebut dia.

Sementara, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Pati, Muhammad Liwa’uddin menjelaskan, tindak lanjut adanya perpres ini perlu untuk terus dikawal. Hal itu agar tidak melahirkan aturan-aturan yang sifatnya mempersulit.

Ia menjelaskan, selama ini Pesantren menjadi lembaga independen. Jadi, dia berharap tidak ada campur tangan dari pemerintah yang menjadikan kemunduran.

“Perpres ini harus dikawal supaya pesantren secara administratif bisa tertata dan betul-betul diperhatikan pemerintah,” kata dia.

Sementara Ketua DPC PKB Pati, Bambang Susilo mengatakan, terbitnya Perpres tersebut perlu disyukuri. Sebab menurutnya, itu merupakan hasil perjuangan Fraksi PKB di DPR RI. 

“Lahirnya Perpres ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang tentang Pesantren yang telah disahkan. Kami sangat bersyukur, perjuangan Fraksi PKB di DPR RI membuahkan hasil,” jelas Bambang.

Pria yang juga menjadi anggota DPRD Pati ini menjelaskan, dalam Perpres tersebut ada klausul pasal yang menjelaskan bahwa pemerintah daerah membantu pesantren.

“Kalau kata ‘dapat’ itu bisa tidak, bisa iya. Tapi ini wajib. Kami di Fraksi PKB DPRD Pati akan menekan pemerintah untuk selalu mengalokasikan dana bantuan itu, baik melalui hibah atau item anggaran lain,” tandas dia.

Bambang menambahkan, saat ini, pihaknya masih menunggu dikeluarkannya peraturan menteri yang menindaklanjuti terkait Perpres tersebut.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulama dan Umaro Buka Bersama Di Pendopo Kab Pati

    Ulama dan Umaro Buka Bersama Di Pendopo Kab Pati

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Kabar NU. Jumat 3 Juli 2015 di Pendopo Kab Pati menerima tamu besar dari seluruh ulama Kab Pati acara yang setiap tahunnya pada bulan ramadlan di adakan oleh Bupati Pati H. Haryanto.             “Acara buka bersama dan dilanjutkan dengan pengajian memperingati nuzulul quran, hal ini kami lakukan untuk sebagai rasa syukur terhadap para ulama Se-Kab […]

  • Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Pati.  Dalam memeriyahkan Hari Santri Nasional Kampus IPMAFA mengadakan bedah buku Biografi Intelektual KH MA Sahal Mahfudh, di Auditorium IPMAFA Pati, Sabtu, 21 Oktober 2017 dalam rangka ikut memeriahkan Hari Santri Nasional 2017. “Tantangan santri sekarang dan di masa depan sangat kompleks, lebih berat dari zaman sekarang. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang meluluhlantakan batas […]

  • Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin meminta seluruh kader Ansor dan Banser untuk turun ke desa-desa. Itu untuk merespon kondisi ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. “Teruslah bergerak dan berjuang melakukan yang terbaik untuk organisasi. Turunlah ke desa-desa, ke masyarakat, bantulah mereka dengan perangkat kita, baik […]

  • SMK Andalusia Ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak Literasi

    SMK Andalusia Ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak Literasi

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 655
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Wonosobo – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 5 terlaksana di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Andalusia Wonosobo, Selasa (18/3/2025). Kegiatan itu berlokasi di Jl. Raya Wonosobo – Kertek KM.05, Area Gn., Ngadikusuman, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. GLM Ramadan Zona 2 itu diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung […]

  • KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    CLUWAK-Ancaman generasi muda sekarang adalah narkoba dan radikalisme. Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di Asia Tenggara. Di sisi lain Radikalisme kini menyebar dengan massif, menembus batas sosial dan usia. Massifnya penyebaran ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi sehingga siapapun termasuk generasi muda NU bisa mengakses segala informasi. KH. M. Imamuddin sedang menyampaikan pengajian dalam rangka […]

  • PCNU-PATI Photo by Leo Sagala

    Jalan Kaki

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dear kawan. Ada sebuah buku yang menurut saya layak Anda baca. Judulnya A Philosophy of Walking karya Frederic Gros. Jangan-jangan Anda sudah membacanya? Syukurlah jika sudah baca. Tapi anggap saja Anda belum membacanya biar saya punya alasan untuk menulis ini. Buku ini sudah diterjemahkan oleh penerbit Renebook dan terbit pada […]

expand_less