Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mahakarya Pernikahan

Mahakarya Pernikahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Pernikahan menjadi resolusi hampir semua lajang di muka bumi. Tak peduli apakah mereka miskin atau kaya, tampan atau pas-pasan, jomblo maupun jadian, semua menginginkan sebuah ending bernama pernikahan.

Namun benarkah menikah adalah akhir? Kenyataannya tidak! Ada badai, topan dan gelombang tinggi yang kudu dilalui paskanya. Mempersatukan presepsi hingga memahami satu sama lain menjadi persoalan baru yang menimbulkan badai itu.

Namun agar tak terkesan horor, penulis mencoba menamai persoalan-persoalan itu sebagai sebuah seni. Menurut KBBI, seni adalah karya yang diciptakan dengan keahlian luar biasa.

Lantas dimana luar biasanya sebuah pernikahan? Bukankah hampir setiap orang menikah?

Tepat! Semua orang yang sudah akad di depan penghulu, memang menyandang status menikah. Hanya saja, apabila salah memakna, pernikahan batal menjadi karya, gagal menjadi seni. Jika menikah cuma berdalih ranjang dan gengsi, tanpa memperhatikan kaidah-kaidah pernikahan–seperti saling memahami dan menghargai–asal ada uang dan calon mempelai, semua orang bisa menikah.

Keahlian mencari momen presisi untuk menasihati isteri tanpa merendahkannya, atau shalat subuh berjamaah di sudut ruang rumah, haha hihi di antara meja makan meski hanya berlauk tumis kacang dan tempe goreng saat tanggal tua, rela menunda pashmina branded demi membeli ban mobil suami, batal nonton bola sebab menemani istri menikmati sinetron kesayangan dan sukses merubah mindset-mindset negatif pasangan menjadi pola fikir positif tanpa mereka sadari. Bukankan itu bagian dari karya besar yang membutuhkan keahlian luar biasa?

Di luar sana, banyak rumah tangga gagal lantaran isi dompet yang hanya di huni Patimura, suami kepincut wanita bohay, istri kesengsem pejabat gendut, sampai disintegrasi prinsip yang berakhir: ‘ternyata kamu terlalu baik buat aku’. Bahkan geger geden dalam rumah pun banyak dipicu masalah remeh temeh, misal: sop sapi yang lebih banyak garamnya daripada daging.

Api-api kecil ini bisa membumi hangus rumah bahkan kampung jika tidak dijinakkan oleh tangan lembut para suami dan kebesaran hati para istri. Dua sijoli inilah penentu apakah segepok tanah liat akan menjadi mahakarya patung Huishan? batu bata kah? atau sekadar sampah tak berguna.

Maka, mencari pasangan yang bisa menjadi sahabat sangat direkomensasikan dalam hal menciptakan sebuah karya pernikahan. Fisik maupun finansial yang baik hanyalah prioritas ke tujuh. Satu sampai enam-nya adalah sabar untuk saling memahami.

Dengan kata lain, mahakarya pernikahan hanya dapat dicipta dengan memperkuat persahabatan antar dua sijoli setiap saat, sepanjang hayat. Seperti yang dituturkan oleh De Montaigne bahwa, pernikahan yang langgeng adalah yang corak persahabatannya kuat.

Mahligai yang mengiklimkan ‘cuaca kehidupan’ seperti ini, layak disebut mahakarya, sebab tak mudah membangunnya. Penciptanya pun pantas dinobatkan sebagai seniman.

 

*penulis adalah mudir di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Sebagai Center of Literasi. Photo by Dhru J on Unsplash.

    Masjid Sebagai Center of Literasi

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya. Selain itu, masjid juga […]

  • Terkait Program 1 Juta Vaksin, Ini Tanggapan PCNU

    Terkait Program 1 Juta Vaksin, Ini Tanggapan PCNU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    PATI – PWNU Jawa Tengah baru saja melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi rapat, zoom meeting, Senin (18/4) lalu. Agenda rapat di antaranya membahas tentang follow up kerja sama PBNU, Kemenag dan Polri terkait mendistribusian 1 juta vaksin Covid-19. Rencananya, penyebaran vaksin ini […]

  • DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

      Para peserta diskusi yang terdiri dari DKC CBP-KPP IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati sedang antusias menerima materi. PATI-Dewan Koordinasi Cabang Corps Brigade Pembangunan dan Korp Pelajar Putri (DKC CBP-KPP) IPNU IPPNU Pati menggelar diskusi di Aula Gedung NU Pati Lantai 3 pada Minggu (25/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelatih CBP-KPP Se Kabupaten Pati. Matsna Zakiyatus […]

  • Wakil Rektor Inisnu Temanggung Juara II Lomba Penulisan Naskah Khotbah Jumat

    Wakil Rektor Inisnu Temanggung Juara II Lomba Penulisan Naskah Khotbah Jumat

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda berhasil meraih Juara II dalam Lomba Penulisan Naskah Khotbah Jumat Bidang Maritim bertema “Pengembangan Potensi Maritim Indonesia Bagi Kesejahteraan Umat”. Hal itu terungkap melalui pengumuman kejuaraan lomba pada Selasa 926/3/2025). Pengumuman pemenang secara resmi diunggah melalui Instagram @abdul.kholikdpdri dan @nuonline_id. Dalam kesempatan itu, Dr. Hamidulloh […]

  • Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Kabar duka menyelimuti keluarga PCNU Pati di penghunjung Januari 2024. Pasalnya, salah satu Mustasyar PCNU Pati, KH. Abdul Mujib Sholeh berpulang pada Kamis (25/1) malam. Kepulangan Kiai Mujib ini telah dikonfirmasi oleh PCNU Pati melalui salah satu anggota keluarga. KH. Yusuf Hasyim, Ketua NU Kabupaten Pati yang pertama kali meng-post kabar duka […]

  • Rakerdin, Ketua PWNU Gus Rozin Sebut SDM Guru Ma’arif Harus Berkualitas

    Rakerdin, Ketua PWNU Gus Rozin Sebut SDM Guru Ma’arif Harus Berkualitas

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Kudus – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU PWNU Jawa Tengah pada Minggu (19/1/2025) menggelar kegiatan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Zona 1 di Kabupaten Kudus. Rakerdin dihadiri 557 Kepala satuan pendidikan Ma`arif NU dari Cabang Kudus dan Jepara. Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Abu Rohmad, Wakil Sekretaris LP Ma’arif NU PBNU, […]

expand_less