Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC Pagar Nusa Dan LPBH NU dampingi Korban Penganiayaan

PC Pagar Nusa Dan LPBH NU dampingi Korban Penganiayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
  • visibility 345
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id- Sebuah video viral di media sosial menggambarkan adanya mobil Calya berwarna merah menjadi sasaran perusakan massa. Tampak dalam video itu, mobil bernomor polisi H 1927 KR digulingkan oleh sejumlah warga.

Diketahui, kejadian itu berada di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, pada Sabtu (6/5/2023) lalu.

Usut punya usut, peristiwa itu terjadi karena warga setempat merasa geram sebab pengemudi mobil tersebut telah menganiaya dua orang remaja pengendara sepeda motor. Adapun pengendara maupun pembonceng sepeda motor itu merupakan warga Desa Pasucen, yakni MAA (15) dan AAM (17).

Kejaduan itu bermula dari perselisihan di jalan raya. Mulanya, mobil Calya yang dikemudikan RS (25), warga Saliyan, Pati Lor, Kecamatan Pati, melaju dari arah Tayu menuju Pati Kota. Sesampainya di jalan raya turut Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, sepeda motor Vixion K 4127 LG tidak sengaja menabrak bagian belakang mobil.

Setelah kejadian, pengendara motor itu tidak berhenti dan terus melaju. Hingga pada akhirnya pengemudi mobil Calya mengejar motor vixion itu sampai ke Dukuh Gandong, Desa Pasucen.

Di sana pengemudi mobil tersebut menyerempet sepeda motor dan membuat MAA serta AAM terjatuh hingga keduanya luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Tak hanya itu, RS juga memukuli pengendara Vixion tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Onkoseno G. Sukahar mengatakan, pihak kepolisian segera terjun ke lokasi kejadian usai mendapatkan laporan. 

Untuk mencegah terjadinya amuk massa, pengemudi mobil maupun penumpangnya diamankan di rumah seorang perangkat desa setempat. Hingga akhirnya personel Polresta Pati datang ke lokasi untuk mengevakuasi pelaku.

Pada akhirnya pelaku berhasil dievakusi dan dibawa ke Mapolresta Pati untuk dimintai keterangan dan diproses hukum lebih lanjut.

“Warga emosi. Sehingga kami mengevakuasi RS dan rekan-rekannya supaya tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim saat diwawancarai awak media di Mapolresta Pati, Senin (8/5/2023) sore.

Dia menyebut, saat ini RS telah diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan tindakan penganiayaan yang dia lakukan terhadap dua orang korban yang masih di bawah umur.

“RS dijerat dengan UU Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya di atas lima tahun,” tandas Kompol Onkoseno.

Pihak Korban Minta Bantuan LPBH-NU

Pada Senin (8/5/2023) siang, keluarga korban di dampingi Pimpinan Cabang Pagar Nusa mendatangi kanton Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Kedatangan mereka untuk meminta bantuan pendampingan dari Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU). Diketahui, korban merupakan salah satu anggota dari Pagar Nusa. 

“Kami minta bantuan Ranting NU dan diarahkan untuk melakukan koordinasi dengan MWCNU Trangkil. Dan hasilnya kami minta di dampingi oleh PC LPBH NU,” jelas Ali Imron, salah satu keluarga korban penganiayaan.

Sementara Ketua PC Pagar Nusa, Suwarto berharap, pelaku penganiayaan segera diproses secara hukum.

“Korban tersebut adalah salah satu anggota dari Pagar Nusa NU Pati, maka kami berharap kasus ini bisa ditangani secara hukum yang berlaku serta diusut dengan tuntas,” ungkap dia.

Dihubungi terpisah, pengurus LPBH-NU Pati, Ahmad Sofwan, mengaku berkomitmen untuk mengawal tuntas kasus ini.

“Berdasarkan laporan dari keluarga korban, maka dalam ini LPBHNU akan mengawal penuh kasus penganiyaan yang menyebabkan korban hingga berada di rumah sakit. Biar bagaimanapun kita berada di negara hukum jadi harus mengikuti hukum yang berlaku,” jelas dia. (Angga)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Luthfi Karim* Foto : NU Online Craig Considine, pendeta Nasrani berkebangsaan Amerika sempat berprasangka negatif terhadap islam. Bagaimanapun, citra islam terbentuk dari media massa yang menggiring opini publik untuk melakukan penilaian sepihak, terorisme. Di barat, kecenderungan islamophobia telah berhasil mengintegrasi atau setidaknya menyejajarkan antara islam dengan ISIS, islam dengan Bin Leiden, dan […]

  • PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    TAYU-World Cleanup Day (WCD) merupakan agenda bersih-bersih yang dilakukan di setiap tanggal 21 September di seluruh dunia. Dalam meramaikan agenda ini, Pemprov Jawa Tengah membentuk even Jateng Kudu Resik yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jateng. Para Kader PMII Syekh Mutamakkin berpose bersama para relawan WCD Jateng Kudu Resik usai melaksanakan bersih-bersih masal di Jalan […]

  • LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Magelang – Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Dalam sebuah acara penting yang diselenggarakan di SMK Ma’arif Kota Mungkid pada Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan Zona 8 pada Ahad 23 Maret 2025, Ketua PCNU Kabupaten Magelang, Gus Din, menyoroti jumlah lembaga pendidikan Ma’arif di Magelang yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Yang Terpenting dalam Sholat, Terpenting dalam Hidup

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di suatu malam cerah, di teras sebuah rumah, para pemuda yang tak punya ikatan ormas apapun sedang berdiskusi seru. Bukan untuk membicarakan resesi ekonomi atau projek kereta cepat. Cuma ngobrol ringan dan receh.  Sampai tiba-tiba salah seorang di antara mereka melontar tanya, memecah suasana. “Bagian apa yang terpenting dalam sholat?.” Sementara […]

  • Catatan Juri Porsema XIII: Puisi Bukan Ajang Gaya, Tapi Kejujuran Rasa

    Catatan Juri Porsema XIII: Puisi Bukan Ajang Gaya, Tapi Kejujuran Rasa

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Wonosobo — Ajang Lomba Cipta dan Baca Puisi Religi dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Wonosobo tak hanya menyajikan panggung ekspresi seni, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sastra. Hal ini ditegaskan oleh tim juri dari kalangan sastrawan Pati, yang memberikan catatan penting sebagai evaluasi bersama. […]

  • Kontingen Kabupaten Pati Diberangkatkan Pj Bupati untuk Mengikuti Porsema Tingkat Jawa Tengah 

    Kontingen Kabupaten Pati Diberangkatkan Pj Bupati untuk Mengikuti Porsema Tingkat Jawa Tengah 

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, melepas keberangkatan Kontingen Kabupaten Pati yang akan mengikuti Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) ke-12 tingkat Jawa Tengah Tahun 2023. Kontingen diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (9/2/2023). Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua dan Pengurus […]

expand_less