Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Baiti Jannati

Baiti Jannati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

Rumah adalah tempat untuk pulang; di rumah kita bisa merasakan surga dan neraka. Tergantung bagaimana kita bersikap dilingkungan keluarga saat berada di rumah. Bisa dikatakan rumah sebagai pelepas lelah saat kita seharian mencari rizki di luar, maka dari itu rumah akan menjadi tempat yang paling indah untuk dirindukan.
 Buku  bertajuk Amalan Amalan Rumahan Berpahala Surgal karya Pipih Imron Nurtsani ini, kita diajak mengenal dan mengetahui bahwa jalan untuk meraih surga sangatlah mudah dengan melakukan amalan amalan keseharian semisal zikir kepada Allah pada setiap  pagi dan sore; karena  ketika pada permulaan hari kita sudah membentengi dari dengan zikir, tentunya ketenangan hati dan kepercayaan akan kebaikan demi kebaikan dari ilahi terpatri dalam diri. Kita akan merasa hidup penuh makna karena senantiasa dibawah naungan sang Maha Pencipta(hal 104).
Selain itu pula ada banyak ibadah yang secara tidak langsung menjadi buah harapan bagi umat manusia – khususnya umat Islam – untuk masuk surga dan itu sangat mudah dilakukan tanpa membuat kerusakan. Hal utama yaitu tidak menyekutukan Tuhan (Allah Swt.) (hlm. 35). Bahkan, shalat juga merupakan pintu pembuka surga (hlm. 52). Begitu juga dengan puasa – Senin dan Kamis atau lainnya yang bersifat wajib atau sunnah – merupakan sebagai pengantar untuk meraih rahmat Tuhan menuju surga (hlm. 74).
Sebuah kisah, di akhirat seorang Imam saat akan dimasukkan ke surga dengan rahmat Tuhan, ia menolak. Prinsipnya, ia ingin masuk surga dengan amal perbuatan baiknya yang dilakukan di dunia sepanjang hidupnya. Namun, setelah amal kebaikannya ditimbang dengan rahmat (nikmat)-Nya berupa mata, amal kebaikannya selama hidup tidak ada apa-apanya. Akhirnya Imam tersebut masuk neraka.
Imam Ibn Hajar menjelaskan bahwa amal seseorang tidak mungkin menyebabkan masuk surga jika pada kenyataannya amal itu tidak diterima oleh Allah Swt. Persoalan amal diterima atau tidak itu sudah menjadi hak prerogatif Tuhan (hlm. 165). Dalam hal aksi bom bunuh yang didengungkan dengan hadiah surga belum tentu menjamin orang tersebut yang beralasan membela agama Tuhan mendapat surga.
Jadi, dengan kenyataan bahwa surga itu tidak bisa dibeli atau ditukar dengan amal perbuatan (baik) manusia. Tapi, Tuhan yang menentukan dengan kuasanya. Hal itu yang perlu kita pahami, rahmat Tuhan bagi manusia tidak bisa diatur oleh manusia. Namun, untuk meraih rahmat Tuhan agar masuk surga, buku ini menyajikan beberapa langkah-langkah yang perlu dilakukan.
Ada beberapa langkah dalam meraih rahmat Tuhan agar memiliki peluang untuk masuk surga. Salah satu di antaranya yang menjadi kunci utama yaitu dengan mentaati perintah serta menjauhi larangan Tuhan dan Rasul-Nya. Jika manusia mau mengikuti perintah Tuhan, maka perbuatan baik akan dilakukan. Begitu pula jika menjauhi larangan Tuhan, perbuatan buruk dihindari. Hakikatnya, perintah Tuhan mengarah pada kebaikan bagi diri sendiri atau orang lain, begitu juga dengan larangan Tuhan demi menjaga manusia agar tidak terjerumus pada hal-hal yang membahayakan.
Dengan membaca buku ini, mata kita akan bisa melihat bahwa jalan menuju kebenaran untuk masuk surga sangatlah mudah karena hal tersebut ada semuanya disekeliling kita, tergantung bagaimana kita menyikapi hal-hal sederhana yang seringkali kita abaikan saat berada di dalam rumah; padahal hal tersebut apabila kita istiqomahi akan membawa kita masuk surga.
Judul               :  Amalan-Amalan Rumahan Berpahala Surga
Penulis             : Pipih Imron Nurtsani
Penerbit           : Mizania
Cetakan           : I, 2016
Tebal               : 181 halaman
ISBN               : 978-602-418-031-7
Peresensi         : Munawwaroh
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Nahdlatul Ulama

    Tradisi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Pati. Tradisi Nahdlatul Ulama memang sudah melekat sejak berdirinya, terutama Tahlil, karena melalui Tahlil kita bisa mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal, bukan hanya tahlil yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama, melainkan ada manaqiban, ziarah kubur dan lain sebagainya, penjelasan tersebut disampaikan oleh Laila Dawil Fikroh peseta KKN IPMafa PBA (Pendidikan Bahasa Arab) di Plukaran […]

  • Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Dalam Seminar Nasional Online (Sensasi Online) ke-7 yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia bertajuk “Reformasi Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (6/4/2024), disimpulkan bahwa struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD perlu direformulasi. Narasumber kegiatan tersebut yaitu dosen PGMI INISNU […]

  • Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Pati. Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasanya, akan tetapi ada sesuatu berbeda  di MTs dan MA NU Miftahul Huda  di desa Sugihrejo Kec. Gabus karena mendapatkan tamu istimewa yaitu Syaikh Fadi Alamuddin dari Global University Lebanon,13/8 kemarin, bertempat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Dukuh Pasinggahan, acara berlangsung mulai pukul 07.00 – 09.00 wib. Maka dari […]

  • Nuzulul Quran: Embrio Kecerdasan Buatan!

    Nuzulul Quran: Embrio Kecerdasan Buatan!

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Nuzulul Quran (malam turunnya Al-Quran) diperingati setiap tanggal 17 Ramadan adalah momen bersejarah bagi umat Islam. Pada malam itu, Al-Quran, kitab suci yang menjadi pedoman hidup, diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa ini bukan sekadar penurunan wahyu, tetapi juga merupakan manifestasi dari kecerdasan […]

  • Kiai Minanurrohman Tegaskan Kunci Kebahagiaan di Depan 120 Pemudi

    Kiai Minanurrohman Tegaskan Kunci Kebahagiaan di Depan 120 Pemudi

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Pertemuan Rutin PAC Fatayat NU Dukuhseti edisi Januari, dilaksanakan pada Jumat (6/1). Kali ini, Ranting Fatayat NU Kembang yang ketiban jatah menjadi tuan rumah. Dalam rutinan tersebut, pengurus mengundang KH. Minanurrohman untuk menyampaikan mauidhah hasanah. Bukan hanya menuturi 120-an pemudi Dukuhseti, Kiai Minan juga menjadi narasumber dialog interaktif dalam agenda itu. “Memang agenda […]

  • Majalah LTN PCNU Pati Akhirnya Terbit

    Majalah LTN PCNU Pati Akhirnya Terbit

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2014
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Ketika melihat proses pemilihan presiden 9 Juli 2014, kita bisa menyaksikan bagaimana media menjadi alat efektif bagi masing-masing kandidat untuk mensosialisasikan visi-misi dan program-program yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang. Di sisi lain, media juga menjadi alat efektif bagi masing-masing kandidat untuk menyerang, memfitnah dan memprovokasi satu sama lain. Bahkan, bila kita bergeser dalam […]

expand_less