Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Baiti Jannati

Baiti Jannati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

Rumah adalah tempat untuk pulang; di rumah kita bisa merasakan surga dan neraka. Tergantung bagaimana kita bersikap dilingkungan keluarga saat berada di rumah. Bisa dikatakan rumah sebagai pelepas lelah saat kita seharian mencari rizki di luar, maka dari itu rumah akan menjadi tempat yang paling indah untuk dirindukan.
 Buku  bertajuk Amalan Amalan Rumahan Berpahala Surgal karya Pipih Imron Nurtsani ini, kita diajak mengenal dan mengetahui bahwa jalan untuk meraih surga sangatlah mudah dengan melakukan amalan amalan keseharian semisal zikir kepada Allah pada setiap  pagi dan sore; karena  ketika pada permulaan hari kita sudah membentengi dari dengan zikir, tentunya ketenangan hati dan kepercayaan akan kebaikan demi kebaikan dari ilahi terpatri dalam diri. Kita akan merasa hidup penuh makna karena senantiasa dibawah naungan sang Maha Pencipta(hal 104).
Selain itu pula ada banyak ibadah yang secara tidak langsung menjadi buah harapan bagi umat manusia – khususnya umat Islam – untuk masuk surga dan itu sangat mudah dilakukan tanpa membuat kerusakan. Hal utama yaitu tidak menyekutukan Tuhan (Allah Swt.) (hlm. 35). Bahkan, shalat juga merupakan pintu pembuka surga (hlm. 52). Begitu juga dengan puasa – Senin dan Kamis atau lainnya yang bersifat wajib atau sunnah – merupakan sebagai pengantar untuk meraih rahmat Tuhan menuju surga (hlm. 74).
Sebuah kisah, di akhirat seorang Imam saat akan dimasukkan ke surga dengan rahmat Tuhan, ia menolak. Prinsipnya, ia ingin masuk surga dengan amal perbuatan baiknya yang dilakukan di dunia sepanjang hidupnya. Namun, setelah amal kebaikannya ditimbang dengan rahmat (nikmat)-Nya berupa mata, amal kebaikannya selama hidup tidak ada apa-apanya. Akhirnya Imam tersebut masuk neraka.
Imam Ibn Hajar menjelaskan bahwa amal seseorang tidak mungkin menyebabkan masuk surga jika pada kenyataannya amal itu tidak diterima oleh Allah Swt. Persoalan amal diterima atau tidak itu sudah menjadi hak prerogatif Tuhan (hlm. 165). Dalam hal aksi bom bunuh yang didengungkan dengan hadiah surga belum tentu menjamin orang tersebut yang beralasan membela agama Tuhan mendapat surga.
Jadi, dengan kenyataan bahwa surga itu tidak bisa dibeli atau ditukar dengan amal perbuatan (baik) manusia. Tapi, Tuhan yang menentukan dengan kuasanya. Hal itu yang perlu kita pahami, rahmat Tuhan bagi manusia tidak bisa diatur oleh manusia. Namun, untuk meraih rahmat Tuhan agar masuk surga, buku ini menyajikan beberapa langkah-langkah yang perlu dilakukan.
Ada beberapa langkah dalam meraih rahmat Tuhan agar memiliki peluang untuk masuk surga. Salah satu di antaranya yang menjadi kunci utama yaitu dengan mentaati perintah serta menjauhi larangan Tuhan dan Rasul-Nya. Jika manusia mau mengikuti perintah Tuhan, maka perbuatan baik akan dilakukan. Begitu pula jika menjauhi larangan Tuhan, perbuatan buruk dihindari. Hakikatnya, perintah Tuhan mengarah pada kebaikan bagi diri sendiri atau orang lain, begitu juga dengan larangan Tuhan demi menjaga manusia agar tidak terjerumus pada hal-hal yang membahayakan.
Dengan membaca buku ini, mata kita akan bisa melihat bahwa jalan menuju kebenaran untuk masuk surga sangatlah mudah karena hal tersebut ada semuanya disekeliling kita, tergantung bagaimana kita menyikapi hal-hal sederhana yang seringkali kita abaikan saat berada di dalam rumah; padahal hal tersebut apabila kita istiqomahi akan membawa kita masuk surga.
Judul               :  Amalan-Amalan Rumahan Berpahala Surga
Penulis             : Pipih Imron Nurtsani
Penerbit           : Mizania
Cetakan           : I, 2016
Tebal               : 181 halaman
ISBN               : 978-602-418-031-7
Peresensi         : Munawwaroh
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

  • Langkah Nyata Menuju Organisasi yang Berdaya dan Mandiri dari MKKS SMK Maarif Se Jateng

    Langkah Nyata Menuju Organisasi yang Berdaya dan Mandiri dari MKKS SMK Maarif Se Jateng

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.332
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Purworejo, 30 Oktober 2025, Sebagai wujud tanggungjawab dan bentuk dukungan konkret untuk mewujudkan visi organisasi yang berdaya dan mandiri, LP Ma’arif NU Jawa Tengah bersama Musyawaroh Kepala Sekolah (MKKS) SMK Ma’arif NU Jawa Tengah menggelar kegiatan Rapat Koordinasi. Kegiatan tersebut juga sekaligus penyerahan bantuan dana operasional kepada MKKS SMK Ma’arif NU Jawa Tengah. […]

  • Man in Black Leather Jacket and Black Knit Cap Sitting on Brown Wooden Chair

    Pembakaran Kemenyan saat Manaqiban

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Pada saat membaca “ manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani “ ada sebagian masyarakat yang mempunyai adat  membakar kemenyan disamping jam’iyah manaqib tersebut. Asap tersebut sebagai penghormatan kehadiran beliau . Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membakar kemenyan tersebut ? Jawaban : Boleh Referensi : Bulhoh at Thullab hal 53-54 2. Benarkah Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani hadir saat […]

  • Berlatih hingga Enam Jam Sehari, M. Akbar Siswa MAN 1 Pati Raih Juara 1 Lari 100 M se-Asia Tenggara

    Berlatih hingga Enam Jam Sehari, M. Akbar Siswa MAN 1 Pati Raih Juara 1 Lari 100 M se-Asia Tenggara

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.299
    • 0Komentar

      pcnupati.com – Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar Jabaluddinar berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih Juara 1 dalam kejuaraan lari 100 meter tingkat Asia Tenggara pada Minggu, (16/11/2025) lalu. Prestasi diraih tak lepas dari perjuangan Akbar dalam proses latihan yang ia lakukan 4 sampai 6 jam setiap harinya. “Alhamdulillah dalam event mampu meraih […]

  • PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

      Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA  MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah […]

expand_less