Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Baiti Jannati

Baiti Jannati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
  • visibility 638
  • comment 0 komentar

Rumah adalah tempat untuk pulang; di rumah kita bisa merasakan surga dan neraka. Tergantung bagaimana kita bersikap dilingkungan keluarga saat berada di rumah. Bisa dikatakan rumah sebagai pelepas lelah saat kita seharian mencari rizki di luar, maka dari itu rumah akan menjadi tempat yang paling indah untuk dirindukan.
 Buku  bertajuk Amalan Amalan Rumahan Berpahala Surgal karya Pipih Imron Nurtsani ini, kita diajak mengenal dan mengetahui bahwa jalan untuk meraih surga sangatlah mudah dengan melakukan amalan amalan keseharian semisal zikir kepada Allah pada setiap  pagi dan sore; karena  ketika pada permulaan hari kita sudah membentengi dari dengan zikir, tentunya ketenangan hati dan kepercayaan akan kebaikan demi kebaikan dari ilahi terpatri dalam diri. Kita akan merasa hidup penuh makna karena senantiasa dibawah naungan sang Maha Pencipta(hal 104).
Selain itu pula ada banyak ibadah yang secara tidak langsung menjadi buah harapan bagi umat manusia – khususnya umat Islam – untuk masuk surga dan itu sangat mudah dilakukan tanpa membuat kerusakan. Hal utama yaitu tidak menyekutukan Tuhan (Allah Swt.) (hlm. 35). Bahkan, shalat juga merupakan pintu pembuka surga (hlm. 52). Begitu juga dengan puasa – Senin dan Kamis atau lainnya yang bersifat wajib atau sunnah – merupakan sebagai pengantar untuk meraih rahmat Tuhan menuju surga (hlm. 74).
Sebuah kisah, di akhirat seorang Imam saat akan dimasukkan ke surga dengan rahmat Tuhan, ia menolak. Prinsipnya, ia ingin masuk surga dengan amal perbuatan baiknya yang dilakukan di dunia sepanjang hidupnya. Namun, setelah amal kebaikannya ditimbang dengan rahmat (nikmat)-Nya berupa mata, amal kebaikannya selama hidup tidak ada apa-apanya. Akhirnya Imam tersebut masuk neraka.
Imam Ibn Hajar menjelaskan bahwa amal seseorang tidak mungkin menyebabkan masuk surga jika pada kenyataannya amal itu tidak diterima oleh Allah Swt. Persoalan amal diterima atau tidak itu sudah menjadi hak prerogatif Tuhan (hlm. 165). Dalam hal aksi bom bunuh yang didengungkan dengan hadiah surga belum tentu menjamin orang tersebut yang beralasan membela agama Tuhan mendapat surga.
Jadi, dengan kenyataan bahwa surga itu tidak bisa dibeli atau ditukar dengan amal perbuatan (baik) manusia. Tapi, Tuhan yang menentukan dengan kuasanya. Hal itu yang perlu kita pahami, rahmat Tuhan bagi manusia tidak bisa diatur oleh manusia. Namun, untuk meraih rahmat Tuhan agar masuk surga, buku ini menyajikan beberapa langkah-langkah yang perlu dilakukan.
Ada beberapa langkah dalam meraih rahmat Tuhan agar memiliki peluang untuk masuk surga. Salah satu di antaranya yang menjadi kunci utama yaitu dengan mentaati perintah serta menjauhi larangan Tuhan dan Rasul-Nya. Jika manusia mau mengikuti perintah Tuhan, maka perbuatan baik akan dilakukan. Begitu pula jika menjauhi larangan Tuhan, perbuatan buruk dihindari. Hakikatnya, perintah Tuhan mengarah pada kebaikan bagi diri sendiri atau orang lain, begitu juga dengan larangan Tuhan demi menjaga manusia agar tidak terjerumus pada hal-hal yang membahayakan.
Dengan membaca buku ini, mata kita akan bisa melihat bahwa jalan menuju kebenaran untuk masuk surga sangatlah mudah karena hal tersebut ada semuanya disekeliling kita, tergantung bagaimana kita menyikapi hal-hal sederhana yang seringkali kita abaikan saat berada di dalam rumah; padahal hal tersebut apabila kita istiqomahi akan membawa kita masuk surga.
Judul               :  Amalan-Amalan Rumahan Berpahala Surga
Penulis             : Pipih Imron Nurtsani
Penerbit           : Mizania
Cetakan           : I, 2016
Tebal               : 181 halaman
ISBN               : 978-602-418-031-7
Peresensi         : Munawwaroh
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.419
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Momen peringatan Hari Pahlawan 2025, siswa MAN 1 Pati tidak hanya melaksanakan Upacara Bendera, melainkan juga menampilkan drama kolosal perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah pada Senin, (10/112025). Pemeran drama diikuti sebanyak 70-an siswa-siswi MAN 1 Pati yang merupakan perwakilan seluruh kelas. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah di halaman madrasah dengan […]

  • Berlatih hingga Enam Jam Sehari, M. Akbar Siswa MAN 1 Pati Raih Juara 1 Lari 100 M se-Asia Tenggara

    Berlatih hingga Enam Jam Sehari, M. Akbar Siswa MAN 1 Pati Raih Juara 1 Lari 100 M se-Asia Tenggara

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.631
    • 0Komentar

      pcnupati.com – Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar Jabaluddinar berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih Juara 1 dalam kejuaraan lari 100 meter tingkat Asia Tenggara pada Minggu, (16/11/2025) lalu. Prestasi diraih tak lepas dari perjuangan Akbar dalam proses latihan yang ia lakukan 4 sampai 6 jam setiap harinya. “Alhamdulillah dalam event mampu meraih […]

  • 1 Muharram, PR IPNU IPPNU Asempapan Gelar Barzanji

    1 Muharram, PR IPNU IPPNU Asempapan Gelar Barzanji

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Beberapa pemgurus IPNU Asempapan sedang ‘mahallul qiyam’ dalam acara pembacaan maulid al Barzanji untuk menyambut tahun baru 1443 H. PATI – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1443 H, PR IPNU IPPNU Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil menggelar kegiatan barzanji. Kegiatan tersebut digelar di salah satu rumah kader IPNU Desa Asempapan pada Selasa malam […]

  • Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Siapa sih yang tak kenal Hadratussyaikh Mbah Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur, pendiri NU, dan “sumber” ilmu dari sejumlah kiai besar di Jawa itu? Sudah pasti ada banyak kisah tentang kiai besar ini. Sebagian besar kisah tentang beliau sudah pasti pernah dituturkan, baik oleh para muridnya atau oleh orang-orang lain yang pernah mengenal sosok ini. […]

  • PCNU PATI - Iluistrasi NU dan Wirausaha Masyarakat. Photo by Álvaro Serrano on Unsplash.

    Wirausaha di Masyarakat NU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sejak didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan beberapa Kiai karismatis di Surabaya pada tahun 1926, Nahdlatul Ulama telah menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, […]

  • PCNU-PATI

    Enam Rumah di Godo Winong Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (30/11/2022) lalu. Camat Winong, Luky Pratugas Narimo mengatakan, ada enam desa yang diterjang banjir bandang di kecamatan tersebut. Di antaranya Desa Kropak, Padangan, Danyangmulyo, Kudur, Gunungpanti, dan Godo. Ketinggian air bervariasi, mulai 1 hingga hampir 3 meter. Desa Godo, Gunungpanti, dan Kropak […]

expand_less