Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mengentaskan Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

Mengentaskan Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 31 Mei 2024
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada bulan Maret 2023, persentase penduduk miskin sebesar 9,36 persen, turun 0,21 persen poin dari September 2022 dan 0,18 persen poin dari Maret 2022. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 adalah 25,90 juta orang, turun 0,46 juta orang dari September 2022 dan 0,26 juta orang dari Maret 2022. Hal ini menunjukkan masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia.

Oleh sebab itu, penting sekali untuk memberikan edukasi serta bentuk program wirausaha kepada masyarakat. Dimana tujuan dari wirausaha adalah untuk meminimalisir angka kemiskinan dan pengangguran. Karena tidak semua masyarakat memiliki kemampuan yang sama dan latar pendidikan yang sama, maka wirausaha menjadi alternatif masyarakat untuk terus berproses dalam memerangi angka kemiskinan.

Mengingat kemiskinan sabab tahunya merujuk data BPS mengalami penurunan, tetapi di lapangan prakteknya masih ditemukan ketimpangan sosial, keterbelakangan, pengangguran, dan keterpurukan.

Maka, dalam hal ini penting sekali membuka mindset masyarakat untuk mengenali bentuk potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Karena bentuk potensi dari desa ke desa tentunya berbeda-beda, sehingga penting sekali masyarakat untuk mengenali guna diangkat dan dijadikan sebagai bentuk kearifan lokal dan ciri khas produk masyarakat setempat.

Apabila pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk membekali masyarakat dalam rangka mengenali potensi local,tentunya masyarakat tidak akan bingung dalam mencari lapangan pekerjaan. Masyarakat tinggal mengelola potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual ekonomis.

Dari penjualan yang dihasilkan masyarakat akan berdampak pada pendapatan masyarakat serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, bentuk wirausaha yang mengedepankan produk lokal yang dikelola dengan baik, maka lamban laun produk tersebut akan menjadi ciri khas dari bentuk kearifan lokal masyarakat.

Peran Stakeholder

Adapun untuk bisa merealisasikan bentuk wirausaha melalui kearifan lokal tentunya dibutuhkan banyak peran baik dari pemerintah maupun dari stakeholder. Peran andil ini sangat penting untuk memberikan wawasan pengetahuan kepada masyarakat. Karena tidak semua masyarakat paham akan pentingnya bentuk potensi yang ada di lingkungannya.

Oleh sebab itu, dengan adanya bentuk pendampingan dan pelatihan yang diberikan pemerintah maupun stakeholder kepada masyarakat dengan harapan nilai-nilai kearifan bisa terangkat dan menjadi ciri khas.

Maka, peran andil yang dilakukan oleh pemerintah tentunya sangat membantu masyarakat dalam hal pemetaan potensi lokal dengan harapan masyarakat bisa berdaya, mandiri, dan sejahtera.

Dengan demikian, hadirnya peran pemerintah melalui kegiatan yang mengarah pada pengentasan kemiskinan seperti, adanya program kerajinan batik, menjahit, maupun membuat destinasi desa wisata, tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari situ masyarakat bisa berdaya dan mandiri.

Oleh karena itu, program yang dikelola dengan baik sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat tentunya akan memiliki nilai jual tersendiri di kancah bisnis. Maka, penting sekali merintis sebuah usaha harus dipahami betul potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dengan begitu adanya program yang berbasis potensi local harapannya bisa berjalan secara kontinyu dan memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Manas Taneja

    Hukum Minum Air Yang Berada di Masjid

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

          Ada seorang melakukan perjalanan pada saat dia berpuasa.Ketika waktu maghrib tiba,dia mampir ke masjid untuk melakukan solat.karena seharian berpuasa,dia haus,maka dia sekalian minum air dari kulah masjid. Pertanyan: Bagaimana hukum minum air yang berada di masjid? Jawaban : Boleh apabila dilokasi tersebut  tidak ada larangan tertentu Referensi : Al Fatawiy Al Fiqhiyyah Al Kubro […]

  • Konferensi MWCNU Kec Wedarijaksa

    Konferensi MWCNU Kec Wedarijaksa

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Wedarijaksa menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di Gedung MWC NU Wedarijaksa,(6/8) Selain itu, MWC Wedarijaksa diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang wirausaha, karena di kecamatan tersebut banyak usaha […]

  • Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur.  Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil […]

  • img-20220322-wa0000-jpg-2

    Akatiga – PP Fatayat NU Adakan Lokarya di Bandung

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Para delegadi Fatayat NU Pati dalam acara Lokakarya nasional buah sinergi antara PP Fatayat NU dan Akatiga. BANDUNG – Akatiga bersama PP Farayat NU baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan tingkat nasional di Bandung. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Kamis (17/3) hingga Minggu (20/3) lalu ini diselenggarakan dengan target BPJS.  Kegiatan bertajuk Lokakarya Nasional Program […]

  • IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

    IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

      KH. Ilham Supriyanto sedang mengisi ngaji budaya di Juwana dengan gaya uniknya, yaitu dakwah menggunakan wayang JUWANA- Hari Pahlawan menjadi momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia. 10 November diperingati sebagai bentuk rasa hormat atas jasa para Pahlawan yang telah gugur dan berkorban demi Negara. Inilah yang disampaikan oleh KH  Ilham Supriyanto, ketu LDNU Pati.  ungkapan […]

  • SMK NU Entrepreneur dan LSP P2 Ma’arif Jateng Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa

    SMK NU Entrepreneur dan LSP P2 Ma’arif Jateng Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Tegal – Uji Kompetensi Keahlian (UKK) peserta didik merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh siswa SMK kelas XII. Selain sebagai kewajiban, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah bagi siswa sebagai bekal untuk bersaing di dunia kerja. Dalam hal ini, SMK NU Entrepreneur 01 Lebaksiu Kab. Tegal menggandeng LSP P2 Ma’arif Jateng untuk […]

expand_less