Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Ajarilah dengan Cinta

Ajarilah dengan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Ada sesuatu yang membuat saya menyadari bahwa anak-anak tak bisa jika dibentak. Mereka akan menjadi seorang yang penakut dan kemungkinan lainnya akan menjadi seorang pemberontak, nantinya. Mereka tak akan pernah mau patuh pada aturan atau perintah siapapun, termasuk kedua orang tuanya sendiri.

Pengalaman yang saya alami saat tanpa sengaja saya membentak Tsania, ketika ia tengah merayu ingin bermanja. Saya terlepas batas telah mencubit lengannya. Pertanyaannya apa yang dilakukan Tsania sehingga saya merasa kesal padanya ?

Cerita itu bermula saat Tsania tiba-tiba minta digendong. Bersamaan dengan hal itu, saya tengah menyambut para tetangga yang datang berbondong-bondong ke rumah untuk mendoakan kakek saya. Karena beberapa waktu yang lalu kakek telah berpulang. Tradisi di desa saya setiap ada orang yang meninggal, akan banyak tetangga yang dengan sukarela turut hadir mendoakan jenazah.

Kembali pada cerita Tsania. Ia terus merengek dan karena keinginannya tak kunjung saya turuti, lantas ia mencubit paha saya. Seperti seekor semut yang dengan santainya menggigit bagian tubuh kita yang disukai. Saya secara reflek mencubit lengan Tsania berharap ia akan diam. Bagi saya cubitan itu tak terasa apa-apa. Namun bagi Tsania, barangkali itu teramat sakit.

Tsania menangis. Lalu ia tak mau berdekatan dengan saya seperti sebelumnya. Moodnya telah berubah. Dari yang merasa nyaman, sesaat kemudian menjadi suram dan mendung. Barangkali takut jika saya mencubitnya lagi.

Saat Tsania menangis, saya menyesal dan merasa bersalah padanya. Lantas saya mencoba mendekatinya berusaha mendapatkan maaf darinya. Beberapa kali Tsania menghindar. Namun saya tak kehabisan akal. Saat ia menginginkan sesuatu saya selalu sigap.

Hingga akhirnya kami bisa berbicara dari hati ke hati. Saya mengakui padanya bahwa apa yang telah saya lakukan adalah hal yang salah. Kemudian saya bertanya apakah cubitan tadi terasa sakit. Ia mengangguk. Lantas saya berjanji tak akan mengulanginya lagi, dan akhirnya Tsania memaafkan saya.

Anak-anak itu sama seperti orang dewasa. Saat disakiti ia akan mengingatnya. Meski dunianya saat ini senang bermain, tapi tak lantas hal-hal yang membuatnya merasa tak nyaman atau sejenisnya ia tepis dengan dunianya yang dipenuhi dengan bermain tersebut. Justru anak-anak yang masa kecilnya sering dibentak dan dimarahi, akan selalu teringat sampai ia dewasa dan bahkan sampai ia tua.

Anak-anak yang mengalami hal tersebut, saat ia telah menikah dan memiliki seorang anak lantas anaknya yang akan menjadi korban selanjutnya. Rantai ini tak akan putus jika kita tak berusaha memutuskannya sendiri. Meski seperti yang saya lakukan dengan maksud baik, tapi jika caranya tak baik maka hasilnya pun tak akan baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Intruksikan Shalat Gaib untuk Gus Baqoh

    PWNU Intruksikan Shalat Gaib untuk Gus Baqoh

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengeluarkan Surat bernomor PW.11/228/C/VIII/2019. Surat tersebut meruapak inteuksi untuk melaksanakan sholat ghaib dan tahlil atas wafatnya salah satu ulama Jawa Tengah, KH. Baqoh Arifin Abdul Chamid Kajoran, Magelang. Surat intruksi shalat ghaib untuk Gus Baqoh yang diterbitkan oleh PWNU Jawa Tengah KH. Baqoh Arifin Abdul Chamid atau yang […]

  • PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Warta LP Ma’arif. Minggu 31 Mei 2015, Kontingen Porsema Pati telah membawa 8 mendali emas terdiri dari MTQ Putra (MI), Bulu Tangkis Tunggal Putra(Mts),Tenis Meja Putri(Mts),Pencak Silat Wiraloka Putra(Mts), Pencak Silat Wiraloka Putri(Mts), Olimpiade Matimatika(MA), Olimpiade Kimia(MA), Olimpiade Ke-Nu-an (MA) Dan membawa 4 mendali perak meliputi; Debat Bahasa Inggris (MA),Olimpiade Matimatika (MI), Olimpiade IPA (MI)dan […]

  • Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Nahdlatul Ulama (NU) kembalu berduka berduka atas wafatnya salah satu ulama khos sekaligus cucu pendiri NU, Dr. Ir. K.H. Sholahuddin Wahid. Salah satu foto KH. Sholahuddin Wahid Cucu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari yang aktab disapa Gus Sholah tersebut menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Minggu (1/2) […]

  • Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh […]

  • PCNU : Nisfu Sya’ban Momentum Emas untuk Berbenah

    PCNU : Nisfu Sya’ban Momentum Emas untuk Berbenah

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan yatim peringatan Nisfu Sya’ban di salah satu masjid di Kabupaten Pati tahun lalu.  PATI-Kasus penyebaran covid 19 yang todak kunjung usai, membuat sebagian warga resah. Hal ini ditanggapi serius oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk NU. Semua lapisan di NU mulai pengurus besar hingga ranting berlomba menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat. Melalui lembaga-lembaganya, NU […]

  • LPBI NU Jawa Tengah Siapkan Relawan Tanggap Bencana

    LPBI NU Jawa Tengah Siapkan Relawan Tanggap Bencana

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Upacara pembukaan Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Apel Kesiap Siagaan Relawan LPBI NU Jawa Tengah PEKALONGAN – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jawa Tengah menggelar pelatihan penanggulangan bencana. Kegiatan yang berlangsung Sabtu sampai Minggu (27-28/11) tersebut dilangsungkan di Wana Wisata Alam Kali Paingan, Kajen, Pekalongan.  Dengan tujuan menyiapkan relawan LPBI NU untuk lebih tanggap […]

expand_less