Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
  • visibility 599
  • comment 0 komentar

Oleh: Umar Hanafi

Pati – Belakangan ini publik Indonesia gemas dengan vonis terdakwa korupsi tambang timah Bangka Belitung, Harvey Moeis. Edan saja, dengan kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, suami aktris cantik Sandra Dewi itu hanya divonis 6,5 tahun penjara.

Vonis Harvey Moeis menyayat rasa keadilan masyarakat.  Publik pun membanding-bandingkan dengan vonis kasus pidana lainnya. Mereka -tentu penulis juga-  marah dengan putusan hakim Eko Aryanto.

Vonis ini berbeda dengan kasus Nenek Asiani yang sempat dituding mencuri 7 batang kayu milik Perhutani. Ia harus menghadapi ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Berbeda jauh dengan persidangan Harvey Moeis yang diwarnai senyuman oleh terdakwa, nenek asal Situbondo, Jawa Timur, itu memohon-mohon sambil berlutut kepada hakim supaya tidak mendapat hukuman.

Kasus Harvey Moeis juga sangat timbang dengan kasus yang menjerat politisi Partai Demokrat, Angelia Sondak. Suami Aji Massaid yang menerima suap dari perusahaan Nazaruddin sebesar Rp 12,5 itu mendapatkan hukuman 12 tahun penjara pada tahun 2013.

Netizen juga ramai-ramai membuat video satir. Mereka, tentu penulis juga, rela dipenjara 6,5 tahun bila mendapatkan imbalan Rp 300 triliun. Bahkan ada yang mau dipenjara 6,5 tahun dengan imbalan jauh lebih kecil, Rp 1 triliunan.

Tak berhenti di sana, usai vonis ini, ceramah KH Zainudin MZ mendadak viral. Dengan bantuan teknologi AI, netizen mengkritik hakim Eko Aryanto dengan memasukkan suara ceramah Dai Sejuta Umat, Kiai Zainuddin MZ.

Netizen Negeri Konoha  memang jago. Dalam ceramahnya, Kiai Zainuddin mengungkapkan bakal ada di suatu masa, penegak hukum yang mentalnya seperti anjing.

“Anjing akan setia kepada siapa saja yang memberikannya daging. Kalau diminta jaga rumah, dia tidak bisa membedakan mana yang maling dan mana yang tamu. Kalau yang datang tamu, dia tidak bawa apa-apa pasti digonggong,” katanya.

Rasa-rasanya, penegak hukum yang mentalnya bak anjing ini tidak ada di Indonesia. Penegak di Indonesia sudah bersih, tak mungkin mempunyai mental anjing seperti yang digambarkan KH Zainuddin dan para netizen.

Putusan Hakim Eko Aryanto kepada Harvey Moeis menunjukkan kearifannya dalam memutuskan perkara. Dirinya memilih menghukum ringan Harvey Moeis lantaran tak mau memberikan hukuman yang berat bagi orang yang belum tentu bersalah di mata Tuhan.

Kalau memang bersalah, yang mulia hakim Eko Aryanto memberikan kesempatan Harvey Moeis  untuk bertobat dengan tak memvonis hukuman mati bagi koruptor seperti di China. Bila tak bertobat, mungkin Eko Aryanto berharap agar hukuman Harvey Moeis tak habis di dunia.

Hakim Eko Aryanto memberikan celah agar Harvey Moeis juga mendapatkan hukuman di akhirat nanti. Kearifan hakim Eko Aryanto mencerminkan kearifan penegak hukum lainnya.

Gambaran KH Zainuddin MZ bahwa akan ada penegak hukum yang tak bisa membedakan penjahat dan orang baik rasa-rasanya tidak di Indonesia. Rasa-rasanya penegak hukum di Indonesia sudah baik dan purna menjalankan kewajibannya.

Tak ada proyek pesanan bagi pemberi jabatan dan makan. Para penegak hukum di Indonesia menegakkan hukum dengan kearifan, kejujuran dan keadilan. Mungkin dan semoga saja.

Umar Hanafi, Kordinator Bidang Media dan Penyiaran PC LTNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi ber-empati. Photo by Europeana on Unsplash.

    Ber (empati) diri

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati. Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi […]

  • Bulan Depan PCNU Pati Turba ke Tiap Kawedanan

    Bulan Depan PCNU Pati Turba ke Tiap Kawedanan

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    PATI – Bulan September besok, PCNU Kab. Pati mengagendakan melakukan turba (turun bawah) ke masing-masing MWC NU di Kabupaten Pati. Meski, untuk efektivitas pelaksanaannya, turba tersebut dilakukan per-eks kawedanan. Kepastian pelaksanaan turba pengurus cabang NU Kabupaten Pati ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara PCNU dengan MWC NU se kabupaten Pati, Ahad (25/08) siang kemarin. Wakil […]

  • Makesta IPNU/IPPNU Sumur Tekankan Wawasan Kebangsaan

    Makesta IPNU/IPPNU Sumur Tekankan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    CLUWAK-Sebanyak 67 anggota IPNU-IPPNU Ranting Desa Sumur, Cluwak  mengikuti kegiatan Makesta (masa kesetiaan anggota), Senin 12 Agustus sampai Selasa 13 Agustus 2019.  Acara yang diadakan di gedung muslimat NU desa Sumur ini menghadirkan instruktur dari IPNU-IPPNU cabang Pati. Pembukaan Makesta IPNU-IPPNU Desa Sumur Kecamatan Cluwak Dalam acara pembukaan, hadir pengurus ranting NU, muslimat, fatayat dan […]

  • PCNU-PATI

    Fiqih Penanggulangan Sampah Plastik

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Buku ini adalah sebuah upaya untuk memberikan dukungan terhadap upaya penanggulangan bahaya sampah plastik dan upaya kelestarian lingkungan melalui sentuhan Islam, khususnya fiqih. Lingkungan merupakan karunia Allah Swt. dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Lingkungan secara langsung menjadi hajat kebutuhan umat manusia dalam menjalani kehidupan dan mempertahankan eksistensinya. Karena itu, kehidupan umat […]

  • PCNU-PATI

    Istri KH. Mohammad Achmad Sahal Mahfudh Berpulang

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Kabar duka menyelimuti Nahdlatul Ulama. Salah satu tokoh perempuan NU sekaligus Mustasyar PBNU 2022-2027, Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh wafat.  Kabar duka tersebut dikonfirmasi melalui KH. Faishal Muzammil pada Kamis (10/11) petang kemarin.  “Sekitar jam 18.00 WIB beliau berpulang di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati. Sebelumnya beliau […]

  • Revitalisasi Nahdlatut Tujjar, Agenda Muktamar NU ke-35 di Jombang

    Revitalisasi Nahdlatut Tujjar, Agenda Muktamar NU ke-35 di Jombang

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.156
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Wakil Ketua PCNU Pati Muktamar NU ke-35 di Jombang yang akan terlaksana besok pada 27 sampai 31 Agustus 2026 yang akan datang menjadi momentum strategis untuk melakukan revitalisasi nahdlatut tujjar atau bidang ekonomi, baik yang memperkuat jam’iyyah maupun jama’ah NU. Selama ini, momentum Muktamar NU hanya disibukkan tentang figur calon pemimpin, […]

expand_less