Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ramadan dan Muhasabah diri

Ramadan dan Muhasabah diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
  • visibility 326
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.” Q.S: Albaqarah 183.

Momentum datangnya bulan suci Ramadan tentunya sangat dinantikan oleh semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Datangnya bulan suci ini tentunya disambut dengan gagap-gempita baik melalui medsos (media sosial) maupun melalui selebaran pamflet, banner, dan poster yang terpasang di pelbagai tempat.

Momentum datangnya bulan yang penuh rahmat ini dijadikan seluruh umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak melakukan amal ibadah, seperti membaca Alquran, zikir, ifaq, sedekah, memberi takjil, dan bentuk amal jariyah lainnya.

Dari beberapa bentuk amal jariyah di atas menunjukkan betapa antusiasnya umat Muslim untuk berlomba-lomba dalam melakukan amal ibadah. Hal ini tidak lain mengharap ridlo, rahmat, hidayah, dan maghfirah di bulan yang penuh berkah ini. Maka, tak ayal apabila setiap satu tahun sekali semua umat muslim berlomba-lomba untuk beribadah.

Selain itu juga momentum bulan Ramadan juga dijadikan untuk muhasabah, mengingat di bulan yang penuh maghfirah ini semua bentuk amal ibadah akan dilipat gandakan pahalanya dan akan diampuni segala kesalahannya bagi orang-orang yang ingin bertaubat. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda.

Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadan dengan iman dan harapan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat pada Lailatul Qadar dengan iman dan harapan pahala, maka diampuni juga dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis di atas disebutkan bahwa orang yang berpuasa selama bulan Ramadan dan menghabiskan malam lailatul qadar dengan melakukan ibadah sunnah dan berharap pahala dari Allah Swt. Mereka akan diampuni semua dosa sebelumnya.

Hal ini sebagaimana penulis nukil dari nu. online bahwa hadits di atas tentang ibadah yang dapat secara otomatis menghapus dosa seseorang, imam Muslim mengatakan bahwa dosa-dosa di sini hanyalah dosa kecil, bukan dosa besar.

Karena, jika seseorang melakukan dosa besar, cara untuk melenyapkannya adalah dengan memohon ampun dan bertaubat dengan sungguh-sungguh. Hal ini masuk akal, karena setiap orang pasti melakukan dosa kecil, entah sengaja maupun tidak. Jadi, hanya dengan memperbanyak ibadah yang biasa kita lakukan akan cukup untuk menghapusnya. Peluang untuk mendapatkan ampunan akan lebih besar jika ibadah tersebut dilakukan selama bulan Ramadan.

Oleh karena itu, momentum datangnya bulan Ramadan marilah kita jadikan sebagai bentuk intropeksi diri kita kepada Allah dan marilah kita tingkatkan ibadah kita kepada Allah Swt. Agar di dalam bulan yang penuh berkah ini kita mendapatkan rahmat, hidayah, dan maghfirah dari Allah swt.

Dan marilah kita jadikan Ramadan ini untuk mengharap ampunan dan ridlo kepada Allah swt. Dengan memperbanyak melakukan amal ibadah dan kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt. Agar di bulan yang penuh berkah ini kitab isa mendaptkan hidayah dari Allah Swt.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pertanyaan tersebut menggelitik seluruh elemen NU, khususnya pengurus dan kader-kader mudanya. Jangan sampai NU menjadi al-kabiiru bilaa nidlaamin yaghlibuhus shaghiiru bi nidlaamin, organisasi besar tidak terorganisir yang dikalahkan oleh organisasi kecil yang terorganisir. NU harus menjadi al-kabiiru bi nidzaamin, organisasi besar yang terorganisir. Dengan organisasi yg baik, NU akan berkembang pesat, baik secara jamaah (komunitas) […]

  • Peringatan Maulid Nabi, Muslimat NU Pati Gelar Selawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin

    Peringatan Maulid Nabi, Muslimat NU Pati Gelar Selawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Peringatan Maulid Nabi, Muslimat NU Pati Gelar Selawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin PATI – Muslimat Nahdlatul Ulama Pati menyelenggarakan Gema Selawat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta tasyakuran pembangunan gedung baru Muslimat NU, Sabtu (8/10/2022) pagi.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut Habib Ali Zainal Abidin, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Ketua PCNU Pati […]

  • PCNU-PATI

    Margoyoso Susul Gembong Gelar UKT Pagar Nusa

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Pagar Nusa (PN) kembali dihelat. Kali ini giliran PAC Pagar Nusa Margoyoso yang menggelar agenda ini.  Jumat (30/12) pagi, sekitar seratusan peserta berpakaian hitam mendatangi Desa Purworejo, Margoyoso, Pati untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ketua panita, Abdul Aziz menegaskan bahwa agenda ini digelar oleh PAC PN Margoyoso […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dan KH. A. Nawawi Cholil dalam NgAllah Suluk Maleman “Kita, Agama, Kuasa” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (23/5).

    Suluk Maleman, Menyoal Kita, Agama dan Kuasa

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.166
    • 0Komentar

    Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini. Persoalan itu menjadi bahasan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (23/5) malam. Anis Sholeh Ba’asyin menyebut kasus dugaan pelecehan santriwati di Pati […]

  • Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.983
    • 0Komentar

      Pati – Jumlah jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 diprediksi tembus 1.387 porsi. Saat ini, mereka tengah membuat paspor dan melakukan pelunasan biaya haji. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pati Umi Istianah mengaku tidak ada kuota jemaah haji tingkat kabupaten/kota. Kuota jemaah haji terfokus di tingkat provinsi. Kuota jemaah haji reguler […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Ghibah

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Puasa kok masih ghibah? Ya, sakjane itu urusan personal. Tapi sebagai umat Islam yang waras dan masih peduli, kita harus mengingatkan bahwa ghibah (dalam KBBI: gibah), gosip, gunjing, gremingi, itu semua tidak baik. Gibah pada initnya membicarakan keburukan, keaiban, kejelekan orang lain, dan sebutan lainnya adalah bergunjing. Saat puasa Ramadan, atau hari […]

expand_less