Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pengentasan Kemiskinan Melalui Fikih Sosial Kiai Sahal

Pengentasan Kemiskinan Melalui Fikih Sosial Kiai Sahal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
  • visibility 668
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah).

Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, keterpurukan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis.

Maka, di sinilah peran penting Kiai Sahal dalam mengembalikan semangat Islam sebagai agama kaffah yang menyelaraskan aspek teologis dan sosial dalam memanusiakan manusia dari keterbelakangan dan kemiskinan.

Dalam hal ini beberapa langkah yang dilakukan oleh Kiai Sahal dalam mengangkat harkat dan derajat manusia dari keterbelakangan dan keterbelangguan sosial antara lain yaitu.

Pertama, melakukan kontekstualisasi definisi agama. Karena agama di sini diartikan sebagai ketentuan-ketentuan Tuhan yang mendorong makhluk yang berakal untuk mencapai prestasi yang lebih baik di dunia dan akhirat. Dan agama juga dapat diartikan sebagai tidak anti dunia, justru agama mendorong pemeluknya untuk menjadi sukses di dunia dan akhirat.

Dalam konteks ini, Kiai Sahal juga meluruskan pengertian yang salah tentang zuhud, qana’ah, wira’i, dan tawakal yang selama ini dimaknai sebagai ajaran yang anti dunia. Maka, yang bisa zuhud, qana’ah, wira’i,dan tawakal tidak hanya orang miskin, orang kaya pun bisa. Orang kaya justru jauh lebih bermanfaat untuk orang lain jika hartanya digunakan untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak yang tidak mampu, menciptakan lapangan kerja para pengangguran, dan melatih keterampilan hidup kepada para remaja.

Kedua, melakukan revilitalisasi definisi fikih. Fikih adalah mengetahui hukum syara’ praktis (‘amali) yang digali dari dalil-dalilnya secara terperinci. Kiai Sahal menggarisbawahi dua hal dalam definisi ini. Pertama, ilmu fikih adalah ilmu yang berkaitan dengan persoalan manusia, karena ia bersifat praktis. Persoalan manusia meliputi aspek ekonomi, perdata, pidana, politik, kebudayaan, dan lingkungan. Kedua, fikih adalah ilmu yang rasional, dinamis, dan progresif. Karena ia adalah hasil pemikiran manusia yang digali dengan metodologi ilmiah. Sehingga fikih banyak dipengaruhi oleh pengetahuan mujtahid, kebudayaan, tradisi masyarakat, dan situasi politik yang sedang terjadi. Di sinilah pentingnya menggalakkan kajian fikih terus-menerus untuk merespon dinamika zaman yang berkembang dengan cepat.

Dengan demikian tujuannya aplikatif fikih sosial Kiai Sahal adalah tercapainya kehidupan manusia yang saadaturain. Maka dalam konsep empowerment menurut Edi Suharto dalam bukunya yang berjudul Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, pemberdayaan atau pemberkuasaan (empowerment), berasal dari kata, “power” (kekuasaan atau keberdayaan).

Karenanya ide utama pemberdayaan bersentuhan dengan konsep mengenai kekuasaan. Kekuasaan seringkali dikaitkan dengan kemampuan kita untuk membuat orang lain melakukan apa yang kita inginkan, terlepas dari keinginan dan minat mereka. Paradigma pemberdayaan adalah paradigma pembangunan yang berpusat pada rakyat merupakan proses pembangunan yang mendorong prakarsa masyarakat berakar dari bawah.

Maka, pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat dari golongan masyarakat yang tidak mampu menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya.

Oleh karena itu, melalui fikih sosial Kiai Sahal dengan pelbagai konsep dan program yang sudah diaplikasikan di lingkungan masyarakat, harapannya masyarakat mendapatkan manfaat dan masyarakat juga bisa berdaya dan mandiri. Sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.423
    • 0Komentar

      ​Pcnupati – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati mengambil sikap tegas dengan ikut serta dalam aksi massa menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). ​Ansor Pati mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pengasuh pesantren terduga pelaku berinisial A dan memberikan hukuman maksimal guna menyelamatkan masa depan […]

  • Gus Rozin dan Gus Yasin Kompak Dorong Skill Manajerial Santri melalui Bimtek di Pati

    Gus Rozin dan Gus Yasin Kompak Dorong Skill Manajerial Santri melalui Bimtek di Pati

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.084
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren. Kegiatan yang berfokus pada diversifikasi olahan ikan lele ini dilaksanakan di Auditorium Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati, pada Jumat-Sabtu (17-18/4/2026). ​Acara ini diikuti oleh 40 […]

  • PCNU PATI Photo by masahiro miyagi

    Percaya

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Salah satu lembaga yang cukup ternama di kampung inggris ini adalah Trust English School. Saya kenal baik dengan pemiliknya. Pada tahun 2019 saya silaturahmi ke sana. Saya menyerap ilmu dan menikmati guyuran pengalaman hidupnya.  Saya suka dengan nama lembaga tersebut yang ada kata “Trust”-nya, yang artinya percaya. Sejatinya muatan kata […]

  • Fatayat Winong Ganti Ketua

    Fatayat Winong Ganti Ketua

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    WINONG-Jumat, 26 Juli 2019 PAC Fatayat Winong adakan restrukturisasi. Bertempat di Masjid Kebowan, Winong, restrukturisasi ini hanya membahasa pergantian jabatan ketua. Pasalnya, Asmonah, S.Ag., M.Pd., ketua 1 telah naik takhta menjadi ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pati masa khidmat 2019-2024. Serah-terima jabatan langsung dari eks-ketua PAC Fatayat NU Winong, Asmonah, S.Ag., M.Si (berkacamata) kepada ketua […]

  • PAC Ansor Cluwak Dilantik, Ketua Harapkan Kemajuan

    PAC Ansor Cluwak Dilantik, Ketua Harapkan Kemajuan

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Ketua PC GP Ansor Pati, Itqonul Hakim (pegang map) melantik para pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Cluwak CLUWAK – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cluwak menyelenggarakan pelantikan pada Kamis (10/2) siang tadi.  Beberapa tokoh lokal, seperti Pengurus MWC NU, Muslimat NU, Fatayat NU dan petinggi banom lainnya tampak hadir dalam agenda dua […]

  • PCNU-PATI

    Pengurus Maarif Jateng Lakukan Audit Internal LSP P2

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Semarang – Bertempat di SMK Ma’arif NU Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melakukan audit internal terhadap LSP P2 Ma’arif Jateng pada Rabu (21/12/2022). “Tujuan pelaksanaan audit ini adalah untuk memastikan supaya lembaga sertifikasi profesi Ma’arif NU Jawa Tengah dikelola secara transparan akuntabel dan memenuhi standar-standar keuangan secara profesional,” demikian disampaikan Ketua […]

expand_less