Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kembalikan Marwah Pesantren, Fatayat NU Pati Desak Pelaku Kekerasan Seksual Dihukum Maksimal

Kembalikan Marwah Pesantren, Fatayat NU Pati Desak Pelaku Kekerasan Seksual Dihukum Maksimal

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
  • visibility 12.607
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pati bersama Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) merilis pernyataan sikap tegas terkait kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pesantren Ndholo Kusumo. Kasus yang diduga melibatkan oknum pengasuh pesantren tersebut memicu keprihatinan mendalam dari organisasi perempuan Nahdliyin ini.

​Dalam surat resmi tertanggal 2 Mei 2026, PC Fatayat NU Pati menyampaikan tujuh poin utama sebagai bentuk komitmen mereka dalam mengawal kasus ini hingga tuntas.

​Pertama, ​Fatayat NU Pati secara keras mengutuk segala bentuk kekerasan seksual, terutama yang terjadi di lingkungan pesantren. Mereka menekankan bahwa pesantren seharusnya menjadi “ruang aman” bagi santri untuk menimba ilmu dan membentuk akhlak, bukan justru menjadi tempat terjadinya tindakan asusila.

​”Kdua, menyatakan keprihatinan mendalam dan solidaritas penuh kepada para korban. Kami mendorong pemulihan menyeluruh, baik secara fisik, psikis, maupun sosial dengan pendekatan yang berperspektif korban,” tulis pernyataan tersebut.

​Ketiga, PC Fatayat NU Pati mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, tegas, dan transparan dalam menangani kasus ini. Mereka meminta agar pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal berdasarkan undang-undang yang berlaku, di antaranya UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan ​Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

​Keempat, Fatayat dengan tegas menolak segala bentuk upaya pembungkaman, intimidasi, maupun upaya penyelesaian kasus di luar jalur hukum (kekeluargaan) yang kerap merugikan hak-hak korban.

Kelima, ​mendorong evaluasi sistem Pesantren. ​Pernyataan sikap ini juga ditujukan kepada pengelola pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Fatayat mendorong adanya evaluasi menyeluruh dan penguatan sistem perlindungan anak, termasuk pembentukan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan serta penyediaan mekanisme pengaduan yang aman dan rahasia.

Keenam, memberikan imbauan kepada masyarakat. ​Masyarakat, khususnya orang tua dan wali santri, diajak untuk lebih selektif dan aktif dalam mengawasi lingkungan pendidikan anak-anak mereka. Warga diminta tidak takut untuk melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan di lingkungan sekitar.

​Di akhir pernyataan, PC Fatayat NU Pati bersama LKP3A menegaskan komitmen mereka untuk terus melakukan edukasi, advokasi, dan penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak demi menjaga marwah lembaga pendidikan serta melindungi generasi muda dari segala bentuk kekerasan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber […]

  • Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

      Pati – Anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati, Miftahur Rohim (34), menerbitkan buku kumpulan naskah drama yang sarat dengan nuansa religi, klenik, dan isu-isu sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat tani di wilayah Pati Selatan. Buku ini menawarkan perspektif unik tentang kehidupan sehari-hari dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat melalui sudut pandang […]

  • Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

      Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 bekerjasama dengan Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar halaqah “Menggali Nilai Moderasi dan Penguatan Pesantren” di The Wujil Resort & Conventions, Semarang, Kamis hingga Sabtu (12-14/10/2024). Kepala Kanwil Kementerian […]

  • ‎Inisnu Jalin Kerjasama dengan Tezpur Collage India dan Seminar Internasional

    ‎Inisnu Jalin Kerjasama dengan Tezpur Collage India dan Seminar Internasional

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.443
    • 0Komentar

    ‎ ‎Semarang – Bertempat di Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman (GUPPI) Undaris Semarang, Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung bersama 8 perguruan tinggi lain di Jateng dan DIY melakukan kerjasama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) pada Kamis (12/2/2026). ‎ ‎MoU diteken oleh Rektor Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh […]

  • Dua Atlet Petanque Salafiyah Kajen Sabet Medali di Ajang Popda

    Dua Atlet Petanque Salafiyah Kajen Sabet Medali di Ajang Popda

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Dua siswi Salafiyah yang membanggakan warga Pati lewat cabang olahraga Petanque  PATI – Dua atlet Cabang Olahraga (Cabor) Petanque Kabupaten Pati berhasil meraih dua medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Non Virtual Jateng 2021. Pertandingan tersebut  berlangsung di lapangan Petanque Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) 15 -16 November 2021. […]

  • Magang Jepang merupakan Jihad

    Magang Jepang merupakan Jihad

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.425
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Seleksi Nasional Magang Jepang bersama Kemnaker RI dan IM Japan yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada Senin – Jum’at (10-14/11/25) Kegiatan ini diawali dengan pembukaan pada Senin (10/11/25) pukul 09.00 di GOR SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh, dan dihadiri oleh Ketua […]

expand_less