Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 293
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara yang kuat.”

PORSEMA merupakan ajang rutin yang digelar untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan potensi pelajar di bawah naungan Ma’arif NU. Tahun ini, PORSEMA XIII menghadirkan energi baru dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan yang siap memeriahkan jalannya kegiatan.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, M.S.I., menegaskan bahwa PORSEMA bukan sekadar ajang kompetisi. “PORSEMA adalah media pembinaan karakter generasi muda NU. Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan pelajar yang sehat jasmani, kuat rohani, berprestasi, serta berkarakter Aswaja An-Nahdliyah. PORSEMA juga menjadi sarana silaturahmi, kolaborasi, sekaligus upaya membangun budaya sportivitas,” ujarnya.

Fakhruddin juga menginformasikan, bahwa Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof Suyitno, Ketua LP. Ma’arif NU PBNU Prof Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Perwakilan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Bupati Wonosobo H. Afif Nur Hidayat, S. Ag., Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein., seluruh Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kab/Kota se Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat lain akan menghadiri kegiatan pembukaan Porsema XIII di Kabupaten Wonosobo.

Logo dan Maskot “Si Dombos”
PORSEMA XIII menghadirkan maskot “Si Dombos”, ikon khas Wonosobo yang melambangkan semangat, ketangguhan, dan kehangatan. Maskot ini menjadi representasi persahabatan dan kebersamaan antarpelajar NU. Sementara logo PORSEMA XIII menggambarkan energi kolaborasi, sportivitas, dan prestasi yang membara.

Tujuan PORSEMA XIII
PORSEMA XIII dirancang sebagai ajang penyalur bakat, minat, pengetahuan, dan keterampilan dalam suasana yang kompetitif namun menyenangkan. Porsema menurut Fakhruddin, memiliki sejumlah tujuan. Pertama, membentuk Profil Pelajar Aswaja An-Nahdliyah. Kedua, menumbuhkan persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Ketiga, meningkatkan loyalitas terhadap jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Keempat, memotivasi peserta didik dalam bidang olahraga dan seni. Kelima, menjaring pelajar berpotensi yang siap berkompetisi hingga tingkat internasional. Keenam, mendorong lahirnya generasi muda sehat jasmani dan rohani sebagai wujud pembangunan nasional.

“Target besar dari PORSEMA XIII adalah lahirnya pelajar NU yang nasionalis, religius, sportif, dan berprestasi, sehingga mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif NU Jawa Tengah semakin terjaga,” kata Fakhruddin.

29 Cabang Lomba
Porsema XIII menghadirkan 29 cabang lomba, terdiri atas 11 cabang olahraga dan 18 cabang seni dengan jumlah 29 cabang lomba.

Cabang Olahraga Porsema XIII terdiri atas catur, Lari Jauh, Lari Sprint, Tenis Meja Beregu, Bulutangkis, Bola Voli, Futsal, Sepak Takraw, Senam Nahdlatul Ulama (SNU), Lompat Jauh, Basket. Sedangkan Cabang Seni terdiri atas Pencak Silat NU Pagar Nusa Seni Wiraloka, Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Arab, Kaligrafi, Desain Poster Digital, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Puisi Religi, Qasidah Religi, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Empat Bahasa, Film Dokumenter NU, Penulisan Biografi Kiai Lokal, Rebana, Video (Vlog) Reportase Kegiatan, Festival Talenta PDBK.

Dengan ragam cabang lomba tersebut, PORSEMA XIII bukan hanya panggung kompetisi olahraga, melainkan juga ruang untuk menghidupkan seni, budaya, literasi, serta kreativitas pelajar NU.

Lokasi dan Agenda Kegiatan
Kegiatan PORSEMA XIII tersebar di 24 venue utama di Kabupaten Wonosobo. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan panitia. Pertama, MAN 2 Wonosobo: Catur (semua jenjang), Bola Voli Putri, dan cabang seni tertentu. Kedua, Stadion Kalianget: Lari Jauh, Lari Sprint, Lompat Jauh.

Ketiga, GOR Tobong Kertek & GOR Sanera Ketinggring: Bulutangkis. Keempat, GOR Watu Gong & Gedung Golkar: Sepak Takraw. Kelima, Lapangan Futsal Kejiwan, Bhayangkara, dan Andongsili: Futsal. Keenam, Pendopo Kabupaten: Rebana. Ketujuh, Alun-Alun Wonosobo: Qasidah Religi dan panggung hiburan. Kedelapan, UNSIQ Wonosobo: Berbagai cabang seni (Debat, MTQ, Kaligrafi, Poster, Biografi Kiai, Vlog, Festival PDBK, Pencak Silat, Puisi Religi, Pidato 4 Bahasa, dan lain-lain).

Sejumlah agenda kegiatan telah disiapkan panitia. Pertama, Rabu, 10 September 2025: Registrasi, rapat koordinasi pimpinan kontingen, dan Opening Ceremony di Hall Sasana Adipura Kencana. Kedua, Kamis–Jumat, 11–12 September 2025: Pelaksanaan seluruh lomba olahraga dan seni di venue masing-masing. Ketiga, Sabtu, 13 September 2025: Penutupan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, pengumuman juara umum, penyerahan medali, dan sayonara.

Selain lomba, panitia juga menyiapkan panggung hiburan di Alun-Alun Wonosobo yang menampilkan kreasi seni budaya pelajar NU dan menjadi pusat keramaian masyarakat.

Ajang Silaturahmi dan Prestasi
PORSEMA XIII tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan karakter. Dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari 4.241 lembaga Ma’arif NU se-Jawa Tengah, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi LP Ma’arif NU dalam membangun peradaban pendidikan berbasis Aswaja.

“Dengan semangat kolaborasi dan sportivitas, PORSEMA XIII diharapkan melahirkan pelajar NU yang tangguh, berprestasi, dan loyal terhadap NU serta NKRI. PORSEMA bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan siap memperkuat Nusantara,” kata Fakhruddin. (Ibda)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 73 Kader Pagar Nusa Pati Disahkan menjadi Pelatih

    73 Kader Pagar Nusa Pati Disahkan menjadi Pelatih

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

      Nupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Kabupaten Pati telah mengesahkan 73 kader pendekar menjadi pelatih dan anggota tetap. Pengesahan itu berlangsung di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sultan Agung, Kecamatan Sukolilo, Ahad (6/7/2025). Ketua Panitia Kegiatan, Ari Sofwan, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap tahunnya sebagai bagian dari jenjang kaderisasi formal […]

  • Gus Baha Isi Posisi Rois Syuriyah PBNU

    Gus Baha Isi Posisi Rois Syuriyah PBNU

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    JAKARTA-KH. Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha’ merupakan salah satu ulama muda kharismatik. Putra KH. Nursalim tersebut terbilang kiai pendatang baru namanya melejit cukup instan. KH. Baha’uddin Nursalim (Gus Baha) sedang memberikan ceramah (foto: suaranahdliyin.com Usianya baru 49 tahun, namun wawasan keilmuwannya telah diakui oleh semua kalangan. Bukan hanya itu, sikapnya yang santai dan […]

  • Photo by Dima Solomin

    Mbak Meta

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Beberapa bulan kebelakang saya melihat beranda di Facebook saya berseliweran ibu-ibu baik muda atau pun setengah tua berbicara tanpa jeda. Mereka mensosialisasikan kegiatannya baik dalam urusan dapur, sumur, tapi kasurnya di skip. Sedangkan dalam unggahan tersebut di kasih tulisan-tulisan yang menghalangi vidio untuk di tonton. Jadi ketika saya melihat vidio […]

  • PCNU Pati Raih Penghargaan Ke-3 Penanggulangan HIV dan AIDS se-Jawa Tengah

    PCNU Pati Raih Penghargaan Ke-3 Penanggulangan HIV dan AIDS se-Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

     Kabar NU. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Pati meraih penghargaan ke tiga sebagai pengurus cabang yang aktif dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di lingkungan PWNU Jawa Tengah. Penghargaan diberikan oleh perwakilan tim penanggulangan HIV dan AIDS (Sub Recipient/SR) PWNU Jawa Tengah, Tedi Kholiludin. H.Saalamun,  sekretaris SR  PCNU Pati yang hadir dan menerima penghargaan tersebut […]

  • Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

    Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    KH. Maimoen Zubair merupakan sosok kiai yang ‘alim, faqih, relegius, dan pemersatu bangsa. Kiai Maimoen Zubair juga merupakan mata air keteladanan. Ulama karismatik ini membaktikan seluruh hidupnya untuk santri dan pesantren. Mbah Maimoen, demikian sapaan akrabnya beliau, begitu telaten dalam mendidik santri-santri yang datang dari berbagai penjuru negeri. Ia tak sekedar mengajar, tetapi juga menjadi […]

  • Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

    Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Salah satu tokoh NU kembali menghadap Ilahi. Kabar duka ini datang dari Wedarijaksa. KH. Ali Mahmudan, salah satu Mustasyar PCNU Pati tutup usia Sabtu (31/8) pukul 15.30 WIB. KH. Ali Mahmudan Jenazah rencananya akan dimakamkan Sabtu (31/8) pukul 20.00 WIB malam nanti. Dikonfirmasi dari Pengurus Cabang NU Pati, jenazah akan dikebumikan di Makam Ngrames, Sukoharjo, […]

expand_less