Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Baha Isi Posisi Rois Syuriyah PBNU

Gus Baha Isi Posisi Rois Syuriyah PBNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
  • visibility 651
  • comment 0 komentar

JAKARTA-KH. Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha’ merupakan salah satu ulama muda kharismatik. Putra KH. Nursalim tersebut terbilang kiai pendatang baru namanya melejit cukup instan.

KH. Baha’uddin Nursalim (Gus Baha) sedang memberikan ceramah (foto: suaranahdliyin.com

Usianya baru 49 tahun, namun wawasan keilmuwannya telah diakui oleh semua kalangan. Bukan hanya itu, sikapnya yang santai dan penuh humor khas kiai NU menjadi daya tarik Gus Baha dalam berdakwah. Ujungnya materi seberat apapun bisa dibeberkannya dengan gamblang dan mudah dicerna oleh para santri.

Hal inilah yang membuat Gus Baha begitu mudah nelambung namanya. Urusan keilmuan, tidak perlu diragukan lagi. Universitas Islam Indonesia (UII) adalah salah satu perguruan tinggi yang mengakui kapasitas keilmuan Gus Baha. Bahkan kampus yang berada di Jalan Kaliurang Yogyakarta tersebut mengangkat Gus Baha sebagai ketua Tim Lajnah Mushaf UII yang membawahi beberapa profesor, tak terkecuali Prof. Dr. Quraisy Shihab, ashhabul kitab tafsir Al Mishbah yang fenomenal itu.

Prof. Quraisy juga diam-diam mengakui kehebatan Gus Baha. Ada satu ungkapan mesra Profesor tafsir tersebut untuk Gus Baha.

“Sulit ditemukan orang yang sangat memahami dan hafal detail-detail Al-Qur’an hingga detail-detail fiqh yang tersirat dalam ayat-ayat Al-Qur’an seperti Pak Baha” begitu ungkap Prof. Quraisy.

Tak heran, jika PBNU melalui SK PBNU No 01/j/A/II.04/08/2019 tertanggal 29 Agustus 2019 mengangkat Gus Baha sebagai Rois Syuriyah PBNU. Kiai muda asal Kragan, Narukan, Rembang tersebut tidak sendirian. Ada dua kiai muda lainnya yang mengisi jajaran Syuriyah PBNU, diantaranya yaitu: KH. Afifuddin Muhadjir sebagai rois dan KH. Afifudddin Dimyathi sebagai Katib Syuriyah.

Munculnya kaum muda di jajaran syuriyah menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat nahdliyyin soal kemampuan mereka. Namun pertanyaan itu seggera terjawab dengan prestasi-prestasi keilmuan yang mereka raih. Gus Baha merupakan satu dari santri Al Anwar yang diaebut-sebut paling ‘alim oleh KH. Maimoen Zubair.

Sementara dua nama lainnya juga tak kalah top. KH Afifudin Muhajir merupakan ahli Ushul Fiqh yang juga pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo, Asembagus, Situbondo Jawa Timur. Kiai Afif juga dikenal sebagai guru besar Ushul Fiqh di Ma’had Aly Salafiyyah Syafi’iyah Situbondo.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Santri, RMI PCNU Pati Gelar MHQ dan MQK

    Semarak Hari Santri, RMI PCNU Pati Gelar MHQ dan MQK

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati menyelenggarakan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Musabaqoh Qiraatul Kutub (MQK). Kegiatan berlangsung di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), pada Ahad (19/10/2025). Legiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghoffar […]

  • Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

    Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

          Pcnupati.or.id-Pati – Setelah terlaksana di zona 1 MTs Hasyim Asy’arif Jompong, Kradenan, Kabupaten Blora, Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 2 terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Sabtu (8/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Kepala MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Drs. […]

  • PCNU Pati Gelar Tasyakuran 94 Tahun NU

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran 94 Tahun NU

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Pati, ahad pagi (2/2) mengadakan tasyakuran harlah ke-94 Nahdlatul Ulama. Acara diselenggarakan secara khidmat di Aula PCNU Pati. Acara Tasyakuran Harlah NU ke-94 di Aula Gedung PCNU Pati.  Dihadiri oleh beberapa pengurus harian tanfidziyah, suriyah, lembaga, banom hingga kader-kader NU yang saat ini menjadi DPRD Kab. Pati. Para pengirus MWC […]

  • LPBINU Tanggap Bencana Puting Beliung

    LPBINU Tanggap Bencana Puting Beliung

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Musibah angin puting beliung yang menerjang Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti, Pati, Kamis (30/1) petang menyisakan kenangan pahit. Sedikitnya, dua rumah rata tanah, sepuluh rumah rusak berat dan dua puluh lainnya rusak ringan. Tempat kejadian perkara puting beliung di Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti. Warga menuturkan bahwa kejadian tersebut diawali dengan mendung yang disusul dengan suara gemuruh. […]

  • KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    CLUWAK-Ancaman generasi muda sekarang adalah narkoba dan radikalisme. Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di Asia Tenggara. Di sisi lain Radikalisme kini menyebar dengan massif, menembus batas sosial dan usia. Massifnya penyebaran ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi sehingga siapapun termasuk generasi muda NU bisa mengakses segala informasi. KH. M. Imamuddin sedang menyampaikan pengajian dalam rangka […]

  • NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam Khittah Nahdlatul Ulama (NU), istilah NU merujuk pada dua makna yang saling terkait, yaitu NU sebagai sebuah organisasi dan NU sebagai komunitas anggotanya. KH. Abdul Muchit Muzadi dalam buku, Ensiklopedia Khittah NU, dijelaskan bahwa istilah NU Jam’iyyah (NU secara struktural) dan NU Jamaah (NU secara kultural) sering kali digunakan untuk […]

expand_less