Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Terima Kasih Tak Membawa Apa Apa, Doakan Saja

Terima Kasih Tak Membawa Apa Apa, Doakan Saja

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

Jika minggu lalu saya bercerita perihal orang yang suka menyia- nyiakan rejeki saat musim hajatan, atau menghadiri undangan nikahan dan resepsinan. Dengan cara tak menghabiskan menu makannya yang diambil sendiri. Di pilih sendiri, begitulah manusia dengan segala ke unikannya, dan segala kesempurnaannya yang tak disempurnakan sendiri.

Bulan ini adalah dimana banyak orang yang telah di mampukan untuk melaksanakan rukun Islam ke lima yaitu berangkat Haji. Orang yang berangkat Haji adalah orang pilihan. Pilihan sebab dengan penuh kesabaran menunggu antrian panjang, melebihi antrian macet jalan Pantura saat perbaikan pada program tahunan. Proyek abadi yang selalu dinanti para pencari bati.

Kebetulan kemarin saya bertemu dengan suami istri yang sedang berdialog interaktif di dalam lift turun dari lantai atas ke bawah, pada sebuah rumah sakit swasta di kota. Saya tanpa sengaja mendengarkan dialog tersebut, dengan penuh seksama. Jangan sampai ada yang terlupa.

“Bu… Sudah menjenguk Bapak Brur yang akan pergi Haji? “tanya suaminya dengan nada yang datar

“Belum Pak, Bapak tahu sendiri kita lagi ada musibah begini”

“Iya Bu.. tapi jika kita tak menjenguk dan membawa buah tangan, tentu akan di bahas dan menjadi bahasan serta diabsen. Karena menjenguk orang akan berangkat Haji diharuskan membawa buah tangan, baik berupa gula atau pun lainnya, bukan soal bawanya melainkan sekarang kita lagi ada musibah, “

Setelah mendengar dialog interaktif tersebut saya heran dan bingung. Sebab di masyarakat kita kebanyakan telah memberlakukan orang yang akan pergi Haji adalah dengan mendatangkan sumbangan, mendatangkan pemberian-pemberian. Anehnya orang yang katanya pilihan tersebut tentu dari segi harta benda lebih dari orang lain, tapi kenapa masih saja menerima pemberian dari orang dibawahnya. Di bawah dari segi ekonomi.

Lha wong sudah menjadi tradisi kok mau di rubah, ya ndak bisa to Pak !, ” celetuk istri saya dengan tiba tiba,  selalu mengagetkan saya saat menulis cerita ini.

Belum sempat menimpali apa yang diucapkan Ibu Ratu dalam rumah saya tersebut. Ia kembali berujar dan komentar lebih pedas dari pada makanan ber cabai yang ber level level.

“Bapak tentu tahu, orang Haji itu modalnya banyak, antriannya juga panjang, tentu wajar saja to apabila harus balik modal, meski tak keseluruhan, salah satunya ya itu tadi menerima pemberian-pemberian dari orang lebih rendah ekonominya dari ya akan berangkat Haji, “jelasnya panjang lebar

Dalam hati saya, tumben Ibu Ratu mikirnya rada sosialis dan realistis. Jadi saya teringat pada sebuah rumah sederhana. Rumahnya masih berkeramik plaster dari semen tiga roda kokoh tertandingi dan temboknya masih berbata merah. Hasil jerih payahnya selama sepuluh tahun lebih untuk menabung akhirnya orang tersebut bisa berangkat Haji. Sebut saja Mab namanya.

Mab tersebut dengan gagah berani di depan rumahnya di kasih papan pengumuman dengan tulisan kapital amat besar “TERIMA KASIH TAK MEMBAWA APA APA, DOAKAN SAJA”

Setelah membaca tulisan tersebut hati saya makratab meski tak se tratab panggilan telegram yang tak boleh di tolak. Ternyata hanya orang sederhana saja, seadanya yang bisa memahami dan mengerti hakikat pergi Haji yaitu orang pilihan tentu tak seharusnya menerima pemberian. (Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ketakwaan: Puncak Puasa Sebenarnya

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Mengapa puasa Ramadan penting? Ya, saya kira ini pertanyaan yang sering muncul di setiap Ramadan. Sebenarnya, puasa Ramadan ini hanya menjadi bagian dari alat, metode, atau cara umat Islam menuju ketakwaan. Kita bisa simak Surat QS Al-Baqarah 183 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sekarang ini sudah umum atau biasa dikalangan masyarakat, apabila ada pengajian yang diisi oleh seorang muballigh, sebelum ia sampai ke tempat untuk berceramah, maka akan disambut dan diiringi dengan bacaan : طلع البدر علينا من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا ما دعا لله داع dengan tujuan penghormatan terhadap muballigh tersebut. Padahal dalam […]

  • Sah! Sabar Halim Pimpin Ansor Winong

    Sah! Sabar Halim Pimpin Ansor Winong

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    WINONG – Konferensi Pimpinan Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Winong telah berlangsung Minggu (17/) lalu. Pemilihan pimpinan baru sayap pemuda NU yang nantinya akan berkhidmat hingga 2024 tersebut berlangsung cukup cepat. Dari 12 Ranting yang memiliki wewenang memberi rekomendasi calon, Sabar Halim, memperoleh 8 rekomendasi ranting. Jumlah ini tentu sangat signifikan jika dibanding […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

  • Akhlak Mulia Begitu Penting Saat ini

    Akhlak Mulia Begitu Penting Saat ini

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Batasan terkadang memberi tantangan bagi manusia. Ada tantangan yang tak boleh dilewati namun ada pula yang bisa diterobos untuk pengembangan diri menjadi lebih baik. Kesadaran itulah yang penting dibangun dalam pembentukan diri. Persoalan “Menerobos Batas” dipilih sebagai tema dalam Suluk Maleman edisi ke-158 yang digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (22/2) malam. […]

  • PCNU-PATI

    LKNU bekerjasama dengan Optik Mitra Aulia Puncel, adakan Pemeriksaan Mata Gratis

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2022 beberapa waktu lalu, Lembaga Kesehatan Nahdaltul Ulama Kabupaten Pati bekerjsama dengan Optik Mitra Aulia mengadakan kegiatan kegiatan  pemeriksaan mata secara gratis serta pemberian kaca mata secara  gratis, 14/10 kemarin. “ Kegiatan ini di sponsori oleh NFG dan Essilor Group merupakan produksen kaca mata yang […]

expand_less