Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Serba Serbi dalam Urusan Cinta

Serba Serbi dalam Urusan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

 

Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta.

Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.

            Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan yang menjadikan cinta kedua insan manusia tersebut tidak suci lagi, karena nafsu lebih dominan.  Maka dari itu, cinta dapat dipetakkan menjadi dua jenis. Cinta suci dan cinta buta.

            Secara garis besar, cinta selalu bermuara pada dua tujuan; kebaikan dan keburukan. Cinta yang bermuara pada kebaikan dinamakan cinta suci, sedangkan cinta yang menghasilkan keburukan dicap sebagai cinta buta (hal. 69), maka cinta suci seperti yang digambarkan Rasullah, Saw. Tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari kiamat.

            Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat  naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya. Pertama;Pemimpin yang adil, kedua; Pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Allah, ketiga; seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, keempat;  dua orang yang saling mencintai, berkumpul dan berpisah karena Allah, kelima; seorang lelaki yang diajak zina oleh wanita kaya dan cantik, tapi ia menolaknya sambil berkata”Aku takut kepada Allah,”keenam; seseorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, ketujuh; seorang yang berdzikir kepada Allah ketika sendiri hingga melelh air matanya karena menangis. (Shahih Al-Bukhari)

            Melalui tujuh golongan tersebut kita sudah mengetahui mana cinta yang suci dan cinta yang buta. Sebab sejatinya cinta yang kekal abadi itu hanya kepada Allah Swt. Buku ini memberikan pemahaman terhadap kita semua, terutama para remaja apabila cinta dalam pacaran itu bukan memberikan sebuah kebahagiaan melainkan akan menimbukan banyak kesengsaaraan. Buku yang ditulis secara bersama oleh profesor cinta dan di sunting oleh Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin mampu memberikan pesan terhadap pembacanya terutama para kaum remaja. Selamat membaca. (Niam At-Majha, Pecinta  Buku & Petani Kopi )

 Judul               : Pacaran Mulu Kapan Putusnya?

Penulis             : Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin

Penerbit           : Mizania

Cetakan           :  I, Juli  2016

Tebal               :  210 hlm

ISBN               : 978-602-418-037-9

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana. Minggu, 26/3 kemarin. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban […]

  • Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

      Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan. Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih […]

  • Jemaah Umrah Muslimat NU Pati Dilepas Pj Bupati

    Jemaah Umrah Muslimat NU Pati Dilepas Pj Bupati

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. PATI – Jemaah Umrah Muslimat Nahdlatul Ulama Pati dilepas oleh Penjabat Bupati Henggar Budi Anggoro di Pendopo Kabupaten, Selasa (24/1/2024).  Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Pati Yusuf Hasyim, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati Umi Hanik, pengurus PC Muslimat NU Pati, dan para jemaah umrah.  Dalam sambutannya, Henggar mengucapkan terimakasih kepada […]

  • Sarbumusi Pati Gelar Audiensi dengan Dishub, Bahas Pangkalan Truk

    Sarbumusi Pati Gelar Audiensi dengan Dishub, Bahas Pangkalan Truk

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.- Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Pati dan Paguyuban Sopir Pati (PSP) gelar audiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten, Selasa (25/10/2022) siang.  Pada audiensi itu, disepakati bahwa untuk sementara waktu di depan Pasar Hewan Margorejo akan dijadikan pangkalan truk. Dengan demikian, para sopir truk tak perlu parkir di pinggir Jalan.   Kepala Dishub Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko […]

  • Gus Rozin; Tugas Besar Ma`arif Mencerdasakan Anak Bangsa

    Gus Rozin; Tugas Besar Ma`arif Mencerdasakan Anak Bangsa

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Semarang –  Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) memimpin doa dan pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya kantor baru Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah yang berlokasi di Jl. Majapahit No.70 Pandean Lamper, Gayamsari Kota Semarang. Peresmian kantor Ma`arif merupakan rangkaian dari perayaan Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan oleh […]

  • Selamat Menghadapi Hal Baru

    Selamat Menghadapi Hal Baru

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Euforia pergantian tahun telah usai. Kini saya dan anda kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya. Bangun pagi lalu berangkat bekerja lalu pulang untuk istirahat dimalam hari. Sebetulnya tak ada hal yang baru dan istimewa, bukan. Namun mengapa momentum dan euforia tahun baru tampaknya selalu dipandang sebagai hal yang sakral dalam menyongsong pencapaian-pencapaian yang […]

expand_less