Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Serba Serbi dalam Urusan Cinta

Serba Serbi dalam Urusan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 345
  • comment 0 komentar

 

Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta.

Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.

            Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan yang menjadikan cinta kedua insan manusia tersebut tidak suci lagi, karena nafsu lebih dominan.  Maka dari itu, cinta dapat dipetakkan menjadi dua jenis. Cinta suci dan cinta buta.

            Secara garis besar, cinta selalu bermuara pada dua tujuan; kebaikan dan keburukan. Cinta yang bermuara pada kebaikan dinamakan cinta suci, sedangkan cinta yang menghasilkan keburukan dicap sebagai cinta buta (hal. 69), maka cinta suci seperti yang digambarkan Rasullah, Saw. Tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari kiamat.

            Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat  naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya. Pertama;Pemimpin yang adil, kedua; Pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Allah, ketiga; seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, keempat;  dua orang yang saling mencintai, berkumpul dan berpisah karena Allah, kelima; seorang lelaki yang diajak zina oleh wanita kaya dan cantik, tapi ia menolaknya sambil berkata”Aku takut kepada Allah,”keenam; seseorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, ketujuh; seorang yang berdzikir kepada Allah ketika sendiri hingga melelh air matanya karena menangis. (Shahih Al-Bukhari)

            Melalui tujuh golongan tersebut kita sudah mengetahui mana cinta yang suci dan cinta yang buta. Sebab sejatinya cinta yang kekal abadi itu hanya kepada Allah Swt. Buku ini memberikan pemahaman terhadap kita semua, terutama para remaja apabila cinta dalam pacaran itu bukan memberikan sebuah kebahagiaan melainkan akan menimbukan banyak kesengsaaraan. Buku yang ditulis secara bersama oleh profesor cinta dan di sunting oleh Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin mampu memberikan pesan terhadap pembacanya terutama para kaum remaja. Selamat membaca. (Niam At-Majha, Pecinta  Buku & Petani Kopi )

 Judul               : Pacaran Mulu Kapan Putusnya?

Penulis             : Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin

Penerbit           : Mizania

Cetakan           :  I, Juli  2016

Tebal               :  210 hlm

ISBN               : 978-602-418-037-9

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Dalam Tradisi Pesantren. Photo by Mufid Majnun on Usnplash.

    Perempuan dalam Tradisi Pesantren

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Tradisi pesantren selama ini yang kita kenal mempunyai kehidupan yang diwarnai dengan norma-norma ajaran Islam. Di mana ajaran Islam ini menekankan pada sikap patuh dan tawadlu’ kepada pengasuh pesantren (kiai). Seperti yang dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofir dalam bukunya, Tradisi Pesantren, sikap patuh dan tawadlu’ ini bisa terbentuk. Hal ini tidak lepas setiap harinya di lingkngan […]

  • PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengapresiasi langkah Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT, yang menyampaikan permintaan maaf terkait klaim sepihak atas persetujuan kebijakan lima hari sekolah. Permintaan maaf itu disampaikan sehari setelah Maklumat PCNU Pati dikeluarkan pada Ahad, 10 Agustus 2025. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim menilai, sikap Bupati yang […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Santri di Kayen Gelar Apel dan Kirab

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id  – Peringatan Hari Santri Nasional 2022 yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati berlangsung meriah. Kegiatan itu diisi dengan acara kirab.   Ketua panitia kegiatan, Rasmo mengatakan, peringatan Hari Santri tahun ini memang sengaja diperingati dengan meriah. Hal itu bertujuan untuk mengenalkan HSN kepada seluruh lapisan masyarakat.  Sebelum […]

  • MWC NU Winong Gelar Pelantikan Bersama Muslimat dan GP Ansor

    MWC NU Winong Gelar Pelantikan Bersama Muslimat dan GP Ansor

    • calendar_month Rab, 25 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    WINONG – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Winong menggelar pelantikan pengurus pada Rabu, 25/12 2019, menghadirkan KH. Ubaidillah Shodaqoh, Rois Syuriah PWNU Jateng, yang memberikan pembinaan langsung. Acara yang bertempat di gedung NU Kecamatan Winong tersebut juga bersamaan dengan pelantikan pengurus Muslimat, GP Ansor, Pengurus Ranting, dan Banom lainnya. Pelantikanyang berlangsung khidmat tersebut sekaligus […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Eksistensi Tradisi Literasi di Pesantren

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, MA Berbicara pesantren tentunya tidak lepas membahas kiai, santri, kitab kuning, asrama, dan musala. Adanya beberapa elemen tersebut tidak lain merupakan sarana-prasarana yang ada di lingkungan pesantren.  Oleh karena itu, penting sekali bagi pengelola pesantren untuk memperhatikan elemen yang harus dimiliki pesantren. Supaya dalam pengelolaan pesantren lebih professional dan memberikan pelayanan terbaik kepada […]

  • Photo by Harmoni Widiya

    Dari Balik Jendela Kaca

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Ben, junior di kampus yang sekarang satu perusahaan denganku. Cowo flamboyan yang suka dikelilingi karyawan-karyawan perempuan di kantorku. Sikapnya yang ramah, baik dan suka membantu membuat para teman kantor menyukainya. Bahkan tanpa aku sadari sudah satu tahun saat kami bekerja, dia sudah beberapa kali membuat cewek-cewek magang terbawa perasaannya. “Kamu kenapa […]

expand_less