Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Reuni

Reuni

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

Sebenarnya saya adalah termasuk orang yang malas untuk menghadiri acara acara yang melibatkan banyak orang. Salah satunya reuni atau halal bihalal, dan lain sebagainya. Lha kemarin saya terpaksa mengikuti acara reuni, sebab suatu hal yang tak bisa saya jelaskan disini, kenapa saya harus menghadiri? Kenapa tak izin saja, toh masih banyak segudang alasan untuk tak hadir dalam acara seremonial tersebut.

Acara reuni didesain sangat meriah, bertempat di gedung yang megah. Dengan mengundang manusia manusia yang punya strata sosial di masyarakat lebih tinggi. Dan juga mengundang orang biasa biasa saja, tak punya pengaruh dilingkungan sosial. Namanya juga biasa biasa saja.


Dari manakah saya bisa mengetahui perbedaan tersebut? Dari lokasi tempat kursi dimana kami duduk. Ketika saya datang diacara reuni tersebut, saya di suruh duduk di kursi paling belakang, saat petugas mengantarkan saya, saya melihat ada kursi kursi yang sudah ditulisi dengan nama nama orang penting dan maha penting.

Saya tak terlalu memperdulikan itu, mau orang penting mau super penting atau dengan status sosialnya lebih tinggi dimata manusia dan para kolega, saya tak pedulikan itu. Bahkan saya mendengar orang orang penting mengobrol yang dibahas tentang ke dunia an. Ada yang bercerita jika sarung yang dipakainya harganya tiga juta melangkah, dengan memakainya ia tampil lebih elegan dan terpandang. Wah pakaian yang dikenakan saja mewah apalagi kehidupannya.

Dari kalangan sederhana seperti saya ini, mau sarung merk apa saja, jika dipakai nyaman ya nyaman saja. Ketika acara makan makan tiba, tak ada yang memperdulikan saya, atau menyuruhnya untuk ikut nimbrung. Sebab saya sadar tempat duduk saya pun yang paling belakang dari kalangan manusia manusia sederhana dari segi apapun, baik sikap atau pun cara berpenampilan. Sederhana.

“Mas diacara seperti ini jika sungkan kau tak akan dapat makan, anggap saja sebagai rumah sendiri saja, cuek saja toh mereka juga cuek dengan kita” celetuk orang di samping saya

Namanya tak pernah mengikuti acara acara seperti ini ya maklum apabila saya sungkan dan lain sebagainya. Acara reuni seperti ini adalah ajang untuk memperlihatkan apa yang telah kita capai. Saling menonjolkan prestasi diri masing masing.

“Karena hidup di dunia ini adalah persaingan mas, jadi wajar saja ketika diacara reuni seakan akan kita diwajibkan untuk memperlihatkan capaian kita dalam urusan dunia,”


Kemudian saya baru sadar, jika acara reuni konsepnya seperti ini. Orang orang ingin di akui dan mementingkan diri sendiri, tak memperdulikan siapa yang di sekitarnya. Toh acara reuni seakan ada sekat sekat yang sengaja ditampakkan, antara orang sederhana dan orang penting. Dari tempat kursinya saja sudah dibedakan.


Dari situ saya berfikir, sejak kapan sesama manusia membeda bedakan status? Lha wong Tuhan saja tak membedakan bukan? Nah itu hebatnya manusia dari Tuhan, tega membeda bedakan lewat kalimat mulia, dan etika sopan santun.

“Wis go pak…ora usah nesu, mau penting dan tak penting mau biasa dan luar biasa, jarke ndak wis to,”

Suara istri saya mengagetkan lamunan saya tersebut, ia selalu hadir diwaktu yang tepat. Seharusnya ketika acara seperti ini tak sepantasnya ada sekat sekat. Sebab puncak dari manusia adalah memanusiakan manusia.

“Ayo pak mbalek muleh wae, wis bar acarane,”

Saya hanya mengikuti apa yang diomongkan istri saya, kenapa dalam dunia nyata dan dua karya ia selalu ada. Ternyata pria tak dapat lari jauh dari wanita.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Dakwah Nyentrik Ala Kiai Fahrur Rozi

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dakwah sebagaimana kita pahami merupakan ajakan, undangan, dan seruan kejalan yang baik. Dakwah juga bisa diartikan sebagai bentuk tolong-menolong kepada sesama, asalkan dilandasi dengan niat yang baik dan tujuan yang benar itu juga bisa dinamakan dakwah secara implisit. Oleh karena itu, dalam melakukan dakwah yang dilihat bukan dari penampilan seseorang maupun ucapannya, […]

  • Photo by Ankit Rathore

    Membaca Sekitar

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Millatul A. Datang ke Rantau lagi setelah libur idulfitri. Sepanjang jalan aku lihat ada lalu lalang kendaraan, rumah-rumah yang ramai dengan tamu dan keluarga, masjid ramai dengan acara halal bihalal dan reuni, rumah-rumah memasang tenda untuk merayakan pernikahan, warung-warung yang tutup mulai buka, spanduk ucapan idulfitri dari bupati dan kapolda, dan arus […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Madrasah Diberi Pelatihan Kewirausahaan oleh BRI Kanca Pati

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kemandirian melalui pengembangan kewirausahaan terus digalakkan di madrasah dan pondok pesantren. Sebab, lembaga pendidikan keagamaan tersebut mulai mengembangkan produk unggulannya agar bisa mendukung perekonomian sehingga menjadi lebih mandiri.  Demi mendukung kemandirian dan berkembangnya wirausaha di madrasah dan pesantren di wilayah Kabupeten Pati, BRI Kantor Cabang Pati mengadakan program Digitalisasi Pendidikan dan Kemandirian 1000 Madrasah […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 3-habis)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 3)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Setelah terpilih lagi sebagai Ketua PCNU Pati masa Khidmat 2024-2029, KH. Yusuf Hasyim segera menyusun program kerja (Proker). Penyusunan Proker ini, menurutnya didasarkan pada evaluasi Lembaga dan Pengurus Harian masa khidmat sebelumnya. Selain pelayanan dan networking, Kiai Yusuf bertekad untuk menjaga aset NU, baik fisik maupun non fisik. “Aset NU itu sangat […]

  • PCNU-PAT

    Pelajar NU Pati Bersholawat Dimeriahkan Ratusan Kader

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Ratusan kader IPNU IPPNU tumpah dalam acara Pelajar NU Pati Bersholawat di halaman gedung PCNU Kabupaten Pati, Rabu (8/3/2023). Acara tersebut digelar dalam rangka peringatan Harlah IPNU ke-69 dan IPPNU ke-68, serta peringatan isro’ mikroj 1444 H. Sholawatan dipimpin oleh Sayyid Nabil bin Nagib Assegaf dari Kudus dan diiringi grub rebana As-Syiap […]

  • Pendaftaran PKD PMII Joyo Kesumo Mulai Dibuka Hari ini

    Pendaftaran PKD PMII Joyo Kesumo Mulai Dibuka Hari ini

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    PATI-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo (Jokes) Pati kembali membuka pendaftaran Pelatihan Kader Dasar (PKD). Hal ini disampaikan oleh ketua panitia PKD, Agus Ulinnuha. Flyer Pendaftaran PKD PMII Komisariat Joyo Kesumo “Pendaftaran kita buka mulai tanggal 1 sampai 25 Agustus 2019. Kami sudah menyebarkan flyer dan ada contact person-nya juga” tegas Agus, Kamis […]

expand_less