Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Muktamar NU, 62 Pendekar Se-Jateng Serbu Pesantren di Blora

Jelang Muktamar NU, 62 Pendekar Se-Jateng Serbu Pesantren di Blora

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Des 2021
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
Seorang anggota TNI memberikan materi lapangam dalam Diklatsus Pasukan Inti Pagar Nusa

BLORA – Pimpinan Wilayah Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PW PSNU) Pagar Nusa Jawa Tengah menggembleng para pendekar untuk persiapan  Muktamar Ke-34 NU di Lampung. Penggemblengan  bertajuk  Pendidikan dan Latihan Khusus (DIKLATSUS) Pasukan Inti (Pasti) ini diadakan di Pondok Pesantren An Nur di Desa Saren Sendangwungu Kecamatan Banjarejo Kabupatèn Blora selama tiga hari, Jum’at hingga Ahad, 10-12 Desember 2021.

Sebanyak 62 pendekar utusan dari 18 Pimpinan Cabang Pagar Nusa se-Jawa Tengah dididik khusus sebagai anggota  Pasti di pesantren tempat kelahiran Bupati Blora Arief Rohman yang juga Ketua PW PSNU Pagar Nusa Jateng ini. 

Mereka akan diseleksi oleh Komando Pasukan Inti Nasional  (KOPASNAS) untuk menjadi anggota pengamanan khusus di lokasi Muktamar NU. Nantinya tergabung seluruh Indonesia di bawah kendali Pimpinan Pusat Pagar Nusa sejumlah seribu orang. 

Ketua PW PSNU Pagar Nusa Jateng Arief Rohman menyatakan, Jawa Tengah menjadi salah satu andalan pengiriman pendekar untuk tugas pengamanan di Muktamar, dengan spesialisasi pengawalan kiai (body guard VVIP).

Disebutkannya, meski secara formal Jateng diminta mengirim sejumlah sama dengan daerah lain yaitu 30 orang, namun Jateng telah siap mengirim berapapun  pendekar apabila diminta tambahan.

“DIKLATSUS ini untuk persiapan pengamanan Muktamar NU. Kami kirim para pendekar untuk pengawalan kiai, dan siap menambah berapapun jika diminta,” tutur Arief putra pengasuh Ponpes An Nur KH Ali Muhdlor ini.

Ketua panitia Diklatsus Past Pagar Nuda Jateng Masrur menambahkan, 62 peserta terdiri atas 56 pendekar laki-laki dan 6 pendekar perempuan.

Diterangkannya, selain materi standar bela diri pencak silat, ada materi Ahlussunah wal jamaah, ke-NU-an, protokol pengawalan, deteksi dini, dan kontra intelijen. Termasuk pelatihan jurnalistik dan wawasan pertahanan nasional. Plus tentu saja ‘pengisian’ doa khusus dari ulama.

“Instruktur kami datangkan dari Kopasnas, PWNU Jateng, KODIM, PCNU Blora, dan NU Online. Ada latihan baris berbaris juga lho, dibimbing tentara,” ujar Masrur.

Banyak Peserta Kiai

Lebih lanjut Masrur mengungkapkan, pihaknya terkejut sekaligus bangga, ternyata banyak diantara peserta Diklatsus adalah kiai pengasuh Pesantren. Padahal dia perkirakan yang ikut adalah para pelatih, para atlet laga, atau  pendekar yang biasa gelut fisik. 

Para peserta Diklatsus PW Pagar Nusa Jawa Tengah sedang khidmat menerima materi. Sebagian peserta merupaka para kiai.


“Ternyata banyak peserta Diklatsus merupakan kiai pengasuh pesantrèn. Mereka pendekar yang menonjol suwuk dan ilmu kanuragannya. Ahli hikmah istilahnya.  Kami terkejut sekaligus bangga,” ucap Komandan Pasukan Inti Pagar Nusa Jateng ini. (Panitia/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud. Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) […]

  • PCNU-PATI

    Filantropi Zakat Fitrah

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Momentum Ramadan menjadi urgen untuk meningkatkan filantropi zakat fitrah dan zakat lain dari sisi penghimpunan dan pendistribusian. Di tengah kehidupan modern yang sering kali dikuasai oleh komersialisme, konsumsi berlebihan, njajan okeh, konsep filantropi seringkali terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, kata filantropi masih asing bagi sebagian umat Islam. Duh! Akan tetapi, di […]

  • Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

    Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Wajah-wajah baru Pengurus PAC Fatayat NU Winong berpose bersama pengurus NU dan Banom  WINONG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Winong baru saja menyelesaikan hajat rutinnya, Minggu (3/10) kemarin. Konferancab Fatayat NU Winong tersebut diselenggarakan di Gedung MWCNU setempat.  Beberapa tokoh tercatat menghadiri agenda sakral tersebut. Diantaranya, KH. Alwan Syahri (Ro’is Syuriyah), K. […]

  • Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma'arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma’arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Semarang – Model pengembangan pendidikan madrasah inklusi atau pendidikan inklusi yang diterapkan Kementerian Agama RI merupakan hasil dari adopsi dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah salahsatunya. “Pengembangan modul madrasah inklusif di Kementerian Agama salah satunya lahir dari modul yang dikembangkan oleh LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Lahirnya Forum Pendidik Madrasah Inklusif […]

  • Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022) Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias. Acara tersebut diisi […]

  • Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Dalam buku karya Yadi Saeful Hidayat yang berjudul “Aku Jauh Engkau Jauh, Aku Dekat Engkau Dekat” penulis mencoba menyuguhkan agar manusia mampu menepis segala keraguan atas nikmat iman yang telah di berikan oleh-Nya serta mampu mencintai Allah secara tulus dan mendahalukan segala urusan agama Allah ketimbang urusan lainnya. Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya yang mencintai-Nya […]

expand_less