Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesan Ketua FKPT: Jangan Terperdaya dengan Pergantian Bungkus Kelompok Radikal

Pesan Ketua FKPT: Jangan Terperdaya dengan Pergantian Bungkus Kelompok Radikal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
  • visibility 328
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id-Semarang – Perubahan bungkus atau gerakan yang dilakukan kelompok radikal perlu diwaspadai setiap saat. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Prof Dr Syamsul Ma’arif dalam kegiatan rapat pengurus, silaturahim dan kunjungan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Irfan Idris, MA., di Delman Resto Semarang, Selasa (11/4/2023). “Beberapa waktu lalu, saya diwawancarai oleh beberapa media massa dari Jakarta. Saya tanya la kok Jawa Tengah yang diwawancarai. Mereka menanyakan soal perubahan atau pola baru gerakan oleh kelompok radikal. Maka saya bilang kita jangan terkecoh dengan kamuflase atau perubahan bentuk pola gerakan kelompok radikal tersebut,” katanya.

Sementara itu, Direktur Deradikalisasi BNPT Prof. Dr. Irfan Idris menegaskan bahwa secara kuantitas terorisme memang menurun tapi secara kualitas perlu diwaspadai. “Secara kuantitas menurun, bom Bali itu terakhir, namun secara kualitas justru naik. Sebab, ada pelibatan anak dan perempuan dan kelompok lain,” tegas dia.

Pihaknya menyebut ada tiga aspek gerakan radikalisme yang kencang, yaitu perekrutan, pendanaan dan pelatihan. Maka dari model itu, pihaknya berharap agar FKPT Jawa Tengah pada semua bidang bisa berjalan maksimal.

Prof Irfan juga membeberkan, dengan pelantikan Kepala BNPT RI Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel yang baru, maka banyak penataan internal termasuk Program Dai Kebangsaan. Di dalamnya, akan dilakukan sinergi dan kolaborasi pada dai dari Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lainnya. “Kepala BNPT yang baru menegaskan semua program harus berbasis data,” lanjutnya.

Dalam merespon itu, Ketua FKPT Jawa Tengah Prof Syamsul Ma’arif mengatakan bahwa di Jawa Tengah sudah banyak sinergitas dai termasuk JAMU yaitu Jamiyyah Muballigin, dan lainnya yang dikembangkan ormas Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah. 

Selain Prof Idris dan tim, serta Ketua FKPT Jawa Tengah, hadir Sekretaris Ahmad Ro’uf, Bendahara Siti Maemunah, Kabid Agama, Sosial dan Budaya KH. Hudalloh Ridwan Naim, Kabid Perempuan dan Anak Dra. Atik Surniati, M.Si., Kabid Media, Hukum dan Humas Hamidulloh Ibda, Kabid Pengkajian dan Penelitian Nanang Qosim, dan para Satgas.

Dalam kegiatan itu dilakukan juga koordinasi tentang program kerja mandatori pada semua bidang. (ibd*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    KH.Abdul Ghoffar Rozien (Ketua Staimafa, Pati) mengatakan; “Meskipun KH. MA Sahal Mahfudh telah wafat, Kiai Sahal seolah-olah masih terasa menemani. Pemikiran dan ide-ide segar beliau masih terasa relevan untuk kondisi bangsa saat ini. Gagasan tentang fiqh sosial yang menjadi keahlian beliau merupakan kontribusi berharga bagi komunitas pesantren dan Umat Islam di negeri ini.” Pemikiran dan tindakan Kiai Sahal […]

  • Memaknai Santri di Hari Santri

    Memaknai Santri di Hari Santri

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Santri sebagaimana kita pahami merupakan seorang individu yang mempelajari ilmu agama di pesantren. Namun, makna santri juga tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan, melainkan meliputi identitas, nilai-nilai, dan sikap hidup yang tercermin dalam kehidupan keseharian mereka. Sedangkan memaknai santri di hari santri adalah momen penting untuk mengenang peran santri dalam sejarah perjuangan […]

  • PCNU PATI - Dari Jari; Cermin Diri. Photo by Laurenz Kleinheider on Unsplash.

    Dari Jari; Cermin Diri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali. Nyaris ironis bukan? Dari detik […]

  • Kemenag Pati Antar FKUB Raih Peringkat III Harmony Award 2025

    FKUB Pati Raih Penganugerahan Harmony Award 2025, PCNU Angkat Topi

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.844
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Harmony Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Jumat (28/11) berbuah manis bagi Kabupaten Pati. Pasalnya, pada ajang yang dihelat di Hotel DoubleTree Kemayoran, Jakarta tersebut, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB Pati) berhasil menorehkan salah satu penghargaan. “Alhamdulillah kami masuk nominasi kinerja terbaik ke-tiga,” terang KH. Manhajussidad, Ketua FKUB Kabupaten Pati. […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi- Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    RUMAH MUNGIL TANAH MERDEKA rumah mungil tanah merdeka di sini puisiku bernyanyi bersama santi berwajah matahari disodorkan busana warna putih masa kanak-kanak lalu memanjang membentur pohon rambutan porselen antik jadi perhiasan mati hanya wajah Tuhan ada di jantung kami sehingga apa saja tergenang dalam sejarah dalam rumah tua boneka panda di kursi, patung porselen, kelinci […]

expand_less