Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peluncuran Koin Muktamar NU

Peluncuran Koin Muktamar NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menegaskan dukungannya atas pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU).

 

Itu ditandai dengan peluncuran Koin Muktamar saat acara Tasyakuran Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama di gedung PCNU Pati, Minggu (2/2/2020).

 

“Kemandirian NU menjadi harapan semua nahdliyin. Koin Mukmatar menjadi bagian gerakan kemandirian itu,” ujar Ketua Tanfidziyah PCNU Pati Kiai Yusuf Hasyim.

 

Tayaskuran diikuti jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU, Majelis Wakil Cabang (MWC), dan badan otonom (Banom) NU yakni GP Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, dan lainnya.

Yusuf mengatakan, gerakan Koin Muktamar yang dikelola Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) akan menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Pati. Tidak hanya di tingkat MWC (kecamatan), tetapi hingga menyentuh level ranting (desa/kelurahan).

 

“Mukmatar NU yang akan berlangsung di Lampung pada Oktober tidak meminta bantuan pemerintah. Karena itu, nahdliyin di segala penjuru ikut berkontribusi dari sisi pendanaan dan dalam bentuk dukungan lain,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasar informasi sampai saat ini gerakan Koin Muktamar telah menghimpun dana lebih dari Rp 5 miliar. Jumlah tersebut akan bertambah lantaran belum semua daerah Koin Muktamar belum tuntas.

 

“Itu belum termasuk beras dan bantuan dalam bentuk lain yang dikumpulkan warga NU di seluruh Lampung. Bantuan makanan itu tidak hanya untuk peserta Muktamar tetapi juga disediakan bagi warga NU dari seluruh penjuru Indonesia yang ikut meramaikan Muktamar,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu Yusuf juga menekankan sejumlah gerakan yang harus dilakukan secara massif. Gerakan dakwah dengan memanfaatkan berbagai ruang dan media menjadi penekanan khusus.

 

Yusuf mengemukakan, dakwah yang menjadi bagian gerakan keagamaan (harakah diniyah) tidak sebatas di forum nahdliyin. Menurutnya, gerakan dakwah harus diperluas ke ruang publik dan ruang digital.

 

“Media sosial menjadi ruang yang perlu dimanfaatkan dalama harakah diniyah. Pesan keagamaan yang menjernihkan dan menyejukkan harus lebih massif disampaikan,” tandasnya.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Sosialisasikan Program Kios WarNU

    PCNU Pati Sosialisasikan Program Kios WarNU

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Perekonomian PCNU Kabupaten Pati Kemarin ( Minggu, 04/10/2020) mensosialisasikan konsep ritel modern Kios Warga NU (WarNU) di gedung PCNU Pati Lantai 3 yang dihadiri oleh ketua PCNU Pati K. Yusuf Hasyim, S.Ag, M.Si dan calon-calon mitra Kios WarNU Se-Kabupaten Pati. Yusuf Hasyim menyebutkan usaha ritel sebagai salah satu usaha yang paling diminati di […]

  • Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 6 bertajuk “Gerakan Literasi Digital”, narasumber Tim GLM Plus dan Direktur Mikopedia, Miftakhul Khoiri, menegaskan bahwa branding sekolah dan madrasah Ma’arif NU sangat ditentukan oleh meme, gambar, video, maupun lagu. Hal itu dipaparkannya dalam Diklat GLM Part 6 Selasa (3/12/2024) melalui Zoom […]

  • PCNU-PATI Photo by Kristaps Ungurs

    Menunggu Panen

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Oleh : Ramli Lahaping Seiring waktu, Romi makin gandrung mengulang kebiasaannya. Setiap kali berada di waktu senggang, ia akan duduk di teras depan rumah punggunggnya untuk memandang-mandangi sepohon durian montong yang berada di sebelah kanan halamannya. Ia akan memperhatikan buah-buah pohon itu, sembari mengkhayalkan kenikmatan saat nanti ia menyantapnya.  Kebiasaan Romi itu tambah menjadi-jadi belakangan […]

  • Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

    Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 707
    • 0Komentar

      Kendati manusia sudah sangat lama menghuni bumi, tetapi masih banyak misteri di dunia ini yang belum terkuak. Sebut saja beberapa misteri seperti; adakah Alien? Peri, fakta atau mitos? Berbagai misteri fenomena alam yang menakjubkan, dan sebagainya. Buku ini mencoba memaparkan 50 misteri dunia menurut Al-Quran.             Buku ini secara garis besar terdiri atas tiga […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Ketua PC IPNU Pati, Moh. Salman (kedua dari kanan) dan Ketua PC IPPNU, Sulistiani ditemani Ketua Panitia OC Konfercab XIII, M. Khoirul Anam (kanan) usai melakukan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto (baju batik) PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati baru saja mengadakan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto di Kantor Bupati, Kamis (19/8). Hadir dalam […]

  • PCNU-PATI Photo by ELG21

    Lihatlah Siapa yang Bertanya

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Suatu hari, seorang anak muda yang baru menikah mendatangi Abdullah bin Abbas. Anak muda itu mengajukan pertanyaan, “’Wahai sepupu Rasulullah, bolehkah aku mencium istriku saat sedang berpuasa?” “’Tidak boleh!” jawab Abdullah bin Abbas dengan tegas. Pemuda itu tampak kecewa, karena jawabannya bukan yang diinginkannya. Ketika hendak bertanya kembali untuk mencari […]

expand_less