Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peluncuran Koin Muktamar NU

Peluncuran Koin Muktamar NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menegaskan dukungannya atas pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU).

 

Itu ditandai dengan peluncuran Koin Muktamar saat acara Tasyakuran Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama di gedung PCNU Pati, Minggu (2/2/2020).

 

“Kemandirian NU menjadi harapan semua nahdliyin. Koin Mukmatar menjadi bagian gerakan kemandirian itu,” ujar Ketua Tanfidziyah PCNU Pati Kiai Yusuf Hasyim.

 

Tayaskuran diikuti jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU, Majelis Wakil Cabang (MWC), dan badan otonom (Banom) NU yakni GP Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, dan lainnya.

Yusuf mengatakan, gerakan Koin Muktamar yang dikelola Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) akan menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Pati. Tidak hanya di tingkat MWC (kecamatan), tetapi hingga menyentuh level ranting (desa/kelurahan).

 

“Mukmatar NU yang akan berlangsung di Lampung pada Oktober tidak meminta bantuan pemerintah. Karena itu, nahdliyin di segala penjuru ikut berkontribusi dari sisi pendanaan dan dalam bentuk dukungan lain,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasar informasi sampai saat ini gerakan Koin Muktamar telah menghimpun dana lebih dari Rp 5 miliar. Jumlah tersebut akan bertambah lantaran belum semua daerah Koin Muktamar belum tuntas.

 

“Itu belum termasuk beras dan bantuan dalam bentuk lain yang dikumpulkan warga NU di seluruh Lampung. Bantuan makanan itu tidak hanya untuk peserta Muktamar tetapi juga disediakan bagi warga NU dari seluruh penjuru Indonesia yang ikut meramaikan Muktamar,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu Yusuf juga menekankan sejumlah gerakan yang harus dilakukan secara massif. Gerakan dakwah dengan memanfaatkan berbagai ruang dan media menjadi penekanan khusus.

 

Yusuf mengemukakan, dakwah yang menjadi bagian gerakan keagamaan (harakah diniyah) tidak sebatas di forum nahdliyin. Menurutnya, gerakan dakwah harus diperluas ke ruang publik dan ruang digital.

 

“Media sosial menjadi ruang yang perlu dimanfaatkan dalama harakah diniyah. Pesan keagamaan yang menjernihkan dan menyejukkan harus lebih massif disampaikan,” tandasnya.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ramadan bersama Hamidulloh Ibda

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Tidak ada yang menyuruh, meminta, atensi, apalagi intimidasi. Semua tulisan yang saya kirim di NU Online Pati (pcnupati.or.id) murni karena saya sendiri. Bergerak karena ingin bergerak. Terdorong karena dorongan sendiri. Semua tergerak sendiri sehingga saya bisa menulis 30 artikel full selama bulan Ramadan tahun ini. Di tengah hiruk pikuk kesibukan dunia modern, […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan Bulan Produktif Berkarya

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan sebagai bulan suci dalam agama Islam, tidak hanya merupakan waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjadi lebih produktif dalam berkarya. Berkarya apa? Apakah ngonten video Youtube, TikTok, menulis artikel ilmiah, artikel populer, esai, menulis puisi, cerpen, novel, atau apa? Ya, bagi saya berkarya apa saja asal positif. […]

  • PCNU-PATI

    Pelantikan Cluwak, PC Fatayat Ajak Gunakan Aplikasi Menstruasi, OKY

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    CLUWAK – PAC Fatayat NU Cluwak baru saja melangsungkang Pelantikan 15 Ranting di Kecamatan ujung Utara Pati tersebut. Kegiatan akbar ini dilaksanakan pada Ahad (27/11) di Aula Balai Desa Cluwak.  Agenda ini juga sekaligus menjadi ajang pertemuan rutin triwulan PAC-PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Bahkan di dalamnya, PC Fatayat NU juga membagikan buku panduan Stunting […]

  • Peringati Harlah NU ke 95, Ranting NU desa Godo Winong gelar rapat kordinasi banom

    Peringati Harlah NU ke 95, Ranting NU desa Godo Winong gelar rapat kordinasi banom

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

      Mengawali Tahun Baru Masehi 2021, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati melakukan rapat koordinasi (Rakor) pertama sekaligus Memperingati Harlah NU yang 95. Kegiatan rapat rapat koordinasi dihadiri Rais Syuriyah K. Sadi, Sekretaris MWC NU Muhammad Ismail,M.Pd Ketua Tanfidziyah Ariys Khoerul Ashadi dan sejumlah pengurus Lembaga dan Banom NU […]

  • NU PEDULI MWCNU Tambakromo Serahkan Donasi ke Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati

    NU PEDULI MWCNU Tambakromo Serahkan Donasi ke Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.739
    • 0Komentar

      NU Peduli MWCNU Tambakromo menyerahkan bantuan donasi kepada Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan penyerahan donasi ini berlangsung di Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Donasi diserahkan langsung oleh Nasir selaku Ketua NU Peduli MWCNU Tambakromo dan diterima oleh admin […]

  • Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Yayasan Salafiyah Kajen, Margoyoso kembali membuat harum nama Kabupaten Pati di kancah Nasional. Setelah 3 Santri MA Salafiyah yang berhasil menyabet 3 medali dalam perhelatan pencak silat Tugu Muda Championship Open National Tournament 2019, kini beredar kabar dua santri MTs dan satu santri MI juga membawa pulang medali dari ajang yang sama. Para peaerta didik […]

expand_less