Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPBINU Tanggap Bencana Puting Beliung

LPBINU Tanggap Bencana Puting Beliung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
  • visibility 477
  • comment 0 komentar

DUKUHSETI-Musibah angin puting beliung yang menerjang Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti, Pati, Kamis (30/1) petang menyisakan kenangan pahit. Sedikitnya, dua rumah rata tanah, sepuluh rumah rusak berat dan dua puluh lainnya rusak ringan.

Tempat kejadian perkara puting beliung di Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti.

Warga menuturkan bahwa kejadian tersebut diawali dengan mendung yang disusul dengan suara gemuruh. Suara tersebut berasal dari arah barat daya. Tak lama berselang, angin puting beliung pun menerjang pernukiman di kawasan pantai Dukuh Tawangrejo, Puncel.

“Awalnya dari arah Pulau Mandalika terdengar suara gemuruh yang keras, lalu terjadilah bencana (puting beliung) ini.” Ungkap Karmidi, saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian.

Menurut data yang diperoleh pcnupati.or.id, kejadian membuat dua orang mengalami luka ringan. Salah satu korban harus menerima jahitan di kepalanya karena terbentur benda keras.

Mendengar kejadian tersebut, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) langdung turun tangan. Dipimpin langsung oleh ketua, Imam Rifai, LPBINU menerjunkan lima belas personel untuk membantu proses efakuasi.

Prosea Rehab salah satu rumah warga yang hancur akibat terjangan anhin puting beliung Kamis (30/1).

Selain memberikan bantuan tenaga, LPBINU juga mendatangkan bantuan materiil. Diantaranya, 3000 buah genting, asbes, beberapa bilah kayu untuk memperbaiki rumah yabg rusak.

“Kami berupaya memperbaiki rumah yang rusak. Bahkan kami juga melakukan bedah rumah. Intinya yang penting bisa segera ditempati.” Tandas Imam Rifai.

Untuk menunjang proses rehab tersebut, LPBINU bekerja sama dengan LKNU. Semua bantuan dikirimkan Sabtu (1/2) pagi dan segera dikerjakan.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral, Warga Palestina Sholat Ghaib untuk Mbah Moen

    Viral, Warga Palestina Sholat Ghaib untuk Mbah Moen

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 713
    • 0Komentar

    GAZA-Bukan hanya warga NU dan Indonesia, sosok Mbah Maimun Zubair ternyata juga sangat digandrungi oleh bangsa lain. Sebut saja orang-orang arab yang sangat terlihat penghormatannya saat Mbah Moen berpulang (6/8) lalu. Salah satu potongan video yang memperlihatkan proses sholat ghaib yang diadakan oleh Warga Palestina untuk almarhum Mbah Moen Akhir-akhir ini beredar video yang merekam […]

  • NU Pati Gelar Istigosah Pada Harlah NU Ke 90

    NU Pati Gelar Istigosah Pada Harlah NU Ke 90

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati, menggelar tasyakuran sederhana dalam memperingati harlah NU ke-90, Minggu 31 Januari 2016.             “Kami sengaja mengadakan acara dengan penuh kesederhanaan, dengan ramah tamah tapsinan, satu nampan berisi 8 orang, hal tersebut menunjukkan kebersamaan kita sebagai warga Nahdliyin, akan kerukunan dan kebersamaan dalam berbagai hal.” ujar Drs. H. Ali Munfaat, […]

  • Sugeng Kondur, Gus Umar

    Sugeng Kondur, Gus Umar

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Oleh: KH. Yusuf Hasyim, S.Ag., M.Si.* Kamis malam, seperti biasa, di waktu luang, saya selalu mengecek WhatsApp barang kali ada notifikasi penting. Benar saja. Malam itu, bukan cuma info penting, namun juga mengejutkan. Tanpa mau termakan isyu sumbang, saya segera mencari info A1. Seorang sahabat yang saya nilai sangat dekat dengan keluarga Gus Umar Fayumi […]

  • Mahasiswa KKN Dermaya IPMAFA Gelar Pelatihan Ecoprint Bersama Ibu-ibu PKK di Desa Dermolo

    Mahasiswa KKN Dermaya IPMAFA Gelar Pelatihan Ecoprint Bersama Ibu-ibu PKK di Desa Dermolo

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jepara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dermaya IPMAFA melaksanakan program kerja berupa pelatihan ecoprint bersama Ibu PKK Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 September 2025, bertempat di Balai Desa Dermolo mulai pukul 14.00 WIB. Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja unggulan KKN Dermaya IPMAFA yang bertujuan memberikan […]

  • Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Seminar Konferensi Internasional bertajuk “Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective of Islamic Studies in Indonesia and Malaysia”, yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025 di UniSHAMS, Malaysia. Sedangkan tema yang dibawakan UniSHAMS adalah "Pengajian Islam di Nusantara: Cabaran dan Harapan" yang menjadi tindaklanjut konkret pelaksanaan MoU tersebut. MoU ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian program Pancadharma Internasional INISNU Temanggung yang diselenggarakan di tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Rektor INISNU Temanggung, Dr. Muh. Baehaqi, M.M., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan kerja sama global, khususnya dalam pengembangan studi Islam yang moderat dan berbasis pada nilai-nilai multikulturalisme. Konferensi yang mengiringi momen MoU ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Musolin Subagio, Dekan Kulliyyah Usuluddin, Sains Al-Qur’an & Bahasa Arab UniSHAMS Malaysia, serta Dr. Eny Rahmawati, M.Pd., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung, sebagai pembicara utama. Selain itu, sejumlah dosen dan mahasiswa Magister INISNU Temanggung juga turut menjadi presenter, antara lain Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, M.S.I. (Dosen Magister Hukum Keluarga Islam INISNU Temanggung), Khailani Khumairoh, Laila Salma, Muhamad Wahid Afiudin dan Agus Akhmat Yani (Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung). Ketua Panitia Pancadharma Internasional, Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program nyata seperti pertukaran pelajar, joint research, dan publikasi ilmiah bersama. “Melalui MoU ini, kami ingin membangun kolaborasi berkelanjutan dengan UniSHAMS, sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi cendekiawan Muslim yang moderat dan mampu bersaing di level global,” ujarnya. Dekan Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language (KUBRA), Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia Prof Madya Hadi Musolin Subagio mengatakan bahwa Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia adalah kampus hak milik pemerintah Provinsi Kedah, Malaysia. "Sejarahnya, pada tahun 1994 mengadaman kerjasama dengan Universitas Al Azhar. Salah satu programnya dulu adalah belajar 3 tahun di Malaysia dan 1 tahun di Mesir," jelasnya. Profesor asal Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia itu menambahkan bahwa pengembangan UniSHAMS 80 persen meminjam dari Al-Azhar, dan sampai saat ini ada 30 persen dosen masih native bahasa Arab Mesir. Selain penandatanganan MoU, seminar konferensi internasional, kegiatan di sana juga dilakukan visiting class antara dosen dan mahasiswa. "Silakan nanti masuk kelas untuk bertukar ilmu dan pengalaman," lanjutnya. Pihaknya juga menambahkan bahwa di UniSHAMS ada lima fakultas dari diploma sampai doktoral. Naib Canselor Pembangunan, Penyelidikan dan Inovasi UniSHAMS Malaysia Prof. Dr. Ahmad Rozelan Bin Yunus menyambut baik kedatangan enam perguruan tinggi dari Indonesia tersebut, yaitu INISNU Temanggung, IAI An Nawawi Purworejo, STAINU Purworejo, STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Kamal Sarang, dan Ma'had Aly KH. Maemun Zubair Sarang. "Di sini, rata-rata yang datang adalah kampus yang fokus pada pengkajian Islam, nanti ke depan bisa bekerja sama dari urusan akademik, penyelidikan karena hampir semua yang datang di sini serumpun dengan pengkajian Islam," katanya. Prof Rozelan juga mengatakan bahwa singkatan KUBRA adalah Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language. "Karena namanya panjang disingkat KUBRA," tegas dia. Penandatanganan MoU itu dilakukan di sela-sela Seminar Konferensi Internasional berpusat di Perpustakaan UniSHAMS. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama serta sejumlah perguruan tinggi mitra, sebagai wujud sinergi dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

expand_less