Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
  • visibility 597
  • comment 0 komentar

LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud.
Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) lalu.
“Warga Nu harus berpolitik, khususnya mereka yang aktif di partai politik. Dengan begitu, NU akan semakin kuat dan bisa mewujudkan keutuhan NKRI,” kata As’ad.
Tanpa berpolitik, rakyat Indonesia, khususnya warga NU yang merupakan mayoritas penduduk di negeri ini, akan mudah digoyang pihak asing. Sebagaimana dalam ekonomi yang tak dikuasai warga Nahdliyyin, ekonomi Indonesia sekarang ini mudah terombang-ambing karena dikuasai asing.
Dia mengatakan, politik yang dijalankan harus tetap dalam koridor NU ala paham Ahlus Sunnah wal Jamaah. Politik NU harus lemah lembut, tidak menjegal satu sama lain. Dan politik dalam NU tidak mengenal kekerasan.
Selain itu, kata As’ad, dalam berpolitik warga Nahdliyyin harus menebar nilai-nilai kebaikan. Politik NU itu mengajak, bukan menakuti. Karena prinsip yang terus dijaga NU yakni menyebar nilai Islam yang member rahmat bagi semesta.
“Dalam berpolitik, warga NU juga tidak boleh haus kekuasaan. Seperti contoh guru kita Gus Dur, yang tidak pernah berniat menjadi presiden. Namun ketika dikehendaki rakyat, beliau amanah”, ujarnya.
Dia menambahkan, politik harus didasari kekuatan ekonomi. Selahingga dalam berpolitik tidak rakus harta. Kudus bisa menjadi contoh. Karena semangat dagang warga Kudus yang sebagian besar warga Nahdliyyin, menunjukkan kekuatan ekonomi. Sehingga saat terjun ke dunia politik, mereka tidak silau dengan harta.
“Saya bangga menjadi orang Kudus. Karena dengan semangat berdagang yang dimiliki, menjadi kekuatan tersendiri bagi warga yang terjun ke dunia politik. Mereka tidak akan silau dengan harta, dan akan bekerja untuk rakyatnya secara sungguh-sungguh”, jelasnya.
Sumber: Koran Muria (Faisol Hadi Suwoko/Imron Lakpesdam NU)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 796
    • 0Komentar

    WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini. H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati […]

  • Akribut NU Iringi Pernikahan Kader NU

    Akribut NU Iringi Pernikahan Kader NU

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Pati. Setiap orang dalam menikah tentu sangat berbahagia. Sebab pernikahan adalah momen sakral yang di harapkan seumur hidup sekali saja. Maka dari itu, untuk menentukan calon pendamping harus, se iman, seidiologi dan seperjuangan yang mampu di ajak berdakwah dalam menjalankan panji-panji islam ahlus sunah waljma’ah.             Sebagai kader penggerak Nahdlatul Ulama Kecamatan Gembong, dalam pernikahan […]

  • PCNU - PATI Photo by terimakasih0

    Meminta Sumbangan di Tengah Jalan

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Dalam memperbaiki sebuah jembatan, biasanya dibuatkan jembatan alternatif disamping kiri atau kanan jembatan supaya arus kendaraan tidak terputus. Hal ini dimanfaatkan oleh sekelompok pemuda desa terkait guna mengais rezeki melalui dalih menjadi petugas pengatur lalu-lintas. Dengan bekal wadah (besek-jawa ) Mereka meminta uang kepada para pengemudi roda empat yang akan melewati jembatan alternatif. Kemudian uang […]

  • Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

    Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq selalu menjadi trending topik di kalangan da’i terutama menjelang peringatan hari agung isro’ mi’roj. Pasalnya, dialah tokoh islam yang seketika membenarkan klaim Nabi Muhammad yang menyatakan telah mengunjungi Palestina lalu naik menuju langit ke-tujuh dalam waktu semalam. Sebagai catatan, Nabi melaksanakan kegiatan luar biasa tersebut […]

  • Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    KH Maimun Zubair adalah Mustasyar PBNU, sebuah jabatan yang hanya dihuni begawan-begawan ulama yang sudah paripurna ilmu, akhlak, dan dedikasi kebangsaannya. Pemikiran dan tindakan KH Maimun Zubair menjadi sorotan banyak pihak. Dalam konteks NU, maka kajian fiqh menjadi dominan. Pegangan warga NU adalah hasil bahtsul masail baik yang diadakan Pondok Pesantren maupun Nahdlatul Ulama, mulai […]

  • Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Kabar. NU Pati. Sabtu 31 Januari 2015 seluruh madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Maarif se-Kabupaten Pati melaksanakan ucapaca bendera dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-89. Upacara ini dilaksanakan secara serempak atas instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati. Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan meriah. Reporter dari PCNU PATI Online […]

expand_less