Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
  • visibility 526
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq selalu menjadi trending topik di kalangan da’i terutama menjelang peringatan hari agung isro’ mi’roj. Pasalnya, dialah tokoh islam yang seketika membenarkan klaim Nabi Muhammad yang menyatakan telah mengunjungi Palestina lalu naik menuju langit ke-tujuh dalam waktu semalam. Sebagai catatan, Nabi melaksanakan kegiatan luar biasa tersebut dalam keadaan tersadar, bukan mimpi (setidaknya jumhur ulama’ mengatakan demikian).

Klaim ini tentu sangat ambigu bagi bagi Masyarakat Arab. Satu sisi, Islam mengajarkan untuk selalu berfikir rasional, di sisi lain, peristiwa yang kelak dikenal dengan isro’ mi’roj ini sangat di luar nalar. Mengingat saat itu, Nasa belum dibentuk, teknologi roket dan pesawat supersonic juga belum ditemukan, bahkan penemunya pun belum lahir.

Dengan keterbatasan teknologi, pernyataan Nabi Muhammad ini banyak menuai kritikan, termasuk dari se kalangan ummat islam sendiri. Bahkan ada yang berasumsi bahwa Nabi Muhammad telah gila akibat ditinggal mangkat oleh isteri tercinta.

Hal ini tentu menyakiti rasa spiritual kaum muslimin, tapi apa boleh buat? Kali ini dawuh itu dipatahkan oleh rasionalitas pendek mereka sendiri. Nggak logis! Tak ada argumen realistis untuk membela sang nabi, kecuali dari seorang cerdas nan pemberani yang bernama Abu Bakar.

Akantetapi pertanyaannya, apakah yang dilakukan Abu Bakar hanya berdasar ikatan guru-santri yang harus sami’tu wa atha’tu (saya mendengar dan saya menaatinya)? Apakah ia membenarkan Is’ro’ mi’roj hanya karena nabi tak pernah bohong? Atau sebenarnya rasionalitas Abu Bakar juga menolak, sedangkan ia membenarkan klaim nabi itu cuma demi menyelamatkan agama Islam?

Ternyata ada satu analisa yang menepis segala pertanyaan miring itu. Sebagai disclaimmer, Abu Bakar merupakan salah satu sahabat yang cerdas, jadi tidak mungkin ia menanggalkan rasio dalam membenarkan ucapan seseorang, terlepas bahwa yang mengatakan itu adalah Nabi Muhammad.

Dalam analisa itu, ada dua hal yang membuat Abu Bakar membenarkan ucapan sang nabi: iman dan nalar. Dengan modal iman, Abu Bakar meyakini sepenuh hati bahwa yang sedang berada dihadapannya adalah seorang nabi yang memiliki sifat amanah dan shiddiq. Modal iman kepada kekuasaan Allah SWT. juga menjadi poin utama pembenaran klaim tour ke mustawa dalam waktu hanya semalam ini.

Alasan pembenaran selanjutnya adalah rasio atau nalar yang tentunya—nalar ini—‘bergelantungan’ dibawah dahan keimanan. Nabi Muhammad menyampaikan peristiwa isra; mi’raj dengan bersandar kepada Q.S. Al Isra’ ayat pertama yang artinya (kurang-lebih): “Maha suci dzat yang mengisra’kan (menjalankan) hambanya dalam watu semalam dari masjidil haram menuju masjidil aqsha.”

Mak jleb! Nalar dan iman tingkat tinggi Abu Bakar tak mampu berkutik. Seketika ia membenarkan argumen Nabi berdasarkan kalam Ilahi Al Isra’ ayat 1, yang tentu bersinggungan dengan rasio kebanyakan Bangsa Arab yang seketika menegasi, menolak klaim isra’ mi’raj.

Begini, Jika Nabi Muhammad memberi pengantar: “aku berjalan dari Makkah ke Yerussalem, dan naik ke Mustawa dalam semalam,” barang kali Abu Bakar–seperti kebanyakan Orang Arab–kesulitan mempercayainya.

Namun beliau bercerita bahwa Maha Suci Allah-lah yang menggerakkan beliau sampai ke puncak dari segala puncak. Melewati lapis demi lapis langit untuk ‘bertamu’ kepada Sang Kholiq.

Nah, klau yang menjalankan ialah Allah yang Maha Kuasa, apa yang bisa ditolak oleh Abu Bakar dengan segala kecerdasan dan keluhuran spiritualnya?. Nalar Abu Bakar Ash Shidiq ini juga lah yang kemudian membungkam segala negasi tentang isra’ mi’raj.

Ia tak memakan mentah hidangan isra’ mi’raj. Dirinya memasak terlebih dahulu sebelum berkata “shodaqta” (memang enkau benar wahai Rasulallah).

*Mudir Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Mufid Majnun

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 5

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jadi orang tuamu juga terinspirasi dengan tokoh Salman Al-Farisi?” Tanya Abah Thoyfur setelah menjelaskan alasan kenapa kucing Nyai Maryam punya kesamaan nama dengannya. “I … ya, Yai. Mommy saya nge-fans dengan Salman Al-Farisi,” jawab Salman jujur. Abah Thoyfur manggut-manggut. “Salman Al-Farisi itu hebat banget. Dia punya pengalaman yang sangat luas tentang […]

  • LP Ma’arif PCNU Temanggung Gelar Sosialisasi PIP Aspirasi

    LP Ma’arif PCNU Temanggung Gelar Sosialisasi PIP Aspirasi

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.105
    • 0Komentar

      Temanggung — Rabu, 3 Desember 2025, Hall Babussalam NU Temanggung menjadi pusat kegiatan penting dalam rangka peningkatan akses pendidikan bagi siswa madrasah. LP Ma’arif PCNU Temanggung menyelenggarakan Sosialisasi dan Penjelasan Penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi, program bantuan pendidikan yang disalurkan melalui aspirasi Anggota DPR RI, Bapak Wibowo Prasetyo. Acara tersebut dihadiri para kepala […]

  • Fundraising Zakat

    Fundraising Zakat

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Pati. MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa Pati MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa Pati mengadakan pelatihan Zakat oleh Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA, kemarin 16/11. Lembaga zakat harus dikelola secara profesional. Salah satu divisi yang harus dikembangkan kreativitas dan inovasinya adalah fundraising, yaitu bagian penggalangan dana. Haryanto, mahasiswa Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA semester 3 asal Rembang […]

  • PCNU-PATI

    Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara menggelar tasyakkur (syukuran) ke-44 tahun yang berlangsung di mushala madrasah setempat, Selasa (31/10) pagi.  Hadir sebagai pemantik acara bertajuk “Santri Milenial dan Tantangan Global” Ketua STKIP PGRI Pacitan H Mukodi dan akademisi UIN Walisongo Semarang, H Fakhrudin Aziz.  Selain sivitas akademika MA Walisongo, hadir pula Ketua […]

  • Siswa MTs Tarbiyatul Banin Pati Raih Medali Olimpiade Sains ASEAN

    Siswa MTs Tarbiyatul Banin Pati Raih Medali Olimpiade Sains ASEAN

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    WINONG – Siswi MTs Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Kab Pati akhirnya berhasil memperoleh penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN dalam ajang ASEAN Student Science Olympiad Batch 2 (ASCIENCO 2) Tahun 2021. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 4 negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Agustus 2021 dan baru saja  […]

  • Rakerwil I Ma’arif NU Jawa Tengah Siap Digelar di Wonosobo

    Rakerwil I Ma’arif NU Jawa Tengah Siap Digelar di Wonosobo

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Semarang – Setelah dilantik oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan dikukuhkan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU pada akhir Agustus 2024 lalu, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 terus memantabkan program kerja yang telah disusun dalam kegiatan pengukuhan pada Ahad-Senin (25-26/8/2024) di Novotel Semarang kemarin. Dalam rangka […]

expand_less